Iklan Sosial
 
Kamis, 12 Juli 2018 | 10:39:45
Pendidikan

PGRI: PPDB Zonasi Niatnya Bagus untuk Pemerataan Sekolah

Sebarkan:
Detik.com
PPDB di Kabupaten Trenggalek
Jakarta - Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi mendukung diberlakukannya sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru (PPDB). Menurutnya, secara prinsip sistem zonasi punya tujuan yang baik.

"Niat itu sangat baik. Niatnya adalah bahwa anak-anak Indonesia punya hak sama untuk memperoleh pendidikan bermutu maka diberikan kesempatan yang sama. Cuma ini Indonesia. Artinya, kebijakan mesti pro-kontra karena pelaksanaan di lapangan berbeda-beda," kata Unifah saat dihubungi, Selasa (11/7/2018) malam.

Dia mengatakan penerapan sistem zonasi memang perlu disiapkan dengan baik. Unifah mengatakan ekses yang terjadi karena pemerataan infrastruktur sekolah belum terjadi.

"Kita tidak bisa melepaskan eksesnya karena belum terjadi pemerataan. Cuma kalau tidak dilakukan sekarang kapan lagi? Kalau nunggu semuanya kan susah. Nah, ekses itu diminimalisir kebijakan daerah masing-masing, apakah kebijakan PPDB penuh, setengah, atau sebagian," ujarnya.

Dia memberi contoh PPDB yang dilakukan di Bandung, Jawa Barat. Unifah mengatakan PPDB di Bandung turut mempertimbangkan prestasi dan bakat calon siswa.

"PPDB harus didukung sebagai upaya pemerataan. Tapi daerah dapat mempertimbangkan ruang lain untuk mereka yang berprestasi. Misal, di Bandung 90% PPDB, 5% prestasi, 5% bakat khusus. Itu juga mendorong anak untuk meningkatkan kapasitas diri," ujarnya.

Unifah mengatakan kebijakan seperti ini perlu prinsip keberlanjutan agar tercipta standardisasi di sekolah-sekolah. Pemerataan pendidikan yang ingin dicapai lewat PPDB juga harus disertai perbaikan infrastruktur sekolah dan peningkatan kualitas guru-guru.

"Kebijakan ini akan melahirkan kebijakan berikutnya yang harus dipantau semua, satu infratrukturnya, kedua peningkatan guru. Sehingga di masa yang akan datang semua sekolah di Indonesia punya standar sekian," tutur dia.

PPDB Zonasi dan Penyetaraan Kualitas Sekolah
PPDB Zonasi dan Penyetaraan Kualitas Sekolah (dok. detikcom)

Sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menuai polemik di sejumlah daerah. Dari orang tua siswa yang memprotes hingga sekolah yang kekurangan murid.

Warga sekitar di SMP Negeri 21 di Sidomulyo Timur, Marpoyan Damai, Pekanbaru, menggelar aksi protes pada Kamis (5/7/2018). Mereka merasa hak-hak anak mereka sebagai warga setempat terabaikan di tahun ajaran baru ini. Anaknya yang baru tamat SD ditolak pihak sekolah.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga menyoroti zonasi PPDB karena sistem itu disebut tidak memiliki standar. Satu kasus di Padang, Sumatera Barat, ada sebuah sekolah yang menggunakan jalur hafiz Alquran sebagai sistem seleksi. Jalur tersebut diterapkan di sekolah negeri.

"Seperti di Padang, ada jalur hafiz Alquran untuk sekolah negeri. Ini kan sebetulnya nggak boleh. Sekolah negeri kan harusnya umum, orang beragamanya juga bermacam-macam. Nggak bisa pakai satu aturan," tutur komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti di kantor KPAI, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (11/7).

Terkait hal ini, Mendikbud Muhadjir Effendi ikut angkat bicara. Dia mengatakan sosialisasi zonasi PPDB akan selalu dianggap kurang.

"Ya sampai kiamat pun masih selalu (dianggap) kurang. Wong sudah sejak tahun yang lalu kok PPDB diberlakukan, kok masih ini (masih menyebut kurang sosialisasi)," kata Muhadjir saat menghadiri Lokakarya Pedoman Sertifikasi Ahli Bahasa di Hotel Kartika Chandra, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (11/7).


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 19 Juli 2018 | 16:52:41

LG V40 siap gebrak jagat smartphone papan atas, spesifikasinya bikin ngiler!

LG sepertinya tidak menyerah dengan perburuan untuk menjadi yang nomor satu dalam urusan smartphone. Terbukti, kali ini LG siap merilis andalan keempat di tahun ini setelah V30S, G7, dan V35 ThinQ. Adalah
Kamis, 19 Juli 2018 | 16:47:44

Penelitian Salat pada Kesehatan Gigi dan Mulut, Hasilnya Mengejutkan

JAKARTA - Salat menjadi aktivitas rutin yang dilakukan 5 kali dalam sehari oleh pemeluk agama Islam. Selain menjadi salah satu bentuk ibadah, aktivitas ini ternyata memiliki pengaruh terhadap kesehatan gi
Kamis, 19 Juli 2018 | 16:45:06

Ini jenis-jenis leukemia yang mungkin menyerang anak

Kabar mengenai putri Denada yang didiagnosis leukemia atau kanker darah tentunya membuat banyak orang prihatin. Juga membuat para orangtua khawatir mengenai risiko kesehatan anak masing-masing. Agar kita
Kamis, 19 Juli 2018 | 16:40:20

Anggaran Belanja Barang Rp 34 Triliun buat Perbaiki Sekolah dan Pasar

Jakarta - Pemerintah berkomitmen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN 2019 adalah penganggaran yang bisa menjaga ekonomi dan sosial masyarakat dalam menghadapi ketidakpastian global yang makin m
 
Berita Lainnya
Kamis, 19 Juli 2018 | 16:14:32

Menaker Hanif Dukung Pendidikan Berbasis Karakter Bagi Generasi Muda

Depok Penguatan karakter di generasi muda menjadi salah satu kunci meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia, oleh karena itu Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mendukung berbagai
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 15:08:54

Doktor Tercepat oleh Mahasiswa ITB dengan 36 Publikasi Scopus

JAKARTA - Mahasiswa Program Studi Doktor Teknik Kimia ITB berhasil membuat penelitian tentang membran penukar ion heterogen yang punya banyak manfaat. Membran penukar ion ini bisa digunakan untuk produksi
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 14:57:54

Polemik Zonasi Sekolah, Mendikbud dan Sri Mulyani Tukar Pengalaman

JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy menjelaskan tentang sistem zonasi sekolah yang sedang menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Penjelasan ini disampaik
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 14:45:05

Kisah Daniel Robert, Anak Petani Papua yang Lulus Akademi Angkatan Laut

JAKARTA - Seorang putra petani asal Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, bernama Letda (Mar) Daniel Robert Basik-Basik lulus menjadi perwira Akademi Angkatan Laut. "Saya menjalani pendidikan selama 4 tahun d
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 10:49:45

Riset Keagamaan Bakal Libatkan 58 Peneliti dari PTN dan Swasta

BOGOR - Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin menyatakan, soft launching Riset Keagamaan Nasional (ARKAN) 2018-2028, pada even Annual Conference on Research Proposal (ACRP), merupakan kegiatan untuk menghimpu
 
Rabu, 18 Juli 2018 | 14:42:19

Ada Sistem Zonasi, Mendikbud Ingin Persaingan Sekolah seperti Liga Inggris

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud) segera melakukan perbaikan terhadap sistem Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) melalui sistem zonasi. Lewat sistem zonasi
 
Selasa, 17 Juli 2018 | 15:21:34

Rommy Ajak Alumnus Kampus Islam Indonesia Giat Dakwah di Dunia Maya

Jakarta - Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy menyebut saat ini ceramah dan kajian keislaman di internet didominasi paham Wahabi. Hal ini misalnya terlihat dari situs dan video ceramah poluler diisi oleh
 
Selasa, 17 Juli 2018 | 14:02:25

UNS Sajikan Pertunjukan Ketroprak Kekinian Agar Diterima Milenial

JAKARTA - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta tadi malam menyita perhatian. Pasalnya, perguruan tinggi negeri tersebut menggelar pertunjukan ketoprak kekinian. Koordinator Pentas Ketoprak Tembanglara
 
Selasa, 17 Juli 2018 | 13:51:14

Raih 6 Medali Olimpiade Matematika, Peringkat Indonesia Naik ke-10 Besar

JAKARTA - Tim Olimpiade Matematika Indonesia tingkat SMA berhasil mempersembahkan enam medali pada Olimpiade Matematika Internasional di Rumania. Raihan prestasi ini berhasil membawa Indonesia ke peringka
 
Selasa, 17 Juli 2018 | 13:34:21

Nasib Ribuan Anak Sudan Selatan Dipaksa Putus Sekolah Akibat Perang

JUBA Ribuan anak Sudan Selatan telah melanjutkan studi mereka dalam Program Pendidikan Darurat Sudan Selatan (EEP). Program tersebut didukung oleh Dana Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau UNICEF,
 
Selasa, 17 Juli 2018 | 11:23:05

Lepas Lulusan IPDN, Kemendagri Ingatkan soal Integritas

Jakarta - Kemendagri menggelar apel pelepasan penugasan 2.009 CPNS lulusan IPDN angkatan 24 di Kampus IPDN, Jakarta Selatan, Selasa (17/7). Dalam acara ini, pihak Kemendagri berpesan kepada seluruh
 
Selasa, 17 Juli 2018 | 10:46:54

Gagal Masuk PTN dan Tertekan Orangtua, Calon Mahasiswa Perlu Rencana Cadangan

JAKARTA- Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit menjadi pilihan ribuan pelajar SMA atau calon mahasiswa. Namun, sayang dari ketatnya persaingan dan proses seleksi membuat beberapa dari mereka tersingkir at
 
Selasa, 17 Juli 2018 | 10:11:27

Tidak Lulus Kampus Negeri Favorit? Segera Move On

JAKARTA- Seleksi masuk perguruan tiggi negeri, cukup menyita banyak perhatian bagi calon mahasiswa. Pasalnya, minimnya kuota dan seleksi yang ketat membuat persaingan bagi banyak pelajar SMA. Bahkan, tida
 
Senin, 16 Juli 2018 | 16:15:21

Ratusan Mahasiswa Rebut Lomba Karya Penelitian Kemenristekdikti 2018

MAKASSAR- Ratusan tim mahasiswa memperebutkan gelar juara dalam ajang Monev Eksternal PKM Kemenristekdikti 2018 di Ruang Senat Rektorat Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (16
 
Senin, 16 Juli 2018 | 15:18:04

Seleksi Berlapis Masuk SMA Unggulan CT ARSA

Jakarta -SMA Unggulan CT ARSA Sukoharjo menerima 200 siswa pada tahun ajaran perdana 2018/2019 pada Jumat (13/7) kemarin. 200 Siswa tersebut sudah melalui proses seleksi yang berlapis.Penanggungjawab Pere
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top