Iklan Sosial
 
Minggu, 7 Januari 2018 | 07:19:31
Peristiwa

Deretan kekayaan Dirut Hannien Tour penipu ribuan calon jemaah

Sebarkan:
Merdeka.com
Direktur Hannien Tour.
JAKARTA - Kasus penipuan dan penggelapan uang melibatkan perusahaan biro perjalanan umroh dan haji kembali dialami calon jemaah. Kali ini ribuan calon jemaah umroh menjadi korban penipuan dan penggelapan dana PT Ustmaniyah Hannien Tour.

1.800 calon jemaah tercatat tertipu PT Hannien Tour. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 37,8 miliar. Kasus ini menambah daftar penipuan dan penggelapan dilakukan perusahaan perjalanan umroh dan haji. Perkara serupa sebelumnya dialami puluhan ribu orang yang mendaftar haji dan umroh di PT First Travel. Kasus ini menyeret bosnya Andika Surachman dan asistennya Anniesa Hasibuan serta Siti Nuraidah sebagai tersangka. Kasusnya pun segera memasuki persidangan.

Sementara dalam kasus PT Hannien Tour pihak kepolisian sudah mengamankan dua tersangka, yakni Farid Rosyidin (45) yang menjabat direktur utama dan Avianto Boedhy (50), sebagai bendahara. Kedua tersangka diamankan aparat Polresta Surakarta di Jalan Tegar Beriman Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Jumat (22/12) lalu setelah sebelumnya buron.

"Mereka kita tangkap di sebuah ruko di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor. Ruko tersebut kita duga sebagai kantor pusat Hannien Tour. Penangkapan berjalan lancar, tanpa perlawanan," ujar Kasatreskrim Polresta Surakarta, Kompol Agus Puryadi.

Kasus penelantaran jemaah umroh oleh PT Hannien Tour mulai terungkap pada April 2017 dengan adanya pengaduan masyarakat baik secara langsung kepada kepolisian, Kementerian Agama maupun melalui media massa. Atas laporan tersebut, Kemenag melakukan pemanggilan terhadap pihak PT BPW Al Ustmaniyah.

Selain itu, Kemenag juga melakukan mediasi antara PPIU dengan jemaah. Dalam upaya mediasi tersebut, Hannien menyatakan akan memberangkatkan jemaah dan mengembalikan biaya (refund) kepada mereka yang ingin menarik kembali uangnya.

Namun hingga kini janji itu belum dilaksanakan. Sebagian jemaah akhirnya melaporkan pimpinan Hannien Your kepada pihak kepolisian.

BPW Al Utsmaniyah Tour memperoleh izin penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah sejak tahun 2012. Izin tersebut berdasarkan Keputusan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor D/472 Tahun 2012 tanggal 22 Juni 2012. Izin kemudian diperpanjang berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 154 Tahun 2015 tanggal 25 Juni 2015.

Direktur Utama Hannien Tour adalah Farid Rosyidin yang tinggal di Kecamatan Cibinong, Bogor. Selain kantor pusat, Hannien Tour juga memiliki beberapa cabang, yaitu di City Mall, Solo Paragon Mall, Asia Plaza Tasikmalaya, Living World Alam Sutera, Festival City Link Bandung, Trans Studio Makassar, Grand City Surabaya dan SKA Mall.

Agus mengatakan, selain melacak sejumlah aset yang dimiliki Hannien Tour, pihaknya juga akan menyelidiki kemungkinan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan oleh kedua tersangka, FR (45) selaku direktur utama (dirut) dan AV (50), sebagai bendahara. Apalagi gaji para karyawan di perusahaan tersebut terbilang sangat tinggi.

"Ini nanti yang akan kita telusuri adalah penggelembungan gaji. Bayangkan bapak ini bekerja di sini (Hannien Tour, gajinya sangat tinggi, Rp 75 juta itu seorang direktur utama, kemudian Rp 35 juta untuk direktur-direkturnya. Pertimbangannya apa, menentukan gaji setinggi ini?" ujar Agus.

Setelah 22 Desember lalu Direktur Utama Farid Rosyidin (45) dan Bendahara Avianto Boedhy Satya (50) ditangkap, kini dua tersangka lain diamankan. AR (50) selaku Direktur operasional dan IH (32) Direktur Teknik yang ditangkap di Bogor Kamis (4/1) sehari setelahnya langsung dibawa ke ruang penyidik Mapolresta Solo untuk menjalani pemeriksaan. AR merupakan warga Solo, sedangkan IH diketahui sebagai warga Bogor.

Usai penangkapan, polisi menggeledah sebuah ruko yang dijadikan kantor PT Ustamaniyah Hannien Tour, yang berada di depan tempat tinggal para tersangka. Penggeledahan juga dilakukan di kantor pusat Jakarta.

"Setelah kita lakukan penggeledahan, diperoleh 2 unit komputer, 150 paspor, baju ihrom dan masih banyak lagi dokumen lainnya, namun kita belum bisa membawa," ujar Agus kepada wartawan, di Mapolresta Surakarta, Jumat (5/1).

Agus menambahkan, barang-barang yang ada di gudang dan perkantoran tersebut saat ini sudah disita. Dalam waktu dekat akan dibawa ke Solo.

"Kalau dua kontainer ada itu, termasuk peralatan kantor. Minggu ini juga akan kita bawa ke Solo," tandasnya.

Terkait bukti paspor yang kemungkinan tak hanya milik warga Solo, Agus meminta para korban untuk berkoordinasi dengan Polres setempat. Nanti, semua akan dikembalikan sesuai daerah asal. Sedangkan dana korban yang sudah disetorkan, Agus mengaku penyidik masih melacaknya. Berdasarkan pengecekan di Bogor, tersangka sudah memesan 4 rumah tinggal di perumahan sebuah dengan anggaran masing-masing Rp 100 juta. Uang yang digunakan tersebut diduga merupakan uang setoran calon jemaah.

"Rumah yang milik Farid (direktur utama) sendiri itu sudah dibayar beberapa kali, tapi karena nunggak, akhirnya ditutup oleh bank. Kemudian take over ke pihak lain," jelasnya.

Selain rumah, barang bukti yang akan dihadirkan ke Solo, berupa sebuah sepeda motor merek Ducati. Sepeda motor tersebut dibeli oleh Farid. Barang bukti lainnya adalah 6 mobil yang digunakan untuk operasional, yakni 4 Daihatsu Xenia dan Daihatsu Ayla serta Daihatsu Terios. Mobil tersebut hasil kredit, dan saat ini telah diambil oleh dealer akibat menunggak angsuran.

"Untuk aset rumah tidak bisa disita, karena keempat rumah tersebut bukan milik Hannien Tour. Mereka angkat kredit, bayar uang muka, ya sudah, uangnya hilang," jelasnya lagi.

"Sedangkan untuk aset yang di salah satu penerbangan kita sudah konfirmasi, dan memang betul. Tapi itu ada SOP-nya, nanti akan hangus juga. Kita sudah konfirmasi dengan maskapai penerbangan tersebut, tapi belum ada pemeriksaan. Nanti akan kita dalami," tandasnya.

Para tersangka dikenakan pasal 378 dan atau 372 KUHP tentang tindak Pidana penipuan dan penggelapan dengan ancaman 4 Tahun penjara. Tersangka juga dijerat Tindak Pidana pencucian uang.
(merdeka.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 17 Juni 2018 | 21:21:33

Berlebaran di Kampung Halaman, Warga Berebut Salaman dan Berfoto dengan Rusli Effendi

ROKANHILIR-Calon Wakil Gubernur Riau nomor urut 3, H Rusli Effendi merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halamannya Rokan Hilir. Warga yang mengetahui Rusli Effendi balik kampung saat lebaran langsung menya
Minggu, 17 Juni 2018 | 20:53:19

Masyarakat Talang Mamak Indragiri Doakan Firdaus

AIRMOLEK -- Komunitas Pemuda, Masyarakat Adat dan Suku Talang Mamak Indragiri, khususnya Indragiri Hulu mendoakan Dr. H. Firdaus ST MT memenangkan Pilgubri 27 Juni mendatang."Kami tokoh muda dan sebagian besar
Minggu, 17 Juni 2018 | 20:47:52

Lebaran, Bocah 8 Tahun T3was Terbawa Arus Sungai Kampar

PEKANBARU - Bocah perempuan berusia delapan tahun bernama Annisa Andini, meninggal dunia usai terbawa arus Sungai Kampar, Sabtu (16/6/2018) sore kemarin. Kejadian itu tepatnya di Desa Teratak Buluh, Kecamatan S
Sabtu, 16 Juni 2018 | 11:17:02

Tentang Ular Sanca yang Telan Wanita Bulat-bulat

Jakarta - Seekor ular sanca menelan bulat-bulat seorang warga Desa Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, bernama Wa Tiba (54). Peristiwa ini pun bikin kaget dan menimbulkan banyak pertanyaan terkait ular te
 
Berita Lainnya
Minggu, 17 Juni 2018 | 20:47:52

Lebaran, Bocah 8 Tahun T3was Terbawa Arus Sungai Kampar

PEKANBARU - Bocah perempuan berusia delapan tahun bernama Annisa Andini, meninggal dunia usai terbawa arus Sungai Kampar, Sabtu (16/6/2018) sore kemarin. Kejadian itu tepatnya di Desa Teratak Buluh, Kecamatan S
 
Sabtu, 16 Juni 2018 | 11:17:02

Tentang Ular Sanca yang Telan Wanita Bulat-bulat

Jakarta - Seekor ular sanca menelan bulat-bulat seorang warga Desa Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, bernama Wa Tiba (54). Peristiwa ini pun bikin kaget dan menimbulkan banyak pertanyaan terkait ular te
 
Kamis, 14 Juni 2018 | 15:34:16

Kasus Judi di Tandun, 4 Karyawan BUMN dan 1 Warga Biasa ini Hanya Divonis 3 Bulan

ROKANHULU - Lima orang pelaku judi yang ditangkap oleh Tim Opsnal Polsek Tandun pada Sabtu 10 Maret 2018 lalu di Dusun II Afdeling III Perumahan PTPN V Sei Tapung Desa Sei Kuning Kecamatan Tandun Rohul kini sud
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 21:25:49

Dosa PKS PT.PCR Tambah Satu Lagi, Ini dia

MANDAU - Berdasarkan keterangan dari pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis, tepatnya Kepala Bidang Penataan Lingkungan Hidupnya, Wahyudin, beberapa waktu lalu, bahwa batas tanggal jatuh tempo p
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 19:29:41

Satu Keluarga, Pemudik Asal Bengkalis Ini Tewas Dihantam Avanza di Rohil

ROKANHILIR-Akhirnya pemudik asal jalan Ladang Tengah Desa Muara Basung Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis ini tewas setelah dihantam mobil jenis Avanza di ruas jalan Lintas Riau Sumut Kepenghuluan Teluk Ber
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 14:20:42

Polisi Bentuk Tim Gabungan Cegah Aksi Teror Batu di Jembatan

Jakarta - Polres Jakarta Timur membuat tim gabungan yang bertujuan untuk mencegah aksi teror batu yang akhir-akhir ini terjadi. Tim gabungan dari polsek-polsek tersebut akan berpatroli di beberapa jembata
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 13:24:05

Kakorlantas Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan di Tol Pejagan

Pemalang - Sebuah minibus mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Tol Pejagan-Pemalang Km 308+600. Mobil tersebut menabrak pembatas jalan (median).Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (13/6/2018), tampak
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 13:18:51

Menhub Bantu Anak 2 Petugas yang Tewas Tertabrak di Tol Cipali

Semarang - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, berduka atas meninggalnya 2 petugas tol Cipali yang tertabrak mobil saat bertugas. Bantuan pun diberikan kepada anak-anak korban.Hal itu diungkapkan Menh
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 10:42:44

Sempat tarik menarik dengan korban, jambret ponsel ini diamuk warga

Sulaiman (24), warga Jalan Gerilya, Samarinda, babak belur dihajar warga lantaran menjambret ibu rumah tangga, Emi Ruslina (40), saat membonceng anaknya dini hari tadi. Seorang rekan Sulaiman, diburu poli
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 10:27:14

Diduga bunuh diri, mayat dengan leher tergorok ditemukan di toilet SPBU Depok

Sesosok mayat pria bersimbah darah, dengan luka menganga bekas sayatan senjata tajam di lehernya ditemukan di dalam toilet Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau pom bensin di Jalan Kartini di sam
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 10:00:05

Sempat Ditutup, Kendaraan dari Tol Cikampek Bisa Melintas Kembali ke Cipali via KM 72

JAKARTA Lalu lintas kendaraan dari Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang hendak menuju Tol Cipali sempat dilakukan pengalihan arus ke Exit Tol Cikopo. Hal ini imbas dari membeludaknya pengunjung Rest Area KM
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 09:51:15

Puncak Arus Mudik, Jalur Arteri Kalimalang Bekasi Padat Merayap

BEKASI Memasuki puncak arus mudik di H-2 Lebaran 2018, lalu lintas kendaraan di Jalan Raya Kalimalang, Kota Bekasi, Jawa Barat, mengalami padat merayap. Kepadatan bahkan terjadi di sejumlah jalur arteri
 
Selasa, 12 Juni 2018 | 15:56:22

Curi Burung Tetangga, Bapak 2 Anak di Bandung Lebaran di Penjara

Bandung - AR (38) gagal berlebaran bersama keluarganya. Niat mencari bekal untuk berlebaran mengantarkan AR ke balik bui.AR nekat mencuri burung mahal milik tetangganya. Burung tersebut rencananya a
 
Selasa, 12 Juni 2018 | 15:24:19

Mudik Lancar, Anak Ini Nitip Gambar untuk Presiden ke Menhub

Cirebon - Sidni, bocah berusia 10 tahun tiba-tiba menghampiri Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Soemadi saat meninjau kondisi salah satu bus di Terminal Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa
 
Selasa, 12 Juni 2018 | 15:18:33

Bus Rombongan Ketoprak Terbakar di Rembang

Rembang - Bus mini yang mengangkut rombongan pemain ketoprak dari Pati, mendadak terbakar saat melaju di Jalan Raya Sedan-Sale, Rembang. Sebanyak 16 orang penumpang selamat.Kecelakaan ini terjadi di Dusun
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top