Produk
 
Rabu, 13 September 2017 | 08:46:44
Pendidikan

Program Penguatan Pendidikan Karakter Wajib Diterapkan di Sekolah

Sebarkan:

KUNINGAN - Program penguatan pendidikan karakter (PPK) rencananya akan wajib diterapkan di sekolah-sekolah, menyusul Peraturan Presiden (Perpres) PPK Nomor 87 tahun 2017 yang baru saja ditandatangani Presiden Joko Widodo pada Rabu, 6 Agustus 2017.

Hal tersebut dikatakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Muhadjir Effendy. "Udah jadi Perpres, berarti sudah keharusan," ujar Muhadjir, baru-baru ini.

Ia mengatakan, penyelenggaraan PPK kini menjadi kewajiban sekolah. Namun, lanjut dia, sekolah diberikan pilihan untuk menjalankan sekolah lima hari atau enam hari.

Untuk pedoman dan petunjuk pelaksanaannya, Muhadjir mengatakan, saat ini pemerintah sedang menyiapkan turunan dari Perpres PPK.

"Kami sedang menyiapkan, nanti akan ada pedomannya. Ada petunjuk pelaksanaannya dan juga petunjuk teknisnya," lanjut dia.

Ia menjelaskan, bahwa untuk menggodok itu pihaknya sedang mengkoordinasikannya dengan staf Kemdikbud, Kemenkumham dan juga Sekretariat Negara. "Mudah-mudahan secepatnya keluar aturan turunan."

Muhadjir merincikan bahwa peraturan itu nantinya akan dibahas mengenai langkah nyata dari Perpres PPK tersebut. Ia juga mengatakan bahwa tak ada anggaran tambahan untuk penerapan Perpres tersebut.

"Tidak ada tambahan anggaran, kan tidak berubah, yang sekolah lima hari tetap. Hanya dalam pola pembelajarannya unsur-unsur PPK wajib ditonjolkan," tandasnya.

PPK meliputi satuan pendidikan formal, nonformal, dan informal. Sesuai pasal 15, pendanaan pelaksanaan PPK bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), masyarakat, atau sumber lain yang sah sesuai ketentuan perundangan yang berlaku.

Ketentuan peralihan dalam Perpres PPK menegaskan bahwa bagi satuan pendidikan formal yang telah melaksanakan PPK dengan pola lima hari sekolah tetap dapat meneruskan kegiatan tersebut.

Adapun pasal 9 menyatakan bahwa penyelenggaraan PPK pada satuan pendidikan formal dapat dilaksanakan selama 6 (enam) atau 5 (lima) hari sekolah dalam 1 (satu) minggu.

Sementara PPK sendiri merupakan gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab satuan pendidikan untuk memperkuat karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga dengan pelibatan dan kerja sama antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat sebagai bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).

(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 20 Mei 2018 | 19:51:21

Alfa Syahputra: Hari Kebangkitan Nasional, Hindarilah Perang Saudara

ROKAN HULU - Hari Kebangkitan Nasional yang biasa dirayakan seluruh bangsa Indonesia pada 20 Mei mengingat dua peristiwa penting yaitu Berdirinya Boedi Oetomo Pada 20 Mei 1908 dan Ikrar Sumpah Pemuda Pada 28 Ok
Minggu, 20 Mei 2018 | 19:48:36

Pemerintah Mulai Terpikat Program Pemberdayaan Masyarakat PKUR YBM-BRI di Pekanbaru

PEKANBARU -Ketekunan para petani pemberdaya Jamur Tiram, kini mendatangkan keberkahan. Program yang termasuk dalam Peningkatan Keterampilan Usaha Rakyat (PKUR), gagasan Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia
Minggu, 20 Mei 2018 | 16:33:57

Peringati Harkitnas, Firdaus Optimis Riau Jadi Provinsi Paling Maju Lewat Konsep Riau Madani

PEKANBARU - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke- 110 pada tahun 2018 ini merupakan momentum penting bagi kebangkitan Riau menjadi provinsi paling maju di Indonesia. Syaratnya, harus ada program strategis da
Minggu, 20 Mei 2018 | 16:12:54

Nikmati 4 Wisata Ramadan di Turki, Salah Satunya Tempat Jubah Nabi Muhammad Disimpan

Turki merupakan salah satu negara paling menakjubkan di dunia, apalagi di bulan Ramadan seperti ini.Selama bulan Ramadan, umat Islam di seluruh dunia akan menjalankan ibadah puasa dari fajar hingga senja.Ini me
 
Berita Lainnya
Sabtu, 19 Mei 2018 | 13:32:01

5 Jurusan Kuliah Favorit Calon Mahasiswa, Nomor 2 untuk Kamu yang "Cinta" Angka

JAKARTA - Ujian nasional telah berakhir, kini saatnya siswa SMA kelas XII untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Setiap tahunnya jumlah calon mahasiswa yang ikut ujian masuk perguruan tinggi terus b
 
Sabtu, 19 Mei 2018 | 13:27:14

Ada 9.000 Insinyur di Indonesia, 7.700 dari Asing

JAKARTA - Indonesia perlu meningkatkan baik kualitas dan kuantitas dari ahli yang berprofesi dalam bidang teknik. Sebab, dari 9.000 insinyur di Indonesia, 7.700 di antaranya atau sekira 85% merupakan tena
 
Sabtu, 19 Mei 2018 | 11:26:20

Mendikbud: Pengumuman Hasil UN Mundur Enggak Akan Kiamat

Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy tak menampik adanya keterlambatan pengumuman hasil Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama (UN SMP). Namun, ia meminta semua pihak u
 
Jumat, 18 Mei 2018 | 13:19:30

Kejar Ketertinggalan, RI Target Peringkat Pertama Publikasi Ilmiah se-ASEAN

JAKARTA Pemerintah Indonesia menargetkan tahun depan peringkat publikasi ilmiahnya akan berada di peringkat pertama se-ASEAN. Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Mohammad Nas
 
Selasa, 15 Mei 2018 | 12:21:21

Penetapan UKT UIN Suska Berdasarkan Kondisi Keluarga

PEKANBARU-Penetapan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau berdasarkan kondisi ekonomi mahasiswa tersebut. Hal ini disampaikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswa
 
Selasa, 15 Mei 2018 | 12:15:23

Sanksi Bagi Camaba Berbohong dalam Pengisian Borang UKT UIN Suska Riau

PEKANBARU-Wakil Rektor (WR) III UIN Suska Riau, Dr Tohirin, mengatakan akan memberi sanksi bagi calon mahasiswa baru (camaba) yang melakukan manipulasi data saat mengisi borang uang kuliah tunggal (UKT)."Kalau
 
Selasa, 15 Mei 2018 | 09:14:22

BRI dan Unpar Sepakat Bangun Pendidikan Bangsa

PADA Senin 23 April 2018, Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) menerima kedatangan perwakilan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam kera
 
Selasa, 15 Mei 2018 | 09:09:44

Begini Cara UIN Jakarta Cegah Mahasiswa dan Dosen Terlibat Terorisme

TANGERANG SELATAN - UIN Jakarta sempat tercoreng oleh aksi beberapa mahasiswanya yang terlibat dalam kegiatan terorisme beberapa tahun silam. Mencegah hal itu berulang, pihak kampus mengantisipasinya deng
 
Senin, 14 Mei 2018 | 16:31:55

UI Ajak Masyarakat Bersatu Melawan Terorisme hingga ke Akar-akarnya

JAKARTA - Peristiwa teroris di Mako Brimob, Depok dan serangan terorisme di tiga Gereja di Surabaya menimbulkan keresahan di masyarakat. Aksi radikalisme dan kekerasan fisik mewarnai peristiwa-peristiwa t
 
Senin, 14 Mei 2018 | 10:01:50

Mahasiswa Kedokteran Unhas Buat Game Masalah Gigi dan Mulut

MAKASSAR - Empat mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Unhas, masing-masing Mixelia Ade Novianty (2015), Nurfaisya Riandani (2015), Muhammad Shaad Isra (2014), dan Julian Marchel Nuruwael (2013) melihat bah
 
Sabtu, 12 Mei 2018 | 13:52:23

Tuan Rumah Kontes Robot Indonesia, Untar Dukung Pengembangan SDM Menuju Industri 4.0

JAKARTA - Universitas Tarumanegara (Untar) menjadi tuan rumah Kontes Robot Indonesia (KRI) 2018 tingkat regional II. Kegiatan ini pun menjadi ajang persiapan Untar untuk ikut memasuki era Industri 4.0. R
 
Sabtu, 12 Mei 2018 | 12:08:38

UIN Suska Riau Gelar Ujian Seleksi S1 ke Timur Tengah di Gedung IC

PEKANBARU-Organisasi Ikatan Alumni Al Azhar  (OIAA) Indonesia Riau gelar Ujian Seleksi S1 ke timur tengah di gedung Islamic Centre (IC) UIN Suska Riau, Sabtu (12/05/2018). Ujian seleksi ini Terbuka untuk u
 
Sabtu, 12 Mei 2018 | 09:35:16

Mengungkap Pentingnya Guru bagi Pendidikan Anak Indonesia di Malaysia

MASIH jelas dalam ingatan pada Agustus 2017, sebanyak 83 guru diserahterimakan oleh Kemdikbud RI kepada para Kepala Perwakilan Indonesia di mana guru-guru tersebut akan ditempatkan di Malaysia. Para guru
 
Jumat, 11 Mei 2018 | 20:55:46

Upacara Penutupan PW-PKT Uin Suska Riau Berjalan Lancar

PEKANBARU-Upacara Penutupan Perkemahan Wirakarya Perguruan Tinggi Keagamaan (PWPTK) ke-XIV yang dipimpin langsung oleh Rektor Uin Suska Riau Prof. Dr. H. Munzir Hitami, MA berjalan lancar di Bumi Perkemahan Sul
 
Jumat, 11 Mei 2018 | 15:52:54

Ternyata Medsos Jadi Pemicu Depresi Generasi Milenial

JAKARTA - Aktivitas di media sosial ternyata bisa menjadi salah satu pemicu depresi pada remaja. Bagaimana tidak, hampir setiap hari para generasi milenial tak lepas dari telepon genggam. "Sosial media s
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top