iklan Situs
 
Rabu, 13 September 2017 | 15:21:18
Kampus

Terapkan Full Day School, Yuk Intip Syarat Ini yang Harus Dipenuhi Sekolah

Sebarkan:
okezone.com

SLEMAN - Sekolah yang bakal menerapkan sistem lima hari sekolah atau full day school diminta untuk melaporkan pertimbangan dan kesiapannya pada Dinas Pendidikan Sleman.

SLEMAN - Sekolah yang bakal menerapkan sistem lima hari sekolah atau full day school diminta untuk melaporkan pertimbangan dan kesiapannya pada Dinas Pendidikan Sleman. Hal ini dilakukan guna memastikan aspek penguatan karakter dalam sistem lima hari sekolah berjalan sesuai dengan amanat Perpres 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter.

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Sleman Ery Widaryana mengatakan, laporan dilakukan dalam rangka pemantauan agara regulasi itu bisa berjalan dengan baik.

"Kalau mau menerapkan kami minta alasannya apa, pertimbangan dan kesiapannya bagaimana. Jangai sampai dinas tidak tahu" ujarnya seperti dilansir dari KRJogja, Rabu (13/9/2017).

Menurutnya, hal ini selaras dengan pernyataan Bupati Sleman, Sri Purnomo beberapa waktu lalu yang membebaskan sekolah memilih sistemnya sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Pihaknya sendiri sampai saat ini masih menunggu turunnya petunjuk teknis pelaksanaan perpres ini untuk kemudian disosialisasikan kepada semua sekolah di Sleman. Juknis ini pula yang akan memberikan rincian akan penguatan pendidikan karakter yang bisa diterapkan dalam opsi lima hari sekolah ini. Dengan jumlah hari yang lebih pendek, ia mengatakan sekolah harus tetap bisa memenuhi beban muatan kurikulum sekaligus menjalankan penguatan karakter bagi siswa.

Sekolah juga diminta melibatkan orang tua murid untuk memahami kondisi murid sebelum memutuskan sistem mana yang akan dipakai. Salah satu yang juga penting dibahas ialah keberadaan pekerjaan rumah bagi siswa yang sudah melaksanakan sekolah selama lima hari. Karena itu, pihak sekolah benar-benar diminta menyusun perencanaan yang matang dengan adanya perpres ini.

"Anak full time tidak lepas dari bimbingan guru, itu yang harus siap betul," ujar dia.

Eri menguraikan sebenarnya sudah ada beberapa sekolah di Sleman yang menjalankan pendidikan dalam lima hari sepekan. Bahkan ada segelintir sekolah yang melaksanakan sekolah seharian penuh dan enam hari dalam sepakan sejak beberapa waktu lalu.

(sus)

Hal ini dilakukan guna memastikan aspek penguatan karakter dalam sistem lima hari sekolah berjalan sesuai dengan amanat Perpres 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter.

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Sleman Ery Widaryana mengatakan, laporan dilakukan dalam rangka pemantauan agara regulasi itu bisa berjalan dengan baik.

"Kalau mau menerapkan kami minta alasannya apa, pertimbangan dan kesiapannya bagaimana. Jangai sampai dinas tidak tahu" ujarnya seperti dilansir dari KRJogja, Rabu (13/9/2017).

Menurutnya, hal ini selaras dengan pernyataan Bupati Sleman, Sri Purnomo beberapa waktu lalu yang membebaskan sekolah memilih sistemnya sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Pihaknya sendiri sampai saat ini masih menunggu turunnya petunjuk teknis pelaksanaan perpres ini untuk kemudian disosialisasikan kepada semua sekolah di Sleman. Juknis ini pula yang akan memberikan rincian akan penguatan pendidikan karakter yang bisa diterapkan dalam opsi lima hari sekolah ini. Dengan jumlah hari yang lebih pendek, ia mengatakan sekolah harus tetap bisa memenuhi beban muatan kurikulum sekaligus menjalankan penguatan karakter bagi siswa.

Sekolah juga diminta melibatkan orang tua murid untuk memahami kondisi murid sebelum memutuskan sistem mana yang akan dipakai. Salah satu yang juga penting dibahas ialah keberadaan pekerjaan rumah bagi siswa yang sudah melaksanakan sekolah selama lima hari. Karena itu, pihak sekolah benar-benar diminta menyusun perencanaan yang matang dengan adanya perpres ini.

"Anak full time tidak lepas dari bimbingan guru, itu yang harus siap betul," ujar dia.

Eri menguraikan sebenarnya sudah ada beberapa sekolah di Sleman yang menjalankan pendidikan dalam lima hari sepekan. Bahkan ada segelintir sekolah yang melaksanakan sekolah seharian penuh dan enam hari dalam sepakan sejak beberapa waktu lalu.

(okezone.com)

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 17 November 2017 | 11:48:29

Wow! Mahasiswa IPB Ciptakan Beras Tiruan dari Rumput Laut dan Agar-Agar

BOGOR - Ahmad Fauzi, mahasiswa Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil menciptakan inovasi beras tiruan dari bahan rumput laut d
Jumat, 17 November 2017 | 11:23:49

Dihadapan Megawati, Universitas Makpo Korsel Jalin Kerja Sama dengan ITS Surabaya

MOKPO - Dihadapan Presiden RI Kelima, Megawati Soekarnoputri, Universitas Nasional Mokpo Korea Selatan meresmikan kerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.Penandatanganan nota kesepa
Jumat, 17 November 2017 | 11:22:08

Keren! Bawakan Tarian Aceh, Tim Mahasiswa Indonesia Raih Juara 1 di Praha

PRAHA - Tari Ratoeh Jaroe dan Ramphak Aceh dari Nangroe Aceh Darusalam menjadi juara umum dalam International Art Festivals and Contest "Magic Bridge of Vienna and Prague", kompetisi kelas dunia yang diikuti ol
Kamis, 16 November 2017 | 19:54:05

Diklat Perpustakaan Tahun 2017 Rohul Ditutup

ROKANHULU - Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Rokan Hulu DR.H. Dipendri, Kamis (16/11)  resmi menutup  diklat Perpustakaan Desa dan sekolah se Rokan hulu di Lantai 3 hotel Gelora bakti Kel
 
Berita Lainnya
Jumat, 17 November 2017 | 11:48:29

Wow! Mahasiswa IPB Ciptakan Beras Tiruan dari Rumput Laut dan Agar-Agar

BOGOR - Ahmad Fauzi, mahasiswa Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil menciptakan inovasi beras tiruan dari bahan rumput laut d
 
Jumat, 17 November 2017 | 11:23:49

Dihadapan Megawati, Universitas Makpo Korsel Jalin Kerja Sama dengan ITS Surabaya

MOKPO - Dihadapan Presiden RI Kelima, Megawati Soekarnoputri, Universitas Nasional Mokpo Korea Selatan meresmikan kerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.Penandatanganan nota kesepa
 
Jumat, 17 November 2017 | 11:22:08

Keren! Bawakan Tarian Aceh, Tim Mahasiswa Indonesia Raih Juara 1 di Praha

PRAHA - Tari Ratoeh Jaroe dan Ramphak Aceh dari Nangroe Aceh Darusalam menjadi juara umum dalam International Art Festivals and Contest "Magic Bridge of Vienna and Prague", kompetisi kelas dunia yang diikuti ol
 
Kamis, 16 November 2017 | 19:54:05

Diklat Perpustakaan Tahun 2017 Rohul Ditutup

ROKANHULU - Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Rokan Hulu DR.H. Dipendri, Kamis (16/11)  resmi menutup  diklat Perpustakaan Desa dan sekolah se Rokan hulu di Lantai 3 hotel Gelora bakti Kel
 
Kamis, 16 November 2017 | 16:52:51

Keren! Mahasiswi UNJ Jadi Orang Indonesia Pertama yang Capai Dhampus Peak

JAKARTA - Kabar gembira datang dari mahasiswa Indonesia. Dua mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang tergabung dalam KMPA Eka Citra berhasil mencapai puncak Dhampus Peak (6.012 Masl), Dhaulagiri Range,
 
Kamis, 16 November 2017 | 11:46:37

Mantap! Mahasiswa ITB Kembangkan Sistem Racing Plane

JAKARTA - Tim Praba Loktara dari Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali melakukan inovasi dengan mengembangkan sistem terbang racing plane setelah berhasil menyabet penghargaan kompleksitas teknologi dalam aj
 
Kamis, 16 November 2017 | 11:00:56

Bufon Sinaga Anak Penjual Tuak ini Raih Emas Karate Internasional di Belgia

PEKANBARU - Siswa SD asal Perawang, Siak, Riau, Bufon Sinaga membawa nama harum bangsa Indonesia di kancah internasional. Siswa kelas V SD itu juara I karate kata tingkat internasional di Belgia.Bufon (9)
 
Rabu, 15 November 2017 | 15:29:43

Mantap! 3 Calon Rektor IPB Paparkan Program Strategis di Sidang MWA

BOGOR - Proses pemilihan Rektor Institut Pertanian Bogor periode 2017-2022 memasuki babak akhir yaitu tiga calon rektor memaparkan rencana strategis dan program kerja dalam Sidang Paripurna Terbuka Majelis Wali
 
Rabu, 15 November 2017 | 11:20:56

Wow! Mahasiswa Gunakan Biji Asam Jawa untuk Olah Limbah Logam Emas

BOGOR - Penambangan emas memang memberikan keuntungan yang tinggi tetapi di sisi lain limbah yang dihasilkannya pun mampu merusak lingkungan dengan logam berat yang dikandungnya.Pengolahan limbah merupakan hal
 
Rabu, 15 November 2017 | 08:45:59

Keren! Tongkat Pintar Karya Mahasiswa Ini Raih Juara Kompetisi Desain Asia Pasifik

JAKARTA - Tongkat pintar Tim Brawijaya 1 Universitas Brawijaya (UB) berhasil menjuarai Kompetisi Desain Asia Pasifik 8 Hours Students Asia Pacific Design Challenge (APDeC) 2017, baru-baru ini.Hanya dalam waktu
 
Selasa, 14 November 2017 | 11:49:25

Keren! UGM Sukses Lakukan Uji Terbang Rudal

JAKARTA - Tim peluru kendali (rudal) Pasopati dari grup riset Aeronautika UGM sukses melakukan uji terbang rudal di lapangan udara yang dikelola oleh TNI Angkatan Udara daerah Gading, Wonosari, Yogyakarta, baru
 
Selasa, 14 November 2017 | 11:38:04

Keren! Teliti Program Rehabilitasi Jantung, Mahasiswa UI Raih Penghargaan di Singapura

JAKARTA - dr. Erick Hoetama, mahasiswa peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Program Studi Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler FKUI berhasil meraih penghargaan "Poster Presentation Merit Award" pada
 
Selasa, 14 November 2017 | 08:34:21

Wih! Mahasiswa Manfaatkan Cangkang Bulu Babi untuk Solusi Tulang Lansia

BOGOR - Masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian utama pada lanjut usia (lansia) adalah osteoporosis. Osteoporosis terjadi karena penurunan proses penyerapan kalsium dalam tubuh.Untuk mengatasinya, susu
 
Senin, 13 November 2017 | 16:42:13

Nih! 5 Cara Manfaatkan Magang di Perusahaan, Perluas Wawasan hingga Temukan Peluang

Saat ini sudah banyak kalangan mahasiswa yang memanfaatkan waktu luang sebelum kelulusan dengan bekerja magang di perusahaan. Mulai dari perusahaan konvensional hingga perusahaan rintisan yang saat ini semakin
 
Senin, 13 November 2017 | 15:39:20

Mantap! Rajin Lakukan Penelitian, Dekan FIB Unair Raih Penghargaan Internasional

JAKARTA - Tak hanya mahasiswa yang kerap meraih penghargaan di tingkat internasional. Dosen juga tak kalah dalam menoreh prestasi. Seperti Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Diah Ariani Arimbi, PhD., yang mendapa
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top