Produk
 
Rabu, 31 Januari 2018 | 18:00:29
Kampus

Kampus Asing Beroperasi di Tanah Air, Peraturan Izin Harus Jelas

Sebarkan:

JAKARTA - Mantan Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) Edy Suandi Hamid mengatakan peraturan mengenai perguruan tinggi asing harus jelas agar yang masuk ke Indonesia adalah perguruan tinggi asing berkualitas.

"Peraturan mengenai perguruan tinggi asing ini harus jelas. Jangan sampai nanti tiba-tiba sudah perguruan tinggi asing yang masuk dan Jakarta belum siap. Untuk itu harus diatur, perguruan tinggi asing seperti apa yang boleh masuk ke Indonesia," ujar Edy di Jakarta, Selasa (31/1/2018).

Edy yang kini menjabat sebagai Rektor Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) mengatakan jangan sampai nanti, perguruan tinggi asing yang masuk tidak berkualitas. Harus diatur, perguruan tinggi asing yang diizinkan masuk adalah perguruan tinggi yang berkualitas serta unggulan.

"Lalu, bagaimana dengan mitranya di Tanah Air, kualifikasi mitranya juga harus jelas. Jangan sampai malah hanya menjadi mitra pasif." Edy menjelaskan bahwa misi masuknya perguruan tinggi asing agar perguruan tinggi yang ada saat ini terdorong kualitasnya bukan malah membuat bangkrut.

Dengan adanya aturan yang jelas tersebut, ada persaingan yang sehat sehingga perguruan tinggi yang ada semakin tertantang.

"Perguruan tinggi swasta terutama yang kecil-kecil bisa bangkrut kalau tidak bermutu dan calon mahasiswa pastinya lebih memilih perguruan tinggi asing yang punya nama." Untuk itu regulasi bagi perguruan tinggi asing, harus jelas contohnya program studi apa saja yang boleh, kemudian beroperasi dimana saja dan kemitraan dengan lokal.

Intinya, lanjut dia, adalah aturaN yang bisa menguntungkan semua pihak.

"Perguruan tinggi asing kan memang mengincar pasar yang gemuk, mereka melihat peluang pasar. Jadi perguruan tinggi, dari sekarang harus siap," katanya.

Ide mengenai perguruan tinggi asing masuk ke Tanah Air ini, lanjut Edy, sudah lama sejak The General Agreement on Trade in Services (GATS) 1995. Kemudian ada Perpres 77/2007 tentang Daftar Bidang Usaha yang Tertutup dan bidang Usaha yang Terbuka dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal. Kemudian dilanjutkan pada UU 12 tahun 2012 tentang Pendidikan tinggi.

"Tapi belum ada aturan detailnya. Untuk alangkah tepatnya, ada aturan yang mengatur detail perguruan tinggi asing beroperasional di Tanah Air," imbuh dia.

(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 24 Februari 2018 | 21:53:08

Sosialisasi Pendidikan Bagi Pemilih Pemula Sebagai Peningkatan Mutu Pemilih yang Berkualitas

ROKANHULU - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam Kabupaten Rokan Hulu Riau gelar sosialisasi tentang pemilih pemula kepada siswa SMAN 1 Pagaran Tapah.Acara yang dilaksanakan Sab
Sabtu, 24 Februari 2018 | 19:36:27

Uin Suska Tuan Rumah Perkemahan Wira Karya se Indonesia

PEKANBARU-Pekemahan Wira Karya kembali diadakan, kali ini Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska) dipercaya menjadi tuan rumah.Terkait itu, Uin Suska membuka pendaftran perkemahan ini pada
Sabtu, 24 Februari 2018 | 19:04:26

Ketum Dharma Pertiwi : Ketahanan Keluarga Awal dari Ketahanan Negara

JAWATIMUR-Ketahanan keluarga merupakan cikal bakal dan awal dari  Ketahanan Negara. Ketahanan keluarga sangat ditentukan oleh kemampuan seorang ibu dalam mendidik anak-anaknya untuk bersikap  jujur, d
Sabtu, 24 Februari 2018 | 18:52:46

Pangab Thailand Tutup Latma Cobra Gold 2018

THAILAND-Latihan Bersama (Latma) Cobra Gold 2018 ke – 37 secara resmi ditutup oleh Pangab (Chief of Defence Forces) Thailand,General Tarnchaiyan Srisuwan di Ban Chan Klam, Provinsi Chantaburi Thailand, Jumat (2
 
Berita Lainnya
Sabtu, 24 Februari 2018 | 19:36:27

Uin Suska Tuan Rumah Perkemahan Wira Karya se Indonesia

PEKANBARU-Pekemahan Wira Karya kembali diadakan, kali ini Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska) dipercaya menjadi tuan rumah.Terkait itu, Uin Suska membuka pendaftran perkemahan ini pada
 
Sabtu, 24 Februari 2018 | 14:43:53

Mahasiswa UB Terpilih Jadi Relawan untuk Anak-Anak Buruh Migran di Malaysia

JAKARTA - Annuril Tri Hutami, mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) berhasil menjadi Cikgu Volunteer dalam program Volunteerism Teaching Indonesian Children Foundation (VTIC Foundation) cycle 6 di Malaysia
 
Jumat, 23 Februari 2018 | 11:43:34

Mahasiswa UB Sabet Dua Medali Dalam Ajang Asian English Olympics

JAKARTA - Mahasiswa FISIP Universitas Brawijaya (UB) memenangkan juara umum Spelling Bee Asian English Olympics (AEO) yang digelar di Universitas Bina Nusantara (Binus). Perwakilan Universitas Brawijaya in
 
Jumat, 23 Februari 2018 | 10:04:29

SMK Bukan Sekolah "Anak Buangan"

GORONTALO - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo Idah Syahidah mengatakan paradigma Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai sekolahnya "anak buangan" harus ditentang. Menurutnya SMK justru menjadi
 
Kamis, 22 Februari 2018 | 10:38:51

Mahasiswa Ajarkan Ibu-Ibu PKK Olah Kulit Rambutan Jadi Teh dan Sirup

JEPARA - Sekelompok mahasiswa kuliah kerja nyata dari Universitas PGRI Semarang mendorong warga Desa Platar, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah mengolah kulit rambutan khas desa setempat yang jumlahnya melimpa
 
Rabu, 21 Februari 2018 | 20:52:35

Majukan Desa, Mantan Presma Bem UNRI ini Hadirkan Gerakan Membaca Dikampungnya

GAUNGANAKSERKA - Andres Pransiska yang merupakan mantan Presiden Mahasiswa (Presma) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau (UNRI) Priode 2015-2016 seakan-akan tiada hentinya membuat gerakan untuk Desa
 
Rabu, 21 Februari 2018 | 13:34:47

Kepala SMKN 4 Kota Tangerang Dipecat karena Pungli Siswanya Rp250 Ribu

TANGERANG - Kepala SMKN 4 Kota Tangerang, dipecat karena ketahuna melakukan tinda pungutan liar (pungli) kepada siswanya sebesar Rp250.000. Penghentian tidak hormat itu dilakukan oleh Gubernur Banten, Wahi
 
Rabu, 21 Februari 2018 | 08:49:58

Mahasiswa Surabaya Buat Biskuit Kalsium dari Kolang Kaling

SURABAYA - Lima mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) membuat biskuit kaya kalsium dari kolang kaling yang dinamakan Biskuit Kolang Kaling (Bikoling). Salah satu mahasiswa yang membuat b
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 21:02:11

Pendaftaran Pemilihan Duta Bahasa Riau 2018 Sudah Dibuka

PEKANBARU-Balai Bahasa Riau kembali mengadakan Pemilihan Duta Bahasa Riau 2018. Pendaftarannya dilaksanakan pada tanggal 19 Februari-2 Maret di Balai Bahasa Riau Jalan Binawidya, kompleks Universitas Riau, Pa
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 15:27:40

Tak Hanya Membaca, Literasi Juga Berkontribusi untuk Kesejahteraan Ekonomi

JAKARTA - Kementerian PPN/Bappenas bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) akan menyelenggarakan Seminar Nasional Literasi dan Pembangunan Sosial Ekonomi pada Selasa 27 Februari 2018. Semi
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 10:33:33

Mahasiswa IPB Olah Limbah Jadi Sumber Protein Pakan Domba

JAKARTA - Ryza Agung Gustian, Mahasiswa Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan penelitian terhadap limbah Habbatussauda untuk pakan domba. Biji Habbatussauda yang memiliki kandungan
 
Senin, 19 Februari 2018 | 22:58:37

SMKN 1 Rambah Gelar Bazar Kewirausahaan Tingkatkan Kemandirian Anak

ROKANHULU - Dalam rangka menghadapi ujian praktek pelajaran kewirausahaan kelas 3 dan sebagai ramah tamah kepala sekolah baru, SMKN 1 Rambah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau Idris Lika, S.Si, M.M.Pd, Siswa/i s
 
Senin, 19 Februari 2018 | 13:24:36

Peduli Lingkungan, Mahasiswi Asal Bandung Ini Dijuluki "Si Ratu Sampah"

BANDUNG - Amilia Agustin (21), seorang mahasiswi asal Bandung yang diberi julukan "Ratu Sampah Sekolah" karena kepeduliannya terhadap masalah sampah sejak di bangku SMA, kini mengembangkan aktivitasnya te
 
Senin, 19 Februari 2018 | 12:09:27

Seluruh Dunia Mencari 5 Pekerjaan Ini, Apa Saja?

Saat ini sudah banyak peluang dan pekerjaan yang menjanjikan yang bisa dilakukan bukan hanya di Indonesia namun juga di negara lain. Ini tentu menjadi kesempatan yang baik untuk kamu yang ingin berkarier di
 
Senin, 19 Februari 2018 | 08:49:38

Sempat Gamang dengan Biaya Kuliah, Kesy Berhasil Lulusan Kedokteran dengan IPK 3,8

JAKARTA - Kesy Sasta Handani akhirnya resmi menyandang gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked) Universitas Jember. Kesy adalah penerima beasiswa Bidik Misi yang berhasil menyelesaikan kuliahya hanya dalam waktu
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top