Terverifikasi Dewan Pers
 
Kamis, 9 Mei 2019 | 08:58:42
Kampus

Pendingin Ikan Tenaga Surya Antar Mahasiswa ITS Jadi Jawara se-ASEAN

Sebarkan:
Alat ini diaplikasikan langsung dengan para nelayan (Foto: Humas ITS)
SURABAYA - Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali meraih kesuksesan di tingkat Asia Tenggara. Membawakan konsep pendingin penyimpanan ikan tenaga surya untuk para nelayan, tim mahasiswa ITS meraih juara pertama dalam Design Competition for Industrial System and Environment 2019 (Descomfirst 2019) pada 4-5 Mei lalu.

Adalah Reza Aulia Akbar, Edrian Hamijaya dan Dito Abrar, tiga mahasiswa Departemen Teknik Industri ITS yang sukses mengharumkan nama almamater di tingkat Asia Tenggara. Menamakan timnya Red Team, konsep inovatif yang dibawakannya berhasil mengungguli 15 tim finalis dari perguruan tinggi lain di Asia Tenggara.

Bertemakan Innovation of Industrial Food Equipment in Small Medium Enterprises Considering Environmental Sustainability, Red Team memilih nelayan sebagai sasaran produk inovatifnya dalam kompetisi ini. Ketua Red Team, Reza Aulia Akbar menyampaikan bahwa konsep timnya ini dilatarbelakangi oleh besarnya potensi Indonesia dengan garis pesisir pantai dan jumlah nelayannya.

Sehingga produksi ikan Indonesia sangat tinggi nilainya. Hanya saja, penyimpanan logistik ikan dengan pendingin konvensional yang marak digunakan masih memiliki banyak kekurangan. Es batu yang digunakan sebagai sumber pendingin seringkali menambah biaya tersendiri bagi nelayan, sehingga dinilai kurang ekonomis.

"Selain itu, es batu yang digunakan juga dapat menurunkan kualitas ikan yang ditangkap, sehingga menjadi kurang segar," ungkap mahasiswa yang akrab disapa Reza ini dalam siaran pers yang diterima detikcom, Kamis (9/5/2019).

Mengatasi hal tersebut, imbuh Reza, maka dibuatlah sebuah produk yang diberi nama Eco Storage Portable (ES-PORT). Yakni merupakan sebuah produk pendingin sebagai tempat penyimpanan ikan tangkapan nelayan pengganti es batu. Menggunakan sistem termo elektrik yang dilengkapi dengan panel surya, ES-PORT menjadi solusi inovatif masalah penyimpanan ikan nelayan.

"Salah satu energi besar di lautan adalah energi surya, sehingga sangat tepat jika dimanfaatkan sebagai sumber energi ramah lingkungan," lanjut pemuda kelahiran 1997 ini.

Selain itu, pemanfaatan limbah high density polyethylene (HDPE) yang terkenal sulit diolah sebagai body ES-PORT menjadi nilai tambah keramahan pada lingkungan. Diolah sedemikian rupa, Red Team berhasil menjadikan limbah HDPE ini aman untuk dijadikan penyimpanan ikan. Dengan semua keunggulan ini, Reza mengaku bahwa timnya sampai mendesain ulang prototype ini hingga tiga kali.

"Kami mendesain ini tidak hanya sekali desain kemudian jadi, tapi sampai tiga kali redesign agar dapat mewakili kebutuhan nelayan," tambah mahasiswa angkatan 2016 ini.

Disampaikan kembali oleh Reza, ES-PORT yang diangkat oleh Red Team ini memiliki beberapa keunggulan yang tidak dimiliki tim lain. Keunggulan itu meliputi tiga aspek, yakni full proposal dengan data lengkap, presentasi yang menarik dan terstruktur, serta prototype yang telah dilakukan pengujian secara langsung di pesisir pantai Kenjeran Surabaya.

Untuk mengujinya, Red Team pun ikut serta melaut bersama nelayan, sehingga data pasti dan kualitas ikan di dalam ES-PORT juga terdeteksi secara nyata.

Tak hanya di depan juri, produk yang dibimbing oleh Dr Adhitya Sudiarno ST MT dari Departemen Teknik Industri ini juga menyabet kategori Favorit Winner. Perebutan pemenang kategori ini diambil berdasar hasil voting yang dilakukan di media sosial Instagram dan Presentasi Expo kepada masyarakat di Transmart, Surakarta, Minggu (5/5). Dibawakan dengan menarik, ES-PORT yang dibawa Red Team pun menduduki peringkat pertama dalam voting Expo dan peringkat kedua dalam voting Instagram.

"Dengan ini, kami juga mendapat hati masyarakat yang membuktikan bahwa produk kami (Red Team) memang sangat dibutuhkan saat ini," tutur mahasiswa yang hobi membaca ini.

Berkat inovasi yang sangat bermanfaat bagi nelayan ini, Red Team mengungguli seluruh finalis dan menyabet juara pertama dalam Decomfirst 2019 yang dihelat oleh Universitas Negeri Surakarta (UNS). Berskala Asia Tenggara, Red Team berhasil mengunggulka nama ITS serta mengharumkan nama Indonesia dalam bidang peneilitian berbasis pengabdian masyarakat.

"Kami tidak akan berhenti, pengembangan dan penelitian lebih lanjut akan terus dilaksanakan agar menghasilkan produk yang jauh lebih sempurna," pungkas mahasiswa asal Yogyakarta ini.



Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:43:59

Babinsa Koramil 02/TP Bersama Warga Melaksanakan Karya Bhakti Semenisasi Jalan

TANAH PUTIH- Babinsa Koramil/02 Tanah Putih (TP), Kabupaten Rohil Riau, melaksanakan Gotong Royong Karya Bhakti semenisasi Jalan Teguh, RT 001/RW 001 Kelurahan Cempedak Rahuk, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten R
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:36:33

BPN Sebut Massa Demo Ricuh Bukan Pendukung Prabowo-Sandiaga

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebut massa aksi demo ricuh 22 Mei bukanlah dari pendukungnya. BPN menilai massa merupakan masyarakat umum."Saya kira itu masyara
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:33:17

Pasca Demo Mahasiswa, Aktifitas di Kantor DPRD Provinsi Riau Berjalan Normal

PEKANBARU- Pasca aksi demonstrasi ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang terdiri beberapa perguruan tinggi di Pekanbaru, selasa sore (21/5). Hari ini, aktifitas di kantor DP
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:26:13

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia Contoh Demokrasi

Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Joko Widodo dan rakyat Indonesia atas suksesnya pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) tahun 2019. Dal
 
Berita Lainnya
Rabu, 22 Mei 2019 | 14:39:41

Mendorong Pengembangan Riset dan Inovasi Teknologi Tembakau

JAKARTA - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) bersama PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU), terkait penguatan i
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 09:18:34

Kesan, Aplikasi Islami Memudahkan Santri untuk Belajar

CIREBON - Kini aplikasi yang memudahkan masyarakat untuk belajar mengaji dan pengingat untuk beribadah resmi diluncurkan. Nama aplikasinya Kedaulatan Santri (Kesan).Aplikasi 'Kesan'
 
Senin, 20 Mei 2019 | 16:26:19

Mahasiswa Tuban Tolak Gerakan Pemecah Belah Bangsa

TUBAN - Ratusan mahasiswa Tuban turun ke jalan. Mereka mendatangi KPU Tuban dan menolak gerakan pemecah belah anak bangsa. Mereka menolak tegas people power atau aksi kedaulatan rakyat pada 22 Mei.Para ak
 
Senin, 20 Mei 2019 | 15:39:48

UI Buka Lowongan Jadi Dosen Tetap, Cek Syaratnya di Sini

JAKARTA - Universitas Indonesia (UI) saat ini membuka lowongan menjadi dosen tetap. Penerimaan calon dosen tetap ini dibuka untuk 12 posisi jabatan. Jadwal pendaftaran online dibuka hingga 24 Mei dan peng
 
Jumat, 17 Mei 2019 | 22:52:15

Merasa Tak Dihargai, HMI Cabang Tembilahan Peringatkan Pemkab Inhil

TEMBILAHAN - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tembilahan merasa tidak dihargai oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil)  karena hanya mengutus Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tembilahan Kota se
 
Rabu, 15 Mei 2019 | 11:46:09

UTBK Gelombang II Diikuti 597 Ribu Peserta, Pengumuman Mulai 21 Mei

JAKARTA - Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Gelombang II sudah dimulai dan berlangsung pada 11-26 Mei 2019. UTBK Gelombang II diikuti hampir 600 ribu peserta. Wakil Ketua I Lembaga Tes Masuk Perg
 
Selasa, 14 Mei 2019 | 10:06:47

Mahasiswa ITS Jadi Jawara di Rumania

SURABAYA - Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali merengkuh gelar juara. Adalah Frankstein Arphan dan Tita Oxa Anggrea yang berhasil menyabet gelar juara 1 pada dua
 
Senin, 13 Mei 2019 | 14:57:59

Ketua FAN Pinggir Terpilih Program YES Beasiswa Amerika

BENGKALIS Salah satu putri terbaik Negeri Junjungan Rahmatuzzahrah Hayatina yang juga Ketua Forum Anak Kecamatan (FAN) Pinggir terpilih dalam program Kenndy Lugar Youth Exchange & Study (KL YES) beasiswa di A
 
Senin, 13 Mei 2019 | 13:42:52

Gaet Legiun Veteran RI, Kemendikbud Aplikasikan Pendidikan Karakter

JAKARTA - Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), bersama Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) melakukan penandatanganan MoU ter
 
Senin, 13 Mei 2019 | 13:26:33

Kemendikbud: Paud hingga SMA Akan Dibekali Pendidikan Karakter

JAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen), Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Supriano mengatakan bahwa pendidikan di Indonesia ke depannya tidak hanya mengejar akademis saja tapi akan adanya pendi
 
Senin, 13 Mei 2019 | 11:41:38

Pentingnya Fasilitasi Siswa Sekolah Dasar Belajar Keberagaman Agama Secara Kontekstual

BANDUNG - Tim dosen pada program studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Katolik Parahyangan menginisiasi program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan menana
 
Kamis, 9 Mei 2019 | 08:58:42

Pendingin Ikan Tenaga Surya Antar Mahasiswa ITS Jadi Jawara se-ASEAN

SURABAYA - Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali meraih kesuksesan di tingkat Asia Tenggara. Membawakan konsep pendingin penyimpanan ikan tenaga surya untuk para nelayan, tim mahasiswa ITS
 
Rabu, 8 Mei 2019 | 13:49:21

Aplikasi Kebunku Bawa 2 Pelajar Lamongan Sabet Perak Olimpiade di Rumania

LAMONGAN - Dua siswa SMAN 1 Lamongan berhasil merebut medali perak dalam kejuaraan internasional. Yakni olimpiade internasional karya tulis ilmiah di bidang teknologi informasi yang berlangsun
 
Rabu, 8 Mei 2019 | 13:27:35

Ujian Nasional Perbaikan Digelar Juli 2019

JAKARTA - Ujian nasional (UN) perbaikan bagi peserta UN jenjang pendidikan menengah/sederajat akan dilaksanakan pada bulan Juli 2019. Penyelenggaraan ujian nasional perbaikan ini diharapkan dapat memfasi
 
Rabu, 8 Mei 2019 | 11:30:05

UTBK Gelombang I Selesai, LTMPT: Ujian Berjalan Lancar dan Baik

JAKARTA - Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) SBMPTN 2019 untuk gelombang pertama usai berlangsung pada 13 April-5 Mei 2019. Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menilai penyelenggaraan UTBK gelomb
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top