iklan Situs
 
Sabtu, 13 Januari 2018 | 11:54:47
Peristiwa

Suasana haru ZRS, bocah dirantai ayah tiri saat bertemu bapak kandungnya

Sebarkan:
Merdeka.com
Anak dirantai ayah tiri di Padang.
PADANG - Polresta Padang mengetahui kediaman ayah kandung ZRS, bocah yang datang ke kantor polisi dengan kaki dalam keadaan dirantai. Berdasarkan info dari Babinkantibmas, ayah kandung bocah malang itu diketahui bernama Dekmoris (43) yang merupakan seorang nelayan di kawasan Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat.

ZRS kemudian dipertemukan dengan ayah kandungnya. Dekmoris tidak menyangka dan tidak mengetahui bahwa anak pertamanya itu diperlakukan tidak manusiawi oleh ayah tirinya.

"Sudah empat tahun ini pisah sama istri dan terakhir kondisi anak baik-baik saja. Jika ingin ketemu biasanya dia datang sendiri ke rumah, terakhir satu minggu yang lalu, tapi dia di rantai gini saya tidak tahu," ucapnya dengan mata berkaca-kaca kepada merdeka.com, Jumat (12/1).

"Ini anak pertama, jadi setelah cerai, mantan istri saya yang rawat sedangkan saya merawat anak kedua. Sejak pisah saya tidak tahu mereka tinggal di mana," sambungnya.

Setelah mengetahui kondisi anaknya tersebut, Dekmoris berencana membawa pulang dan mengasuh ZRS kembali.

Namun sebelum diserahkan ke keluarga kandung, pihak kepolisian saat ini sedang berupaya mencari lokasi kediaman ayah tiri dan ibu kandung ZRS. Meski ZRS tidak mengetahui nama alamat rumahnya, namun bocah tersebut ingat jalan menuju rumahnya.

Sementara, Ketua Devisi pelayanan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Rimbo Kaluang, Sumatera Barat, Erdawati, menjelaskan pihaknya akan penilaian dahulu. Jika telah memungkin, baru bisa dipulangkan kepada keluarga yang merupakan ayah kandung ZRS.

"Tapi tetap dalam pengawasan kita, apalagi anak ini menyandang status sosial yang sangat komplet di mana dia tidak sekolah setelah orangtuanya bercerai. Ini harus assessment jelas, nanti diskusikan mana yang tepat yang jelas sekolahnya harus diurus kembali," katanya.

Dijelaskannya, assessment tersebut seperti mencari tempat yang aman dan nyaman ke mana anak tersebut tinggal. Apabila ayah kandungnya tidak mau mengasuh, pihaknya akan berkoordinasi dengan pekerja sosial dan di sana juga akan ada panti asuhan.

Sebelumnya, ZRS ditemukan dengan kaki kanan terantai memasuki asrama kepolisian lolong, Kurahan Flamboyan Baru, Kecamatan Padang Barat, Sumatera Barat. Keberadaan ZRS persis berada di depan rumah dinas Dirreskrimsus Polda Sumbar, Kombes Margiyanta, Kamis (11/1) sekira pukul 23.00 WIB.
(merdeka.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 21 Januari 2018 | 15:50:26

Deklarasi AYO Diwarnai Asap dan Balon Tersangkut di Tiang Listrik

PEKANBARU- Deklarasi Pasangan Calon Gubernur Riau dan Wakil Gubernur, Arsyafjuliandi Rachman dengan Suyatno (AYO) diwarnai dengan asap dan pelepasan balon. Ahad (21/1/2017).Saat Arsyadjuliandi Rachman menyampai
Minggu, 21 Januari 2018 | 11:20:26

Pemain Belgia ini ngotot tak mau kembali ke MU, Begini kata Mourinho

Bos Manchester United, Jose Mourinho, mengkonfirmasi bahwa ia bahagia jika Andreas Pereira memutuskan menghabiskan sisa musim ini bersama Valencia.Pemain 22 tahun kelahiran Duffel tersebut diikat oleh klu
Minggu, 21 Januari 2018 | 11:17:54

Gattuso: Masa Depan Locatelli Ada di Milan

Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso angkat suara mengenai isu penjualan Manuel Locatelli. Gattuso menepis kabar tersebut, karena ia menilai sang pemain memiliki DNA Milan.Sosok Locatelli sendiri tengah dika
Minggu, 21 Januari 2018 | 11:14:20

Gerindra: Mahasiswa Tewas Tertembak Brimob Bukan Ajudan Prabowo

Bogor - Ketua Tim Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan, Fernando Alan Joshua Wowor, mahasiswa yang tewas tertembak senjata milik anggota Brimob inisial AR adalah kader partainya. "Iya
 
Berita Lainnya
Minggu, 21 Januari 2018 | 15:50:26

Deklarasi AYO Diwarnai Asap dan Balon Tersangkut di Tiang Listrik

PEKANBARU- Deklarasi Pasangan Calon Gubernur Riau dan Wakil Gubernur, Arsyafjuliandi Rachman dengan Suyatno (AYO) diwarnai dengan asap dan pelepasan balon. Ahad (21/1/2017).Saat Arsyadjuliandi Rachman menyampai
 
Minggu, 21 Januari 2018 | 11:14:20

Gerindra: Mahasiswa Tewas Tertembak Brimob Bukan Ajudan Prabowo

Bogor - Ketua Tim Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan, Fernando Alan Joshua Wowor, mahasiswa yang tewas tertembak senjata milik anggota Brimob inisial AR adalah kader partainya. "Iya
 
Minggu, 21 Januari 2018 | 10:32:30

Unggah video porno disosmed, pasangan gay diciduk polisi Depok

DEPOK - Dua pelaku penyebaran video porno sesama jenis diamankan jajaran Polresta Depok. Keduanya diamankan semalam di Jalan. Raya Sawangan, Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Depok. Mereka adalah Rudi Sap
 
Minggu, 21 Januari 2018 | 08:11:09

Siap-Siap MA Buka Lowongan 1.000 Hakim Tahun Ini

Jakarta - Mahkamah Agung (MA) disebutkan masih membutuhkan hakim untuk mengisi sejumlah pos di lembaga kehakiman tersebut. Tak tanggung-tanggung, jumlah hakim yang masih dibutuhkan yakni 1.000 orang lagi
 
Minggu, 21 Januari 2018 | 08:02:32

Siapa Mahasiswa yang Tewas Tertembak Brimob?

Bogor - Kepolisian masih menyelidiki insiden tertembaknya FAJW (26), seorang mahasiswa, hingga tewas oleh anggota Brimob Kelapa Dua di Lipps Club Bogor Jalan Sukasari 3, Bogor Timur, Kota Bogor, Sabtu (20/1/20
 
Sabtu, 20 Januari 2018 | 15:51:46

Drainase di Balai Jaya Asal Jadi, Diduga Turut Menikmati Pjs Penghulu Bungkam

ROKANHILIR-Pembangunan saluran air atau drainase di RT 07 RW 02, Dusun Kencana, Kepenghuluan Pasir Putih, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, Riau ini dikerjakan asal jadi. Parahnya, Pjs Penghulu memil
 
Sabtu, 20 Januari 2018 | 11:14:56

Anggota Brimob berkelahi, warga sipil tewas ditembak

BOGOR - Kepolisian Resor Bogor Kota tengah menyelidiki kasus perkelahian yang melibatkan anggota Polisi dari Brimob Kelapa Dua, dengan warga sipil. Korban warga sipil tewas tertembak. "Sabtu dini hari seki
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 22:21:07

JPU Tak Dapat Buktikan Dakwaannya, Terdakwa Narkotika ini Bebas

ROKANHILIR-Keyakinan jaksa dan hakim tak selamanya sama. Begitu pula yang terjadi dalam sidang  kali ini, Jaksa tidak dapat menyakinkan hakim, sehingga terdakwa kasus narkotika ini bebas dari jeratan hukum
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 20:18:04

Museum Bahari Terbakar, ISLA Unhas Minta Anies Baswedan Turun Tangan

JAKARTA-Museum Bahari yang terletak di kawasan Kota Tua Jakarta terbakar, Selasa (16/01/2018). Kebakaran di gedung bersejarah ini diduga karena adanya konsleting listrik di bagian atap. Insiden ini pun mengunda
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 16:56:37

Owner PT. Hutahaean Sakit, Tahap II Kasus Dugaan Koorporasi Diundur

PEKANBARU - Tahap II kasus dugaaan Koorporasi dalam mengelola lahan diluar Hak Guna Usaha (HGU) dengan luas 835 Hektar PT Hatahaean Dalu-dalu Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ditunda.Bagian Pidan
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 14:45:21

Sekwan Batasi Kerja Wartawan, Robert : Wartawan Bukan Teroris

PEKANBARU-Terkait penyataan Sekretaris Dewan (Sekwan) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau yang membatasi kerja wartawan mendapat kecaman keras dari salah satu aktifitas Riau.Ir Robert Hendrico selaku
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 14:24:21

Simpang Siur Berita Usulan Rumah Subsidi Bagi Wartawan, Ini Penjelasan Johansyah

BENGKALIS - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Staistik Kabupaten Bengkalis, Johansyah Syafri, meluruskan pemberitaan sebuah media online yang mengatakan Bupati Bengkalis Amril Mukminin ak
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 14:14:56

Jelang Tahap II Terkait Kasus PT Hutahaean, Ini Kata Anggota DPRD Rohul

ROKANHULU - Kasus dugaan koorporasi yang melibatkan PT Hatahaean Dalu-dalu Kecamatan Tambusai Kabupaten Rohul yang saat ini ditangani Kepolisian Daerah Riau melalui penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) bidang
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 13:46:01

Jaksa Closing Kasus Saber Pungli Disdik Pelalawan

PANGKALANKERINCI- Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan "menclosing" atau memberhentikan  rangkaian penyelidikan kasus Saber Pungli Proyek di lingkungan Dinas Pendidikan Tahun Anggaran (TA) 2017.Hal tersebut
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 11:40:42

Positif Narkoba, Dokter Mata di RS SMEC Pekanbaru Masih Beraktifitas

PEKANBARU - Fheryanto, seorang dokter mata di RS Sumatera Eye Centre (SMEC)  Pekanbaru ini dinyatakan positif narkoba saat terjaring razia beberapa hari lalu.Namun, Fheryanto masih terlihat bertugas sepert
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top