Iklan Sosial
 
Senin, 5 November 2018 | 16:31:13
Pendidikan

Jaring Pemilih Pemula, Disdukcapi KBB Jemput Bola ke SMA

Sebarkan:
Detik.com
Bandung Barat - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Barat (KBB) gencar melakukan perekaman E-KTP terutama untuk menjaring pemilih pemula menjelang pelaksanaan Pemilu 2019. Dinas mendatangi langsung SMA di KBB.

"Semua sekolah yang ada di KBB kita laksanakan perekaman E-KTP. Tujuannya untuk persiapan Pemilu," kata Bagian Operator Disdukcapil KBB Deni Andri Suherman ketika ditemui di SMAN 1 Lembang, Senin (5/11/2018).

Berdasarkan data yang diperoleh detikcom, penduduk di KBB yang akan genap berusia 17 tahun hingga 31 Desember 2018 berjumlah 17.607 jiwa. Sementara itu, penduduk yang genap berusia 17 tahun dari bulan Januari hingga April 2019 berjumlah 4.236 jiwa.

Deni menyebut selama bulan Oktober 1.300 pemilih pemula telah melakukan perekaman E-KTP yang dijaring dari sepuluh sekolah. Untuk bulan November, Disdukcapil kembali akan mendatangi sepuluh sekolah.

Setelah melakukan perekaman, sambung Deni, hasilnya akan dibawa ke kantor untuk dicetak. Adapun proses pencetakan memerlukan waktu maksimal hingga satu bulan.

"Untuk Oktober kita ada 1.300 lebih untuk perekaman. Sudah sampai sepuluh sekolah. Hasil cetaknya nanti pihak sekolah langsung mengajukan ke dinas," ungkap dia.

Lebih lanjut, Deni mengaku Disdukcapil mengalami kendala dalam pengadaan blangko untuk mencetak E-KTP. Adapun sekolah yang telah mencetak E-KTP yakni SMAN 1 Cikalong Wetan dan MA Al-Huda.

"Blangko (kendalanya). Sekarang blangko masih ada tapi tidak terlalu banyak. Untuk kapasitas perekaman murid di KBB belum terpenuhi pencetakannya. Yang sudah tercetak itu baru SMAN 1 Cikalong Wetan dan MA Al-Huda," ucap dia.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Lembang Suhendiana Noor mengapresiasi program yang dilakukan oleh Disdukcapil KBB. Sebab, dia mengaku selama ini muridnya memang terkendala waktu untuk mengurusi E-KTP. Dia pun berharap muridnya yang telah melakukan perekaman bisa ikut serta mencoblos dalam gelaran Pemilu 2019 mendatang.

"Jumlah yang melakukan perekaman sebelumnya ada 200 lebih tapi setelah diseleksi oleh Disdukcapil ada beberapa yang kartu keluarganya di Kota Bandung. Sekarang yang direncanakan sekitar 122 orang. Ini harus bisa mencoblos tahun 2019 karena sudah terdata mempunyai hak pilih," kata dia.


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 18 Januari 2019 | 19:52:42

Tumbang Kebun Sawit Warga, PLN Rohul Tanpa Koordinasi

ROKAN HULU - Pemasangan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) oleh pihak PLN  yang merupakan perusahaan negara yang tengah bekerja  di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul),Riau banyak bermasalah teruta
Jumat, 18 Januari 2019 | 17:01:48

Mendag: Perusahaan AS Lihat Potensi Indonesia sebagai Hub Regional

JAKARTA - Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita menyatakan berbagai perusahaan asal Amerika Serikat telah banyak yang melihat potensi Indonesia untuk menjadi hub regional bagi aktivitas bisnis dan pe
Jumat, 18 Januari 2019 | 16:57:50

TNI Ikut Uji Coba Jaringan Optik Bawah Laut Palapa Ring Paket Tengah

JAKARTA - Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Letjen TNI Muhammad Herindra., M.A., M.Sc mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. ikut melakukan uji coba jaringan optik bawah laut Palapa Ring Paket
Jumat, 18 Januari 2019 | 16:56:01

Jokowi Kantongi Pertimbangan Kapolri sampai Yusril Soal Baasyir Bebas

GARUT - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut keputusannya membebaskan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir melalui pertimbangan panjang. Ia sudah mendapat sejumlah masukan dari Kapolri Jenderal Tito
 
Berita Lainnya
Jumat, 18 Januari 2019 | 15:12:33

Begini Cara Polisi Membuat Jera Pelajar yang Pesta Miras

BANYUWANGI - Banyak cara yang dilakukan polisi membuat jera pelajar Banyuwangi untuk tidak minum-minuman keras (miras). Salah satunya dengan cara sungkem kepada orangtua dan guru sekolah. Sepert
 
Jumat, 18 Januari 2019 | 10:59:16

Guru dan Tenaga Pengajar Harus Diberikan Pelatihan Abad 21

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggandeng DKI Jakarta sebagai kota pertama dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) guru. Dirjen Guru dan Tenaga Kependid
 
Kamis, 17 Januari 2019 | 16:04:59

Semangat Iklima, Mengajar di Pedalaman Aceh dengan Fasilitas Seadanya

ACEH - Tampak ruangan SMP Ta'alimin Mubtadi berdinding tepas bambu, berlantai tanah dan beratap daun rumbia masuk dalam kategori tidak layak. Walau fasilitas serba kekurangan, belasan guru
 
Kamis, 17 Januari 2019 | 13:58:35

Sosok Tony Prasetyantono di Mata Rektor UGM

JAKARTA - Kabar duka datang dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Sosok Guru Besar Tony Prasetyantono meninggal dunia pada Rabu 16 Januari 2019. Duka pun turut menyelimuti Rektor UGM Panut Mulyono. Baginya, To
 
Kamis, 17 Januari 2019 | 13:35:04

Infrastruktur 20 PTN Kembali Didanai Surat Berharga Syariah Negara

LAMPUNG - Pemerintah bakal kembali mendanai proyek infrastruktur di 20 PTN melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Dana ini digunakan untuk menunjang fasilitas seperti gedung kuliah dan laboratorium. M
 
Kamis, 17 Januari 2019 | 09:48:12

Ironis, Potret Sebuah SD di Jember dengan 3 Ruang Kelas dan 2 Guru

JEMBER - Ironis, sebuah Sekolah Dasar di Jember harus bertahan dengan hanya tiga ruang kelas. Seluruh kelas yang ada juga hanya diajar oleh dua guru saja. Sekolah yang dimaksud adalah SDN Tegalw
 
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:57:00

2 Hari Berturut-turut, Puluhan Pelajar SMP di Sumbar Kesurupan

BATUSANGKAR - Puluhan pelajar SMP Negeri 2 Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, kesurupan, Rabu (16/1) pagi. Aktivitas belajar-mengajar di sekolah terpaksa dihentikan karena selur
 
Senin, 14 Januari 2019 | 13:36:12

Hadapai Industri 4.0, Sri Mulyani Tingkatkan Kualitas SDM Sejak Usia Dini

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan pentingnya pendidikan usia dini untuk terbentuknya Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. Hal tersebut disampaikan
 
Senin, 14 Januari 2019 | 12:01:12

Ujian SBMPTN Berbasis Komputer Kurangi Potensi Drop Out saat Kuliah

JAKARTA - Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang memakai tes tulis berbasis komputer akan menguntungkan calon mahasiswa. Sebab mereka akan mengetahui kemampuan dan potensi diri sehing
 
Sabtu, 12 Januari 2019 | 13:22:18

Remaja Makassar Menang Lomba Komik Dunia dengan Superhero

JAKARTA - "Aku ngalamin senioritas waktu baru masuk SMA, diteriakin, dibikin malu. Temanku pernah dilempar senior pakai gelas plastik berisi es." Pengalaman dirisak inilah yang mendorong Rizka Raisa Fatima
 
Sabtu, 12 Januari 2019 | 11:13:22

Dosen Farmasi UGM Olah Limbah Cangkang Udang jadi Pestisida Ramah Lingkungan

JAWATENGAH - Peneliti dan dosen Pascasarjana Fakultas Farmasi UGM, Ronny Martien, menciptakan pestisida alami menggunakan bahan dari limbah cangkang udang dan kepiting. Pestisida alami ini diklaim lebih r
 
Sabtu, 12 Januari 2019 | 10:53:13

5 Soft Skill yang Sulit Dipelajari di Bangku Kuliah

JAKARTA - Gelar S1 kini sering ditemui menjadi syarat dasar yang tertera di kebanyakan lowongan kerja. Karena satu alasan atau yang lain, pemegang gelar sarjana diasumsi lebih superior dari segi keahlian
 
Jumat, 11 Januari 2019 | 15:49:57

Dinas Pendidikan: Pelajar yang Buang Bayi ke Kloset Boleh Ikut UN

TULANGAGUNG - Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim menyerahkan kasus pelajar yang membuang bayinya hingga tewas ke dalam kloset, ke polisi. Namun pelajar tersebut masih memiliki hak untuk mengikuti u
 
Jumat, 11 Januari 2019 | 14:09:03

Buka 3 Gelombang Pendaftaran, Tahun 2019 UMRI Targetkan 2.400 Calon Mahasiswa Baru

PEKANBARU - Memasuki awal tahun 2019, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mulai membuka penerimaan bagi calon mahasiswa/i baru. Dalam penerimaan mahasiswa baru tersebut, kampus yang berdiri megah di Jala
 
Kamis, 10 Januari 2019 | 14:49:56

Menristek Dikti: Pengetahuan Kebencanaan Diperlukan Mahasiswa KKN

KEDIRI  - Indonesia diharapkan memiliki pendidikan dan pengetahuan kebencanaan. Apalagi Indonesia masuk Ring Of Fire. Hal itu diungkapkan Menristek Dikti M.Nasir saat menghadiri kuliah tamu di Univer
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top