Iklan Sosial
 
Sabtu, 2 Desember 2017 | 20:58:02

Darurat Korupsi, Massa KAMMI Riau Desak Kejati Tuntaskan Kasus Tugu Antikorupsi

Laporan : Aditya Prahara

Sebarkan:
Istimewa
Massa aksi saat menyampaikan orasinya
PEKANBARU - Puluhan aktivis mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau untuk menuntaskan dugaan korupsi proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang di dalamnya terdapat tugu integritas atau dikenal tugu antikorupsi.

"Riau darurat korupsi, Provinsi Riau tak henti-hentinya diterpa badai korupsi, mulai kasus berskala besar yang melibatkan elit politik hingga kasus-kasus berskala kecil, yang juga melibatkan banyak pihak termasuk para PNS," kata Andres Pransiska selaku Koordinator Kebijakan Publik (KP) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia
(KAMMI) Riau pada aksi yang dilaksanakan di depan Kantor Gubernur Riau dan depan Kantor Kejati Riau, Sabtu (02/12/17) sore.

Massa mahasiswa yang mengatasnamakan sebagai KAMMI Wilayah Riau, bergerak dari Kampus Universitas Riau ke depan gerbang Kantor Gubernur Riau di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Di depan Kejati Riau, massa berorasi mengajak masyarakat yang melintasi jalan protokol tersebut untuk bersama-sama mendukung upaya pemberantasan korupsi di Riau.

"Keberlangsungan agenda pemberantasan korupsi di Indonesia saat ini berada pada kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Sekalipun demikian, kita semua harus tetap menunjukkan optimisme dan konsistensi dalam melakukan pemberantasan korupsi.
Langkah penyelamatan akan sangat tergantung pada dukungan yang diberikan oleh civil society," kata Andres Pransiska lewat orasinya.

Aksi puluhan mahasiswa ini menyorot dugaan korupsi RTH Riau atau tugu antikorupsi eks Kantor Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau di Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru, senilai Rp 8 miliar.

Pihak Kejaksaan Tinggi Riau juga telah menahan 3 dari 18 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang menyedot perhatian banyak media asing tersebut.

Ketiganya dalah RM selaku pihak swasta yang bertindak sebagai konsultan pengawas proyek ruang terbuka hijau yang telah lebih dulu ditahan.

Kemudian DAS (Dwi Agus Sumarno) selaku pengguna anggaran atau mantan Kepala Dinas Ciptada Provinsi Riau tahun 2016 atau saat proyek ini dilaksanakan.

Terakhir yakni ZJB selaku pihak swasta yang meminjam 'bendera' atau perusahaan dari tersangka K, kemudian dia mengerjakan proyek itu namun hasilnya menjadi temuan.

Pada kasus ini, massa aktivis mahasiswa dari KAMMI Riau menyatakan sikap yang diberi nama "5 Resolusi KAMMI Riau Berintegritas" yakni:

1. Segera tangkap semua koruptor taman integritas jika memang terbukti bersalah.

2. Menuntut dan mendukung Kejati Riau untuk membongkar dan mengusut tuntas kasus korupsi taman integritas sampai ke akar-akarnya.

3. Para koruptor yang terlibat dalam tipikor harus segera turun dari jabatannya.

4. Menuntut Gubernur Riau supaya berpihak dan mendukung upaya Kejati Riau dalam menuntaskan kasus taman integritas secara tegas.

5. Mengajak rekan-rekan mahasiswa dan masyarakat di Riau untuk turut bergabung dan merapatkan barisan untuk bersama-sama mengawal kasus korupsi tersebut dan segala kasus korupsi yang ada di Riau.

"Merdeka, Indonesia Bebas korupsi, Riau berintegritas," massa berorasi serentak.

Aksi mahasiswa tersebut berjalan lancar dengan pengawalan beberapa aparat kepolisian yang mengatur lalu lintas kendaraan di sekitar lokasi unjuk rasa.(rilis/adp)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 16 November 2018 | 16:48:01

Australia dan Malaysia Saling Serang Terkait Pemindahan Kedutaan di Israel

SYDNEY - Australia dan Malaysia terlibat saling serang kata-kata terkait kemungkinan pemindahan kedutaan besar Negeri Kanguru di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Pernyataan Perdana Menteri Australia, Sc
Jumat, 16 November 2018 | 16:45:17

Myanmar Tahan 106 Warga Rohingya yang Hendak Kabur dengan Kapal

Naypyitaw - Otoritas Imigrasi Myanmar menahan lebih dari 100 orang diduga warga etnis minoritas muslim Rohingya yang hendak melarikan diri. Orang-orang yang diduga Rohingya itu ditangkap dari sebuah kapal
Jumat, 16 November 2018 | 16:38:57

Sosialisasi Bakamla Menyentuh Hingga Jayapura

JAYAPURA - Sosialisasi keamanan dan keselamatan laut juga menyentuh hingga ke Jayapura.  Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Jayapura mengundang masyarakat Pantai Base'G ke
Jumat, 16 November 2018 | 16:35:22

Rupiah Tertekan Dolar AS, Pengusaha: Jangan Nyalahin Global Melulu!

Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) belakangan semakin menguat setelah beberapa pekan lalu mata uang Paman Sam sempat tembus Rp 15.700. Pagi ini penguatan rupiah terhadap dola
 
Berita Lainnya
Jumat, 16 November 2018 | 15:55:52

Ditembak Polisi Agar Ngaku Jadi Pembunuh, Sarif Divonis Bebas

Jakarta - Mahkamah Agung (MA) membebaskan Sarif karena tidak terlibat pembunuhan. Kaki Sarif dilindas mobil dan ditembak agar mau mengaku sebagai pembunuh Mumuh (65). Kasus bermula saat Mumuh di
 
Jumat, 16 November 2018 | 15:24:16

Sekda Ditahan, Begini Reaksi Pegawai Pemkab Tasikmalaya

Tasikmalaya - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya Abdul Kodir ditahan Polda Jabar atas dugaan korupsi dana hibah. Mendapat informasi pimpinannya ditangkap, pegawai di lingkungan Pemk
 
Jumat, 16 November 2018 | 15:13:09

Awal Operasi Cabut Pentil, Tiga Mobil di Jalan Riau Jadi Sasaran

Bandung - Sebanyak tiga mobil terkena sanksi Operasi Cabut Pentil (OCP) pertama kali. Ketiga mobil tersebut parkir di bawah rambu larangan parkir di Jalan LL RE Martadinata (Riau), Kota Bandung.
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:43:01

ATM BRI di Pangkalpinang Dibobol Pencuri

Pangkalpinang - Sebuah ATM BRI di Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, Pulau Bangka, dibobol pencuri. Pelaku pembobolan ATM terbilang profesional dan direncanakan. "Dari hasil olah TKP, pelaku s
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:39:39

Viral, Penampakan Enam Buaya di Bengawan Solo

Bojonegoro - Sebuah kabar beredar tentang penampakan buaya di Bengawan Solo viral di media sosial. Bahkan kabar tersebut menyebutkan tidak hanya ada satu ekor yang terlihat, tetapi enam ekor.Menanggapi ha
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:33:40

Bakamla Tangkap 2 Kapal Vietnam Berbendera Malaysia di Natuna

Jakarta - Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menangkap dua kapal Vietnam berbendera Malaysia. Dua kapal tersebut diduga menangkap ikan secara ilegal di perairan Indonesia."Kapal patroli Bakamla
 
Jumat, 16 November 2018 | 14:26:29

Viral Video Banser Latihan Intelijen, Begini Penjelasan Ansor

Jakarta - Video anggota Banser yang tengah berbaris dan bersiap mengikuti pelatihan intelijen dasar beredar di media sosial. Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas menyatakan kegiatan terseb
 
Jumat, 16 November 2018 | 13:29:08

Asyik Mandi di Air Banjir, Bocah di Bonai Darussalam Tewas Diterkam Buaya

ROKANHULU - Rahmad Andika Saputra, bocah berusia 7 tahun tewas diterkam buaya saat sedang mandi di depan rumahnya yang sedang dilanda banjir di Dusun I Harapan, Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, K
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:50:59

Beruang Madu Terjerat Perangkap Babi di Riau

Bengkalis - Seekor beruang madu (Helarctos malayanus) terjerat di perangkap babi di Desa Batang Duku Kabupaten Bengkalis, Riau. Beruang terperangkap dalam jeratan yang sengaja dipasang warga di lokasi."Be
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:40:07

Belum Bisa Dievakuasi, Harimau Terjebak di Kolong Ruko Diberi Ayam

Indragiri Hilir - Sudah dua hari harimau Sumatera terjebak di kolong ruko di Pasar Pulau Burung, Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Harimau diberi makan daging ayam."Harimau tersebut belum bisa kita e
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:25:15

Mandi di Lokasi Banjir, Bocah 7 Tahun Tewas Diterkam Buaya

RokanHulu - Rahmad (7) warga Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau tewas diterkam buaya. Korban hanya mandi di depan teras rumahnya yang lagi banjir."Korban a
 
Jumat, 16 November 2018 | 10:00:12

Tersangka Pembunuh Keluarga di Bekasi Dendam karena Sering Dimarahi

JAKARTA - Haris Simamora (HS) jadi tersangka pembunuhan satu keluarga di Bekasi. Haris tega membunuh karena dendam kerap dimarahi oleh korban, Daperum Nainggolan. "Motifnya sering dimarahi," ucap Kabid Huma
 
Kamis, 15 November 2018 | 21:10:36

Kisah Nenek Tua di Inhil yang Lebih Memilih Berjualan Jagung Manis Daripada Meminta-Minta

TEMBILAHAN - Demi melanjutkan hidup perempuan tua itu berjalan setapak demi setapak menjajakan jagung manis yang ia buat agar habis terjual.Nenek bernama Asni ini tak pernah mengenal waktu saat menjajakan jagun
 
Kamis, 15 November 2018 | 21:02:43

Agen Simbolon : Setetes Keringat Buruh itu Berharga

MANDAU - "Setetes air keringat yang mengucur dari setiap inci tubuh seorang buruh, akan saya pastikan sangat berarti dan sangat berharga. Berarti dan berharga, sesuai dengan ketentuan hukum dan aturan perundang
 
Kamis, 15 November 2018 | 16:26:58

Banjir Inhu Riau Sudah Telan 3 Nyawa Anak

INHU - Banjir di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau kembali menelan korban jiwa. Kali ini, bocah berusia dua tahun menjadi korbannya. Balita tersebut bernama Juna Muhammad Fauzi (2). Korban tewas di
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top