sosial
 
Kamis, 7 Desember 2017 | 09:12:26

Kejari Inhil Kembali Tahan Tersangka Kasus Korupsi, Ini Kasusnya

Laporan : Aditya Prahara

Sebarkan:
Aditya Prahara
Tampak Kejari Inhil saat akan membawa tersangka ke tempat penahanan
TEMBILAHAN - Setelah berselang 1 hari melakukan penahan terhadap tersangka kasus tindak pidana korupsi pembangunan Jembatan Enok, Selasa (5/12/17) kemarin. Kejaksaan Negeri Tembilahan, Rabu (6/12/17) kembali lagi melakukan penahan terhadap tersangka kasus korupsi yang terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir.

Namun, penahanan tersangka kasus korupsi kali ini, bukanlah merupakan tersangka kasus yang sama (Kasus Jembatan Enok. Red). Tetapi terkait kasus Tindak Pidana Korupsi (TPK) Pengawasan Teknis Kegiatan Peningkatan Jalan Wilayah 1 (Satu) mencakup Kecamatan Tembilahan Kota, Tembilahan Hulu, Tempuling, Kempas dan Batang Tuaka, yang dikerjakan  CV. Bes Consultan TA. 2014 dengan nilai kegiatan Rp. 134.200.000,-

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tembilahan, Lulus Mustofa.SH mengatakan bahwa tersangka perkara korupsi yang ditahan kali ini, Adalah, tersangka Mifta alias Mek Bin Misman merupakan penerima kuasa dari CV. Bes Consultan untuk pelaksanaan pengawasan peningkatan jalan wilayah 1 tahun anggaran 2014 yang meliputi 18 ruas jalan di kota Tembilahan.

" Penahanan tersangka Mifta alias Mek ini, adalah merupakan tindak lanjut dari penahan perkara yang bersangkutan, untuk itu kami lakukan penahannya. Kemudian terkait kerugian negara yang ditimbulkan sebesar nilai kegiatannya Rp. 134.200.000,-" (Total Lost) " terang Kajari kepada wartawan, Rabu (6/12/17).

Ditambahkan Kajari,  Adapun modus yang dilakukan tersangka adalah memalsukan tanda tangan dibeberapa dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaa pengawasan tersebut. " Terkait tersangka lain dalam kasus ini. Kelanjutannya kami masih menunggu hasil penghitung kerugian keuangan negara oleh auditor, yang kemarin kami juga difasilitasi oleh KPK. " tambahnya.

Sementara itu, Ditempat terpisah Kuasa Hukum tersangka Muhammad Arsyad. SH mengungkapkan akan melakukan koordinasi terlebih kepada pihak keluarga tersangka untuk menanggapi hal tersebut.  

" Tentunya kami harus berkoordikasi dulu dengan pihak keluarga klien kami. Karna saat  ini dalam masa penahanan, apakah itu nantinya, akan  kita ajukan penangguhan penahannnya atau bagaiamana ..??? tergantung pada keluarga klien kita " ungkap Muhammad Arsyad. (adp) 
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 21 Februari 2018 | 18:31:20

Ziarah ke Makam Datuk Laksamana Raja Dilaut, Firdaus-Rusli Kirimkan Doa

BUKITBATU - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, DR H Firdaus - Rusli Effendi melakukan ziarah ke Makam Datuk Laksamana Raja Dilaut yang berada di Bukit Batu Kabupaten Bengkalis, Rabu (21/2/18) sian
Rabu, 21 Februari 2018 | 16:52:58

Denpom l/3 Melaksanakan Pengecekan Kelengkapan Kendaraan dan Personil

PEKANBARU- Guna menegakkan disiplin khususnya kelengkapan kendaraan bermotor serta pengemudinya. Detasemen Polisi Militer I/3 mengelar pengecekan kelengkapan personil dan kendaraan Prajurit dan PNS Korem
Rabu, 21 Februari 2018 | 16:42:28

Usai Menjarah Isi Rumah, Para Pencuri ini Juga Cabuli Anak Korbannya

ROKANHULU Gabungan Tim Opsnal Polres Rokan Hulu (Rohul) Riau berhasil menangkap 2 dari 3 terduga pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat), di Desa Batu Langka Besar, Kecamatan Kabun. Bahkan pelaku didug
Rabu, 21 Februari 2018 | 16:32:48

Karlahut Semakin Meluas, Walikota Dumai Minta Helikopter ke BNPB

DUMAI - Walikota Dumai Drs Zulkifli AS MSi meminta pemerintah pusat segera menurunkan Helikopter Water Bombing untuk mencegah semakin meluasnya kebakaran hutan dan lahan di Kota Dumai."Kami minta pemerint
 
Berita Lainnya
Rabu, 21 Februari 2018 | 16:42:28

Usai Menjarah Isi Rumah, Para Pencuri ini Juga Cabuli Anak Korbannya

ROKANHULU Gabungan Tim Opsnal Polres Rokan Hulu (Rohul) Riau berhasil menangkap 2 dari 3 terduga pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat), di Desa Batu Langka Besar, Kecamatan Kabun. Bahkan pelaku didug
 
Rabu, 21 Februari 2018 | 16:01:15

Kejari Rohil Serahkan 1.8 Milliar Lebih Dari Hasil Korupsi ke Pemda

ROKANHILIR-Kembali pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) berhasil menyelematkan uang negara hasil tindak pidana korupsi kepada Pemda Rohil. Kali ini, angkanya mencapai 1,8 miliar. Uang
 
Rabu, 21 Februari 2018 | 14:57:43

Sendal Jepit Jadi Petunjuk Ditemukannya Mayat Daniel Nainggolan

ROKANHULU - Sungguh malang hidup remaja laki-laki yang masih umur 17 tahun warga Afdeling H kebun PT. EDI Kelutahan Kotalama Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu Riau bernama Daniel Nainggol
 
Rabu, 21 Februari 2018 | 11:53:37

Polisi: Tiket Kepulangan Rizieq Shihab Batal Secara Otomatis

Jakarta - Sempat tersiar kabar adanya bukti pemesanan tiket pesawat atas nama Muhammad Rizieq Shihab dan keluarganya dengan maskapai Saudi Arabian Airlines. Hal itu membuat massa pendukung berniat untuk men
 
Rabu, 21 Februari 2018 | 10:28:14

Seorang Polisi Meninggal Dunia Saat Berjaga di Bandara Soetta

Tangerang - Seorang anggota polisi dari jajaran Polda Metro Jaya meninggal dunia pada Rabu dinihari di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Almarhum sebelumnya ikut berjaga di Bandara Soetta sebagai l
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 13:23:33

Polres Rohul Didesak Tuntaskan Dugaan Penggelapan Dana di KKPA Kopertim Tambusai

ROKANHULU - Satuan Reskrim Polisi Resor Rokan Hulu Riau diminta serius dalam penanganan atau penyelidikan laporan dugaaan penggelapan gaji di Kredit Koperasi Primer Anggota (KKPA) Koperasi Pe
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 13:21:29

Terungkap Kadis Nakertras Koperasi UKM Rohul di PTUN kan

ROKANHULU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rokan Hulu (Rohul) Riau menggelar hearing terkait adanya pengaduan terkait penerbitan Surat Keputusan (SK) Pengurus baru Kredit Koperasi Primer Anggota
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 10:46:43

Kronologi Ambruknya Tiang Tol Becakayu

Jakarta - Tiang girder Tol Becakayu di kawasan Kebon Nanas, Jakarta Timur, ambruk dini hari tadi. Tujuh pekerja menjadi korban dan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polri Kramat Ja
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 09:30:45

Terungkap Cara Bos First Travel Cuci Uang Jemaah Umrah

Jakarta - Tiga Bos First Travel menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Depok, Senin (19/2/2018). Mereka adalah Andika Surachman (31), Anniesa Desvitasari Hasibuan, (31), dan Siti Nuraidah Hasibuan
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 00:38:31

Ditinggal ke Rumah Saudara, Rumah Guntur Rata Dilahap Si Jago Merah

PINGGIR - Senin malam 19 Februari 2018, sekira pukul.19.45 Wib, warga Desa Pinggir Kecamatan Pinggir yang tepatnya berada di RT 02 RW 02 jalan Surau, dikejutkan dengan kejadian kebakaran rumah milik seorang war
 
Senin, 19 Februari 2018 | 17:17:34

PKS TML Rusak, Karyawan Dirumahkan, Gaji Dibayar 50%

PINGGIR - Pabrik Kelapa Sawit mini (PKS) milik Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang berada di wilayah Desa Tengganau Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis Propinsi Riau, dalam kondisi rusak, dan sedang dalam per
 
Senin, 19 Februari 2018 | 15:09:08

Tragis! Diduga Dibunuh, Karyawan PT. THIP di Inhil ini Ditemukan Mangapung Dalam Kanal

PELANGIRAN - Sesosok mayat remaja laki - laki, dalam kondisi mulai membusuk, ditemukan terapung di Kanal Tersier Kebun Kelapa Sawit Blok 64 KCB 32 KUT 5 Kebun Bintangor PT. THIP Desa Tanjung Simpang Ke
 
Senin, 19 Februari 2018 | 13:42:03

KPK: Novel Baswedan Dijadwalkan Pulang ke Indonesia Pekan Ini

Jakarta - Kabar menggembirakan datang dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga Antikorupsi itu mengonfirmasi penyidik seniornya, Novel Baswedan, segera kembali ke Indonesia, Kamis 22 Februari 2018. R
 
Senin, 19 Februari 2018 | 13:14:39

Satu Unit Rumah di BTN Asri Ludes Dilalap Api

DUMAI - Satu unit rumah di perumahan BTN Asri Jalur I Rt.09 Kelurahan Simpang Tetap Dharul Ikhsan, Kecamatan Dumai Barat ludes dilalap api.Rumah milik Ahmad Hatimbulan Siregar (40) ini terbakar pada Senin (19/2
 
Senin, 19 Februari 2018 | 10:58:08

9 Fakta di Balik Pengungkapan Kasus Narkoba Anak Elvy Sukaesih

Jakarta - Artis dan narkoba seperti lingkaran yang tidak pernah ada habisnya. Belum usai publik terkejut dengan penangkapan kasus narkoba yang dialami aktor Fachri Albar dan artis Roro Fitria, kini penan
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top