iklan Situs
 
Senin, 9 Januari 2017 | 09:41:19
Kampus

Jual Beli Ijazah Palsu, Puluhan Laman Kampus Bodong Ditutup

Sumber: Okezone.com

Sebarkan:
Net
ilustrasi

JAKARTA-Lebih dari 40 laman palsu telah ditutup sebagai upaya penumpasan jual beli gelar di perguruan tinggi. Laman yang ditutup tersebut menjadi tempat untuk menjual ijazah dengan menggunakan sejumlah nama universitas di Inggris.

Tak hanya itu, terdapat pula laman palsu yang menawarkan program pembelajaran jarak jauh, namun kenyataannya gelar yang diberikan tidak valid di institusi pendidikan Inggris. Lembaga yang menangani masalah ini, yakni Higher Education Degree Datacheck (Hedd) melaporkan, sejauh ini terdapat lebih dari 90 institusi palsu yang harus ditangani.

Berdasarkan hasil investigasi BBC South East, ditemukan bahwa ijazah palsu University of Kent dijual secara online di China dengan harga 500 poundsterling. Direktur Layanan Pendidikan Hedd, Jayne Rowley menjelaskan, September lalu menjadi bulan tersibuk lantaran pihaknya harus menutup empat laman kampus palsu dan tiga laman kampus yang menjual ijazah palsu di berbagai universitas di Inggris.

"Salah satu lembaga yang kami tutup pada September kemarin adalah Stafford University. Tentu saja Universitas Staffordshire keberadaannya asli sehingga kampus tersebut hanya membonceng nama," Senin (9/1/2017).

Rowley mengungkapkan, ada beberapa laman kampus palsu yang benar-benar berani menggunakan nama kampus yang asli. Bahkan, ditemukan pula gelar palsu dari University of Manchester yang dijual di situs lelang eBay.

"Hedd telah mengambil tindakan terhadap pelanggaran, baik di Inggris atau di luar negeri. Di bawah hukum Inggris, suatu institusi tak boleh menyebut dirinya universitas tanpa perintah dari Sekretaris Negara," terangnya.

Hedd, kata Rowley, kini telah meminta para lulusan untuk tidak memotret ijazah asli mereka karena secara tidak sengaja hal tersebut turut membantu penipu melancarkan aksinya. Sedangkan juru bicara dari Departemen Pendidikan menambahkan, akan menindak tegas para pelaku yang terlbat dalam penipuan gelar di universitas.(okezone.com)

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 26 Juni 2017 | 22:36:12

Diduga Karena Darah Tinggi, Warga Tembilahan Ini Di Temukan Tewas Saat Memancing

BATANGTUAKA - Masyarakat di Parit 6 Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Indragiri hilir (Inhil) digegerkan dengan ditemukannya sosok mayat laki-laki, Senin, (26/06/17) sekira pukul 17.00 wib.Ber
Senin, 26 Juni 2017 | 21:20:35

Lebaran Kedua, Bupati Harris Hadiri Acara Adat Gunung Sahilan dan Open House Wagubri

PANGKALANKERINCI- Momentun lebaran di hari kedua tepatnya, Senin (26/6/17) dimanfaatkan Bakal Calon Gubernur Riau (Bacagubri) HM Harris bersilahturahmi. Dua agenda penting dilakukan orang nomor satu di Kabupate
Senin, 26 Juni 2017 | 21:10:26

Hari Kedua Open House, Bupati Amril Mukminin dapat Pujian dari Turis Asal Jerman

PINGGIR - Dengan pakaian olahraga yang basah dengan air keringatnya, Heiner, turis asal Negara Jerman tampak dengan bahagianya mengabadikan pertemuannya dengan orang nomor satu di Negeri Junjungan Kabupaten Ben
Senin, 26 Juni 2017 | 21:00:44

Berseteru, Kikavser 6/RBT  Saling Memafkan dengan Masyarakat Desa Buluh Cina

KAMPAR- Terkait persetuan antara warga Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu dengan anggota Kompi Kavaleri Serbu 6/RBT menggelar mediasi. Senin (25/6/2017).Sebelumnya, kronologis persetuan anggota Kikavser 6/RBT
 
Berita Lainnya
Sabtu, 24 Juni 2017 | 15:23:01

Lestarikan Pari Mobula, Alumni Undip Raih Award di Inggris

JAKARTA - Alumni Universitas Diponegoro (Undip), Amelia Setya Nur Kumala berhasil memperoleh prestasi di kancah internasional dalam Future Conservationist Award dari lembaga Conservation Leadership Progra
 
Sabtu, 24 Juni 2017 | 11:58:15

Mahasiswa UGM Kembangkan Teh Hijau Jadi Obat Radang Gusi

JAKARTA - Teh hijau banyak dimanfaatkan masyarakat Indonesia sebagai minuman yang kaya akan khasiat kesehatan. Namun, sekelompok mahasiswa asal Yogyakarta menemukan kegunaan lain dari teh hijau yakni menj
 
Sabtu, 24 Juni 2017 | 11:35:55

Mahasiswa Ciptakan Pendeteksi Makanan Anti-Kanker

JAKARTA - Inovasi dan kreasi mahasiswa Indonesia di bidang medis terus berkembang. Baru-baru ini mahasiswa asal Surabaya menciptakan produk untuk mendeteksi makanan yang berpotensi menyebabkan kanker.
 
Jumat, 23 Juni 2017 | 14:32:36

Mahasiswa Indonesia Boyong 2 Medali Emas di Ajang Internasional

JAKARTA - Mahasiswa Indonesia kembali meraih prestasi dengan menyumbangkan medali emas dan prestasinya bagi Ibu Pertiwi. Baru baru ini, mahasiswa asal Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali memboyong du
 
Jumat, 23 Juni 2017 | 11:50:08

Mahasiswa Manfaatkan Serpihan Terumbu Karang untuk Penderita Kanker Tulang

JAKARTA - Riset dan inovasi mahasiswa Indonesia di bidang medis terus berkembang. Melihat kasus kanker tulang di Indonesia yang semakin bertambah, sekelompok mahasiswa dari Surabaya meneliti solusi alternatif b
 
Jumat, 23 Juni 2017 | 11:09:37

Dosen Ini Berkesempatan Ikut Training HAM PBB di Jenewa

JAKARTA - Berkesempatan memenuhi undangan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) selama sepekan menjadi pengalaman berharga bagi Dwi Rahayu Kristianti.Dosen Fakultas Hukum Unair itu mengikuti training bertema "U
 
Kamis, 22 Juni 2017 | 11:50:46

Raih Beasiswa Pascasarjana ke Australia

JAKARTA - Pernah bermimpi untuk melanjutkan studi di Australia? Jika iya, cobalah peruntungan dengan mengikuti beasiswa yang diberikan oleh beasiswa bergengsi Endeavour Scholarships and Fellowships. Pr
 
Kamis, 22 Juni 2017 | 10:48:10

Mahasiswa Indonesia Raih Penghargaan Schweighoffer Prize di Austria

JAKARTA - Mahasiswa asal Indonesia Achmad Solikhin berhasil memenangkan penghargaan sektor kehutanan bergengsi di Eropa, Schweighoffer Prize 2017 untuk kategori mahasiswa. Achmad berhasil memenangkan pen
 
Kamis, 22 Juni 2017 | 08:44:28

9 Mahasiswa Lulus Seleksi Magang ke Taiwan

SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo bekerja sama dengan Taiwan Center menggelar seleksi terbuka bagi mahasiswa untuk mengikuti UNS Global Challenge guna mengikuti program magang. Seleksi digelar
 
Rabu, 21 Juni 2017 | 11:08:45

ITS Siap Kirim Tiga Robot ke Ajang Nasional dan Internasional

SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Selasa, mengenalkan tiga robot barunya yang akan mengikuti kompetisi nasional dan internasional. Tiga robot itu adalah Al Jazari merupakan r
 
Rabu, 21 Juni 2017 | 11:07:06

Hindari Kesan Buruk saat Magang dengan Cara Ini!

JAKARTA - Saat kamu memulai kegiatan magang, tidak jarang kesan pertama menjadi hal yang penting. Karena itu, jangan sampai kesan pertama tersebut hilang dan meninggalkan kesan buruk untukmu. Seperti din
 
Rabu, 21 Juni 2017 | 10:28:41

Unik, Mahasiswa Ini Ciptakan Alas Duduk Anti Ngantuk

JAKARTA - Mengantuk pada saat jam pelajaran atau saat dosen memberikan penjelasan materi, kerap terjadi pada mahasiswa. Rasa kantuk di kelas menyebabkan mahasiswa tidak fokus dan berkonsentrasi pada apa y
 
Selasa, 20 Juni 2017 | 14:56:22

5 SMP Ini Buka Kelas Khusus untuk Siswa Berbakat Seni dan Budaya

TULUNGAGUNG - Sedikitnya lima lembaga SMP negeri di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur masing-masing membuka kelas khusus untuk siswa yang memiliki bakat dan talenta di bidang seni budaya daerah.Kepala Dinas Pen
 
Selasa, 20 Juni 2017 | 14:50:08

Yuk, Kejar Beasiswa hingga ke Negeri China

JAKARTA - Kejarlah beasiswa hingga ke negeri China. Mungkin itulah slogan yang tepat untuk semangat meraih beasiswa ke China yang diberikan Schwarzman Scholars.Program beasiswa ini diberikan secara penuh pada m
 
Selasa, 20 Juni 2017 | 14:44:56

Mahasiswa Manfaatkan Kulit Nanas untuk Sampo Anti-Ketombe

JAKARTA - Kulit buah umumnya disingkirkan dan menjadi limbah yang tak terpakai. Namun di tangan mahasiswa, limbah kulit buah bisa menjadi kreasi yang tak terpikirkan.Seperti yang dilakukan para mahasiswa di Sem
 
 
 
Terpopuler

2

20 Jun 2017 14:44 | 304 views
kampus
Mahasiswa Manfaatkan Kulit Nanas untuk Sampo Anti-Ketombe

3

20 Jun 2017 14:50 | 295 views
kampus
Yuk, Kejar Beasiswa hingga ke Negeri China

5

23 Jun 2017 11:09 | 225 views
kampus
Dosen Ini Berkesempatan Ikut Training HAM PBB di Jenewa
 
 
 
 
Top