Iklan Sosial
 
Kamis, 12 Juli 2018 | 11:07:35
Pendidikan

Ragam kendala PPDB online di Tangsel, minim informasi hingga soal server

Sebarkan:
Merdeka.com

Banyak orangtua murid dan calon siswa baru mengeluhkan buruknya sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) online di Kota Tangerang Selatan. Sejak diberlakukan Rabu, 4 Juli kemarin, sejumlah kendala sangat dirasakan salah satunya soal Nomor Induk Kesiswaan (NIK) calon peserta didik.

Hamura Digital selaku developer dari website ppdb.dindikbudtangsel.com memberikan penjelasan soal kondisi tersebut. Managing Director Hamura Digital, Laksono Hadi Siswanto, mengakui adanya kendala yang membuat pelaksanaan PPDB Tangsel tak begitu mulus.

Pertama, soal minimnya pemahaman pendaftar soal sistem online tersebut. Dia menilai, tidak adanya sosialisasi dan tata cara pendaftaran online sebagai panduan membuat pendaftar kebingungan.

"Satu kalau saya bilang dari Pemerintahnya sendiri tidak memberi edukasi lebih jauh kepada masyarakat. Misal kalau dari awal bikinkan video tutorial cara pengisian, tidak akan ada masalah, seperti ini," beber Laksono saat ditemui di SMPN11 kota Tangsel, Kamis (12/7).

Banyak orang tua calon pendaftar tidak paham mengenai pengisian dan penginputan data calon peserta. Sehingga berkali-kali para pendaftar merasa gagal. Selain kondisi itu, infrastruktur server tidak memadai sehingga tidak bisa mengakomodir ribuan pendaftar dalam satu waktu.

"Contoh saja pada pengisian nomor USBN, yang benar itu, 04-017, tapi oleh pendaftar ditulis 04017, sudah tidak akan muncul. Ini masalah karena ketidak mengertian pendaftar. Kami memahami ini, kalau tidak ada panduannya mesti akan kebingungan," ucapnya.

Untuk masalah server, pihaknya mengaku tak tahu menahu. Sebab persoalan server yang digunakan disediakan dari pihak, sebagai konsultan pengembangan digital.

"Server bukan di kami, kami hanya pengembang website. Memang benar kapasitas hardisk besar sampai 4 tera, tapi engga memerhatikan memori ramnya yang kecil. Jadinya eror seperti kemarin sebelum dilakukan maintenance," terang dia.

Pihaknya juga mengakui, ada kesalahan teknis sehingga membuat sistem yang dibuat tak bekerja optimal. Hal itu, lanjutnya, telah dilakukan perbaikan.

"Kami salah juga di crowling data siswa, harusnya satu nama calon pendaftar masuk di satu sekolah pilihan pertama, lalu kalau tereliminasi di pilihan pertama masuk di pilihan dua dan ketiga kalau juga terseleksi di pilihan dua. Nah kesalahan kami itu, nama calon peserta masuk di semua pilihan sekolah, tapi itu sudah diperbaiki dan berjalan normal. Kami meminta maaf," jelasnya.


(merdeka.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 21 Februari 2019 | 21:38:19

Tingkatkan Kesiapan Operasi, Bakamla Lakukan Pemeriksaan Kapal Bersama Tim Wasrik BPK

BITUNG- Agar selalu dapat menunaikan berbagai tantangan tugas di laut dengan sempurna, Biro Sarpras Bakamla RI secara berkala selalu melakukan pemeriksaan terhadap kapal-kapal yang dimiliki Indonesian Coast Gua
Kamis, 21 Februari 2019 | 21:35:32

Alur Film The East Indies Harus Sesuai Sejarah Kemerdekaan Indonesia

JAWATENGAH-Alur  cerita dan setting pembuatan film  The East Indies  yang dilaksanakan oleh pihak penyelenggara  pembuatan film di beberapa wilayah lokasi shooting   harus sesuai d
Kamis, 21 Februari 2019 | 21:32:41

Panglima TNI Terima Tongkat Estafet Simposium

JAKARTA-Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menghadiri simposium "Kembali Ke Jati Diri TNI" yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI), bertempat di Gedung A.H.
Kamis, 21 Februari 2019 | 11:48:27

Hasto Nilai Sudirman Said Serang Jokowi Soal Freeport karena Kecewa Dicopot

JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan mantan menteri ESDM Sudirman Said telah gagal saat dulu diberi tugas untuk negosiasi dengan Freeport. Maka itu, dia membuat isu-is
 
Berita Lainnya
Kamis, 21 Februari 2019 | 08:50:26

Saber Pungli Bakal Masuk ke Kampus, Sikat Oknum Dosen yang Pungli

JAKARTA - Satgas Saber Pungli akan mulai merambah ke dunia kampus. Satgas Saber Pungli mengaku mendapatkan laporan terkait maraknya pungli yang terjadi di lingkungan akademik."Rencana mulai bula
 
Kamis, 21 Februari 2019 | 08:33:19

Diikuti Seluruh Kepala Sekolah SMP dan Pengawas seKota Pekanbaru, Disidik Gelar Sosialisasi Persyaratan Sertifikasi

PEKANBARU - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru menggelar sosialisasi tentang pemenuhan beban kerja guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah, untuk mendapatkan persyaratan sertifikasi, di aula Dinas Pendi
 
Rabu, 20 Februari 2019 | 19:17:24

Disidik Pekanbaru Gelar Sosialisasi Persyaratan Sertifikasi

PEKANBARU- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru menggelar sosialisasi tentang pemenuhan beban kerja guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah, untuk mendapatkan persyaratan sertifikasi, di aula Dinas Pendid
 
Rabu, 20 Februari 2019 | 15:46:51

Resmikan 7 Gedung Baru di Unesa Surabaya, Ini Pesan Menristekdikti

SURABAYA - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir hari ini meresmikan tujuh gedung baru di Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Di mana gedung baru tersebut merupakan
 
Rabu, 20 Februari 2019 | 15:39:38

Gelar Reuni Akbar, Trisakti Satukan Lintas Generasi Lewat Musik

JAKARTA - Untuk pertama kalinya, kampus Trisakti mengadakan Reuni Akbar pada Minggu, 17 Februari 2019 lalu yang dihadiri alumni angkatan era 80-an hingga angkatan terbaru. Digelar di Istora Senayan, Reuni Akba
 
Rabu, 20 Februari 2019 | 11:16:42

Romahurmuziy Minta Mahasiswa Kampus Islam untuk Dakwah Digital

JAKARTA - Ketua Umum PPP, M. Romahurmuziy meminta anak muda, khususnya mahasiswa di perguruan tinggi Islam untuk aktif berdakwah melalui media digital. Cara ini efektif untuk menyampaikan pesa
 
Selasa, 19 Februari 2019 | 16:50:42

Atap Kelas Ambruk, Siswa SD di Sukabumi Belajar di Teras Sekolah

SUKABUMI - Puluhan pelajar Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bojongduren di Sukabumi terpaksa mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di teras sekolah. Pasalnya atap bangunan ruang kelas mereka ambru
 
Selasa, 19 Februari 2019 | 09:11:54

Ratusan Kampus Swasta Bermasalah Ditutup Menristekdikti

MEDAN - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, menutup 243 perguruan tinggi swasta atau PTS di Tanah Air. Kampus itu dianggap bermasalah dan tidak mematuhi peratur
 
Senin, 18 Februari 2019 | 13:18:25

Belum Maksimal, Pendaftaran SNMPTN Diperpanjang Lagi hingga 19 Februari

JAKARTA Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) kembali diperpanjang. Sejatinya masa pendaftaran selesai pada Kamis (14/2), diperpanjang hingga Sabtu (16/2), kemudian diperpanj
 
Senin, 18 Februari 2019 | 10:54:44

Didatangi Jokowi, Siswa SD di Pandeglang Simulasi Bencana Gempa

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi SD Negeri 01 Panimbangjaya, Pandeglang, Banten. Jokowi hendak meninjau program Tagana Masuk Sekolah (TMS) di SD tersebut.Jokowi tiba di SDN 01
 
Senin, 18 Februari 2019 | 10:46:22

Kunjungi Banten, Jokowi Pantau Kegiatan Tagana Masuk Sekolah

BANTEN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi salah satu Sekolah Dasar (SD) di Tanjung Lesung, Banten. Jokowi memantau kegiatan Taruna Siaga Bencana (Tagana) masuk sekolah.Informasi yang
 
Senin, 18 Februari 2019 | 10:42:31

Pekerjaan Paruh Waktu yang Cocok untuk Mahasiswa Fakultas Ekonomi

JAKARTA - Pasti senang rasanya jika masih berstatus mahasiswa namun sudah bisa menghasilkan uang hasil kerja sendiri. Kamu bisa membiayai kuliah sendiri atau malah membantu orang tua. Apalagi kalau kamu m
 
Sabtu, 16 Februari 2019 | 15:30:42

Goes to Campus, Cara KPU Bengkalis Ajak Pemula Gunakan Hak Pilih

BENGKALIS- Berupaya meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu serentak April 2019 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis goes to campus atau datangi kampus untuk menggelar sosialisasi
 
Sabtu, 16 Februari 2019 | 11:09:26

9 Pekerjaan Menjanjikan untuk Mahasiswa Jurusan Akuntansi

JAKARTA - Sejak dulu, jurusan akuntansi selalu menjadi jurusan yang paling diminati para calon mahasiswa di Indonesia. Menurut Kemenristek, jurusan akuntansi berada di urutan kedua yang paling banyak dipil
 
Jumat, 15 Februari 2019 | 16:57:09

Proses Pemilihan Rektor UNS Tetap Berjalan Sesuai Prosedur

SOLO - Ketua Panitia Pemilihan Rektor UNS Sahid Teguh Widodo menyampaikan hingga saat ini proses pemilihan tetap berjalan sesuai prosedur. Hal tersebut menepis kabar bahwa hanya ada satu calon saja atau
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top