Iklan Sosial
 
Senin, 5 November 2018 | 10:40:13
Kampus

Kuliah Tak Membantu Kesiapan Kerja Mahasiswa Baru Lulus?

Sebarkan:
okezone.com

JAKARTA ? Keluhan bahwa kuliah tidak membantu kesiapan kerja tidak hanya datang dari para fresh graduate yang merasa diri kurang percaya diri memasuki dunia kerja, tapi juga dari perusahaan yang merasa pelamar kerja yang baru lulus kerap tidak kompeten.

Universitas diakui memang mengajarkan keahlian teknis dan teori dasar sebagai pintu gerbang pemahaman terhadap pilihan karier yang dipilih.

Melansir Qerja, Senin (5/11/2018), namun peran institusi pendidikan tinggi dalam mengajarkan soft skill pada para siswa dianggap masih minim.

1. Universitas Kurang Memperhatikan Pengembangan Soft Skill

Lanskap dunia kerja di beberapa dekade terakhir mengalami perubahan besar-besaran. Semakin banyak perusahaan yang melakukan transisi dari struktur korporasi kaku dan formal menjadi lebih terbuka dan santai. Lingkungan kerja ini pun menuntut sumber daya manusia yang dinamis dan fleksibel.

Sementara itu, perubahan besar ini tidak terlalu tampak di dunia pendidikan yang menyuplai tenaga kerja bagi perusahaan. Sederhananya, sistem dan model yang diterapkan universitas pada umumnya tidak banyak berubah seperti patuh pada silabus (rencana pembelajaran) yang telah disusun untuk murid dan fokus terhadap nilai akhir alih-alih proses pemecahan masalah.

Di tempat kerja modern, pegawai ideal diharapkan menguasai kemampuan menganalisa masalah, mengambil keputusan dengan cepat, dan mengkomunikasikan solusi dengan baik. Terlebih lagi, mereka juga perlu mampu bekerja sama dengan individu-individu dari latar belakang berbeda.

Tidak semua keahlian ini diajarkan di dalam ruang kuliah dan para siswa juga tidak terlalu didorong untuk mengembangkannya. Topik dasar yang dibutuhkan tenaga kerja masa depan seperti menulis surat lamaran yang baik atau melakukan pitching yang optimal juga hampir tidak pernah digalakkan di silabus kuliah konvensional.

Mayoritas mata kuliah inti untuk jurusan-jurusan tertentu seperti sains dan teknologi memang dirancang untuk mengajar siswa mengurai problema secara logis dan kritis, tapi bagaimana dengan jurusan lain?

Terlebih lagi, pekerjaan yang butuh keahlian teknis dulu memang menjadi dominasi lulusan universitas. Namun kini dengan semakin banyaknya opsi belajar selain kuliah, misalnya kelas online atau kursus, perusahaan mulai melirik kandidat-kandidat berkualitas dengan pengalaman kerja lebih, walau mereka tidak memiliki latar belakang pendidikan elit.

Tanpa adanya program pendidikan soft skill bagi lulusan universitas, apakah ini berarti gelar sarjana kelak sama sekali tidak lagi menjadi jaminan mendapat pekerjaan? Bisa jadi.

2. Solusi Untuk Kandidat Kerja Masa Depan

Jika ditanya apakah universitas mempersiapkan murid-muridnya untuk masuk ke dunia kerja, jawabannya tidak sesimpel ya atau tidak. Alasannya sesederhana tidak semua murid terpapar peluang sama untuk memperoleh keahlian yang dibutuhkan saat bekerja.

Bukan berarti universitas saat ini sama sekali ketinggalan soal mempersiapkan generasi talenta masa depan. Di banyak kampus tersedia career center yang diharapkan mampu memandu para siswa dengan nasihat karier. Selain itu, kewajiban magang sebagai persyaratan lulus juga menjadi poin plus di CV murid.

Universitas sebetulnya juga menyediakan sarana mengasah soft skill dengan pilihan kegiatan ekstrakurikuler dan organisasi. Siswa yang aktif dengan kegiatan di luar kelas pun berkesempatan melatih kepemimpinan dan manajemen waktu.

Tidak semua permasalahan di atas bisa dilimpahkan pada universitas. Banyak individu masih terlalu fokus pada jurusan kuliah yang diambil: kira-kira jurusan apa yang paling menjamin stabilitas karier dan gajinya paling tinggi? Padahal, dengan budaya kerja modern yang semakin luwes, jurusan yang dipilih calon pegawai masa depan tidak lagi sepenting adanya pengalaman kerja dan soft skill.

Sebuah institusi pendidikan yang mentereng tidak ada gunanya jika para muridnya tidak proaktif. Dengan membangun keahlian melalui pengalaman berorganisasi, kegiatan ekstrakurikuler, dan magang, kandidat bisa menunjukkan bahwa mereka adalah pilihan kompeten yang siap kerja.


(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 16 November 2018 | 18:51:24

Bejat, Pergoki Orang Lagi Pacaran, Pemuda ini di Inhil ini Malah Minta "Anunya" Dihisapkan

KATEMAN - Bunga nama samaran (15) seorang pelajar di Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjadi korban tindak pidana cabul yang dilakukan oleh RL (26) yang merupakan warga Desa Air Tawar, Keca
Jumat, 16 November 2018 | 16:48:01

Australia dan Malaysia Saling Serang Terkait Pemindahan Kedutaan di Israel

SYDNEY - Australia dan Malaysia terlibat saling serang kata-kata terkait kemungkinan pemindahan kedutaan besar Negeri Kanguru di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Pernyataan Perdana Menteri Australia, Sc
Jumat, 16 November 2018 | 16:45:17

Myanmar Tahan 106 Warga Rohingya yang Hendak Kabur dengan Kapal

Naypyitaw - Otoritas Imigrasi Myanmar menahan lebih dari 100 orang diduga warga etnis minoritas muslim Rohingya yang hendak melarikan diri. Orang-orang yang diduga Rohingya itu ditangkap dari sebuah kapal
Jumat, 16 November 2018 | 16:38:57

Sosialisasi Bakamla Menyentuh Hingga Jayapura

JAYAPURA - Sosialisasi keamanan dan keselamatan laut juga menyentuh hingga ke Jayapura.  Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Jayapura mengundang masyarakat Pantai Base'G ke
 
Berita Lainnya
Jumat, 16 November 2018 | 16:09:03

Diduga Maladministrasi, Ombudsman Panggil Dosen Pembimbing KKN UGM

YOGYAKARTA - Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan DIY bergerak cepat menyikapi dugaan maladministrasi Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam penyelesaian kasus dugaan pemerkosaan mahasiswi Fisipol UGM saa
 
Kamis, 15 November 2018 | 16:55:52

KPK Upayakan Semua Universitas Punya Mata Kuliah Antikorupsi

Aceh - KPK tengah mengusahakan agar mata kuliah antikorupsi dimiliki seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Menurutnya, materi kuliah itu wajib untuk didapat para generasi muda."Pendidikan antik
 
Kamis, 15 November 2018 | 14:48:54

Culturepreneurship: Kreasi Budaya, Industri yang Inovatif

PESERTA seminar Culturepreneurship kagum saat tiga orang berbusana konsep Garuda dan Kujang memasuki Aula Pascasarjana Universitas Katolik Parahyangan (Unpar). Bak peragawan-peragawati profesional, mereka
 
Kamis, 15 November 2018 | 14:18:32

Dosen hingga Profesor Dunia Kumpul Bareng di Indonesia, Ini yang Dibahas

JAKARTA - Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi menggelar acara Annual Seminar World Class Profesor 2018. Kegiatan ini, merupakan program mengu
 
Kamis, 15 November 2018 | 10:57:42

Mahasiswa IPB Rebut Gelar Juara di Kompetisi Tingkat ASEAN

JAKARTA - Tiga tim mahasiswa dari Departemen Ilmu Teknologi Pangan (ITP) Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil merebut berbagai gelar juara dalam Food Product Development Competition (FPDC) di Jakarta I
 
Rabu, 14 November 2018 | 16:54:32

Insiden Tembok SD Roboh Makan Korban Jiwa, Ini Komentar Sekolah

PEKANBARU - Peristiwa robohnya tembok SDN 141 Pekanbaru telah memakan korban jiwa dua orang, yakni Yanita Octavilozy dan William Maleaki. Menanggapi hal itu, Komite Sekolah SD Negeri 141 Pekanbaru Rostami
 
Sabtu, 10 November 2018 | 11:15:58

Pengangguran Turun, Partisipasi Kerja Lulusan SMK Tembus 13,7 Juta Orang

JAKARTA - Kasubdit Penyelarasan Kejuruan dan Kerjasama Industri Direktorat Pembinaan SMK Kemendikbud Saryadi mengatakan, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sampai ini telah banyak berperan di balik angka Tin
 
Sabtu, 10 November 2018 | 10:24:14

Semangat Bocah Merangkak ke Sekolah, Kepsek: Bangga Didik Adul

Sukabumi - Semangat luar biasa terpancar dari sosok bocah difabel, Muklis Abdul Kholik alias Adul (9), siswa kelas 3 SDN 10 Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat. Pantang menyerah Adul bersekolah membua
 
Jumat, 9 November 2018 | 15:52:09

Kisah Inspirasi Sang Ayah Bisa Menyaksikan Anaknya Wisuda di Universitas Cokroaminoto Palopo

JAKARTA - Kerja keras selama ini terbayarkan ketika melihat anaknya menyelesaikan pembelajaran dan akhirnya wisuda. Apalagi bagi orangtua yang memiliki kemampuan terbatas, tapi sanggup menyekolahkan anaknya hin
 
Jumat, 9 November 2018 | 15:45:30

Mahasiswi UGM Diperkosa, Ini Reaksi Menristekdikti

JAKARTA - Salah satu mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) berinisal AN diduga menjadi korban tindakan asusila oleh rekannya sendiri HS saat menjalani kuliah kerja nyata (KKN) di Pulau Seram, Maluku pada
 
Selasa, 6 November 2018 | 16:46:35

Mahasiswinya Diperkosa oleh Rekannya Saat KKN, Ini Kata UGM

Sleman - Seorang mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) mengalami kekerasan seksual saat menjalani kuliah kerja nyata (KKN). Saat dimintai konfirmasi, Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM, Iva Aryani mem
 
Selasa, 6 November 2018 | 14:38:59

Bikin Detektor Erupsi, 2 Siswi Ini Juara Nasional Ajang Kreasi

Kudus - Dua orang siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Kudus, berhasil merangkai robot peringatan dini erupsi. Atas temuannya itu mereka menjadi juara 1 Madrasah Aliyah The Best and Simple Construction R
 
Senin, 5 November 2018 | 16:31:13

Jaring Pemilih Pemula, Disdukcapi KBB Jemput Bola ke SMA

Bandung Barat - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Barat (KBB) gencar melakukan perekaman E-KTP terutama untuk menjaring pemilih pemula menjelang pelaksanaan
 
Senin, 5 November 2018 | 11:43:18

Siswa SMK Pamerkan CPU dengan Desain Transparan di Indocomtech 2018

JAKARTA  Indocommtech yang di selenggarakan di JCC Senayan kali ini cukup menarik Pasalnya, tak hanya memamerkan gadget dari vendor ternama saja. Namun ada CPU rakitan dari anak SMK Taman Siswa 2 Jak
 
Senin, 5 November 2018 | 10:40:13

Kuliah Tak Membantu Kesiapan Kerja Mahasiswa Baru Lulus?

JAKARTA ? Keluhan bahwa kuliah tidak membantu kesiapan kerja tidak hanya datang dari para fresh graduate yang merasa diri kurang percaya diri memasuki dunia kerja, tapi juga dari perusahaan yang merasa p
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top