Terverifikasi Dewan Pers
 
Kamis, 11 Juli 2019 | 15:44:56
Pendidikan

Meski Dilarang, SMA di Brebes Ada yang Pungut Sumbangan

Sebarkan:
Detik.com
BREBES - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang pembiayaan layanan penyelenggaraan pendidikan pada satuan pendidikan menengah dan khusus. Dalam SE bernomor 422.7/10751 tersebut, Disdikbud Jawa Tengah melarang setiap SMA Negeri maupun swasta yang berada di Jawa Tengah untuk tidak melakukan pungutan sumbangan dari orang tua atau menundanya sampai diterbitkannya kebijakan lebih lanjut.

Namun ada sekolah di Kabupaten Brebes yang memungut sumbangan pada siswa baru. Para siswa baru SMA Negeri 1 Brebes diminta membayar uang sumbangan pengembangan sebesar Rp 3 juta. Uang tersebut tidak termasuk termasuk biaya seragam sekolah dan lainnya.

Meski ada larangan seperti yang tertuang dalama surat edaran, SMA Negeri 1 Brebes tetap memungut sumbangan dari orang tua murid. Orang tua yang anaknya diterima sebagai siswa baru wajib melakukan daftar ulang sekaligus membayar uang gedung dengan total sekitar Rp 5 juta.

"Tadi sudah bayar daftar ulang sekalian uang gedung. Totalnya sekitar Rp 5 juta," kata orang tua calon siswa yang enggan disebutkan namanya, usai membayar di sekolah tersebut Kamis (11/7/2019) siang.

Uang tersebut meliputi uang daftar ulang sebesar Rp 1.925 juta dan uang sumbangan pengembangab Rp 3 juta. Besaran uang gedung berdasarkan rapat Komite Sekolah dengan orang tua calon siswa yang dilakukan Rabu (10/7/2019) kemarin.

Uang daftar ulang Rp 1,925 juta itu sendiri terdiri dari iuran komite sekolah Rp 80 ribu, iuran kegiatan kesiswaan dan ekstrakurikuler Rp 600 ribu, Popda Rp 30 ribu, perkemahan Ranca Bakti Rp 100 ribu, kartu pelajar Rp 15 ribu, kartu perpustakaan Rp 10 ribu.

Kemudian, seragam OSIS Rp 200 ribu, seragam khas SMAN 1 Rp 270 ribu, seragam pramuka Rp 230 ribu, atribut Rp 250 ribu, seragam olahraga Rp 140 ribu. Rincian tersebut untuk calon siswa baru putri. Sedangkan untuk calon siswa baru putra totalnya Rp 1.835 juta.

Pada kesempatan yang sama, seorang wali murid berinisial AN mengatakan, sebelum menentukan jumlah uang sumbangan, dirinya diundang rapat Komite Sekolah yang di dalamnya membahas besaran sumbangan pengembangan untuk uang gedung SMA Negeri 1 Brebes. Dalam rapat tersebut, disepakati besarannya Rp 3 juta.

"Iya ada uang gedung Rp 3 juta. Kalau keberatan sih iya tapi mau gimana lagi, itu sudah umum. Sekolah lain juga begitu. Tapi tadi saya baru daftar ulang saja, belum bayar uang gedungnya. Uang gedung nanti saja diangsur biar tidak memberatkan," katanya.

Ia menambahkan, uang gedung tersebut boleh dicicil tiga kali selama satu semester. Rencananya ia akan mulai membayar uang gedung dengan mencicil setelah proses belajar mengajar sudah berjalan.

"Ya nanti mungkin tiga kali cicil lah, Rp 1 jutaan. Karena kalau bayar langsung Rp 3 juta, saya tidak mampu," imbuhnya.

Ketua Panitia Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Negeri 1 Brebes, Leksito Rini saat dikonfirmasi mengatakan, besaran uang gedung ditentukan rapat yang dilakukan oleh Komite Sekolah dengan para orang tua calon siswa. Sehingga hal itu di luar kewenangan pihak sekolah.

"Iya kemarin sudah ada rapat Komite membahas uang gedung. Tapi itu kan Komite bukan sekolah yang menangani. Sekolah lain juga sudah banyak yang dirapatkan," katanya.

Saat ditanya soal surat edaran dari Dindiknas Provinsi Jawa Tengah, Leksito Rini mengaku belum mengetahui adanya surat larangan tersebut. Dirinya tahu setelah diberitahu oleh awak media.

Saat ditanya terkait adanya Surat Edaran Disdikbud Jateng yang melarang adanya pungutan apapun, Rini mengaku belum menerimanya.

"Kalau edaran dari Disdikbud Jateng kami belum terima. Baro tahu hari ini dari wartawan," kilahnya.

Meski besaran sumbangan telah dipatok Rp.3 juta, sumbangan uang gedung itu sifatnya fleksibel. Jika orang tua siswa tidak mampu karena dari keluarga miskin, bisa dibebaskan dengan cara mengurus administrasi dengan menyerahkan surat keterangan tidak mampu.

Sementara itu, di beberapa SMA negeri lain, hingga Kamis belum ada pembahasan soal jumlah uang sumbangan. Di SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 3 Brebes misalnya, belum ada rapat Komite Sekolah yang membahas besaran pungutan atau sumbangan uang gedung.

Seperti yang disampaikan Fidiarto, Wakil Kepala SMA Negeri 2 Brebes Bidang Sarana dan Prasarana. SMA Negeri 2 belum membahas soal dana sumbangan karena adanya surat edaran dari Disdikbud Jateng. Surat berisi larangan adanya pungutan dalam bentuk apapun sudah diterima sejak pekan lalu. Dengan adanya surat ini, Komite Sekolah sampai saat ini juga belum melakukan rapat dengan orang tua calon siswa.

"Sudah terima surat edaran itu seminggu lalu. Makanya kami belum ada rapat membahas uang gedung. Karena memang dilarang sampai ada kebijakan lebih lanjut," kata Fidiarto.

Namun, katanya, jika nanti larangan adanya pungutan tersebut sudah dicabut, pihak sekolah melalui komite akan langsung mengundang orang tua untuk membahas besaran uang gedung. Mereka akan dikumpulkan untuk membahas besaran uang gedung.

Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Brebes, Eko Priono mengatakan, surat edaran dari Disdikbud Jateng terkait larangan adanya pungutan bagi siawa baru, sudah didistribusikan ke kepala sekolah. Disebutkan jika ada SMA negeri yeng memungut, sekolah tersebut harus mengembalikannya.

Terkait pungutan uang gedung di SMA Negeri 1 Brebes yang sudah terjadi, Eko mengaku telah mengkonfirmasi ke pihak kepala sekolah. Dari keterangannya, pihak sekolah pun siap untuk mengembalikan uang gedung yang sudah dibayarkan.

"Saya sudah konfirmasi, itu baru titip. Karena sudah ditentukan maka ada yang sudah bayar, ada yang titip. Tapi kan belum diperbolehkan, makanya sekolah juga siap mengembalikan. Yang jadi masalah adalah mencari alamat siswanya untuk mengembalikan," katanya.


Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 20 Juli 2019 | 16:17:44

Lolos, Kevin Marcus Jumpa Hendra Ahsan di Final Indonesia Open

JAKARTA - All Indonesian Final terwujud di nomor ganda putra Indonesia Open 2019, usai kemenangan sang juara bertahan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.Pada laga semifinal Kevin/Marcus berhadapan
Sabtu, 20 Juli 2019 | 16:11:41

PWI Riau Gelar Orientasi dan Ujian Masuk Calon Anggota Tahun 2019

PEKANBARU - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau menggelar Orientasi dan Ujian Masuk calon anggota baru tahun 2019, Sabtu (20/07/2019).Pada kegiatan yang di ikuti 110 peserta yang terdiri dari warta
Sabtu, 20 Juli 2019 | 15:56:44

Manfaat Jitu Minyak Almond untuk Kulit

JAKARTA  Almond dikenal dengan banyak manfaat baiknya, baik untuk kesehatan, maupun kecantikan. Menurut para dokter, almond dapat menyehatkan jantung, sarat dengan lemak tak jenuh tunggal, dan antiok
Sabtu, 20 Juli 2019 | 15:47:07

3 Langkah Mendapatkan Kulit Wajah Cerah Merona

JAKARTA - Meliliki wajah cerah merona bak perempuan Korea menjadi tren kecantikan saat ini. Kulit merona membuat penampilan terlihat lebih segar dan natural. Untuk mendapatkan tampilan ini, kamu tida
 
Berita Lainnya
Sabtu, 20 Juli 2019 | 15:31:59

Le Minerale Dukung ASEAN Schools Games 2019 di Semarang

JAKARTA Le Minerale, sebagai salah satu produk air mineral terdepan di Indonesia memberikan dukungan menjadi Official Mineral Water Partner pada pesta olahraga tahunan bergengsi bagi para pelajar se-Asi
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:51:11

Brama, Alat Peraga Braille Matematika Karya Mahasiswa UMK

KUDUS - Mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) Jawa Tengah membuat alat peraga belajar angka untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) braille. Alat peraga ini dinamakan Braille Mathematics (Brama).
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 16:53:15

Sumbangan Mengalir ke Ortu yang Tak Sanggup Bayar UKT di UIN Pekanbaru

PEKANBARU - M Zuhri Pulungan (52) menangis saat tak mampu membayar uang kuliah tunggal (UKT) putrinya di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Pekanbaru, Riau. Usai videonya viral, kini sej
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 16:48:33

Kabut Asap Karhutla Sampai Palangka Raya, Siswa Diminta Pakai Masker

Palangkaraya - Kabut asap mulai menyelimuti Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Dinas Pendidikan setempat meminta para siswa untuk menggunakan masker agar tak mengganggu kesehatan."Meski kabut asa
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 15:58:48

Viral Ortu Calon Mahasiswa UIN Pekanbaru Nangis Gegara UKT Rp 4 Juta

JAKARTA - Video orang tua calon mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Pekanbaru, Riau menangis viral di media sosial. Orang tua itu mengajak anaknya pulang karena di
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 15:46:54

Cerita Dosen yang Kaget Lihat Skripsi Mahasiswa ITS Setebal 3.045 Halaman

SURABAYA - Skripsi setebal 3.045 halaman milik mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya tengah mencuri perhatian. Namun sebelum itu, skripsi tersebut juga sempat mengagetkan sang dosen pem
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 16:47:12

Setelah ITB, Unej Bertekad Jadi Pusat Kajian Teori Graph

JAKARTA - Universitas Jember bertekad menjadi pusat kajian Teori Graph di Indonesia, membalap Institut Teknologi Bandung (ITB). Tekad ini disampaikan langsung oleh Prof. Slamin, guru besar Fakultas Ilmu Komp
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 16:37:27

Booming Teknologi Informasi, Kenali Teori Graph yang Miliki Peran Penting

JAKARTA - Kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi tengah menjadi booming. Di balik derasnya kemajuan tersebut, terdapat Teori Graph yang memiliki peran sangat penting. Teori Graph memiliki peran yang s
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 14:28:21

Setelah Siswa, Kini Guru Juga Kena Sistem Zonasi

PONOGORO - Setelah heboh Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi, kini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan meminta daerah untuk menerapkan program redistri
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 13:54:41

Semburan Lumpur Bikin SD di Sidoarjo Ini Tak Dapat Siswa Baru

SIDOARJO - Bencana lumpur Sidoarjo yang sudah menyembur sejak 13 tahun lalu membuat banyak warga di Kecamatan Porong meninggalkan kampung halaman. Karena semakin banyak warga pindah, sebuah SD N
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 13:47:18

Program Beasiswa Unggulan Kemendikbud Dibuka, Simak Cara Daftarnya

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka pendaftaran untuk program Beasiswa Unggulan yang dimulai pada tanggal 17 Juli 2019 hingga 9 Agustus 2019. Beasiswa ini dibagi menjadi
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 10:55:43

SMP Labschool Jakarta Juara Lomba Tari Tradisional di Paris

JAKARTA - Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Indonesia. SMP Labschool Jakarta yang beralamat di Rawamangun, Jakarta Timur, berjaya di lomba tari tradisional di Paris.SMP Labschool J
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 09:35:42

Limbah Plastik Bisa untuk Campuran Aspal, Sedang Diteliti Mahasiswa ITS

SURABAYA - Penggunaan limbah plastik sebagai bahan substitusi dan aditif dalam campuran aspal menjadi hal positif di tengah perkembangan infrastruktur saat ini. Berlatar hal tersebut, mahasiswa Institut T
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 09:29:16

Menengok Pondok Pesantren Anak Broken Home di Bandung Barat

Bandung Barat - Lantunan surat Al Mulk terdengar dari mulut Rafi Alghiffari (15). Ia membaca surat 30 ayat itu dengan lantang, meski hanya mengandalkan ingatannya.Di sebelahnya duduk seorang ust
 
Rabu, 17 Juli 2019 | 14:33:53

Dukung TMMD Ke 105 Kodim 0313/KPR, Babinsa Koramil 11 Tambusai Laksanakan MPLSB

ROKAN HULU - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 11 Tambusai  melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yang berada di Wilayah Koramil 11 Tambusai.Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top