Iklan Sosial
 
Sabtu, 7 Juli 2018 | 11:06:07
Pendidikan

Terjadi Kecurangan Saat Tes Masuk STAN, Pelakunya Anak Pejabat

Sebarkan:
Liputan6.com
Peserta mengikuti Try Out Nasional SBMPTN 2016 di GOR Ciracas, Jakarta, Sabtu (21/5). Try Out Nasional yang digagas PDIP diikuti kurang lebih 200 ribu peserta SLTA/sederajat di 34 Provinsi se-Indonesia.
Jakarta - Panitia seleksi penerimaan mahasiswa baru membongkar praktik curang yang terjadi di Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Administrasi Negara (PKN STAN).

Disebutkan, aksi curang dilakukan lima peserta yang mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru di PKN STAN Makassar, Sulawesi Selatan.

Kelima peserta itu tak bisa berkutik ketika aksinya terbongkar saat mengikuti tes.

Aksi culas mereka sempat lolos dari pemeriksaan sebelum tes. Modusnya cukup rapi dan terbilang profesional. Mereka menggunakan kamera mini atau spy camera yang terhubung dengan gawai (smartphone).

Kepala Kantor Regional IV Makassar, Badan Kepegawaian Negara (BKN) Sayadi membeberkan, mereka memasang kamera kecil di lengan baju. Kamera itu terhubung dengan gawai yang diselipkan dalam pakaian dalam.

"Kamera ini fungsinya untuk menyorot soal di layar monitor. Gambar yang terekam kamera tersebut terhubung ke gawai yang sudah disetel khusus. Hasil rekaman itu juga terhubung dengan gawai yang dikendalikan orang luar," beber Sayadi kepada JawaPos.com Group, Selasa, 3 Juli 2018.

Ponsel mereka, lanjut Sayadi, terhubung dengan aplikasi WhatsApp. Setelah itu, ada beberapa rangkaian kabel dari ponsel yang terhubung ke telinga peserta.

"Jadi semua sudah lengkap. Kamera itu menghubungkan orang yang akan memberikan jawaban yang terhubung lewat ponsel. Jadi yang jawab ini dari luar," ungkapnya.

Aksi peserta tersebut terbongkar saat mengikuti tes masuk PKN STAN 29 Juni dan 2 Juli 2018. Namun karena untuk kepentingan pengembangan, BKN baru merilis peristiwa ini.

Pelaku Anak Pejabat

Beberapa pelaku diketahui anak pejabat daerah. Salah satunya dari Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Identitas mereka masih dirahasiakan dengan alasan masih pengembangan.

Sayadi mengakui, aksi ini memang sempat tak terpantau pemeriksa. Apalagi peserta perempuan ini mengenakan jilbab, sehinga semua tertutup. Kameranya sangat kecil. Sesaat sebelum tes dimulai, peserta yang berlaku curang tersebut sempat izin keluar ke kamar kecil.

Aksi mereka baru ketahuan ketika ponsel salah satu peserta berbunyi saat mengikuti tes. Pengawas pun langsung memeriksa, dan ternyata di balik pakaian dalam mereka ada perangkat khusus yang digunakan untuk berkomunikasi dengan orang luar.

Sayadi meyakini, aksi curang ini berjaringan. Karena itu pihaknya melaporkan tindakan tersebut ke Polda Sulsel agar ditindaklanjuti. Calon pelajar ikatan dinas yang berbuat curang ini pun langsung dinyatakan gugur, tak lagi bisa ikut seleksi lanjutan yang dilakukan secara online.

Sayadi mengatakan, kasus ini menjadi pelajaran agar ke depannya pengawas lebih selektif lagi dalam pemeriksaan.

"Secara nasional ada 5 ribu formasi yang disedikan. Kebetulan tesnya di tempat kami. Makanya kami yang awasi pelaksanaan tes untuk sistem CAT," tambahnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, sejauh ini penyidik masih menelusuri terkait laporan kecurangan peserta tes di STAN. "Perbuatan itu merupakan penipuan lantaran berbuat curang. Kita proses orangnya," kata dia.

Termasuk, lanjut Dicky, penyidik akan menelusuri jaringannya dengan menggunakan Cyber Crime Polda Sulsel.

"Akan ditelusuri semua mulai dari siapa dia temani berkomunikasi. Jangan sampai juga ada orang dalam," jelasnya.

(Liputan6.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 19 September 2018 | 14:32:18

370 Personel Polri Bengkalis Amankan Pemilu

BENGKALIS - Sebanyak 370 personel polisi jajaran Polres Bengkalis siap mengamankan pelaksanaan pemilu tahun 2019 mendatang. Hal tersebut diungkap Waka Polres Bengkalis Kompol Ade Zamrah usai memimpin apel g
Rabu, 19 September 2018 | 14:29:49

Ikuti Putusan MA, Golkar Banten Loloskan Eks Koruptor Nyaleg

Serang - DPD Golkar Banten tetap mencalonkan calegnya maju sebelum penetapan daftar calon tetap (DCT) besok. Meski dua calegnya yaitu Desy Yusandi dari dapil Kota Tangerang dan Agus Randil dari dapil Pand
Rabu, 19 September 2018 | 14:26:53

Penemuan Medis yang Berjasa Besar di Dunia Kedokteran

JAKARTA - Tenaga medis mulai dari dokter, perawat, dan peneliti telah menghabiskan banyak waktu untuk menyelamatkan nyawa manusia. Dalam beberapa kasus, penemuan dan juga kehadiran teknologi canggih bidan
Rabu, 19 September 2018 | 14:23:53

Novel Baswedan: Jokowi Masih Ada Waktu untuk Menegakkan Hukum

Sleman - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, berharap Jokowi bisa menjadi motor untuk memperbaiki penegakan hukum di Indonesia."Beliau ini (Jokowi) adalah presiden ki
 
Berita Lainnya
Rabu, 19 September 2018 | 14:26:53

Penemuan Medis yang Berjasa Besar di Dunia Kedokteran

JAKARTA - Tenaga medis mulai dari dokter, perawat, dan peneliti telah menghabiskan banyak waktu untuk menyelamatkan nyawa manusia. Dalam beberapa kasus, penemuan dan juga kehadiran teknologi canggih bidan
 
Rabu, 19 September 2018 | 14:14:35

Isak Tangis Warnai Aksi Ribuan Guru Honorer di Sukabumi

Sukabumi - Isak tangis mewarnai aksi ribuan guru honorer di Gelanggang Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (19/9/2018). Aksi tersebut mendapat pengawalan dari sebanyak 300 personel kepolisian dar
 
Rabu, 19 September 2018 | 11:40:10

Pesawat Tanpa Awak ITS Siap Berlaga di Turki

JAKARTA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali berkesempatan menunjukkan taringnya di kancah dunia. Melalui Tim Bayucaraka, ITS unjuk kebolehan dalam kontes pesawat nirawak tingkat dunia, T?B
 
Selasa, 18 September 2018 | 15:15:09

Lantik 2 Pimpinan Perguruan Tinggi, Menristekdikti: Kita Dituntut Lebih Canggih

JAKARTA - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) hari ini menggelar pelantikan dan sumpah jabatan kepada Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri di Auditorium Kemristekdikti, Jalan J
 
Selasa, 18 September 2018 | 14:54:21

Sita Perhatian Korsel, Tarian Aceh Ratoeh Jaroe Kalahkan 13 Negara

JAKARTA ? Komunitas seni tari tradisional Aceh Rampoe UGM berhasil meraih juara I dalam Wonju Dynamic Dancing Carnival 2018 yang berlangsung 11-16 September 2018 di Korea Selatan. Dalam kompetisi itu, Ram
 
Senin, 17 September 2018 | 16:54:13

Jelang Pemilu 2019, Mahasiswa Jangan Mau Ditunggangi Kepentingan Politik

MALANG ? Maraknya aksi demonstrasi yang disinyalir ditungganggi kepentingan politik menjelang Pemilu 2019 membuat Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) mengingatkan sejumlah pih
 
Senin, 17 September 2018 | 15:00:16

KBRI Cairo beri penghargaan 201 mahasiswa RI berprestasi di Al-Azhar

JAKARTA - Sebanyak 201 mahasiswa asal Indonesia yang menempuh pendidikan S-1 di Universitas Al Azhar Mesir meraih penghargaan dari KBRI Cairo. Penghargaan ini merupakan apresiasi terhadap capaian nilai inde
 
Senin, 17 September 2018 | 14:56:40

Universitas Negeri Malang Terima Pendanaan Islamic Development Bank Senilai USD48,2 Juta

MALANG ? Universitas Negeri Malang (UM) menjadi salah satu perguruan tinggi yang mendapatkan pendanaan Project 4 in 1 dari the Islamic Development Bank (IsDB). Dalam Konsorsium 4 in 1, Universitas Negeri
 
Senin, 17 September 2018 | 14:46:25

Bersihkan sisa banjir, sekolah di Medan tunda belajar-mengajar

MEDAN - Sejumlah sekolah di Medan terpaksa meniadakan kegiatan belajar-mengajar, Senin (17/9). Kegiatan guru dan siswa hari ini diisi gotong royong membersihkan lumpur dan sisa banjir kemarin. Banjir mer
 
Senin, 17 September 2018 | 11:37:06

Komunitas Seni Tari Rampoe UGM Menang Kompetisi di Korea

Sleman - Komunitas seni tari tradisional Aceh Rampoe dari Universitas Gadjah Mada (UGM) meraih juara I dalam Wonju Dynamic Dancing Carnival 2018. Kompetisi yang diikuti 39 negara itu berlangsung pada 11-1
 
Senin, 17 September 2018 | 11:08:19

Ribuan Siswa se-Indonesia Beraksi dalam Olimpiade Olahraga di Yogya

Yogyakarta - Ribuan siswa mulai jenjang SD hingga SMA dari berbagai daerah di Indonesia berlomba menjadi yang terbaik dalam acara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di Yogyakarta. O2SN kali in
 
Senin, 17 September 2018 | 11:04:04

Dua Mahasiswa Meninggal di Malang, Unair: Tanpa Sepengetahuan Kampus

Surabaya - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya berduka atas meninggalnya dua mahasiswa di Pantai Bantol, Donomulyo, Kabupaten Malang. Kampus mengungkapkan keduanya tidak sedang mengikuti kegiatan
 
Sabtu, 15 September 2018 | 15:09:15

Mahasiswa ITS Petakan Potensi Energi Laut di Indonesia

JAKARTA ? Berlakunya Kebijakan Energi Nasional yang tertera pada Perpres No. 5 Tahun 2006 yang salah satunya mengenai penganekaragaman energi, menuntut Indonesia agar bisa lebih mengembangkan sumber energ
 
Sabtu, 15 September 2018 | 11:48:59

Mahasiswa ITS Ciptakan Mobile Game Timun Mas

JAKARTA ? Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali membuktikan eksistensinya di bidang desain animasi. Melansir dari website resmi Uns, Sabtu (15/9/2018), mahasiswi Departemen Des
 
Sabtu, 15 September 2018 | 09:12:39

Mahasiswa ITS Rancang Sepeda Terapi Anak Cerebral Palsy

JAKARTA ? Untuk membantu pergerakan anak dengan kebutuhan khusus, mahasiswi Departemen Desain Produk Industri (Despro) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Elly Fitriana Soedjito menciptakan
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top