Iklan Sosial
 
Kamis, 22 Februari 2018 | 10:38:51

Mahasiswa Ajarkan Ibu-Ibu PKK Olah Kulit Rambutan Jadi Teh dan Sirup

Sebarkan:

JEPARA - Sekelompok mahasiswa kuliah kerja nyata dari Universitas PGRI Semarang mendorong warga Desa Platar, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah mengolah kulit rambutan khas desa setempat yang jumlahnya melimpah menjadi produk teh yang bernilai ekonomis.

"Dalam rangka membantu warga Desa Platar memanfaatkan kulit rambutan menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis, kami dari tim kelompok mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) semester VIII memberikan pelatihan tata cara membuat teh dari bahan kulit rambutan," kata Koordinator Mahasiswa KKN UPGRIS Desa Platar Sumini Mina Wati di Jepara, baru-baru ini.

Ia mengatakan ide awal membuat teh dari kulit rambutan merupakan hasil observasi terkait dengan potensi Desa Platar dan sekitarnya di Kecamatan Tahunan. Hasilnya, kata dia, sebagian besar masyarakat memiliki pohon rambutan dan mereka juga suka mengonsumsi buah tersebut.

"Karena belum mengetahui manfaat dari kulit rambutan, selama ini hanya dibuang dan menjadi sampah," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, Tim KKN UPGRIS di desa itu mencoba bereksperimen memanfaatkan kulit rambutan untuk diolah menjadi teh.

Selain bisa diolah menjadi teh, ternyata kulit rambutan juga bisa dijadikan bahan baku untuk membuat sirup, sedangkan biji rambutan dapat diolah menjadi emping.

Pelatihan yang diberikan kepada masyarakat Desa Platar, lanjut dia, baru sekali digelar pada Senin 19 Februari 2018 di Balai Desa Platar yang diikuti 80 peserta. Mereka kalangan ibu PKK desa setempat.

Untuk membuat teh tersebut, lanjut dia, cukup mudah, dimulai dengan menyiapkan kulit rambutan kemudian diiris tipis-tipis dan dicuci bersih.

Langkah selanjutnya, kulit rambutan yang sudah dicuci tersebut dijemur antara dua hingga tiga hari, hingga benar-benar kering yang ditandai terjadinya perubahan warna menjadi cokelat tua.

"Selanjutnya, teh yang diberi nama teh kutan (kulit rambutan) itu siap diseduh dengan air panas dengan ditambahkan gula pasir secukupnya. Bisa juga diseduh dalam kondisi dingin dengan ditambahkan es sesuai selera," ujarnya.

Rasa dari teh kutan tersebut, lanjut dia, hampir seperti teh pada umumnya, namun memiliki aroma rambutan dan sedikit ada rasa pahit serta asam. "Ketika sudah dalam bentuk minuman teh, rasa asam maupun pahit tidak terlalu terasa," ujarnya.

Keunggulan lainnya, teh kutan bisa mengurangi kadar kolesterol.

Dalam rangka mendorong warga desa setempat untuk mengembankan pembuatan teh kutan menjadi produk khas Desa Platar, Tim KKN UPGRIS akan menggelar latihan pembuatan teh lanjutan karena akan disajikan dalam pameran Kecamatan Tahunan pada 4 Maret 2018.

Gerai KKN UPGRIS, kata dia, akan memperkenalkan produk teh kutan hasil buatan masyarakat Desa Platar serta emping dari biji rambutan.

"Desa setempat juga berminat mengembangkan produk teh kutan sebagai produk khas, menyusul munculnya wacana dibuatkan hak patennya pula," ujarnya.

Proses pemasarannya, kata Mina, bisa melalui media sosial karena tanpa mengeluarkan biaya yang mahal.

Ketua TP-PKK Desa Platar Susi Kusumaningtyas menyambut positif pelatihan membuat teh dari kulit rambutan karena bisa dijadikan produk unggulan.

"Kami juga berterima kasih kepada KKN UPGRIS karena kulit rambutan yang selama ini tidak dimanfaatkan ternyata bisa bernilai ekonomis. Mudah-mudahan nantinya dapat menjadi produk unggulan dari ibu-ibu Desa Platar," ujarnya.

(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
 
Berita Lainnya
Jumat, 21 September 2018 | 16:32:07

Blokade Jalan Imam Bonjol Medan, Mahasiswa tuntut perbaikan ekonomi

MEDAN - Demonstrasi mahasiswa mengkritik pemerintahan Jokowi-JK berlanjut di Medan. Jumat (21/9) giliran Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang berunjuk di depan gedung DPRD Sumut. Dalam aksinya, serat
 
Jumat, 21 September 2018 | 16:21:44

Rektor Untar Prof Dr Agustinus Purna Irawan

JAKARTA - Komitmen Universitas Tarumanagara (Untar) untuk terus membangun pendidikan di Indonesia berbuah hasil manis. Selain konsisten sebagai universitas yang menelurkan mahasiswa dengan skill kewirausaha
 
Jumat, 21 September 2018 | 16:04:43

Kapolda Sumut jenguk 5 mahasiswa pendemo Jokowi di RS Bhayangkara

MEDAN - Lima mahasiswa terluka dalam demontrasi mengkritik pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla di depan gedung DPRD Sumut, Kamis (20/9), masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Medan. Mereka dijengu
 
Jumat, 21 September 2018 | 15:53:17

ITB Kampus Cirebon akan Beroperasi 2020

Cirebon - Institut Teknologi Bandung (ITB) akan segera memiliki kampus di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Pemkab Cirebon bersama Kemenristekdikti telah menandatangi kesepakatan hibah dan pinjam pakai
 
Jumat, 21 September 2018 | 14:23:25

BMKG Gunakan Radar Buatan ITB Amati Cuaca di Bandung

JAKARTA ? Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Prof. Dwikorita Karnawati menyampaikan apresiasi atas pembuatan radar cuaca buatan peneliti ITB (Institut Teknologi Bandung). Dalam pen
 
Kamis, 20 September 2018 | 15:43:51

Miris, 46 Gedung SD di Pamekasan Disegel Serentak Hari Ini

Pamekasan - Kegiatan belajar mengajar di 46 sekolah dasar negeri di Pamekasan, Jawa Timur, terganggu akibat aksi penyegelan yang dilakukan oleh pemilik lahan yang ditempati sekolah itu. Penyegelan dilakukan se
 
Kamis, 20 September 2018 | 14:45:08

Tas selempang hitam tak bertuan gegerkan Kampus UIN

JAKARTA - Sebuah tas hitam tak bertuan gegerkan warga kampus Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta di Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (20/9) siang tadi. Tas yang belum diketahui kepemilik
 
Kamis, 20 September 2018 | 13:42:59

Mahfud MD Bercerita tentang Gus Dur di Unhas, Rektor Minta Maaf Peserta Membeludak

JAKARTA - Kedatangan Mahfud MD untuk menyampaikan kuliah umum di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar hari ini, mendapat sambutan sangat antusias. Ratusan sivitas akademika yg terdiri dari Rektor, guru
 
Kamis, 20 September 2018 | 11:25:05

Siswa SD Muhammadiyah Ponorogo Sabet Medali Emas Kontes Robot

Ponorogo - Robot penggoreng kentang karya siswa SD Muhammadiyah Ponorogo berhasil menjuarai kontes robot International Islamic School Robot Olympiad (IISRO) yang digelar di Kuala Lumpur pada tanggal
 
Rabu, 19 September 2018 | 15:46:57

Risma Prihatin Anak Penjual Koran Belajar di Pinggir Jalan

Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya memberikan tanggapan tentang seorang anak penjual koran bernama Muhammad Irvian (6) yang belajar di dekat perempatan Jalan Kertajaya, Kota Surabaya. Irvian diketa
 
Rabu, 19 September 2018 | 15:44:09

Pendidikan politik diperlukan untuk capat target partisipasi politik

Pendidikan Politik merupakan salah satu cara untuk mentransformasikan nilai, ideologi dan norma politik ke dalam masyarakat. Khususnya kepada calon pemilih pada pemilihan umum, dan pemilu serentak untuk mem
 
Rabu, 19 September 2018 | 14:52:48

Mentan Resmikan Enam Politeknik Pertanian

BOGOR ? Kementerian Pertanian (Kementan) kembali melakukan terobosan dalam mempercepat pembangunan pertanian berbasis teknologi dan generasi muda pertanian yang unggul serta inovatif. Terobosan tersebut me
 
Rabu, 19 September 2018 | 14:26:53

Penemuan Medis yang Berjasa Besar di Dunia Kedokteran

JAKARTA - Tenaga medis mulai dari dokter, perawat, dan peneliti telah menghabiskan banyak waktu untuk menyelamatkan nyawa manusia. Dalam beberapa kasus, penemuan dan juga kehadiran teknologi canggih bidan
 
Rabu, 19 September 2018 | 14:14:35

Isak Tangis Warnai Aksi Ribuan Guru Honorer di Sukabumi

Sukabumi - Isak tangis mewarnai aksi ribuan guru honorer di Gelanggang Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (19/9/2018). Aksi tersebut mendapat pengawalan dari sebanyak 300 personel kepolisian dar
 
Rabu, 19 September 2018 | 11:40:10

Pesawat Tanpa Awak ITS Siap Berlaga di Turki

JAKARTA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali berkesempatan menunjukkan taringnya di kancah dunia. Melalui Tim Bayucaraka, ITS unjuk kebolehan dalam kontes pesawat nirawak tingkat dunia, T?B
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top