iklan Situs
 
Kamis, 14 Desember 2017 | 21:46:34

Erijek, Bandar Narkoba Bengkalis ini Akhirnya Divonis Mati

Laporan : Afdal Aulia

Sebarkan:
Internet
Ilustrasi
BENGKALIS Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, akhirnya menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap terdakwa Eri Kusnadi alias Erijek dalam sidang yang digelar, Kamis (14/12/2017) sore di pengadilan negeri kota Bengkalis.

Vonis mati tersebut dibacakan oleh Ketua majelis hakim Dr. Sutarno, SH, MH didampingi dua hakim anggota Wimmi D. Simarmata, SH dan Aulia Fhatma Widhola, SH.MH. Tuntutan sebanyak 178 halaman dimana Eri Kusnadi alias Erijek terbukti atas kepemilikan 40 kg dan 160 ribu pil exstacy. Sedangkan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), langsung dihadiri Kasi Pidum Kejari Bengkalis, Robi Harianto dengan didampingi 2 anggota. Sedangkan Pendamping Hukum (PH) terdakwa Windrayanto SH dan Ferizal SH.

Dalam amar putusannya, majelis hakim tidak memiliki pertimbangan yang meringankan dan mengenyamping keberatan (pledoi) dari kuasa hukum terdakwa. Pada putusanya, majelis hakim menerima seluruh tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), yakni tuntutan mati.

Usai sidang, Kasi Pidum Kejari Bengkalis Robi Harianto merasa cukup puas dengan putusan hakim, lantaran apa yang menjadi tuntutan terhadap terdakwa memang sebagai bandar narkoba yang telah meresahkan masyarakat.  

Sementara itu, Kuasa Hukum terdakwa, Windrayanto mengaku akan melakukan bading ke tingkat Pengadilan Tinggi (PT), selain itu permohonan untuk meringankan terdakwa ditolak majelis hakim. "Kita akan lakukan banding ke PT, "ujar Wibdrayanto singkat.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Erijek yang yang ditangkap polisi dirumahnya di Jalan Mts, Desa Jangkang kecamatan Bantan kabupaten Bengkalis, Riau, dengan barang bukti (BB) 12 gram shabu dan uang Rp1,6 juta Selain itu, polisi juga menyita Paspor atas nama Eri Kusnadi, Tati Rozalita, Jefri dan Rudi Hartono, SIM Internasional atas nama Eri Kusnadi, 28 kaca pirek, 3 amunisi aktif, satu amunisi kosong, 1 mobil Honda HRV warna merah BM 312 IJ, 1 unit Jet ski,

Dari fakta persidangan, Eri mendapatkan sabu tersebut dari rekannya Warga Negara Malaysia bernama Zaidi. Erijek ditangkap dari hasil pengembangan tersangka Zulfadli dan Aldo yang ditangkap Direktorat Narkoa Polda Riau di kabupaten Siak. Dari Zulfadli dan Aldo polisi mengamankan BB masing-masing 20 kg, dan 150.000 butir pil ekstasi. Zulfadli dan Aldo yang disidang di PN Siak dijatuhi hukuman mati.

Terkait sindikat shabu itu, Erijek dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2), jo Pasal 132 ayat (1), UU No. 35/2009 tentang Narkotika, dengan hukuman mati. Belum ada keterangan dari pihak keluarga terkait vonis mati yang dijatuhkan terhadap Erijek. (afd) 
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 22 Januari 2018 | 04:52:14

Airlangga: Andi-Yatno Lebih Berpengalaman Mengurus Pemerintahan

PEKANBARU, - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto berkeyakinan Pasangan Calon Gubernur Riau Arsyadjuliandi Andi Rachman dengan Suyatno akan memenangkan Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 27 Juni 2018
Senin, 22 Januari 2018 | 04:44:25

TNI Kirim Tim Kesehatan ke Kampung Pedam Distrik Okbibab

JAKARTA-Tim Satgas Kesehatan TNI Kejadian Luar Biasa (KLB) diantaranya terdiri dari 7 (tujuh) orang dokter spesialis yaitu spesialis anak, penyakit dalam, penyakit kulit dan obsgyn, yang saat ini sedang melaksa
Senin, 22 Januari 2018 | 04:34:19

Andi Rachman : Lanjutkan Kepemimpinan Tanpa Asap

PEKANBARU-Pasangan incumbent Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno resmi dideklarasikan, Minggu (21/1/2018) pagi di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto memberikan tiga amanah
Senin, 22 Januari 2018 | 04:22:41

Airlangga Pesan Tiga Amanah Kepada Pasangan AYO

PEKANBARU-Pasangan incumbent Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno resmi dideklarasikan, Minggu (21/1/2018) pagi di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto memberikan tiga amanah
 
Berita Lainnya
Minggu, 21 Januari 2018 | 15:50:26

Deklarasi AYO Diwarnai Asap dan Balon Tersangkut di Tiang Listrik

PEKANBARU- Deklarasi Pasangan Calon Gubernur Riau dan Wakil Gubernur, Arsyafjuliandi Rachman dengan Suyatno (AYO) diwarnai dengan asap dan pelepasan balon. Ahad (21/1/2017).Saat Arsyadjuliandi Rachman menyampai
 
Minggu, 21 Januari 2018 | 11:14:20

Gerindra: Mahasiswa Tewas Tertembak Brimob Bukan Ajudan Prabowo

Bogor - Ketua Tim Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan, Fernando Alan Joshua Wowor, mahasiswa yang tewas tertembak senjata milik anggota Brimob inisial AR adalah kader partainya. "Iya
 
Minggu, 21 Januari 2018 | 10:32:30

Unggah video porno disosmed, pasangan gay diciduk polisi Depok

DEPOK - Dua pelaku penyebaran video porno sesama jenis diamankan jajaran Polresta Depok. Keduanya diamankan semalam di Jalan. Raya Sawangan, Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Depok. Mereka adalah Rudi Sap
 
Minggu, 21 Januari 2018 | 08:11:09

Siap-Siap MA Buka Lowongan 1.000 Hakim Tahun Ini

Jakarta - Mahkamah Agung (MA) disebutkan masih membutuhkan hakim untuk mengisi sejumlah pos di lembaga kehakiman tersebut. Tak tanggung-tanggung, jumlah hakim yang masih dibutuhkan yakni 1.000 orang lagi
 
Minggu, 21 Januari 2018 | 08:02:32

Siapa Mahasiswa yang Tewas Tertembak Brimob?

Bogor - Kepolisian masih menyelidiki insiden tertembaknya FAJW (26), seorang mahasiswa, hingga tewas oleh anggota Brimob Kelapa Dua di Lipps Club Bogor Jalan Sukasari 3, Bogor Timur, Kota Bogor, Sabtu (20/1/20
 
Sabtu, 20 Januari 2018 | 15:51:46

Drainase di Balai Jaya Asal Jadi, Diduga Turut Menikmati Pjs Penghulu Bungkam

ROKANHILIR-Pembangunan saluran air atau drainase di RT 07 RW 02, Dusun Kencana, Kepenghuluan Pasir Putih, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, Riau ini dikerjakan asal jadi. Parahnya, Pjs Penghulu memil
 
Sabtu, 20 Januari 2018 | 11:14:56

Anggota Brimob berkelahi, warga sipil tewas ditembak

BOGOR - Kepolisian Resor Bogor Kota tengah menyelidiki kasus perkelahian yang melibatkan anggota Polisi dari Brimob Kelapa Dua, dengan warga sipil. Korban warga sipil tewas tertembak. "Sabtu dini hari seki
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 22:21:07

JPU Tak Dapat Buktikan Dakwaannya, Terdakwa Narkotika ini Bebas

ROKANHILIR-Keyakinan jaksa dan hakim tak selamanya sama. Begitu pula yang terjadi dalam sidang  kali ini, Jaksa tidak dapat menyakinkan hakim, sehingga terdakwa kasus narkotika ini bebas dari jeratan hukum
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 20:18:04

Museum Bahari Terbakar, ISLA Unhas Minta Anies Baswedan Turun Tangan

JAKARTA-Museum Bahari yang terletak di kawasan Kota Tua Jakarta terbakar, Selasa (16/01/2018). Kebakaran di gedung bersejarah ini diduga karena adanya konsleting listrik di bagian atap. Insiden ini pun mengunda
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 16:56:37

Owner PT. Hutahaean Sakit, Tahap II Kasus Dugaan Koorporasi Diundur

PEKANBARU - Tahap II kasus dugaaan Koorporasi dalam mengelola lahan diluar Hak Guna Usaha (HGU) dengan luas 835 Hektar PT Hatahaean Dalu-dalu Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ditunda.Bagian Pidan
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 14:45:21

Sekwan Batasi Kerja Wartawan, Robert : Wartawan Bukan Teroris

PEKANBARU-Terkait penyataan Sekretaris Dewan (Sekwan) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau yang membatasi kerja wartawan mendapat kecaman keras dari salah satu aktifitas Riau.Ir Robert Hendrico selaku
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 14:24:21

Simpang Siur Berita Usulan Rumah Subsidi Bagi Wartawan, Ini Penjelasan Johansyah

BENGKALIS - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Staistik Kabupaten Bengkalis, Johansyah Syafri, meluruskan pemberitaan sebuah media online yang mengatakan Bupati Bengkalis Amril Mukminin ak
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 14:14:56

Jelang Tahap II Terkait Kasus PT Hutahaean, Ini Kata Anggota DPRD Rohul

ROKANHULU - Kasus dugaan koorporasi yang melibatkan PT Hatahaean Dalu-dalu Kecamatan Tambusai Kabupaten Rohul yang saat ini ditangani Kepolisian Daerah Riau melalui penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) bidang
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 13:46:01

Jaksa Closing Kasus Saber Pungli Disdik Pelalawan

PANGKALANKERINCI- Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan "menclosing" atau memberhentikan  rangkaian penyelidikan kasus Saber Pungli Proyek di lingkungan Dinas Pendidikan Tahun Anggaran (TA) 2017.Hal tersebut
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 11:40:42

Positif Narkoba, Dokter Mata di RS SMEC Pekanbaru Masih Beraktifitas

PEKANBARU - Fheryanto, seorang dokter mata di RS Sumatera Eye Centre (SMEC)  Pekanbaru ini dinyatakan positif narkoba saat terjaring razia beberapa hari lalu.Namun, Fheryanto masih terlihat bertugas sepert
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top