Iklan Sosial
 
Selasa, 6 November 2018 | 16:46:35
Pendidikan

Mahasiswinya Diperkosa oleh Rekannya Saat KKN, Ini Kata UGM

Sebarkan:
Detik.com
Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM Yogyakarta, Iva Aryani.
Sleman - Seorang mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) mengalami kekerasan seksual saat menjalani kuliah kerja nyata (KKN). Saat dimintai konfirmasi, Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM, Iva Aryani membenarkan peristiwa yang terjadi pada 2017 tersebut.

"Setelah kasus ini kemudian diketahui oleh dosen pembimbing KKN dan lain sebagainya, kita langsung melakukan beberapa aksi termasuk di antaranya pada waktu itu membentuk tim investigasi independen," ucap Iva saat ditemui di UGM, Selasa (6/11/2018).

"Kemudian tim (investigasi) independen itu juga di SK-kan Pak Rektor (Panut Mulyono) untuk mengurusi persoalan ini, dan tim independen ini akhirnya juga sudah ke lokasi untuk melihat bagaimana kejadian, lokasi, dan lain sebagainya," lanjut Iva.

Iva menjelaskan, sebenarnya tim investigasi telah berupaya mendudukkan persoalan tersebut dengan mengajak pihak-pihak terkait berdialog. Hingga akhirnya tim tersebut mengeluarkan sejumlah rekomendasi untuk terduga pelaku dan korban.

"Kemarin kita melihatnya persoalan (dugaan pemerkosaan) sudah selesai, kemudian sudah didiskusikan dan ketemu semua pihak, ada rekomendasi-rekomendasi yang sudah dijalankan oleh tim independen, oleh universitas," ungkapnya.

Meski demikian, Iva tak menampik bahwa kasus tersebut kembali menjadi polemik di internal kampus. Setelah Badan Penerbitan dan Pers Mahasiswa (BPPM) Balairung menulis kasus tersebut dengan judul 'Nalar Pincang UGM atas Kasus Perkosaan'.

Menanggapi polemik yang muncul, Iva menyebut pihak kampus akan segera mengambil tindakan tegas terhadap kasus ini. Bahkan menurutnya, pihak kampus tidak segan membuka opsi untuk menyelesaikan perkara tersebut lewat jalur hukum.

"Kita akan menemui (korban). Lalu mengklarifikasi apakah yang ditulis di (BPPM) Balairung itu benar yang dia ceritakan atau tidak. Kemudian langkah-langkah hukum itu akan kita ambil selanjutnya agar si penyintas ini mendapatkan rasa keadilan," pungkas Iva.


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:57:00

2 Hari Berturut-turut, Puluhan Pelajar SMP di Sumbar Kesurupan

BATUSANGKAR - Puluhan pelajar SMP Negeri 2 Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, kesurupan, Rabu (16/1) pagi. Aktivitas belajar-mengajar di sekolah terpaksa dihentikan karena selur
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:53:53

Google Hapus Aplikasi yang Minta Izin Akses SMS

JAKARTA - Ketika Anda meng-install sebuah aplikasi, maka aplikasi Android itu bisa saja meminta izin kepada Anda. Misalnya, meminta izin untuk mengakses pesan atau foto di ponsel Anda. Hal yang mencuri
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:45:30

Mayat Pria Ditemukan Tergantung di Dalam Mobil di Banyumas

BANYUMAS - Warga Desa Kemutug Kidul, Kecamatan Baturraden, Banyumas, Jateng, dikagetkan dengan penemuan mayat di dalam mobil. Leher mayat tersebut terikat dan tergantung di dalam mobil.Menurut K
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:39:59

Berulangkali Tertunda, Thailand Batal Gelar Pemilu pada Februari 2019

BANGKOK - Pemilihan umum untuk mengakhiri pemerintahan militer di Thailand yang telah lama tertunda akan kembali mundur dari jadwal pelaksanaan semula. Pejabat Komisi Pemilihan Umum Thailand mengatakan, p
 
Berita Lainnya
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:57:00

2 Hari Berturut-turut, Puluhan Pelajar SMP di Sumbar Kesurupan

BATUSANGKAR - Puluhan pelajar SMP Negeri 2 Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, kesurupan, Rabu (16/1) pagi. Aktivitas belajar-mengajar di sekolah terpaksa dihentikan karena selur
 
Senin, 14 Januari 2019 | 13:36:12

Hadapai Industri 4.0, Sri Mulyani Tingkatkan Kualitas SDM Sejak Usia Dini

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan pentingnya pendidikan usia dini untuk terbentuknya Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. Hal tersebut disampaikan
 
Senin, 14 Januari 2019 | 12:01:12

Ujian SBMPTN Berbasis Komputer Kurangi Potensi Drop Out saat Kuliah

JAKARTA - Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang memakai tes tulis berbasis komputer akan menguntungkan calon mahasiswa. Sebab mereka akan mengetahui kemampuan dan potensi diri sehing
 
Sabtu, 12 Januari 2019 | 13:22:18

Remaja Makassar Menang Lomba Komik Dunia dengan Superhero

JAKARTA - "Aku ngalamin senioritas waktu baru masuk SMA, diteriakin, dibikin malu. Temanku pernah dilempar senior pakai gelas plastik berisi es." Pengalaman dirisak inilah yang mendorong Rizka Raisa Fatima
 
Sabtu, 12 Januari 2019 | 11:13:22

Dosen Farmasi UGM Olah Limbah Cangkang Udang jadi Pestisida Ramah Lingkungan

JAWATENGAH - Peneliti dan dosen Pascasarjana Fakultas Farmasi UGM, Ronny Martien, menciptakan pestisida alami menggunakan bahan dari limbah cangkang udang dan kepiting. Pestisida alami ini diklaim lebih r
 
Sabtu, 12 Januari 2019 | 10:53:13

5 Soft Skill yang Sulit Dipelajari di Bangku Kuliah

JAKARTA - Gelar S1 kini sering ditemui menjadi syarat dasar yang tertera di kebanyakan lowongan kerja. Karena satu alasan atau yang lain, pemegang gelar sarjana diasumsi lebih superior dari segi keahlian
 
Jumat, 11 Januari 2019 | 15:49:57

Dinas Pendidikan: Pelajar yang Buang Bayi ke Kloset Boleh Ikut UN

TULANGAGUNG - Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim menyerahkan kasus pelajar yang membuang bayinya hingga tewas ke dalam kloset, ke polisi. Namun pelajar tersebut masih memiliki hak untuk mengikuti u
 
Jumat, 11 Januari 2019 | 14:09:03

Buka 3 Gelombang Pendaftaran, Tahun 2019 UMRI Targetkan 2.400 Calon Mahasiswa Baru

PEKANBARU - Memasuki awal tahun 2019, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mulai membuka penerimaan bagi calon mahasiswa/i baru. Dalam penerimaan mahasiswa baru tersebut, kampus yang berdiri megah di Jala
 
Kamis, 10 Januari 2019 | 14:49:56

Menristek Dikti: Pengetahuan Kebencanaan Diperlukan Mahasiswa KKN

KEDIRI  - Indonesia diharapkan memiliki pendidikan dan pengetahuan kebencanaan. Apalagi Indonesia masuk Ring Of Fire. Hal itu diungkapkan Menristek Dikti M.Nasir saat menghadiri kuliah tamu di Univer
 
Rabu, 9 Januari 2019 | 13:30:23

ITB Tawarkan Aplikasi Canggih Pendeteksi Badai Pasir ke Arab Saudi

JAKARTA - Institut Teknologi Bandung (ITB) menawarkan aplikasi canggih untuk memprediksi potensi badai pasir kepada masyarakat dan pemerintah Arab Saudi. ITB merupakah satu di antara delegasi Indonesia da
 
Rabu, 9 Januari 2019 | 13:25:04

Kemendikbud Gandeng KPK Bentuk Tim Kawal Anggaran Pendidikan

JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meminta dan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pengawasan atas penggunaan anggaran pendidikan di 2019.
 
Rabu, 9 Januari 2019 | 11:04:16

Alasan Regulasi dan Permen Hibah Pemkab Rohul,Tak Bayar Beasiswa PNB Kadisdik Tantang Bawa ke Hukum

ROKAN HULU - Sebanyak 19 orang  mahasiswa/i Politeknik Negeri Bandung (PNB) Jawa Barat (Jabar), didampingi para orang tuanya, mendesak Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu untul segera melunasi tunggakan
 
Selasa, 8 Januari 2019 | 13:50:14

Ingin Kuliah Gratis? Ini Daftar Beasiswa di Seluruh Dunia

JAKARTA - Banyak mahasiswa yang berkeinginan untuk mendapatkan beasiswa. Hal ini rupanya hal yang diimpikan bagi seluruh mahasiswa di dunia. Namun hal tersebut tidak mudah dilakukan, karena dibutuhkan bia
 
Selasa, 8 Januari 2019 | 13:27:45

Dicari 100 Mahasiswa Potensial Pimpin Bisnis

JAKARTA - Kesempatan emas bagi mahasiswa berprestasi Indonesia yang ingin berkarier di bidang akuntansi, keuangan, dan bisnis. The Institute of Chartered Accountants in England and Wales (ICAEW) saat ini t
 
Sabtu, 5 Januari 2019 | 11:22:30

Kuliah Sambil Kerja? Perhatikan Dulu Hal Ini

JAKARTA - Belakangan ini sering sekali kita temukan mahasiswa yang mengambil kuliah kelas karyawan. Kuliah sambil bekerja dilakukan banyak orang karena berbagai alasan. Mayoritas perusahaan di Indonesia
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top