Jumat, 6 Januari 2017 | 11:05:20
Pendidikan

5 Ribu Anak Putus Sekolah Berhasil Kembali ke Sekolah

Sebarkan:
Okezone.com
ilustrasi

BANYUWANGI-Gerakan Daerah Angkat Anak Putus Sekolah (Garda Ampuh) yang digalang oleh Pemkab Banyuwangi, Jawa Timur telah mampu mengentaskan 5.093 anak dari 5.191 anak putus sekolah yang terdata untuk kembali ke sekolah.

"Alhamdulillah, gerakan bersama ini ternyata sangat efektif. Selain berdampak langsung menyelamatkan masa depan anak, gerakan ini memperkuat solidaritas sosial masyarakat," ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Kamis (5/1/2017).

Pasalnya, semua ikut serta membantu, tidak hanya dinas pendidikan, tapi juga ormas, dunia usaha, tokoh masyarakat, ujar Abdullah Azwar Anas saat menggelar Rapat Koordinasi Bidang Pendidikan di Banyuwangi.

Terkait sisa 98 anak putus sekolah yang belum dientaskan, kata Anas, pihaknya terus mencoba melakukan pendekatan. Pasalnya, ada sebagian dari mereka yang sudah benar-benar tidak mau lagi bersekolah.

"Memang ada yang meski sudah didekati, tetap tidak mau sekolah. Pusing juga kita. Tapi ini terus diusahakan, termasuk melibatkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang menangani pembelajaran sistem paket dan keterampilan kerja," tutur Anas.

Ia menambahkan, pada awal tahun ini, dirinya menggelar sejumlah rapat koordinasi untuk mempercepat target-target pembangunan. Tidak hanya diikuti kepala dinas, rapat diikuti hingga jajaran kepala bidang.

"Semua harus laporkan kerja dan target 2017. Rakor dimulai dari bidang pendidikan, berturut-turut nanti maraton rakor kesehatan, UMKM, pertanian, pelayanan publik, dan perdesaan hingga dua hari ke depan. Semua rinci cara mempercepat target 2017. Jadi Senin 9 Januari depan sudah langsung lari semua. Libur telah usai, saatnya genjot lagi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Banyuwangi Sulihtiyono menambahkan, dari pendataan yang dilakukan pihaknya, ada 5.191 anak yang sempat putus sekolah per Mei 2016.

Data tersebut lengkap berdasarkan nama dan alamat. Setelah Garda Ampuh diluncurkan, kini berhasil ditangani 5.093 anak yang putus sekolah. Dari 5.093 anak tersebut, yang sudah diintervensi lewat dana pemerintah sebanyak 1.935 anak.

Sisanya diintervensi melalui dana swadaya, dunia usaha, dan gerakan Siswa Asuh Sebaya (SAS) yang menghubungkan anak dari keluarga mampu dengan anak dari keluarga kurang mampu.

"Jadi ini kerja keroyokan. Sebenarnya kan biaya dasar sekolah itu sudah gratis, tapi ada biaya, seperti transportasi jika rumah si anak jauh dari sekolah. Atau biaya seperti beli sepatu. Nah biaya seperti itu yang dibantu agar anak tetap bisa sekolah. Buku-buku pengetahuan umum juga dibantu agar pengetahuannya semakin meningkat," ucap Sulihtiyono.

Dia menjelaskan, Garda Ampuh juga mengintegrasikan sistem pendidikannya dengan PKBM, termasuk pembelajaran Paket A, Paket B, dan Paket C. Untuk anak yang mengikuti Paket A, pemerintah daerah menyiapkan dana Rp960.000 per anak, Paket B Rp1,4 juta per anak, dan Paket C Rp1,7 juta per anak.

"Kita menyesuaikan dengan kondisi sosiologis anak. Misalnya, dia dari segi usia sudah di atas usia anak SMA, tapi dulu putus sekolah pas kelas XI SMA, ya dimasukkan ke Paket C. Di PKBM sekaligus belajar keterampilan kerja," kata Sulihtiyono.

Tahun ini, sambung dia, Pemkab Banyuwangi mengalokasikan dana Rp4,5 miliar untuk gerakan pengentasan anak putus sekolah.

"Jadi gerakan ini kan berkelanjutan. Yang sudah kembali sekolah, tidak kami tinggal. Terus kami dampingi. Sudah disiapkan dana itu. Pokoknya kami ingin tidak ada lagi anak putus sekolah. Semuanya sudah ada nama dan alamat, terus dipantau dan dikawal," kata Sulihtiyono.(okezone.com)

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 30 Maret 2017 | 15:37:09

Besok Akan Digelar Aksi 313, Jumlah Peserta Aksi Disebut Lebih dari 10 Ribu

JAKARTA - Forum Umat Islam (FUI) berencana menggelar unjuk rasa di Masjid Istiqlal dan Istana Merdeka besok, 31 Maret 2017 atau disebut Aksi 313. Koordinator lapangan Ustadz Bernard Abdul Jabb mengatakan, aksi
Kamis, 30 Maret 2017 | 15:30:23

Kenang Korban Teror London, Muslim dan Polisi Bentuk Rantai Manusia

LONDON Ribuan anggota polisi dan ratusan Muslim dilaporkan berkumpul di Jembatan Westminster, London, Inggris, untuk membentuk rantai manusia. Mereka bersatu demi mengenang serta menunjukkan solidaritas terha
Kamis, 30 Maret 2017 | 15:26:00

Di Tengah Sesi Wawancara, Pria Inggris Tewas Diserang Anjingnya

LONDON Seorang pria di London, Inggris, dilaporkan tewas usai diserang anjingnya sendiri. Insiden itu terjadi ketika korban tengah diwawancarai oleh kru film dokumentasi BBC.Sebagaimana dikutip dari The Guard
Kamis, 30 Maret 2017 | 15:16:53

Jalanan Mematikan di Dunia Resmi Dibuka Kembali Lho

JALANAN paling mengerikan di dunia telah dibuka kembali untuk musim ketiga setelah kejadian mematikan 15 tahun lalu.Ialah Caminito del Rey, sebuah jalanan di ujung tebing yang berlokasi di Selatan Spanyol. Sete
 
Berita Lainnya
Kamis, 30 Maret 2017 | 15:11:04

Dorong Produktivitas Profesor, Pemerintah Targetkan 10 Ribu Publikasi

BOGOR - Pemerintah tengah gencar mendorong produktivitas profesor guna meningkatkan jumlah publikasi internasional. Hal ini dilakukan sebagai upaya mewujudkan kampus Indonesia berkelas dunia.Direktur Jenderal S
 
Kamis, 30 Maret 2017 | 10:13:55

Yuk, Daftar Beasiswa Doktor Ini!

JAKARTA Jika Anda berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Doktoral (S-3), mungkin kesempatan ini bisa Anda coba. Melalui program 5.000 doktor ini atau dikenal sebagai Mora Scholarship, kamu bisa
 
Kamis, 30 Maret 2017 | 08:50:15

Ingin Lolos SBMPTN, Perlu Belajar Apa Saja Ya?

JAKARTA - Tidak lama lagi, pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 segera dibuka. Jalur ini menjadi kesempatan untuk siswa yang tidak mengikuti atau gagal dalam Seleksi Nasional
 
Rabu, 29 Maret 2017 | 09:54:21

Keren, Mahasiswa Unsyiah Ciptakan Pengolah Air Tenaga Surya

BANDA ACEH Mahasiswa dan dosen Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menciptakan unit mobile pengolahan air tenaga surya. Alat ini diberi nama Ie Dhiet 1.0.Ie Dhiet 1.0. dicip
 
Rabu, 29 Maret 2017 | 09:51:59

Perjuangan Mahasiswa Indonesia Kuliah di Kampus Kelas Dunia

JAKARTA - Columbia University menjadi salah satu kampus top di Amerika Serikat (AS) bahkan di dunia. Berdasarkan peringkat QS World University Ranking, kampus yang berlokasi di New York ini menduduki posisi ter
 
Rabu, 29 Maret 2017 | 09:19:22

Wow, Mahasiswa Gunakan Aplikasi untuk Pantau Kualitas Udara

JAKARTA - Kualitas udara berpengaruh pada kesehatan masyarakat. Untuk memudahkan pemantauan udara, tiga mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) menciptakan teknologi monitoring udara yang diberi nama SMOQ.Inovasi
 
Selasa, 28 Maret 2017 | 11:25:20

Din Syamsuddin Raih Gelar Doktor Honoris Causa

JAKARTA Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof Din Syamsuddin, mendapatkan penghargaan gelar doktor kehormatan atau doktor honori causa. Demikian seperti dinukil dari keterangan tertulis
 
Selasa, 28 Maret 2017 | 11:20:26

Deretan Negara Ini Punya Kampus Tertua di Eropa

JAKARTA - Universitas menjadi bagian dalam peradaban manusia. Di Eropa, konsep sebuah tempat yang menjadi pusat pendidikan tinggi dan penemuan ini bahkan sudah ada sejak 1.000 tahun lalu. Selama berabad-abad, k
 
Selasa, 28 Maret 2017 | 09:15:56

Wah, Peneliti Formulasikan Rambut Jagung untuk Tabir Surya Alami

JAKARTA - Panas matahari menjadi musuh besar bagi kulit, terutama untuk kaum perempuan. Tabir surya dengan sun protection factor (SPF) di atas 15 pun menjadi salah satu solusi untuk melindungi kulit dari papara
 
Senin, 27 Maret 2017 | 17:31:56

Di Sekolah ini, Uang Infaq Dipatokkan?

PEKANBARU-  Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 39 Pekanbaru, Kecamatan Tenayan Raya, Kelurahan Sialang Rampai, Jalan Seroja, Kulim, bantah atas pungutan terhadap pelajarnya dengan 1.000 Rupiah y
 
Senin, 27 Maret 2017 | 11:40:16

Tanamkan Disiplin Sejak Dini Polsek Bunut Sambangi SDN di Bunut

PELALAWAN -‎ Kapolsek Bunut AKP MY Lubis sambangi sejumlah sekolah di Kota Pendidikan, Kecamatan Bunut, Senin (27/3/2017). Bertindak sebagai pembina upacara di SDN 001 dan 002 Bubut, AKP Lubis sampa
 
Senin, 27 Maret 2017 | 11:27:20

Bolak-balik Tes IELTS Hingga Lolos Beasiswa LPDP ke Amerika

JAKARTA - Lolos kuliah di luar negeri dengan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) butuh perjuangan. Hal ini turut dirasakan oleh Robinson Sinurat yang kini sedang menempuh studi master di Columbia
 
Senin, 27 Maret 2017 | 11:18:59

Rektor UGM Usung KKN Berbasis Riset

YOGYAKARTA - Rektor Universitas Gajah Mada Yogyakarta (UGM), Dwikorita Karnawati, mengatakan proses menguji riset penelitian di masyarakat dapat dilakukan salah satunya melalui kuliah kerja nyata (KKN). Setiap
 
Sabtu, 25 Maret 2017 | 12:03:31

Belum Dapat Kerja, Ini yang Bisa Dilakukan Fresh Graduate

JAKARTA - Usai lulus dari bangku kuliah, para fresh graduate pasti berharap bisa segera mendapatkan pekerjaan. Namun kadangkala, mereka pun harus bersabar sampai akhirnya kesempatan itu datang.Berikut ini beber
 
Sabtu, 25 Maret 2017 | 11:31:36

Kemristekdikti Cabut Izin 242 Perguruan Tinggi Swasta

TERNATE - Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) pada 2016 mencabut izin 242 Perguruan Tinggi Swasta bermasalah.Inspektur Jenderal Kemenristek Dikti Prof Dr Jamal Wiwoho di Ternate,
 
 
 
Terpopuler

1

27 Mar 2017 17:31 | 589 views
Di Sekolah ini, Uang Infaq Dipatokkan?

3

28 Mar 2017 11:20 | 206 views
kampus
Deretan Negara Ini Punya Kampus Tertua di Eropa

4

28 Mar 2017 11:25 | 206 views
kampus
Din Syamsuddin Raih Gelar Doktor Honoris Causa

5

25 Mar 2017 11:31 | 191 views
kampus
Kemristekdikti Cabut Izin 242 Perguruan Tinggi Swasta
 
 
 
 
Top