Kamis, 20 September 2018 | 11:25:05
Pendidikan

Siswa SD Muhammadiyah Ponorogo Sabet Medali Emas Kontes Robot

Sebarkan:
Detik.com
Ponorogo - Robot penggoreng kentang karya siswa SD Muhammadiyah Ponorogo berhasil menjuarai kontes robot International Islamic School Robot Olympiad (IISRO) yang digelar di Kuala Lumpur pada tanggal 7-9 September 2018 lalu.

Robot ini tidak hanya sekadar bisa menggoreng kentang tetapi irisan kentang yang berada di dalam wadah dengan tepat bisa diambil dan digoreng di atas penggorengan.

Layaknya manusia, robot ini akan membolak-balikkan kentang agar tak gosong. Lalu setelah 5 menit berlalu, tangan robot lain bakal mengambil kentang dari penggorengan dengan menggunakan serok.

Ketua tim robot penggoreng kentang Dafa M. Rafa mengaku bangga dengan perjuangan mereka, apalagi dalam proses pembuatannya, timnya berulang mengalami hambatan semisal terbakarnya powersupply dan kerusakan pada alat penjepit yang dimiliki si robot.

"Kami pun rutin berlatih. Satu bulan terakhir kami sering berlatih supaya jadi juara, Alhamdulilah menang dapat medali emas," tutur Dafa kepada detikcom, Kamis (20/9/2018).

Meski demikian, Dafa mengakui jika kontes kali ini lebih berat karena pesertanya mencapai ratusan dari berbagai negara di Asia. "Karena tantangannya melawan pelajar dari negara lain, tentu kami mempersiapkan semuanya dengan matang," jelas siswa kelas 6 ini.

Sementara itu, guru pembimbing komunitas robotika di SD Muhammadiyah, Nur Cholis menuturkan kebanyakan siswanya sudah aktif mengikuti komunitas robotika sejak kelas 3.

Di hari biasa, siswanya berlatih robotika setiap seminggu sekali. Akan tetapi ketika sudah mendekati hari H, siswa diajak untuk berlatih hampir setiap hari.

"Bahkan jika hari minggu ada waktu luang beberapa anak yang akan ikut lomba bersedia berlatih di sekolah untuk pemantapan lomba," jelasnya.

Guru kelas 4 ini menuturkan tidak mudah untuk mengajari anak-anak menguasai pemrogaman komputer untuk robot. Untuk itu, pendekatan yang ia ambil adalah membuat anak-anak untuk terlebih dahulu menyukai robot itu sendiri.

"Membuat anak-anak paham dan menerangkan masing-masing fungsi serta nama bagian robot tidaklah mudah," jelasnya.

Tak sia-sia, sejauh ini siswanya telah berhasil mengumpulkan 12 medali dari berbagai kontes robot, yang terdiri atas 2 medali emas, 4 perak, 5 perunggu dan 1 special awards.

Namun dengan adanya prestasi yang ada, hal ini diharapkan bisa semakin memotivasi siswa untuk terus berkembang. "Karena masih banyak yang harus disempurnakan. Mudah-mudahan dengan prestasi di bidang robotika ini bisa menjadi bekal awal anak-anak untuk menggapai mimpinya di era teknologi yang akan datang," pungkasnya.



(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 22 Oktober 2018 | 21:27:31

Sebelum Ditemukan Tewas Tergantung, Keluarga Beberkan Ada 6 Polisi Mencari Korban ke Rumah

GAS ? Keluarga korban Erizun alias Al Gunggut, membeberkan adanya ancaman terhadap korban oleh pihak kepolisian dari Polsek Gaung Anak Serka (GAS).Yanto, abang kandung korban menuturkan, 6 orang polisi sempat d
Senin, 22 Oktober 2018 | 21:22:51

Polres Inhil Segera Selidiki Kejanggalan Kematian Ayi Pemuda Parit 6 Teluk Pinang

GAS ? Wakapolres Inhil Kompol Afrizal Asri, S.IK langsung mendatangi Polsek Gaung Anak Serka (GAS) untuk menenangkan masyarakat yang telah berkumpul di depan Polsek GAS, Minggu (21/10/2018) petang.Sebelumnya, s
Senin, 22 Oktober 2018 | 16:58:12

Indonesia Minta Arab Saudi Transparan Usut Kematian Jamal Khashoggi

BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut menyoroti kasus pembunuhan jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi. Ia meminta agar investigasi kasus pembunuhan tersebut dilakukan secara transparan karena perkaranya m
Senin, 22 Oktober 2018 | 16:55:17

Ketika Anak Betawi Bicara Bahasa Indonesia di Parlemen Inggris

Jakarta -Seorang politikus Inggris, Richard Graham menyelipkan kalimat dalam bahasa Indonesia saat berbicara di depan sidang parlemen Inggris, 10 Oktober 2018 lalu. Dalam pidatonya, Graham meminta kepada
 
Berita Lainnya
Senin, 22 Oktober 2018 | 16:26:35

Peserta Bisa Ikut Tes SBMPTN 2 Kali

JAKARTA - Pemerintah membuat aturan baru dalam proses Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) yang akan berlaku sejak tahun 2019. Salah satunya, pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBM
 
Senin, 22 Oktober 2018 | 16:06:17

Kuota Minimum Jalur Masuk SNMPTN Berkurang Jadi 20%

JAKARTA - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) melakukan perubahan dalam proses Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) tahun 2019. Salah satunya mengenai persentase kuo
 
Senin, 22 Oktober 2018 | 15:59:25

Tim Robotik UGM Juarai Kompetisi Robot Dunia di Korsel

YOGYAKARTA ? Tim Robotik Universitas Gadjah Mada (UGM), Gadjah Mada Robotic Team berhasil meraih juara I pada International Robot Contest (IRC) 2018 untuk kategori Autonomous Curling dan juara III untuk B
 
Senin, 22 Oktober 2018 | 15:52:27

Nilai UN Tak Bisa Digunakan untuk Mendaftar Universitas, Ini Alasannya

JAKARTA - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) membuat aturan baru dalam proses Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di 2019. Peserta kini harus memiliki �
 
Senin, 22 Oktober 2018 | 15:23:57

Sambut Hari Santri, Kampus di Jember Berubah Bak Pondok Pesantren

Jember - Salah satu kampus di Jember ikut memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada hari ini. Caranya dengan meminta seluruh mahasiswa mengenakan atribut ala santri dalam perkuliahan.Bahkan tak ha
 
Senin, 22 Oktober 2018 | 15:04:41

Beda dari Tahun Ini, Begini Format SBMPTN 2019

Jakarta - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mengubah format seleksi mahasiswa baru perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi N
 
Senin, 22 Oktober 2018 | 14:07:30

Ada Wacana Debat Capres di Kampus, Rektor UNS: Akan Menyulitkan

Solo - Tim sukses Prabowo-Sabdiaga mengusulkan debat Pilpres digelar di kampus. Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Ravik Karsidi, menilai hal tersebut akan menyulitkan pihak kampus.Menurutn
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 14:27:12

Santri Tasikmalaya Pecahkan Rekor Dunia Menanak Nasi Liwet

Tasikmalaya - Pemecahan rekor dunia menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Tasikmalaya. Museum Rekor Indonesia (Muri) menyerahkan rekor dunia kegiatan lomba menanak nasi liwet de
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 14:02:22

Menristekdikti Bicara soal Energi Milenial di Pertemuan Menteri Sains dan Teknologi ASEAN

JAKARTA ? Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir beserta delegasi melakukan kunjungan kerja untuk menghadiri Informal ASEAN Ministerial Meeting on Science and Techno
 
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10:19:43

MNC Media Ajak Mahasiswa Pancabudi Medan Lawan Hoax

MEDAN - Sebanyak 250 mahasiswa Universitas Pancabudi Medan, menghadiri Seminar Literasi yang digelar MNC Group di Kampus D Universitas Pancabudi, Jalan Gatot Subroto, Kota Medan, Jumat (19/10/2018). Se
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 14:38:39

7 Fakta Menarik Menkumham Bangun Kampus di Lapas

TANGERANG ? Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bekerja sama dengan Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang membuat Kampus Kehidupan di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kelas IIA Pemuda Tangerang, Bante
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 13:39:52

Bangga, Mahasiswa Indonesia Pertahankan Juara Kompetisi Cyber Security

BANDUNG ? Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali menorehkan prestasi membanggakan lewat kompetisi Cyber Jawara di rangkaian acara CodeBali 2018. Tim JAV yang beranggotakan Jason Jeremi Iman (Tekn
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 11:07:22

Mahasiswa RI Pamer Mobil Berbahan Bakar Kimia, Ini Penampakannya

JAKARTA ? Tim Spektronics Insitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya melaunching mobil prototipe berbahan bakar racikan kimia karya mahasiswa Departemen Teknik Kimia di ITS Research Center Auditori
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 12:07:24

Ekstrem, Anggota Polisi Main Sepak Bola Api dengan Santri

Blitar - Pemandangan unik terjadi di lapangan Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Blitar. Anggota Polres Blitar ikut bermain bola api melawan para santri. Tak hanya polisi, permainan menantang nyali ini diikuti
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 15:38:17

Mendikbud Anggarkan Rp246,5 Miliar untuk Pemulihan Sekolah di Sulteng

JAKARTA ? Kemendikbud berencana menganggarkan Rp246,5 miliar untuk pemulihan sekolah dan mempercepat proses belajar mengajar di Sulawesi Tengah (Sulteng) pasca gempa dan tsunami akhir September lalu. Men
 
 
 
Terpopuler

2

16 Okt 2018 14:18 | 176 views
Kampus
Reformasi Perbukuan, Kemendikbud Akan Bentuk Pusat Buku

3

16 Okt 2018 14:13 | 162 views
Kampus
Bahasa Indonesia Kian Diminati di Arab Saudi

4

20 Okt 2018 10:19 | 83 views
Kampus
MNC Media Ajak Mahasiswa Pancabudi Medan Lawan Hoax

5

22 Okt 2018 16:26 | 76 views
Pendidikan
Peserta Bisa Ikut Tes SBMPTN 2 Kali
 
 
 
 
 
 
Top