Terverifikasi Dewan Pers
 
Kamis, 11 Juli 2019 | 09:03:52
Kampus

Mahasiswa ITS Rancang Alat Pembersih Sampah Otomatis di Sungai

Sebarkan:
Istimewa
Seperangkat ARISTER
SURABAYA - Sampah di sungai yang dibiarkan berlebih dan menumpuk akan menyebabkan beragam masalah. Menanggapi hal itu, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang tergabung dalam Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merancang sebuah inovasi.

PKM membuat Automatic River Solid Waste Scrapper (ARISTER) berbasis Internet of Things (IoT). Inovasi tersebut diyakini bisa membantu mengatasi penumpukan sampah di sungai dengan lebih mudah.

Tim tersebut terdiri dari Agung Trio Prapanca, Narumi Dwi Ramadhanti, M Farhan Rais dan Adlian Falah. Mereka berinovasi di bawah bimbingan dosen Ari Kurniawan Saputra ST MT dan Ir
Josaphat Pramudjianto MEng.

Keempat mahasiswa dari Departemen Teknik Mesin ITS itu mendapat inspirasi dari banyaknya kasus pencemaran sungai oleh limbah padat di seluruh Indonesia. "Kalau pencemaran tersebut dibiarkan terus, dapat berdampak buruk bagi lingkungan dan penduduk sekitar," ujar Narumi dalam siaran pers yang diterima detikcom melalui Humas ITS, Kamis (11/7/2019).

Narumi membeberkan, sebesar 54 persen dari 82 sungai besar di Indonesia terindikasi tercemar berat. Disinyalir limbah padat yang mencemari sungai tersebut berasal dari rumah tangga maupun limbah industri.

Akibatnya daya dukung sungai untuk menampung air hujan dan mengalirkannya ke laut mengalami penurunan. "Hal ini yang menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir," paparnya.

Dalam menghadirkan solusi untuk masalah tersebut, Tim PKM enggan menggunakan cara konvensional yang dirasa masih belum efektif. Sehingga, Narumi dan kawan-kawan menginovasikan teknologi pembersih sungai yang telah diterapkan di Pelabuhan Baltimore, Amerika Serikat.

Dengan mengevaluasi kekurangan Mr Trash Wheel (alat yang digunakan di Baltimore tadi) dan menyesuaikan kondisi sungai Indonesia, lahirlah produk ARISTER ini. "Jadi ARISTER kami ialah pengambil sampah otomatis yang sudah terintegrasi IoT," jelasnya.

Alat ini dipasang di sekitar tepian sungai. Ketika sensor ultrasonik mendeteksi keberadaan sampah, sinyal listrik akan terkirim ke arduino (senarai perangkat pengendali untuk memudahkan penggunaan elektronik,). Setelah itu, arduino akan menggerakkan aktuator yang berupa motor DC sebagai penggerak alat pengambil sampah. Sampah yang telah diambil diletakkan ke dalam reservoir (wadah).

Nantinya, volume sampah pada reservoir dikontrol menggunakan sensor ultrasonik yang dipasang di beberapa titik pada bak reservoir. Kemudian dipantau secara real time monitoring menggunakan aplikasi, dan pada akhirnya dapat dikirimkan notifikasi kepada operator melalui surat elektronik (surel).

"Setelah itu operator dapat mengambil sampah di reservoir jika tiba saatnya," tambah Narumi.

Narumi dan kawan-kawan berharap ARISTER diaplikasikan di sungai-sungai di Indonesia. Khususnya sungai di Surabaya. Selain itu, Narumi berharap akan terjadi pengurangan penumpukan sampah di bagian hilir sungai nantinya.

"Sehingga salah satu penyebab utama banjir pun diharapkan dapat teratasi," pungkasnya.


Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 20 Juli 2019 | 16:17:44

Lolos, Kevin Marcus Jumpa Hendra Ahsan di Final Indonesia Open

JAKARTA - All Indonesian Final terwujud di nomor ganda putra Indonesia Open 2019, usai kemenangan sang juara bertahan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.Pada laga semifinal Kevin/Marcus berhadapan
Sabtu, 20 Juli 2019 | 16:11:41

PWI Riau Gelar Orientasi dan Ujian Masuk Calon Anggota Tahun 2019

PEKANBARU - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau menggelar Orientasi dan Ujian Masuk calon anggota baru tahun 2019, Sabtu (20/07/2019).Pada kegiatan yang di ikuti 110 peserta yang terdiri dari warta
Sabtu, 20 Juli 2019 | 15:56:44

Manfaat Jitu Minyak Almond untuk Kulit

JAKARTA  Almond dikenal dengan banyak manfaat baiknya, baik untuk kesehatan, maupun kecantikan. Menurut para dokter, almond dapat menyehatkan jantung, sarat dengan lemak tak jenuh tunggal, dan antiok
Sabtu, 20 Juli 2019 | 15:47:07

3 Langkah Mendapatkan Kulit Wajah Cerah Merona

JAKARTA - Meliliki wajah cerah merona bak perempuan Korea menjadi tren kecantikan saat ini. Kulit merona membuat penampilan terlihat lebih segar dan natural. Untuk mendapatkan tampilan ini, kamu tida
 
Berita Lainnya
Sabtu, 20 Juli 2019 | 15:31:59

Le Minerale Dukung ASEAN Schools Games 2019 di Semarang

JAKARTA Le Minerale, sebagai salah satu produk air mineral terdepan di Indonesia memberikan dukungan menjadi Official Mineral Water Partner pada pesta olahraga tahunan bergengsi bagi para pelajar se-Asi
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:51:11

Brama, Alat Peraga Braille Matematika Karya Mahasiswa UMK

KUDUS - Mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) Jawa Tengah membuat alat peraga belajar angka untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) braille. Alat peraga ini dinamakan Braille Mathematics (Brama).
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 16:53:15

Sumbangan Mengalir ke Ortu yang Tak Sanggup Bayar UKT di UIN Pekanbaru

PEKANBARU - M Zuhri Pulungan (52) menangis saat tak mampu membayar uang kuliah tunggal (UKT) putrinya di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Pekanbaru, Riau. Usai videonya viral, kini sej
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 16:48:33

Kabut Asap Karhutla Sampai Palangka Raya, Siswa Diminta Pakai Masker

Palangkaraya - Kabut asap mulai menyelimuti Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Dinas Pendidikan setempat meminta para siswa untuk menggunakan masker agar tak mengganggu kesehatan."Meski kabut asa
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 15:58:48

Viral Ortu Calon Mahasiswa UIN Pekanbaru Nangis Gegara UKT Rp 4 Juta

JAKARTA - Video orang tua calon mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Pekanbaru, Riau menangis viral di media sosial. Orang tua itu mengajak anaknya pulang karena di
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 15:46:54

Cerita Dosen yang Kaget Lihat Skripsi Mahasiswa ITS Setebal 3.045 Halaman

SURABAYA - Skripsi setebal 3.045 halaman milik mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya tengah mencuri perhatian. Namun sebelum itu, skripsi tersebut juga sempat mengagetkan sang dosen pem
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 16:47:12

Setelah ITB, Unej Bertekad Jadi Pusat Kajian Teori Graph

JAKARTA - Universitas Jember bertekad menjadi pusat kajian Teori Graph di Indonesia, membalap Institut Teknologi Bandung (ITB). Tekad ini disampaikan langsung oleh Prof. Slamin, guru besar Fakultas Ilmu Komp
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 16:37:27

Booming Teknologi Informasi, Kenali Teori Graph yang Miliki Peran Penting

JAKARTA - Kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi tengah menjadi booming. Di balik derasnya kemajuan tersebut, terdapat Teori Graph yang memiliki peran sangat penting. Teori Graph memiliki peran yang s
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 14:28:21

Setelah Siswa, Kini Guru Juga Kena Sistem Zonasi

PONOGORO - Setelah heboh Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi, kini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan meminta daerah untuk menerapkan program redistri
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 13:54:41

Semburan Lumpur Bikin SD di Sidoarjo Ini Tak Dapat Siswa Baru

SIDOARJO - Bencana lumpur Sidoarjo yang sudah menyembur sejak 13 tahun lalu membuat banyak warga di Kecamatan Porong meninggalkan kampung halaman. Karena semakin banyak warga pindah, sebuah SD N
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 13:47:18

Program Beasiswa Unggulan Kemendikbud Dibuka, Simak Cara Daftarnya

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka pendaftaran untuk program Beasiswa Unggulan yang dimulai pada tanggal 17 Juli 2019 hingga 9 Agustus 2019. Beasiswa ini dibagi menjadi
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 10:55:43

SMP Labschool Jakarta Juara Lomba Tari Tradisional di Paris

JAKARTA - Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Indonesia. SMP Labschool Jakarta yang beralamat di Rawamangun, Jakarta Timur, berjaya di lomba tari tradisional di Paris.SMP Labschool J
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 09:35:42

Limbah Plastik Bisa untuk Campuran Aspal, Sedang Diteliti Mahasiswa ITS

SURABAYA - Penggunaan limbah plastik sebagai bahan substitusi dan aditif dalam campuran aspal menjadi hal positif di tengah perkembangan infrastruktur saat ini. Berlatar hal tersebut, mahasiswa Institut T
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 09:29:16

Menengok Pondok Pesantren Anak Broken Home di Bandung Barat

Bandung Barat - Lantunan surat Al Mulk terdengar dari mulut Rafi Alghiffari (15). Ia membaca surat 30 ayat itu dengan lantang, meski hanya mengandalkan ingatannya.Di sebelahnya duduk seorang ust
 
Rabu, 17 Juli 2019 | 14:33:53

Dukung TMMD Ke 105 Kodim 0313/KPR, Babinsa Koramil 11 Tambusai Laksanakan MPLSB

ROKAN HULU - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 11 Tambusai  melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yang berada di Wilayah Koramil 11 Tambusai.Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top