Iklan Sosial
 
Kamis, 15 November 2018 | 14:48:54
Kampus

Culturepreneurship: Kreasi Budaya, Industri yang Inovatif

Sebarkan:
okezone.com

PESERTA seminar Culturepreneurship kagum saat tiga orang berbusana konsep Garuda dan Kujang memasuki Aula Pascasarjana Universitas Katolik Parahyangan (Unpar). Bak peragawan-peragawati profesional, mereka melenggang dengan anggun, menebar senyum kepada hadirin, sekaligus berpose di depan kamera. Kostum mereka yang megah tidak lain didesain oleh masyarakat dengan tema kebudayaan lokal Indonesia, yang dengan bangga ditampilkan hingga mancanegara.

Ketiganya diboyong langsung oleh Dynand Fariz, pencetus Jember Fashion Carnaval yang rutin diselenggarakan sejak tahun 2003. Kehadiran tiga peserta JFC ini mewarnai Seminar Nasional bertajuk 'Culturepreneurship' pada Sabtu (3/11). Seminar ini, seperti yang diungkap oleh Rektor Unpar Mangadar Situmorang PhD dalam sambutannya, berusaha mencoba mencari di mana esensi entrepreneurship itu.

Seminar dipandu oleh Dr. Elvy Maria Manurung, dosen kewirausahaan di Fakultas Ekonomi dan Fakultas Filsafat Unpar. Mengantar peserta memaknai kewirausahaan budaya, Guru Besar Fakultas Filsafat Prof. Bambang Sugiharto membuka pemaparan lewat wawasan singkat mengenai kebudayaan, kewirausahaan, serta esensi kewirausahaan budaya.

Bagi Prof. Bambang, kewirausahaan budaya adalah bagian dari pengembangan kebudayaan suatu masyarakat untuk mencapai suatu nilai yang lebih. "Culturepreneurship adalah bagian dari strategi kebudayaan," tegasnya.

Dari Bitung hingga Jember

Pembicara kedua yaitu Satria Yanuar Akbar berbagi ilmu dan pengalamannya dalam mengelola potensi budaya menjadi industri pariwisata dalam kerangka culturepreneurship. Alumnus Manajemen Unpar ini baru saja terlibat dalam Matasora World Music Festival serta Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL). Berawal dari keinginan pemerintah Bitung untuk meningkatkan pariwisata, FPSL telah diadakan selama tiga tahun, meskipun baru tahun ini dikelola dengan manajemen modern yang ia bawahi.

"Saya melihat bahwa masa depan sektor ini sangat tinggi," ungkap Satria tentang culturepreneurship. Apalagi, lanjutnya, dengan munculnya fenomena glokalisasi, publik kini berlomba untuk mengemas budaya mereka dan 'menjual'-nya kepada komunitas global untuk dinikmati bersama. Seperti yang ia katakan, "kebanggaan atas identitas lokal makin muncul dan berkembang."

Pembicara terakhir, Dynand Fariz menceritakan pengalamannya menjadikan JFC sebagai ajang karnaval dunia. Dimulai dari kreasi keluarganya, Dynand mampu menginisiasi ajang busana internasional yang diikuti oleh 3000 peserta dan dihadiri oleh lebih dari 350 ribu orang tiap tahunnya, serta menempatkan Jember sebagai kota karnaval dunia.

Dia ingin menginspirasi para hadirin seminar untuk berkreasi sembari memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat internasional. "Pada prinsipnya semua teman-teman ini punya kesempatan untuk berkarya, berkarya untuk bangsa Indonesia," ujarnya.

Kegiatan dihadiri oleh Dekan Fakultas Filsafat C. Harimanto Suryanugraha OSC beserta jajarannya. Peserta seminar yang memadati ruangan Aula berasal dari kalangan mahasiswa, baik dari Fakultas Filsafat konsentrasi filsafat budaya maupun dari program studi lain, serta masyarakat umum. Adapun acara seminar juga diisi dengan penampilan kebudayaan dan sesi diskusi atau tanya jawab.


(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 14 Desember 2018 | 09:49:50

Suka Gigit Bibir? Awas Iritasi dan Bisa Sebabkan Kanker Mulut!

Apakah Anda termasuk orang yang gemar menggigit bibir sendiri? Jika iya, sebaiknya kebiasaan ini tidak dilanjutkan lagi! Hal ini berkaitan dengan risiko yang bakal terjadi jika kebiasaan gigit bibir terus An
Jumat, 14 Desember 2018 | 09:47:24

Beredar Undangan Pernikahan, Instagram Opick Digeruduk Netizen

Jakarta - Penyanyi religi Opick dikabarkan segera menikah lagi dengan perempuan bernama Bebi Silvana. Kabar pernikahan Opick tersebar lewat undangan yang diupload di akun gosip. Dari undangan yang terseba
Jumat, 14 Desember 2018 | 09:43:05

Dekat dengan Keseharian Anda, 5 Sebab Kulit Rusak Ini Malah Jarang Disadari

Jakarta - Kulit merupakan organ paling dominan di tubuh. Karenanya, kesehatan kulit sudah sepatutnya selalu Anda jaga. Walau sudah merasa sebegitunya menjaga, ternyata ada faktor-faktor tak terd
Jumat, 14 Desember 2018 | 09:39:39

Diisukan Selingkuh dan Batalkan Pernikahan, Denny Sumargo Beri Penjelasan

Jakarta - Terkait batal nikah dengan Dita Soedarjo, Denny Sumargo diisukan selingkuh. Kabar miring tersebut sampai ke telinga Denny Sumargo. Mantan pebasket itu pun buka suara mengenai hal tersebut. "Oh i
 
Berita Lainnya
Kamis, 13 Desember 2018 | 16:07:53

MPR Dorong Mahasiswa Bisa Ciptakan Lahan Usaha Baru

SAMARINDA - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mendorong kampus untuk melaksanakan Tri Dharma perguruan tinggi, khususnya di bidang riset dan mengubah cara berpikir mahasiswa untuk menguasai ilmu penget
 
Kamis, 13 Desember 2018 | 11:27:10

MNC Sekuritas Terima Penghargaan BINUS Alumni Award

JAKARTA - Sebagai salah satu Perguruan Tinggi swasta yang dikenal luas masyarakat Indonesia, BINUS University berhasil mendidik dan menelurkan lulusan terbaik yang diharapkan dapat berkontribusi untuk bangs
 
Kamis, 13 Desember 2018 | 10:39:51

Mahasiswa dan Rektor Se-Jaksel Deklarasi Berantas Narkoba

Jakarta - Perwakilan mahasiswa dan rektor kampus-kampus di Jakarta Selatan mendeklarasikan komitmen untuk memberantas narkoba. Pendeklarasian digelar di Polres Metro Jakarta Selatan. Berdasarkan
 
Kamis, 13 Desember 2018 | 10:15:08

Bukan Semen, Beton Bikinan ITS Ini Berbahan Limbah Kelapa Sawit

Surabaya - Bahan baku beton ternyata tak hanya sebatas pada semen. Namun sejumlah limbah ternyata dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku beton, bahkan kualitasnya tak kalah dengan beton biasa. Sa
 
Kamis, 13 Desember 2018 | 09:48:45

Top! Dosen Universitas Jember Bikin Detektor Puting Beliung

Jember - Bencana longsor hingga angin puting beliung kerap melanda Indonesia di musim penghujan. Untuk mengantisipasi hal ini, Universitas Jember (Unej) menciptakan alat pendeteksi puting beliun
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 14:54:20

Lulus Predikat Cumlaude dari IPB, Anak Tukang Ojek Raih IPK 3,95

JAKARTA - Lutfi Rahmaningtyas (22) anak seorang tukang ojek asal Kabupaten Semarang, Jawa Tengah menjadi lulusan terbaik Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (Fahutan-IPB). Lutfi
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 13:34:29

LIPI Punya 3 Profesor Riset Baru, Siapa Saja?

JAKARTA - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengukuhkan tiga Profesor Riset baru dari bidang keilmuan kimia bahan alam, pemrosesan mineral, serta politik dan pemerintahan Indonesia. Ketiga peneliti
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 11:40:33

Pasar Tiban Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Semarang

SEMARANG - Pasar yang berlokasi di Wilayah Kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes), tepatnya di Lapangan Banaran, Jalan Tamansiswa kerap kali dinamakan pasar Tiban, dikarenakan pasar ini hanya ada pada h
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 11:18:46

Ajari Mitigasi Bencana Lewat Papan Permainan

TANGERANG - Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Surya, Tangerang, Banten menghelat kegiatan pengabdian masyarakat mengenai pentingnya sosialisasi mitigasi bencana sejak dini kepada siswa Sekolah Das
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 10:34:11

Tampar Mahasiswa di Kelas, Dosen IAIN: Saya Khilaf

Parepare - Dosen mata Kuliah Sejarah Islam Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Sulawesi Selatan, Anwar Senong, mengaku khilaf atas insiden penamparan kepada mahasiswan
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 14:16:18

Polisikan Wartawan, Rektor Unnes Tunggu Rekomendasi Dewan Pers

Semarang - Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Fathur Rokhman mempolisikan jurnalis dari media online serat.id. Pihak Unnes saat ini menunggu rekomendasi resmi dari Dewan Pers untuk meny
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 11:06:19

Dosen IAIN Lempar Buku dan Tampar Mahasiswanya di Kelas

Parepare - Dosen syariah IAIN Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) Anwar Senong menampar mahasiswanya, M Yunus. Kejadian itu saat sedang berlangsung mata kuliah Sejarah Islam."Awalnya korban bert
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 10:29:56

Rektor Dipolisikan Mahasiswa S3, Komala Dimintai Keterangan Polda

Pekanbaru - Polda Riau sudah memintai keterangan pelapor Komala Sari (35). Mahasiswa S3 melaporkan dosen pengujinya terkait draf desertasinya dilempar."Baru dia (Komala) yang dimintai keterangan terkait
 
Senin, 10 Desember 2018 | 16:56:59

Beri Kesempatan Ketiga, ITB Buka Jalur Seleksi Mandiri 2019

Bandung - Institut Teknologi Bandung untuk pertama kalinya akan melaksanakan seleksi mandiri (SM) di tahun 2019. Kesempatan ketiga ini diberikan untuk lulusan SMA sederajat berprestasi yang tida
 
Senin, 10 Desember 2018 | 16:22:12

Dipolisikan Mahasiswa, Rektor: Dia yang Menyalahi Aturan Akademik

Pekanbaru - Dosen Universitas Riau, Dr Mubarak dilaporkan mahasiswa S3 ke polisi karena melempar disertasi. Mahasiswa yang akan meraih gelar doktor itu dianggap hanya minta teken disertasi tanpa mau mem
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top