Iklan pelantikan 45 Anggota DPRD Rohul
 
Jumat, 30 Agustus 2019 | 14:29:07

Keberadaan Riau Internasional College Dipertanyakan

Sebarkan:

PEKANBARU-Wisuda seperti yang kita tahu, erat kaitannya dengan prosesi sakral yang  dilewati mereka setelah lulus jenjang universitas.

 Untuk bisa mencapai wisuda itu sendiri, dibutuhkan proses yang tidak mudah. Selain perjalanan perkuliahan panjang menyita pikiran dan tenaga, ada juga proses pengerjaan skripsi atau tugas akhir dengan segala drama di dalamnya. Makanya, tidak heran kalau para orangtua di luar sana, akan bahagia bukan main kalau anak-anaknya bisa memakai toga di acara wisuda.

Sayangnya, istilah wisuda saat ini udah mulai bergeser setelah banyaknya lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menggunakan kata ini buat menyebut perpisahan anak didiknya. Tak lupa dengan toga lengkap, dandanan bak orang dewasa, serta prosesi memindahkan kuncir tali toga dari kiri ke kanan. 

Tidak hanya PAUD, tapi SD, SMP, dan SMA bahkan lembaga kursus sudah mengikuti trend ini. Hal ini pernah diprotes Kemenristek Dikti, karena dinilai tidak etis dan menghilangkan esensi dari wisuda.

 Riau Internasional College (RIC) salah satu  Lembaga Kursus dan pendidikan (LKP) yang melakukan wisuda dengan memakai toga. Bahkan lembaga yang dipimpin oleh Mardimin ini menyebut kata mahasiswa bagi para peserta didik saat melakukan wisuda.

Secara Perizinan, RIC memang lengkap sebagai Lembaga Kursus dan Pendidikan yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru dan Dinas Tenaga Kerja.

Hal tersebut terkonfirmasi dari Direktur RIC Mardimin saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp. Dia menjelaskan RIC mempunyai izin lengkap baik dari Dinas Pendidikan maupun dari Dinas Tenaga Kerja.

"Semua izin dikeluarkan sejak tahun 2011 hingga sekarang masih valid berlaku," katanya. "Izin LKP dari dinas pendidikan.
 Izin LPK dari Disnaker".

Bahkan sambungnya, sekarang status RIC Ter Akreditasi A dari BAN PAUD PNF.
Nomor NPSN Riau International College adalah K5665543

Terkait soal wisuda menggunakan toga, Mardimin justru balik bertanya. 

"Yang perlu saya jelaskan sekarang adalah permasalahan wisuda menggunakan toga, apakah ada aturan yang melarang lembaga kursus & pelatihan melaksanakan wisuda dengan menggunakan toga..?"

"Anak anak TK, MDA, PONPES dan bahkan beberapa sekolah SD, SMP, SMA/SMK juga melakukan hal yang sama dan tidak ada pihak pemerintah baik Dinas pendidikan maupun lainnya yang melarang,' katanya.

Menurut dia RIC telah melaksanakan kegiatan ini sejak 2011, dan setiap tahunnya pasti dihadiri oleh pihak dinas pendidikan serta tetap kami berikan toga.

Sementara penyebutan kata mahasiswa, menurut Mardimin berangkat dari filosofi pendidikan, dimana para peserta didik yang masuk ke RIC adalah para siswa lulusan SLTA maupun sekolah yang sederajat.

Untuk saat ini, kata dia, RIC setara dengan diploma 1 (D1) yang melakukan kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi. Artinya, penggunaan kata mahasiswa sejauh ini tidak melanggar aturan yang ada. 

"Selama belum ada aturan yang melarang, saya pikir kita [RIC] tidak ada melakukan pelanggaran. Penggunaan kata mahasiswa karena program yang sudah kita lakukan setara dengan diploma 1," jelas Mardimin.

Pengamat pendidikan Riau dari Dewan Pendidikan Riau Ir Fendri Jaswir merespon Mardimin. Menurut dia sebagai lembaga kursus dan pelatihan (LKP) yang mengeluarkan  izinnya memang dinas tenaga kerja dan dinas pendidikan. Sama dengan kursus jahit, memasak, montir dll.

Namun kata Fendri, LKP tidak boleh menyebut mahasiswa, tetapi peserta didik. Pengajarnya disebut pendidik dan tenaga kependidikan.

"Mahasiswa hanya untuk mereka yang mengikuti pendidikan di perguruan tinggi. Dalam UU tentang PT diatur tata pengggunaan atribut," jelas dia.

Jadi kalau ada Lembaga Kursus dan Pendidikan (LKP) yang menyebut peserta didik sebagai mahasiswa, itu bisa dikategorikan pembohongan publik. Masyarakat bisa saja melaporkan kepada Lembaga Konsumen.

Senada dengan itu Kabid Pendidkan Luar Sekolah Kota Pekanbaru,Erma mengatakan sejauh ini RIC masih berstatus Lemba Kursus dan Pendidikan (LKP). Namun jika mereka melakukan wisuda dengan memakai toga, berarti sudah sama  dengan perguruan tinggi yang telah telah terdaftar  di kementrian  Dikti.Ketika ditanya Apakah ini termasuk pelanggaran, Erma menjawab tidak mau menyebutkan terkait hal itu, namun yang ia ketahui bahwa RIC itu lembaga kursus dan Pendidikan, jelasnya singkat.

Riau Internasional College (RIC) melakukan kegiatan di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru. Saat ini jumlah peserta didik sebanyak 240 orang (jon)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 20 September 2019 | 19:39:02

Panglima TNI Resmikan Monumen Pesawat AS-202 Bravo LM - 2017

JAWA TENGAH-Panglima TNI, Marsekal TNI Dr. (H.C) Hadi Tjahjanto, S.I.P. meresmikan Monumen Pesawat AS-202 Bravo LM - 2017 di Universitas Sebelas Maret (UNS), Jl. Ir Sutami No. 36 A, Pucangsawit, Kec. Jebres, Ko
Jumat, 20 September 2019 | 19:35:17

Bakamla RI Bahas Kompleksitas Penegakan Hukum di Laut

JAKARTA- Kepala Bakamla RI Laksdya A. Taufiq R. membeberkan tentang Kompleksitas Penegakan Hukum di Laut, pada kegiatan diskusi terpumpun "Urgensi Perundingan Batas Maritim dan Peran Peta Batas Wilayah Maritim
Jumat, 20 September 2019 | 19:15:55

Etape Ke 2 Tour de Siak 2019, diraih Timnas Indonesia

SIAK - Etape kedua Tour de Siak dengan rute Siak - Sungai Apit - Siak sepanjang 80  kilometer berhasil diraih Pebalap Sepeda Tim Nasional Indonesia Reno Yudha Sansaka, Jumat (20 /9/2019). Sesuai Data
Jumat, 20 September 2019 | 19:05:18

Polresta Barelang Polda Kepri Berhasil Amankan 47 WNA di Duga Melakukan Penipuan dan Perasan.

BATAM Sebanyak 47 orang Warga Negara Asing asal Tiongkok dan Taiwan diamankan oleh Polresta Barelang, pelaku diduga telah melakukan praktek Penipuan dan Pemerasan terhadap Warga Negara Tiongkok yang berada di
 
Berita Lainnya
Jumat, 20 September 2019 | 11:34:44

Udara di Jambi Tak Sehat, Libur Sekolah dan Kuliah Diperpanjang Lagi

Jambi - Kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Jambi membuat kualitas udara masuk kategori tidak sehat hingga berbahaya. Buruknya kualitas udara akibat asap itu membuat Peme
 
Rabu, 18 September 2019 | 11:20:06

Kisah SDN Cilincing 07 Pagi yang Tercemari Asap Pembakaran Arang dan Aluminium

Tak hanya pelajar di Pekanbaru, Riau, yang harus berjuang melawan polusi udara saat belajar di sekolah. Siswa di SDN Cilincing 07 Pagi pun harus melakukan hal yang sama untuk bisa berkonsentrasi mener
 
Rabu, 18 September 2019 | 09:39:01

Tewaskan Seorang Pelajar, 5 Pelaku Tawuran di Cilandak Ditangkap Polisi

Jakarta - Polisi menangkap lima orang pelaku tawuran di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Tawuran itu mengakibatkan seorang pelajar, Fikri Abdar (17) tewas.Tawuran itu terjadi pada Sabtu (14/9) sekitar pu
 
Selasa, 17 September 2019 | 16:06:40

SDN Jatimulya 09 Bekasi Sudah Terima Meja, tapi Belum Bisa Digunakan

Bekasi - SDN Jatimulya 09 Bekasi sudah menerima ratusan meja untuk kegiatan belajar-mengajar. Akan tetapi, meja-meja itu belum bisa digunakan sejak dikirim 2 minggu lalu.Kabid Sekolah Dasar Dinas Pendidika
 
Selasa, 17 September 2019 | 15:45:17

SMA N 3 Huruna Rusak Parah, Pihak Sekolah Berharap Perhatian Pemerintah

Jakarta - Kondisi SMA N 3 Huruna di Nias, Sumatera Utara, reyot dan becek. Komite sekolah berharap pemerintah segera membantu membangun gedung ini supaya menjadi layak sebagai tempat belajar dan menga
 
Selasa, 17 September 2019 | 15:36:56

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Laksanakan TTG

Bengkalis - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI kembali laksanakan Teknologi Tepat Guna (TTG) ke 21 tahun Tingkat Nasional tahun 2019. Untuk tahun ini, Provinsi Bengkulu ditunjuk
 
Selasa, 17 September 2019 | 12:00:30

Bocah SD di Bogor Diduga Dianiaya Guru Olahraga di Sekolah

Bogor - Seorang bocah Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bogor diduga mengalami penganiayaan oleh guru olahraga di sekolahnya. Bocah laki-laki berusia 9 tahun itu diduga dicubit hingga memar oleh gurunya.Kasu
 
Selasa, 17 September 2019 | 11:19:40

Kabut Asap, Waktu Belajar TK hingga SMA di Palembang Dikurangi 2 Jam

Palembang - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti Kota Palembang pada pagi dan sore hari. Kini, jam belajar semua sekolah dimundurkan oleh Dinas Pendidikan."Untuk kab
 
Senin, 16 September 2019 | 16:50:36

Meja Kursi Bekas Didatangkan ke SDN Pekayon Jaya 3 usai 2 Tahun Siswa Belajar Lesehan

  Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat akhirnya mendatangkan peralatan belajar mengajar ke SDN Pekayon Jaya 3 di Kecamatan Bekasi Selatan. Ratusan siswa di sekolah ini sebelumnya belajar di lantai sejak
 
Senin, 16 September 2019 | 13:54:25

Sekolah Tak Punya Lapangan, Siswa Upacara Bendera di Kebun Bambu

Bandung - Jarum jam menunjukkan tepat pukul 07.00 WIB. Bel sekolah pun berbunyi tanda siswa SDN Tanjung Biru, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, harus segera masuk ke kelasnya.Karena hari Senin, usai m
 
Senin, 16 September 2019 | 10:38:37

Sekolah Dekat TPA Makassar Diliburkan karena Asap Masih Ngebul

Makassar - Akibat terpapar asap kebakaran TPA sampah Tamangapa, Makassar, Sulsel, sejumlah sekolah di sekitar TPA sampah meliburkan siswanya. Asap bekas kebakaran masih ngebul dan membahayakan para siswa.S
 
Senin, 16 September 2019 | 09:09:35

Kabut Asap Makin Tebal, Orangtua Murid di Kapuas Hulu Minta Sekolah Diliburkan

Sejumlah orangtua murid di Kota Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar) mendesak agar pemerintah daerah melalui dinas pendidikan setempat mengambil kebijakan meliburkan sekolah di wilayah t
 
Jumat, 13 September 2019 | 15:31:07

Siswi SMP Ini Didorong Temannya dari Tangga Hingga Tak Bisa Sekolah

Mojokerto - Selama sepekan terakhir, Annisa Fitri (13) tidak bisa berangkat ke sekolah. Siswi kelas VII SMPN 2 Sooko, Kabupaten Mojokerto ini cedera pada pergelangan kaki kanannya akibat terjatuh
 
Jumat, 13 September 2019 | 13:23:37

Buruan Daftar, Platinum Waterpark Buka Sekolah Renang

ROKANHILIR - Kabar gembira, selain wahana mandi keluarga dan bersantai ria, Platinum Waterpark Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir kini membuka sekolah renang. Muhammad Harris, selaku Man
 
Jumat, 13 September 2019 | 12:30:25

Bangunan SD di Sumedang Ini Dikepung Galian Proyek Tol Cisumdawu

Sumedang - Debu dan suara bising alat berat mengganggu kegiatan belajar mengajar siswa SDN Cijolang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang.Sisi kiri, kanan dan belakang sekolah ini sudah tergerus pemba
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Pelantikan DPRD
 
Top