Iklan Sosial
 
Senin, 12 Maret 2018 | 15:01:45

Penjelasan Sekolah Terkait Kabar Bullying di SMPN 287 Jaktim

Sebarkan:
Jakarta - Beredar kabar kasus bullying menimpa seorang siswi berkebutuhan khusus di SMPN 287 Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur. Pihak sekolah pun angkat suara terkait kasus ini.

Kepala Sekolah SMPN 287, Suprojo menjelaskan, berawal saat seorang siswi berinisial tengah mengikuti mata pelajaran olahraga dan bermain bola kasti, pada Rabu (7/3) sekitar pukul 09.00 WIB. Saat berlari, K terjatuh lalu ditertawakan oleh teman-temannya. Dia pun tersinggung dan melaporkan kepada orang tuanya.

"Jadi pas dia bawa bola jatuh, namanya jatuh spontan temennya ketawa , kemudian anaknya tersinggung merasa dibully," ujar Suprojo kepada detikcom di SMPN 287 Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur.
Suprojo menuturkan, merupakan satu dari 16 murid di SMPN 287 yang berkebutuhan khusus. Dia juga mengatakan, dalam kesehariannya di sekolah, K merupakan siswi yang sedikit susah berosialisasi dengan teman-temannya.

"Anak ini siswa jalur umum, tapi agak tempramental dan agak susah bersosialisasi itu sudah kita sampaikan ke ortu, dan ortu juga sudah paham dengan kondisi anaknya. Di sekolah ini ada 16 siswa ABK (anak berkebutuhan khusus)," kata Suprojo.

Dikatakan Suprojo, pihaknya sudah memanggil orang tua untuk menyelesaikan kasus tersebut. Kasus ini pun sudah selesai, pihak sekolah dan orang tua sepakat untuk saling melakukan pemantauan terhadap kegiatan anaknya baik di rumah maupun di sekolah.
"Sekolah akan selalu memantau anaknya, sehingga jika anaknya diganggu segera melapor ke guru atau ke kepala sekolah. Nantinya pihak sekolah menyampaikan digangguin seperti apa, akan segera disampaikan ke ortu," jelasnya.

Seperti yang dilihat detikcom di website lapor.go.id, kasus bullying terjadi di SMPN 287 Pinang Ranti, Jakarta Timur. Dalam laporan itu disebut jika dua anak yang menjadi korban bullying mengalami trauma, dan tidak ada tanggapan dari pihak sekolah dalam menanggapi kasus ini.


Berikut kutipanya :

Kpd Yth. Pemprov DKI Jakarta

Kurang mampunya SMPN 287 Pinang Ranti Jakarta Timur dalam menghadapi bullying sesama siswa di sekolah. Dipastikan sudah 2 orang anak yang merasa trauma (dalam kelas yang sama) dan salah satunya adalah anak berkebutuhan khusus. Tidak ada tanggapan dari kepala sekolah yang berwenang dalam menghadapi kasus bullying sesama siswa terutama untuk anak2 berkebutuhan khusus (ABK) tersebut. Mohon ditinjau ulang system penanganan tata tertib siswa dan penanganan anak2 berkebutuhan khusus di sana. Karena sangat terlihat banyak guru yang tidak peduli bahkan terasa tidak suka dengan keberadaan anak2 ABK di SMPN tersebut. Terima Kasih


Mohon ditindaklanjuti, terima kasih
(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 19 Juni 2018 | 17:56:40

Rata-rata Korban KM Sinar Bangun Komunitas Vespa, 49 Orang Belum Ditemukan

MEDAN - Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan menegaskan bahwa hingga saat ini, pengaduan korban kehilangan telah mencapai 49 orang dan bisa saja nama-nama korban pengaduan bertambah, seiring semak
Selasa, 19 Juni 2018 | 12:31:18

Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba Hingga ke Tanjung Unta

MEDAN-Tim gabungan terus berupaya mencari lebih dari 50 penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut). Pencarian menyisir hingga perairan Tanjung Unta, sekitar tiga mil laut (se
Senin, 18 Juni 2018 | 22:13:48

Sekda Inhil Hadiri Halal Bihalal Bersama Masyarakat GAS

GAUNGANAKSERKA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir  (Inhil), H Said Syarifuddin menghadiri Halal Bihalal bersama masyarakat Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) yang digelar di Lapangan Terat
Senin, 18 Juni 2018 | 21:39:13

Puluhan Penumpang KM Sinar Bangun Belum Ditemukan

JAKARTA - Puluhan penumpang Kapal Motor (KM) Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba, Sumatera Utara pada Senin (18/6) belum ditemukan.Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purw
 
Berita Lainnya
Selasa, 12 Juni 2018 | 14:53:11

Unhan Siap Gelar Seminar International Defense Science

BOGOR - Universitas Pertahanan (Unhan) kembali akan menyelenggarakan Internasional Defense Science Seminar (IIDSS) dengan mengangkat tema "Strengthening Defense Diplomacy to Address Common Security Chall
 
Selasa, 12 Juni 2018 | 14:35:37

Kisah Ronny Gani, Sang Animator Film Box Office Hollywood

WASHINGTON - Menjadi animator untuk film-film Box Office Hollywood tidak hanya ditantang untuk menuangkan kreasi dalam berkarya saja, namun juga harus bisa menjaga rahasia dari proyek dan cerita film yang
 
Selasa, 12 Juni 2018 | 10:32:53

Tangkal Radikalisme, Bamsoet Minta BIN Menyusuri Kampus

Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet meminta Badan Intelijen Negara (BIN) masuk ke kampus-kampus yang ada di Tanah Air. Hal tersebut dilakukan untuk mencari tahu kebernaran mahasiswa terpapar
 
Senin, 11 Juni 2018 | 15:00:10

Alumni Unpar Berbagi Kasih: Ngabuburit dan Buka Bersama Anak Yatim & Dhuafa

DALAM rangka merayakan bulan suci Ramadan, Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) ingin berbagi kebahagiaan bersama masyarakat sekitar yang menjalankan ibadah puasa. "Semoga ibadah puasa Bapak/Ibu dan adi
 
Sabtu, 9 Juni 2018 | 13:56:30

Paham radikal juga susupi kampus di Prancis, Malaysia dan Singapura

Rilis Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengenai tujuh universitas terpapar paham radikalisme mengundang keprihatinan bagi petinggi para universitas, semisal Rektor Universitas Paramadina, Fi
 
Sabtu, 9 Juni 2018 | 10:22:24

Beri Kuliah Umum di Norwegia, Menteri Susi Paparkan Cara Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia

JAKARTA - Di sela kunjungan kerjanya di Norwegia, Kamis 7 Juni 2018, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberi kuliah umum di Norwegian Institute of International Affairs (NUPI). Dalam kul
 
Jumat, 8 Juni 2018 | 15:18:22

Rektor UGM Ajak Dosen Diduga Simpatisan HTI Kembali ke Pancasila

Sleman - Rektor UGM, Panut Mulyono memanggil dua dosen yang diduga simpatisan HTI hari ini. Panut mengatakan salah satu yang akan dibicarakan adalah dirinya ingin mengajak kedua dosen itu kembali ke Panca
 
Jumat, 8 Juni 2018 | 14:58:28

Universitas Indonesia Masuk 300 Perguruan Tinggi Terbaik Dunia

DEPOK - Universitas Indonesia (UI) berhasil masuk dalam 300 besar perguruan tinggi terbaik di dunia, bersama dua perguruan tinggi lain di Asia yaitu National Yang-Ming University di Taipei dan Beijing Norma
 
Kamis, 7 Juni 2018 | 13:45:22

Presiden Jokowi Siapkan Aturan soal Radikalisme di Perguruan Tinggi

INDRAMAYU - Presiden Joko Widodo menyatakan angka radikalisme di perguruan tinggi sudah sangat mengkhawatirkan. Pasalnya, paham radikalisme tersebut tidak muncul tiba-tiba namun sudah ada sejak dulu dan t
 
Kamis, 7 Juni 2018 | 13:37:08

Dibuka Beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor

JAKARTA - Kemenristekdikti membuka Beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU). Beasiswa PMDSU merupakan salah satu program unggulan Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan D
 
Kamis, 7 Juni 2018 | 11:43:23

Ospek Maut, 3 Mahasiswa Fakultas Kedokteran UMI Dihukum Percobaan

Makassar - Pengadian Negeri (PN) Makassar menjatuhkan vonis 1 tahun penjara dengan masa percobaaan 2 tahun pada 3 mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI). Ketiganya terlibat kasus penganiayaan yang m
 
Kamis, 7 Juni 2018 | 11:12:13

Menristekdikti: Jangan Terlalu Khawatir Kuliah di Kampus Terpapar Radikalisme

Jakarta -  Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir mengimbau para orang tua tak perlu khawatir untuk melanjutkan pendidikan anaknya ke perguruan tinggi terpapar ra
 
Rabu, 6 Juni 2018 | 16:44:07

Pengawasan radikalisme di kampus dijamin tak renggut kebebasan mahasiswa

Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir mengatakan pihaknya fokus pada pencegahan radikalisme di kampus. Pihaknya juga akan mempelajari model-model kegiatan yang rawan
 
Rabu, 6 Juni 2018 | 10:20:58

Wapres JK Minta Kampus Beri Pemahaman Antiradikalisme ke Mahasiswanya

Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau Wapres JK meminta agar perguruan tinggi memberikan pendidikan antiradikalisme. Hal itu menyusul penangkapan terduga teroris di Universitas Riau beberapa waktu lal
 
Selasa, 5 Juni 2018 | 16:19:13

Presiden Jokowi Ungkap Susahnya Cari Lahan untuk Kampus UIII

DEPOK - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat mengusulkan pembangunan gedung Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) dibangun di luar Pulau Jawa, namun usulan tersebut ditolak oleh tim pembangunan. "S
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top