Jumat, 20 September 2019 | 11:34:44
pendidikan

Udara di Jambi Tak Sehat, Libur Sekolah dan Kuliah Diperpanjang Lagi

detik.com

Sebarkan:
detik.com
Jambi - Kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Jambi membuat kualitas udara masuk kategori tidak sehat hingga berbahaya. Buruknya kualitas udara akibat asap itu membuat Pemerintah Kota Jambi memutuskan memperpanjang masa libur sekolah.

"Berdasarkan data Air Quality Monitoring System (AQMS) Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kota Jambi bahwa kecenderungan kualitas udara akhir-akhir ini pada pagi hingga siang hari berfluktuasi berada di atas baku mutu dengan kategori sangat tidak sehat atau berbahaya. Maka, bersama ini di sampaikan bahwa kegiatan belajar-mengajar di sekolah dari TK/PAUD, SD, dan SMP kembali diliburkan," kata Kabag Humas Pemkot Jambi Abu Bakar dalam keterangan rilis, Jumat (20/9/2019).

Libur tersebut diberlakukan selama 2 hari terhitung Jumat-Sabtu (20-21/9). Pemkot Jambi sudah tiga kali meliburkan siswa sekolah dampak kualitas udara yang sangat tidak sehat.

Data terbaru BNPB, Jumat (20/9) pagi, terpantau ada 695 titik panas di Jambi. BNPB menyatakan kualitas udara pagi tadi tidak sehat.

Kebijakan serupa diambil Pemprov Jambi, yang meliburkan siswa di tingkat SMA/SMK/SLB di seluruh wilayah Jambi. Pemprov Jambi mengingatkan masyarakat untuk tidak lagi membakar lahan.


"Serta diingatkan kembali kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memperburuk kondisi udara," ujar Karo Humas Provinsi Jambi Johansyah.

yang membuat kualitas udara tak sehat juga membuat dua perguruan tinggi di Jambi meliburkan perkuliahan. Libur itu terhitung sejak Jumat hingga Senin mendatang berdasarkan hasil keputusan rapat yang dilakukan oleh pihak kampus setempat.

Kualitas udara yang buruk juga mengganggu kesehatan warga. Tidak sedikit warga Jambi yang mengalami batuk-pilek akibat terpapar asap.

Kabut asap juga diduga menjadi penyebab seorang bocah di Jambi mengalami iritasi mata hingga harus dirawat intensif di rumah sakit selama beberapa hari. Seorang warga di Muaro Jambi meninggal karena mengalami sesak napas akibat sakit asma yang diperparah pekatnya kabut asap.
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 17 Oktober 2019 | 19:48:04

Bedah RUU KUHP FJPI dan UIR, Hak Perempuan Terlindungi

PEKANBARU - Seninar tentang Rancangan Undang-undang Kitab Hukum Pidana (KUHP) yang ditaja Forum Jurnalis Perempuan Indonesia  (FJPI) menggandeng Universitas Islam Riau (UIR), Kamis (17/10/2019) berjalan su
Kamis, 17 Oktober 2019 | 19:38:51

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 514/SY Wujudkan Lingkungan Asri di Gereja Kampung Karubate

PAPUA- Dalam rangka mewujudkan lingkungan yang asri dan sehat, personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 514/SY melaksanakan pembersihan bersama warga di Gereja GIDI Kampung Karubate, Distrik Muara, Kabupaten
Kamis, 17 Oktober 2019 | 19:35:39

Panglima TNI: Marwah dan Nama Baik NKRI Dipertaruhkan Dalam Pelantikan Presiden RI

JAKARTA- Marwah dan nama baik Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dipertaruhkan dalam pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI. Dengan demikian, seluruh komponen bangsa harus turut serta dalam menjamin k
Kamis, 17 Oktober 2019 | 17:36:59

Satgas TMMD ke-106 Kodim 0314/Inhil Tancap Gas Menyelesaikan Semua Program

RETEH - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)-106 yang diselenggarakan Kodim 0314/Inhil, di Desa Seberang Sanglar dan Desa Sanglar, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Satgas TMMD tancap g
 
Berita Lainnya
Kamis, 17 Oktober 2019 | 11:32:22

Pertama di Riau, SKK Migas Chevron Bersama UIR Bangun Migas Center

PEKANBARU- SKK Migas PT  Chevron Pacific Indonesia (CPI) dan Universitas Islam Riau (UIR) bekerja sama membangun Migas Center pertama di Riau. Migas Center yang berlokasi di Kampus Universitas Islam Riau (
 
Sabtu, 12 Oktober 2019 | 17:19:00

Adakan Program PKP Berbasis Zonasi 80 Guru SD di Meranti Ikuti Pelatihan

MERANTI - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepulauan Meranti, melaksanakan pelatihan guru program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) berbasis zonasi.Kegiatan dalam rangka meningkatka
 
Selasa, 8 Oktober 2019 | 21:56:34

Jajaki Peluang Kerjasama Bidang Pendidikan, Alfedri Sambangi Putera Sampoerna Foundation

SIAK - Usai menjadi narasumber dalam forum diskusi Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) di kawasan Cikini Jakarta Pusat bersama Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Nazir Foead, Bupati Siak Alfedri menyambangi
 
Jumat, 4 Oktober 2019 | 07:38:19

Selain Penegak Hukum, Agung Irawan Juga Seorang Dosen Di STIE Syariah Bengkalis

Bengkalis - Agung Irawan yang merupakan sosok yang dikenal sebagai penegak hukum tindak pidana korupsi khususnya diwilayah Kejaksaan Negeri Kabupaten Bengkalis ini, ternyata memiliki jiwa sebagai abdi pendidika
 
Rabu, 2 Oktober 2019 | 15:38:59

Bolos Sekolah, 48 Pelajar di Rembang Dirazia saat Nongkrong di Warung Kopi

Rembang - Sebanyak 48 pelajar SMP-SMA sederajat di Kabupaten Rembang terjaring razia petugas Satpol PP. Mereka kedapatan sedang asyik nongkrong di warung kopi ketika jam kegiatan belajar mengajar (KBM) mas
 
Rabu, 2 Oktober 2019 | 15:04:46

.Layak Dicontoh, Pemkab Brebes Larang Plastik di Kantin Sekolah

Brebes - Pemkab Brebes, Jawa Tengah melarang penggunaan plastik sebagai pembungkus makanan di lingkungan sekolah. Aturan ini diharapkan bisa mengurangi produksi sampah dari lingkungan sekolah.Larangan peng
 
Rabu, 2 Oktober 2019 | 11:10:38

Kelas SMPN 2 Plumbon Cirebon Ambruk, Dewan Pendidikan Soroti Bangunan Usia 10 Tahun

Cirebon - Dua ruangan kelas SMPN 2 Plumbon Kabupaten Cirebon ambruk saat kegiatan belajar mengajar (KBM). Akibatnya puluhan siswa dari dua kelas tersebut luka-luka.Belasan siswa dan dua guru sempat menjala
 
Rabu, 2 Oktober 2019 | 09:44:37

Pelajar Ikut Demo, Komnas PA: Ada Kelompok yang Mengeksploitasi Anak

Sukabumi - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menilai ada upaya terorganisasi, sistematis, terstruktur, dan masif terkait keterlibatan pelajar dalam beberapa rentetan aksi-aksi demonstrasi.Hal i
 
Selasa, 1 Oktober 2019 | 16:57:01

Dua Kelas SMPN 2 Plumbon Cirebon Ambruk, Puluhan Siswa Terluka

Cirebon - Dua ruang kelas SMPN 2 Plumbon di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ambruk. Akibatnya puluhan siswa yang tengah mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) terluka.Salah seorang guru SMPN 2 Plumbon Ii
 
Selasa, 1 Oktober 2019 | 11:50:56

Bukan Dikeluarkan Sekolah, 2 Siswa yang Ikut Demo Disebut Ditarik Ortu

Semarang - Dinas Pendidikan Jawa Tengah berkomentar soal dua siswa SMK di Purworejo yang dikeluarkan pasca ikut demo. Dinas meluruskan, jika siswa itu sebenarnya ditarik oleh orangtua masing-masing.Hal itu
 
Selasa, 1 Oktober 2019 | 10:00:31

Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Ciamis Titip Pesan untuk Pelajar

Ciamis - Pemkab Ciamis melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Taman Lokasana, Selasa (1/10/2019). Bupati Ciamis Herdiat Sunarya yang menjadi inspektur upacara memberikan pesan kepada p
 
Senin, 30 September 2019 | 13:45:50

Cegah Demo Pelajar, Ini Cara Polisi di Madiun

Madiun - Berbagai upaya dilakukan kepolisian dalam menciptakan suasana yang kondusif. Terutama mencegah para pelajar untuk mengadakan aksi unjuk rasa yang berpotensi terjadinya kekerasan.Polisi d
 
Senin, 30 September 2019 | 11:07:58

Berniat Ikut Demo, 2 Siswa di Purworejo Dikeluarkan dari Sekolah

Purworejo - Dua orang siswa di Purworejo, Jawa Tengah dikeluarkan pihak sekolah karena kedapatan berangkat ke aksi demontrasi mahasiswa di Magelang. Keduanya diamankan polisi dan terbukti membawa senjata t
 
Senin, 30 September 2019 | 10:23:16

Cegah Pelajar Ikutan Demo, Anggota Binmas Datangi Sekolah di Bandung

Kabupaten Bandung - Cegah pelajar ikutan demo, Anggota Binmas mendatangi sekolah-sekolah di Kabupaten Bandung, Senin (30/9/2019).Hal itu merupakan tindak lanjut dari imbauan dari Mendikbud Muhadjir Effendy
 
Sabtu, 28 September 2019 | 13:47:32

Anies: Hibah Awal PAUD Cair Rp 22 M, Guru Akan Diberi Rp 500 Ribu/Bulan

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan hibah awal untuk PAUD sudah cair sebesar Rp 22 miliar. Anies mengatakan tiap guru PAUD akan diberikan Rp 500 ribu per bulan."Kami insyaall
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top