Iklan Sosial
 
Rabu, 11 Juli 2018 | 10:58:02
Kampus

Sudah Lulus Tapi Belum Dapat Kerja, Simak 5 Tips Agar Tetap Produktif

Sebarkan:
Shutterstock
Kelulusan mahasiswa

JAKARTA - Setelah wisuda mungkin kalian tidak akan dipusingkan dengan pertanyaan, 'Kapan lulus?' Tapi sayangnya, kali ini kalian tidak bisa menghindari pertanyaan, 'Kapan kerja?' yang akan selalu mampir di telinga.

Sebagai fresh graduate, kalian mungkin berharap untuk cepat mendapatkan pekerjaan. Namun dengan banyaknya persaingan, beberapa orang mungkin memerlukan waktu yang lama untuk mendapatkan pekerjaan yang pas.

Jangan khawatir, selagi menunggu, Okezone memiliki beberapa tips untuk kalian mengisi waktu luang tersebut, seperti dinukil dari Her Campus:

1. Kerja Paruh Waktu

Nah, beberapa dari kalian lulusan baru, mungkin tidak akan mendapatkan uang saku dari orangtua. Untuk menambah uang jajan dan kebutuhan lainnya, tidak ada salahnya mencoba kerja paruh waktu atau menjadi freelancer. Gunakan waktu tersebut untuk membangun resume portofolio.

2. Pelajari Keterampilan atau Hobi Baru

Mencoba sesuatu hal yang baru untuk mengisi waktu luang merupakan hal yang tepat. Misalnya, mendaftar ke kelas memasak untuk mempelajari hidangan baru, membuat tembikar, melukis, dan bahkan olahraga. Lebih dari itu, kalian juga dapat mengambil kursus yang mungkin mampu memperluas keahlian profesional. Seperti kursus bahasa asing, public speaking, dan sebagainya.

3. Menjadi Volunteer 

Berbuat kebaikan juga menjadi poin yang terpenting untuk mengisi waktu selagi menunggu mendapatkan pekerjaan. Kalian bisa menjadi volunteer atau sukarelawan dan terlibat dalam proyek-proyek layanan masyarakat. Misalnya saja, mengajar untuk anak-anak di pelosok. Kalian juga bisa menjadi tim dokumentasi atau panitia di dalamnya. Melakukan pekerjaan secara sukarela akan membuat kalian lebih produktif dan positif.

4. Berkumpul Bersama Keluarga

Bagi kalian para perantau khususnya, ini merupakan momen yang tepat bagi kalian untuk lebih dekat bersama keluarga. Sebelum kembali meninggalkan rumah dan bahkan kota kalian untuk bekerja. Rencanakanlah liburan bersama keluarga atau hanya sekedar makan diluar. Selain itu, gunakan waktu tersebut untuk bernostalgia bersama teman lama. Sekarang kalian tidak memiliki mata kuliah, tugas, dan ujian yang perlu dikhawatirkan. Cobalah menikmati waktu luang dengan lapang dada.

5. Me Time 

Terakhir merupakan hal yang paling penting, setelah kalian memiliki waktu luang. Kalian harus belajar untuk memiliki waktu untuk memikirkan diri sendiri. Selain itu, kalian juga memiliki banyak waktu untuk berpikir. Jadi, cobalah menulis dan renungkan daftar sasaran, impian, dan hal-hal yang harus dilakukan. Perencaan untuk masa depan adalah cara yang luar biasa untuk mengikuti hal yang harus dilakukan, membantu untuk memasukkan lebih banyak pemikiran positif, dan pengembangan diri.

Intinya adalah habiskan waktu untuk melakukan hal-hal baru yang belum pernah kalian coba sebelumnya. Lakukan dan rencanakan sebanyak mungkin untuk perjalanan hidup kalian selanjutnya. Semoga beruntung!

sumber: okezone.com

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 19 Juli 2018 | 16:27:08

Tempat wisata syariah di Indonesia yang lagi hits

Indonesia salah satu negara yang mempunyai banyak destinasi wisata. Memiliki alam yang indah menjadi daya tari wisatawan asing datang ke negeri ini. Dan saat ini yang mulai digandrung
Kamis, 19 Juli 2018 | 16:20:34

5 Manfaat Mencuci Muka, dari Melancarkan Sirkulasi Darah hingga Awet Muda

MENCUCI muka memang menjadi satu rutinitas yang tidak bisa ditinggalkan oleh setiap orang. Nah, agar hasilnya lebih bersih dan bikin kulit cerah, jangan lupa pakai pembersih wajah. Apalagi saat beraktivi
Kamis, 19 Juli 2018 | 16:17:42

Dalam 10 Hari, Biaya Pengobatan Leukemia Anak Denada Capai Rp 400 Juta

Jakarta - Penyanyi multitalenta Denada terus memperjuangkan kesembuhan putri kecilnya, Shakira Aurum. Seperti diketahui, Shakira Aurum mengidap sakit leukemia yang mengharuskannya berobat bolak-balik Indo
Kamis, 19 Juli 2018 | 16:14:32

Menaker Hanif Dukung Pendidikan Berbasis Karakter Bagi Generasi Muda

Depok Penguatan karakter di generasi muda menjadi salah satu kunci meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia, oleh karena itu Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mendukung berbagai
 
Berita Lainnya
Kamis, 19 Juli 2018 | 16:14:32

Menaker Hanif Dukung Pendidikan Berbasis Karakter Bagi Generasi Muda

Depok Penguatan karakter di generasi muda menjadi salah satu kunci meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia, oleh karena itu Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mendukung berbagai
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 15:08:54

Doktor Tercepat oleh Mahasiswa ITB dengan 36 Publikasi Scopus

JAKARTA - Mahasiswa Program Studi Doktor Teknik Kimia ITB berhasil membuat penelitian tentang membran penukar ion heterogen yang punya banyak manfaat. Membran penukar ion ini bisa digunakan untuk produksi
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 14:57:54

Polemik Zonasi Sekolah, Mendikbud dan Sri Mulyani Tukar Pengalaman

JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy menjelaskan tentang sistem zonasi sekolah yang sedang menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Penjelasan ini disampaik
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 14:45:05

Kisah Daniel Robert, Anak Petani Papua yang Lulus Akademi Angkatan Laut

JAKARTA - Seorang putra petani asal Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, bernama Letda (Mar) Daniel Robert Basik-Basik lulus menjadi perwira Akademi Angkatan Laut. "Saya menjalani pendidikan selama 4 tahun d
 
Kamis, 19 Juli 2018 | 10:49:45

Riset Keagamaan Bakal Libatkan 58 Peneliti dari PTN dan Swasta

BOGOR - Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin menyatakan, soft launching Riset Keagamaan Nasional (ARKAN) 2018-2028, pada even Annual Conference on Research Proposal (ACRP), merupakan kegiatan untuk menghimpu
 
Rabu, 18 Juli 2018 | 14:42:19

Ada Sistem Zonasi, Mendikbud Ingin Persaingan Sekolah seperti Liga Inggris

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud) segera melakukan perbaikan terhadap sistem Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) melalui sistem zonasi. Lewat sistem zonasi
 
Selasa, 17 Juli 2018 | 15:21:34

Rommy Ajak Alumnus Kampus Islam Indonesia Giat Dakwah di Dunia Maya

Jakarta - Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy menyebut saat ini ceramah dan kajian keislaman di internet didominasi paham Wahabi. Hal ini misalnya terlihat dari situs dan video ceramah poluler diisi oleh
 
Selasa, 17 Juli 2018 | 14:02:25

UNS Sajikan Pertunjukan Ketroprak Kekinian Agar Diterima Milenial

JAKARTA - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta tadi malam menyita perhatian. Pasalnya, perguruan tinggi negeri tersebut menggelar pertunjukan ketoprak kekinian. Koordinator Pentas Ketoprak Tembanglara
 
Selasa, 17 Juli 2018 | 13:51:14

Raih 6 Medali Olimpiade Matematika, Peringkat Indonesia Naik ke-10 Besar

JAKARTA - Tim Olimpiade Matematika Indonesia tingkat SMA berhasil mempersembahkan enam medali pada Olimpiade Matematika Internasional di Rumania. Raihan prestasi ini berhasil membawa Indonesia ke peringka
 
Selasa, 17 Juli 2018 | 13:34:21

Nasib Ribuan Anak Sudan Selatan Dipaksa Putus Sekolah Akibat Perang

JUBA Ribuan anak Sudan Selatan telah melanjutkan studi mereka dalam Program Pendidikan Darurat Sudan Selatan (EEP). Program tersebut didukung oleh Dana Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau UNICEF,
 
Selasa, 17 Juli 2018 | 11:23:05

Lepas Lulusan IPDN, Kemendagri Ingatkan soal Integritas

Jakarta - Kemendagri menggelar apel pelepasan penugasan 2.009 CPNS lulusan IPDN angkatan 24 di Kampus IPDN, Jakarta Selatan, Selasa (17/7). Dalam acara ini, pihak Kemendagri berpesan kepada seluruh
 
Selasa, 17 Juli 2018 | 10:46:54

Gagal Masuk PTN dan Tertekan Orangtua, Calon Mahasiswa Perlu Rencana Cadangan

JAKARTA- Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit menjadi pilihan ribuan pelajar SMA atau calon mahasiswa. Namun, sayang dari ketatnya persaingan dan proses seleksi membuat beberapa dari mereka tersingkir at
 
Selasa, 17 Juli 2018 | 10:11:27

Tidak Lulus Kampus Negeri Favorit? Segera Move On

JAKARTA- Seleksi masuk perguruan tiggi negeri, cukup menyita banyak perhatian bagi calon mahasiswa. Pasalnya, minimnya kuota dan seleksi yang ketat membuat persaingan bagi banyak pelajar SMA. Bahkan, tida
 
Senin, 16 Juli 2018 | 16:15:21

Ratusan Mahasiswa Rebut Lomba Karya Penelitian Kemenristekdikti 2018

MAKASSAR- Ratusan tim mahasiswa memperebutkan gelar juara dalam ajang Monev Eksternal PKM Kemenristekdikti 2018 di Ruang Senat Rektorat Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (16
 
Senin, 16 Juli 2018 | 15:18:04

Seleksi Berlapis Masuk SMA Unggulan CT ARSA

Jakarta -SMA Unggulan CT ARSA Sukoharjo menerima 200 siswa pada tahun ajaran perdana 2018/2019 pada Jumat (13/7) kemarin. 200 Siswa tersebut sudah melalui proses seleksi yang berlapis.Penanggungjawab Pere
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top