Produk
 
Kamis, 8 Februari 2018 | 18:36:02

Yayasan Pembangunan Rokan Hulu Optimis UPP Dinegerikan

Laporan : Fahrin Waruwu

Sebarkan:
Fahrin Waruwu
Foto bersama Ketua Dewan Pembina YPRH Rohul Drs H. Achmad M.Si dan Ketua Harian serta Rektor saat silaturrahmi dengan Civitas Akademika UPP.
ROKANHULU - Yayasan Pembangunan Rokan Hulu (YPRH) optimis untuk dijadikan Kampus Negeri Universitas Pasir Pengaraian (UPP) tahun 2018 ini bisa terealisasi, pasalnya terobosan-terobosan yang dilakukan pihak YPRH dan Universitas Pasir Pengaraian (UPP) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau kini tinggal menunggu persetujuan dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristek & Diktiri).

Jika hal itu terealisasi, pihak YPRH siap dan bersedia menyerahkan seluruh aset-aset yang saat ini untuk diserahkan kepada Pemerintah melalui Kemenristek & Dikti. Demikian disampaikan Ketua Dewan Pembina YPRH Rohul Drs H. Achmad M.Si saat Silaturrahmi dengan Civitas Akademika Universitas Pasir Pengaraian (UPP) di Aula Kampus tersebut Rabu (7/2/2018).

Acara itu juga dihadiri Ketua Harian YPRH Ir H. Hafith Syukri MM, Sekretaris Nasrul Hadi ST MT, Rektor UPP DR Adolf Bastian M.Pd, Wakil Rektor (WR) I, WR II Khairul Fahmi ST MT, Dekan Fakultas Hukum Zulkifli SH MH dan Para Dekan lainnya, Badan Pelayanan Mahasiswa, Promosi dan Humas (BPMPH UPP) Ria Karno S.Pd M.Si, Dosen, Presiden Mahasiswa dan ratusan Mahasiswa setempat.

Ketua Dewan Pembina YPRH Rohul Drs H. Achmad M.Si mengaku, silaturrahmi dengan Civitas Akademika UPP bertujuan untuk membahas masalah UPP kedepannya, apalagi UPP saat ini sudah mengalami kemajuan dan mencapai beberapa prestasi.

Diakui Achmad, dalam proses penegrian UPP ini sejak 2 tahun yang lalu sudah diusulkan oleh pihak YPRH untuk dinegerikan, oleh karena itu, pihak YPRH selalu mengevaluasi sejauh mana progres percepatan negeri Kampus UPP ini.

"Hari ini kami dari YPRH silaturahmi dengan Civitas Akademika UPP yang pertama memantau sampai sejauh mana perkembangan-perkembangan dan kemajuan usaha-usaha dalam penegerian UPP ini, beberapa waktu yang lalu Ketua Harian YPRH dan Rektor sudah menjumpai Kemenristek & Dikti. Insya Allah Senin depan kita akan bertemu dengan Ketua Komisi X DPR RI yang membidangi Pendidikan, " kata Achmad

"Sebelum itu Pak Rektor telah mengupayakan mendapatkan rekomendasi dari Bupati Rokan Hulu, Rekomendasi Ketua DPRD Rokan Hulu, Ketua DPRD Provinsi Riau dan Bapak Gubernur Riau ini sudah dapat rekomendasi mendukung penegrian ini," tambah Achmad

Mantan Bupati Rohul Dua Periode ini mengaku, pihak YPRH menargetkan dan berupaya tahun 2018 ini UPP sudah negerikan, tentunya berdampak bagi mahasiswa seperti biaya SPP lebih ringan, artinya masyarakat sangat terbantu jika UPP di negerikan. Selain itu, sekitar 70 % tamatan SMK, SMA dan MA tidak melanjutkan ke  perguruan tinggi di luar Rohul.

"Jika UPP ini sudah dinegerikan, kami berharap mahasiswa UPP semakin ramai, SPP nya lebih murah, selain itu tentu berdampak pada kehidupan masyarakat di sekitarnya karena usaha kos-kosan akan meningkatkan ekonomi masyarakat, yang lebih penting lagi beban masyarakat semakin ringan," harap Achmad

Sementara itu, Rektor UPP DR Adolf Bastian M.Pd mengatakan, progres penegrian UPP pihak Universitas akan melengkapai syarat Administrasi untuk melengkapi proposal dukungan tertulis dari Gubernur, Ketua DPRD Provinsi, Bupati dan Ketua DPRD Rohul.

"Alhamdulillah persetujuan sudah dapat semuanya, bahwa eksekutif dan legislatif mendukung penegrian UPP ini, yang dikatakan Ketua Pembina YPRH bahwa perlu ada pendekatan politik dan itu wewenang Yayasan untuk membantu UPP dari aspek pendekatan politik dan dari internal UPP seperti yang terlihat pada pertemuan pagi hari ini bahwa 80 persen dosen UPP berusia muda dan masih mempunyai peluang besar untuk membangun UPP ini lebih jauh kedepan, karena dosen-dosen UPP sudah menyandang S2," kata Adolf

Adolf mengaku sudah bertemu dengan Menristek & Dikti, diakuinya pihak Kemenristek Dikti sangat mendukung upaya penegrian UPP, sehingga pihak Universitas dan YPRH diminta untuk memperbaharui atau merevisi proposal.

"Insyaallah proposal pertengahan bulan sudah selesai dan antar langsung, tentu kalau penegrian ini ada wewenang Presiden, jika  mempertimbangkan Rokan Hulu dengan pertumbuhan ekonomi dan Rokan Hulu dikategorikan daerah maju, kita optimis presiden  merestui atau mengeluarkan keputusan untuk penegrian UPP ini," harap Adolf

Ketika ditanya jika UPP dinegerikan tentunya Dosen dari PNS, Adolf menjelaskan Sesuai dengan UU ASN jika umur 35 tahun kebawah berpeluang untuk menjadi PNS dan Umur 35 tahun keatas diangkat sebagai pegawai kontrak. "Jadi tidak ada dirugikan, yang diuntungkan masyarakat Rohul, karena ada sebuah Universitas Negeri di kabupaten,"pungkasnya. (fah)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 24 Februari 2018 | 22:30:44

Hati-hati, Kaum Muslim Bagan Batu Jadi Sasaran Aliran Yehuwa

ROKANHILIR- Aliran Yehuwa kini sudah masuk ke Bagan Batu, bahkan sasaran mereka untuk menyampaikan alirannya adalah warga yang beragama Islam. Kejadian itu terjadi di RT 04/RW 02, Dusun Bahagia, Pajak Baru, Ke
Sabtu, 24 Februari 2018 | 22:11:38

Tak Kapok!, Miliki 8 Paket Narkotika, Napi di Lapas Tembilhan ini Kembali Ditangkap

TEMBILAHAN - War (29) meski sudah terkurung di balik tembok tinggi penjara, lelaki itu kembali tertangkap tangan memiliki 8 (delapan) paket narkotika jenis sabu - sabu, Jumat, 23/2/2018, sekira pukul 23.20 WIB.
Sabtu, 24 Februari 2018 | 22:06:31

PJs Bupati Sambut Keberadaan DPD Pemuda BNN Inhil

TEMBILAHAN - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Pemuda Bersama Ninggalin Narkoba (BNN) Indragiri Hilir (Inhil)  melakukan kunjungan kepada Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Inhil, Rudyanto di kediaman dinas Bupati I
Sabtu, 24 Februari 2018 | 22:00:48

Ibu di Inhil ini Ditemukan Terbujur Kaku dan Anaknya dalam Keadaan Lemas Disampingnya

TEMBILAHAN - Sesosok mayat berjenis kelamin perempuan, ditemukan sudah tewas, di rumah kostnya, di Jalan Pangeran Hidayat Tembilahan, Sabtu, 24/2/2018, sekira pukul 13.00 WIB. Informasi yang dihimpun, korb
 
Berita Lainnya
Sabtu, 24 Februari 2018 | 19:36:27

Uin Suska Tuan Rumah Perkemahan Wira Karya se Indonesia

PEKANBARU-Pekemahan Wira Karya kembali diadakan, kali ini Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska) dipercaya menjadi tuan rumah.Terkait itu, Uin Suska membuka pendaftran perkemahan ini pada
 
Sabtu, 24 Februari 2018 | 14:43:53

Mahasiswa UB Terpilih Jadi Relawan untuk Anak-Anak Buruh Migran di Malaysia

JAKARTA - Annuril Tri Hutami, mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) berhasil menjadi Cikgu Volunteer dalam program Volunteerism Teaching Indonesian Children Foundation (VTIC Foundation) cycle 6 di Malaysia
 
Jumat, 23 Februari 2018 | 11:43:34

Mahasiswa UB Sabet Dua Medali Dalam Ajang Asian English Olympics

JAKARTA - Mahasiswa FISIP Universitas Brawijaya (UB) memenangkan juara umum Spelling Bee Asian English Olympics (AEO) yang digelar di Universitas Bina Nusantara (Binus). Perwakilan Universitas Brawijaya in
 
Jumat, 23 Februari 2018 | 10:04:29

SMK Bukan Sekolah "Anak Buangan"

GORONTALO - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo Idah Syahidah mengatakan paradigma Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai sekolahnya "anak buangan" harus ditentang. Menurutnya SMK justru menjadi
 
Kamis, 22 Februari 2018 | 10:38:51

Mahasiswa Ajarkan Ibu-Ibu PKK Olah Kulit Rambutan Jadi Teh dan Sirup

JEPARA - Sekelompok mahasiswa kuliah kerja nyata dari Universitas PGRI Semarang mendorong warga Desa Platar, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah mengolah kulit rambutan khas desa setempat yang jumlahnya melimpa
 
Rabu, 21 Februari 2018 | 20:52:35

Majukan Desa, Mantan Presma Bem UNRI ini Hadirkan Gerakan Membaca Dikampungnya

GAUNGANAKSERKA - Andres Pransiska yang merupakan mantan Presiden Mahasiswa (Presma) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau (UNRI) Priode 2015-2016 seakan-akan tiada hentinya membuat gerakan untuk Desa
 
Rabu, 21 Februari 2018 | 13:34:47

Kepala SMKN 4 Kota Tangerang Dipecat karena Pungli Siswanya Rp250 Ribu

TANGERANG - Kepala SMKN 4 Kota Tangerang, dipecat karena ketahuna melakukan tinda pungutan liar (pungli) kepada siswanya sebesar Rp250.000. Penghentian tidak hormat itu dilakukan oleh Gubernur Banten, Wahi
 
Rabu, 21 Februari 2018 | 08:49:58

Mahasiswa Surabaya Buat Biskuit Kalsium dari Kolang Kaling

SURABAYA - Lima mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) membuat biskuit kaya kalsium dari kolang kaling yang dinamakan Biskuit Kolang Kaling (Bikoling). Salah satu mahasiswa yang membuat b
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 21:02:11

Pendaftaran Pemilihan Duta Bahasa Riau 2018 Sudah Dibuka

PEKANBARU-Balai Bahasa Riau kembali mengadakan Pemilihan Duta Bahasa Riau 2018. Pendaftarannya dilaksanakan pada tanggal 19 Februari-2 Maret di Balai Bahasa Riau Jalan Binawidya, kompleks Universitas Riau, Pa
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 15:27:40

Tak Hanya Membaca, Literasi Juga Berkontribusi untuk Kesejahteraan Ekonomi

JAKARTA - Kementerian PPN/Bappenas bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) akan menyelenggarakan Seminar Nasional Literasi dan Pembangunan Sosial Ekonomi pada Selasa 27 Februari 2018. Semi
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 10:33:33

Mahasiswa IPB Olah Limbah Jadi Sumber Protein Pakan Domba

JAKARTA - Ryza Agung Gustian, Mahasiswa Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan penelitian terhadap limbah Habbatussauda untuk pakan domba. Biji Habbatussauda yang memiliki kandungan
 
Senin, 19 Februari 2018 | 22:58:37

SMKN 1 Rambah Gelar Bazar Kewirausahaan Tingkatkan Kemandirian Anak

ROKANHULU - Dalam rangka menghadapi ujian praktek pelajaran kewirausahaan kelas 3 dan sebagai ramah tamah kepala sekolah baru, SMKN 1 Rambah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau Idris Lika, S.Si, M.M.Pd, Siswa/i s
 
Senin, 19 Februari 2018 | 13:24:36

Peduli Lingkungan, Mahasiswi Asal Bandung Ini Dijuluki "Si Ratu Sampah"

BANDUNG - Amilia Agustin (21), seorang mahasiswi asal Bandung yang diberi julukan "Ratu Sampah Sekolah" karena kepeduliannya terhadap masalah sampah sejak di bangku SMA, kini mengembangkan aktivitasnya te
 
Senin, 19 Februari 2018 | 12:09:27

Seluruh Dunia Mencari 5 Pekerjaan Ini, Apa Saja?

Saat ini sudah banyak peluang dan pekerjaan yang menjanjikan yang bisa dilakukan bukan hanya di Indonesia namun juga di negara lain. Ini tentu menjadi kesempatan yang baik untuk kamu yang ingin berkarier di
 
Senin, 19 Februari 2018 | 08:49:38

Sempat Gamang dengan Biaya Kuliah, Kesy Berhasil Lulusan Kedokteran dengan IPK 3,8

JAKARTA - Kesy Sasta Handani akhirnya resmi menyandang gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked) Universitas Jember. Kesy adalah penerima beasiswa Bidik Misi yang berhasil menyelesaikan kuliahya hanya dalam waktu
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top