Iklan Sosial
 
Jumat, 14 September 2018 | 17:01:42
Kampus

Tukin Rp2,9 triliun Belum Cair, Guru Madrasah Diminta Bersabar

Sebarkan:
okezone.com
Konferensi Pers Kemenag.

JAKARTA - Pembayaran Tunjangan Kinerja (Tukin) untuk guru PNS di lingkup Kementerian Agama (Kemenag) sampai kini masih terus diperjuangkan. Hal ini tentu saja membuat lebih dari 120.755 ribu guru Madrasah di seluruh Indonesia dilanda kegelisahan.

Direktur Guru Tenaga Kependidikan Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Prof. Dr. Suyitno MA mengungkapkan anggaran Tukin sebesar Rp2,9 triliun itu pada bulan Mei lalu sudah dikirim oleh Menteri Agama kepada Kementerian Keuangan sebagai usulan APBN 2019. Usulan ini kemudian menjadi bagian dari usulan tambahan anggaran secara umum Rp5,4 triliun untuk Kementerian Agama tahun 2019.

Di dalam pembahasan APBN 2019 Kemenag mendapatkan pagu anggaran Rp62,066 triliun. Pagu anggaran itu turun Rp975 miliar dibandingkan dengan pagu indikatif Kemenag yang semula berjumlah Rp63,042 triliun.

Kemenag saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPRI RI, Selasa (4/9/2018) lalu, juga telah mengusulkan tambahan anggaran untuk pembayaran tukin.

"Upaya internal terus kami lakukan supaya para guru segera mendapat haknya," kata Suyitno dalam press conference Direktorat GTK Madrasah di Kantor Kementerian Agama, Jumat (14/9/2018)

Tidak hanya guru, menurut Suyitno pihak internal Kementerian Agama juga terus berusaha keras untuk memastikan ketersediaan anggaran Tukin.

Tukin itu sendiri didasarkan pada Perpres 154/ 2015 dan Peraturan Menteri Agama No. 29 Tahun 2016. Menurut peraturan tersebut, tunjangan kinerja bagi Dosen dan Guru PNS yang belum bersertifikat pendidik dibayarkan sebesar 100% dari kelas jabatannya. 

Karena belum adanya kepastian mengenai pencairan dana ini pihak Kemenag menjadi sasaran berbagai pertanyaan dari banyak pihak yang berkepentingan. Guru Besar UIN Palembang ini menuturkan bahwa, Menteri Agama Lukmam Hakim Saifuddin telah memberikan perhatian khusus tentang Tukin Guru. "Beliau memantau langsung progress report penanganan Tukin ini. Hanya saja para guru diharapkan agar lebih bersabar, karena memang membutuhkan proses administrasi yang harus ditempuh," jelasnya.

Dalam hal ini Suyitno menambahkan, karena memang belum mendapat persetujuan dari Kemenkeu sehingga saat ini Tukin untuk sekitar 120.755 guru PNS Kemenag itu statusnya anggarannya masih diproses.

Namun, sekali lagi ia meminta para guru tidak khawatir karena mekanisme telah ditempuh oleh Kemenag dan datanya dapat dipertanggungjawabkan. Angka sebesar Rp2,9 triliun itu merupakan hasil pendataan yang valid dengan data terinci dan telah terverifikasi oleh Inspektorat Kementerian Agama.

"Bila proses berjalan lancar, kemungkinan dana tersebut baru bisa dicairkan tahun depan," pungkasnya.


(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 18 Januari 2019 | 19:52:42

Tumbang Kebun Sawit Warga, PLN Rohul Tanpa Koordinasi

ROKAN HULU - Pemasangan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) oleh pihak PLN  yang merupakan perusahaan negara yang tengah bekerja  di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul),Riau banyak bermasalah teruta
Jumat, 18 Januari 2019 | 17:01:48

Mendag: Perusahaan AS Lihat Potensi Indonesia sebagai Hub Regional

JAKARTA - Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita menyatakan berbagai perusahaan asal Amerika Serikat telah banyak yang melihat potensi Indonesia untuk menjadi hub regional bagi aktivitas bisnis dan pe
Jumat, 18 Januari 2019 | 16:57:50

TNI Ikut Uji Coba Jaringan Optik Bawah Laut Palapa Ring Paket Tengah

JAKARTA - Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Letjen TNI Muhammad Herindra., M.A., M.Sc mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. ikut melakukan uji coba jaringan optik bawah laut Palapa Ring Paket
Jumat, 18 Januari 2019 | 16:56:01

Jokowi Kantongi Pertimbangan Kapolri sampai Yusril Soal Baasyir Bebas

GARUT - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut keputusannya membebaskan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir melalui pertimbangan panjang. Ia sudah mendapat sejumlah masukan dari Kapolri Jenderal Tito
 
Berita Lainnya
Jumat, 18 Januari 2019 | 15:12:33

Begini Cara Polisi Membuat Jera Pelajar yang Pesta Miras

BANYUWANGI - Banyak cara yang dilakukan polisi membuat jera pelajar Banyuwangi untuk tidak minum-minuman keras (miras). Salah satunya dengan cara sungkem kepada orangtua dan guru sekolah. Sepert
 
Jumat, 18 Januari 2019 | 10:59:16

Guru dan Tenaga Pengajar Harus Diberikan Pelatihan Abad 21

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggandeng DKI Jakarta sebagai kota pertama dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) guru. Dirjen Guru dan Tenaga Kependid
 
Kamis, 17 Januari 2019 | 16:04:59

Semangat Iklima, Mengajar di Pedalaman Aceh dengan Fasilitas Seadanya

ACEH - Tampak ruangan SMP Ta'alimin Mubtadi berdinding tepas bambu, berlantai tanah dan beratap daun rumbia masuk dalam kategori tidak layak. Walau fasilitas serba kekurangan, belasan guru
 
Kamis, 17 Januari 2019 | 13:58:35

Sosok Tony Prasetyantono di Mata Rektor UGM

JAKARTA - Kabar duka datang dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Sosok Guru Besar Tony Prasetyantono meninggal dunia pada Rabu 16 Januari 2019. Duka pun turut menyelimuti Rektor UGM Panut Mulyono. Baginya, To
 
Kamis, 17 Januari 2019 | 13:35:04

Infrastruktur 20 PTN Kembali Didanai Surat Berharga Syariah Negara

LAMPUNG - Pemerintah bakal kembali mendanai proyek infrastruktur di 20 PTN melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Dana ini digunakan untuk menunjang fasilitas seperti gedung kuliah dan laboratorium. M
 
Kamis, 17 Januari 2019 | 09:48:12

Ironis, Potret Sebuah SD di Jember dengan 3 Ruang Kelas dan 2 Guru

JEMBER - Ironis, sebuah Sekolah Dasar di Jember harus bertahan dengan hanya tiga ruang kelas. Seluruh kelas yang ada juga hanya diajar oleh dua guru saja. Sekolah yang dimaksud adalah SDN Tegalw
 
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:57:00

2 Hari Berturut-turut, Puluhan Pelajar SMP di Sumbar Kesurupan

BATUSANGKAR - Puluhan pelajar SMP Negeri 2 Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, kesurupan, Rabu (16/1) pagi. Aktivitas belajar-mengajar di sekolah terpaksa dihentikan karena selur
 
Senin, 14 Januari 2019 | 13:36:12

Hadapai Industri 4.0, Sri Mulyani Tingkatkan Kualitas SDM Sejak Usia Dini

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan pentingnya pendidikan usia dini untuk terbentuknya Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. Hal tersebut disampaikan
 
Senin, 14 Januari 2019 | 12:01:12

Ujian SBMPTN Berbasis Komputer Kurangi Potensi Drop Out saat Kuliah

JAKARTA - Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang memakai tes tulis berbasis komputer akan menguntungkan calon mahasiswa. Sebab mereka akan mengetahui kemampuan dan potensi diri sehing
 
Sabtu, 12 Januari 2019 | 13:22:18

Remaja Makassar Menang Lomba Komik Dunia dengan Superhero

JAKARTA - "Aku ngalamin senioritas waktu baru masuk SMA, diteriakin, dibikin malu. Temanku pernah dilempar senior pakai gelas plastik berisi es." Pengalaman dirisak inilah yang mendorong Rizka Raisa Fatima
 
Sabtu, 12 Januari 2019 | 11:13:22

Dosen Farmasi UGM Olah Limbah Cangkang Udang jadi Pestisida Ramah Lingkungan

JAWATENGAH - Peneliti dan dosen Pascasarjana Fakultas Farmasi UGM, Ronny Martien, menciptakan pestisida alami menggunakan bahan dari limbah cangkang udang dan kepiting. Pestisida alami ini diklaim lebih r
 
Sabtu, 12 Januari 2019 | 10:53:13

5 Soft Skill yang Sulit Dipelajari di Bangku Kuliah

JAKARTA - Gelar S1 kini sering ditemui menjadi syarat dasar yang tertera di kebanyakan lowongan kerja. Karena satu alasan atau yang lain, pemegang gelar sarjana diasumsi lebih superior dari segi keahlian
 
Jumat, 11 Januari 2019 | 15:49:57

Dinas Pendidikan: Pelajar yang Buang Bayi ke Kloset Boleh Ikut UN

TULANGAGUNG - Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim menyerahkan kasus pelajar yang membuang bayinya hingga tewas ke dalam kloset, ke polisi. Namun pelajar tersebut masih memiliki hak untuk mengikuti u
 
Jumat, 11 Januari 2019 | 14:09:03

Buka 3 Gelombang Pendaftaran, Tahun 2019 UMRI Targetkan 2.400 Calon Mahasiswa Baru

PEKANBARU - Memasuki awal tahun 2019, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mulai membuka penerimaan bagi calon mahasiswa/i baru. Dalam penerimaan mahasiswa baru tersebut, kampus yang berdiri megah di Jala
 
Kamis, 10 Januari 2019 | 14:49:56

Menristek Dikti: Pengetahuan Kebencanaan Diperlukan Mahasiswa KKN

KEDIRI  - Indonesia diharapkan memiliki pendidikan dan pengetahuan kebencanaan. Apalagi Indonesia masuk Ring Of Fire. Hal itu diungkapkan Menristek Dikti M.Nasir saat menghadiri kuliah tamu di Univer
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top