Terverifikasi Dewan Pers
 
Sabtu, 12 Januari 2019 | 13:22:18
Kampus

Remaja Makassar Menang Lomba Komik Dunia dengan Superhero

Sebarkan:
okezone.com

JAKARTA - "Aku ngalamin senioritas waktu baru masuk SMA, diteriakin, dibikin malu. Temanku pernah dilempar senior pakai gelas plastik berisi es."

Pengalaman dirisak inilah yang mendorong Rizka Raisa Fatimah Ramli, remaja 17 tahun asal Makassar, Sulawesi Selatan, terus menggambar.

"Saya lebih nyaman speak up lewat gambar. Kalau berhadapan langsung dengan orang lain, apalagi dengan yang tidak dekat, sulit sekali ngomong. Dengan gambar saya merasa lebih bebas bereskpresi," kata Rizka.

Pengalaman buruk dan hobi menggambar yang telah ditekuninya sejak kelas tiga sekolah dasar inilah yang membawa perempuan tahun akhir SMA tersebut, masuk ke sebuah pengalaman baru yang tidak dia duga.

Oktober 2018 lalu, Rizka mengikuti kontes komik superhero yang diadakan badan kesejahteraan dan pendidikan anak Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), UNICEF dan Comics Uniting Nations.

Dalam lomba ini anak di seluruh dunia diminta membuat komik dengan fokus cerita karakter superhero yang bisa mengalahkan tokoh jahat, yang selalu membungkam anak-anak yang ingin berbicara melawan kekerasan di sekolah.

Rizka menciptakan dan mengirimkan karakter superhero bernama 'Cipta', yang kemudian dipilih UNICEF sebagai juara, mengalahkan lebih 3.600 karya dari sekitar 130 negara di dunia.

'Cipta' memenangkan 23.000 suara yang ikut memberikan voting di situs internet.

Mengenal pahlawan super 'Cipta'

Cipta yang dibuat Rizka memiliki kekuatan super menghidupkan dan mengontrol benda-benda yang digambar di buku sketsa ajaibnya.

Buku tersebut diberikan Cipta kepada anak-anak yang takut bersuara melawan kekerasan di sekolah.

Selain berdasarkan pengalaman pribadinya, karakter superhero ini dibuat Rizka dengan mengambil inspirasi dari berbagai karakter kartun idolanya: di antaranya Velma dari Scooby Doo, Dora the Explorer serta Chara dan Frisk.

"Inspirasinya berasal dari banyak sumber. Dari kecil saya suka main game, baca komik. Semua ingatan itu bergabung menjadi satu. Semuanya tercampur aduk," tutur Rizka.

Survei global tentang keamanan siber menunjukkan serangan dunia maya terhadap pemilu, infrastruktur publik dan keamanan nasional mulai dianggap sebagai hal yang normal. (Foto: ilustrasi).

Rizka merasa anak-anak seusianya butuh inspirasi. Terutama mereka yang seperti dirinya, yang suaranya jarang didengar atau terpaksa diam.

"Kan nggak semua anak jago bicara. Ada anak pemalu, merasa nggak nyaman ngomong langsung. Mesti ada acara lain di mana mereka tak harus ngomong secara verbal.

"Mereka bisa menggunakan berbagai macam media. Misalnya Cipta, dengan mengungkapkan perasaan lewat menggambar itu salah satu cara buat dia speak up setidaknya untuk dia sendiri."

Perisakan menjadi fokus berbagai lembaga pendidikan belakangan ini.

Berdasarkan data UNICEF, 21% pelajar Indonesia berusia 13-15 tahun pernah mengalami kekerasan di sekolah dan lingkungan sekitar rumah.

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 26 Maret 2019 | 21:33:20

Kampanye di Dumai, Jokowi Minta Tangkal Hoax Hingga Pamerkan Kartu Sakti

DUMAI - Presiden yang juga Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo (Jokowi) didampingi istri Hj Iriana melaksanakan kegiatan kampanye terbuka di Lapangan Taman Bukit Gelanggang, Jalan HR Soebrantas Kota D
Selasa, 26 Maret 2019 | 18:53:33

Terdakwa Pembunuhan Sadis di Rohil di Vonis Hukuman Seumur Hidup

UJUNGTANJUNG-Terdakwa Martha Nababan dan Desembriadi Aruan yang merupakan pelaku pembunuhan sadis terhadap Mangandar Tua Sialoho di vonis oleh majelis hakim dengan hukaman seumur hidup penjara di PN Rohil Selas
Selasa, 26 Maret 2019 | 16:55:58

Fadli Soal Golput Haram: Jangan Bikin Fatwa yang Nanti Tidak Diikuti Orang

JAKARTA - Sekum MUI DIY, KRT H Ahmad Muhsin Kamaludiningrat menegaskan golput di Pemilu 2019 haram sifatnya. Wakil Ketua DPR Fadli Zon menanggapi pernyataan itu."Kalau dibilang haram itu nanti aka
Selasa, 26 Maret 2019 | 16:52:57

Fokus Pengembangan Destinasi Wisata Berkonsep Nomadic Tourism di Labuan Bajo

PENGEMBANGAN destinasi wisata dengan konsep nomadic tourism kini tengah gencar dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Pariwisata. Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, nomadic tourism merupakan p
 
Berita Lainnya
Selasa, 26 Maret 2019 | 15:48:52

Jamal Wiwoho Terpilih Jadi Rektor Baru UNS

SOLO - Inspektur Jenderal Kemenristek Dikti RI Profesor Jamal Wiwoho terpilih secara aklamasi sebagai Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) periode 2019 -2023 menggantikan Ravik Karsidi. Alumnus Fakultas Huku
 
Selasa, 26 Maret 2019 | 15:37:51

Sidak UNBK SMK, Mendikbud Temui Masih Ada Ujian Jadul

MALANG - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMK yang tengah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Malang. S
 
Selasa, 26 Maret 2019 | 13:46:16

Mahasiswa UINSA Demo Tolak Pemberian Gelar Doktor untuk Soekarwo

SURABAYA - Belasan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya yang tergabung Aliansi Mahasiswa Pro Demokrasi menggelar unjuk rasa di depan gedung rektorat. Mereka menuntut p
 
Selasa, 26 Maret 2019 | 12:55:48

Walikota Pekanbaru Ajak Ketua PGRI Beserta Perwakilan Guru Bedah Permendikbud

PEKANBARU- Usai menemui para guru bersetifikasi, di halaman kantor Mal Pelayanan Publik (MPP), Walikota Pekanbaru, DR H Firdaus ST, MT, mengajak Ketua PGRI Pekanbaru dan seluruh perwakilan guru membedah Peratur
 
Senin, 25 Maret 2019 | 16:15:08

Menyiapkan Tenaga Kerja di Masa Perubahan Industri

YOGYAKARTA Indonesia berbenah menyiapkan diri menyambut Revolusi Industri 4.0. Akan banyak terjadi perubahan. Tak terkecuali lapangan kerja. Apakah dunia pendidikan sudah menyiapkan lulusannya menghadapi peru
 
Senin, 25 Maret 2019 | 13:29:09

3 Remaja Geng Motor Hiu Ikut UN SMK di Mapolres Ciamis

CIAMIS - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi siswa SMK berlangsung mulai Senin (25/3/2019) di sekolah masing-masing. Namun tidak untuk tiga remaja pria anggota geng motor 'Hiu' asal Cia
 
Senin, 25 Maret 2019 | 09:50:30

Caplok Pendidikan Advokat, Menristek Hapus Syarat Magang 2 Tahun

JAKARTA - Menristekdikti 'mencaplok' penyelenggaraan pendidikan advokat dari Organisasi Advokat. Selain itu, Menristekdikti juga mempermudah Sarjana Hukum jadi advokat.Berdasarkan Pasal 3 ayat 1
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 16:03:55

Atap Sekolah di Lombok Tengah Roboh, Guru dan Siswa Luka-Luka

LOMBOK TENGAH  - Tidak ada angin, tidak ada hujan tiba-tiba atap Madrasah Ibtidaiyah di Desa Batujangkih, Praya Barat Daya, Lombok Tengah, roboh. Akibatnya, 6 orang siswa dan 1 orang guru m
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 15:47:27

Selama 3 Bulan, Siswa di SMP Banyuwangi Ini Sering Mendapat Jam Kosong

BANYUWANGI - Puluhan wali murid SMPN 2 Banyuwangi berdatangan ke sekolah tempat anaknya menimba ilmu. Mereka protes terhadap pihak sekolah karena banyaknya jam kosong di kelas. Wali murid meminta sekolah
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 11:30:34

Perjuangan Bocah Warga Kampung Kaki Gunung Rinjani Tembus Hutan Demi Sekolah

BULIR keringat sebesar biji jagung terus mengalir di wajah I Made Sastrawan. Dia pun segera mengelapnya dengan telapak tangan mungilnya sembari nafas yang terengah-engah seperti telah berjalan puluhan kil
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 15:39:17

Pemancing Tewas Tergulung Ombak di Pangandaran

PENGANDARAN - Seorang pemancing di Pantai Palatar Agung, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tewas tenggelam setelah terhantam ombak dan terseret arus, Kamis (21/3) sore. Sempat hilang, korban atas nama Di
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 15:31:11

Kamu Tak Lolos SNMPTN 2019? Jangan Menyerah Masih Ada SBMPTN

JAKARTA - Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Ravik Karsidi mengimbau peserta SNMPTN 2019 yang dinyatakan tak lulus agar tidak menyerah. Ravik mengingatkan, masih ada kesempatan bag
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 15:13:31

Sudah Cek Hasil SNMPTN? Ini Harus Dipersiapkan Bagi Kamu yang Lolos

JAKARTA - Selamat kepada 92.331 peserta yang dinyatakan lulus uji SNMPTN 2019. Ketua Panitia Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Ravik Karsidi mengingatkan kepada peserta yang lolos untuk melakukan
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 14:56:50

Tak Lolos SNMPTN 2019? Tenang, Masih Ada UTBK

JAKARTA Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi ( LTMPT) menyarankan bagi siswa yang gagal pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) bisa mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Asal ta
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 14:34:38

Rekapitulasi SNMPTN 2017-2019, Pendaftar Tahun Ini Menurun

JAKARTA - Duduk di bangku perguruan tinggi negeri (PTN) menjadi impian sebagian besar siswa. Namun untuk masuk di PTN, para siswa harus berkompetisi melalui sebuah tes, salah satunya bernama Seleksi Nasio
 
 
 
Terpopuler

1

21 Mar 2019 14:12 | 403 views
Kampus

Tim Semar UGM Siap Berlaga di Sirkuit Malaysia

2

22 Mar 2019 11:15 | 398 views
Kampus

Menristekdikti Umumkan Hasil SNMPTN 2019 Hari Ini

3

25 Mar 2019 16:15 | 128 views
Kampus

Menyiapkan Tenaga Kerja di Masa Perubahan Industri

4

26 Mar 2019 15:48 | 126 views
Kampus

Jamal Wiwoho Terpilih Jadi Rektor Baru UNS

 
 
 
 
 
 
Top