Sabtu, 24 Februari 2018 | 22:30:44

Hati-hati, Kaum Muslim Bagan Batu Jadi Sasaran Aliran Yehuwa

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi

Sebarkan:
Hendra Dedi Syahbudi
Buku yang ditinggalkan aliaran Yehuwa di salah satu rumah di Pajak Baru, Bagan Batu.

ROKANHILIR- Aliran Yehuwa kini sudah masuk ke Bagan Batu, bahkan sasaran mereka untuk menyampaikan alirannya adalah warga yang beragama Islam.

Kejadian itu terjadi di RT 04/RW 02, Dusun Bahagia, Pajak Baru, Kepenghuluan Bagan Batu, bahkan Ketua RT setempat juga menjadi target sasaran mereka.

" Ini perlu diwaspadai, terutama bagi warga Bagan Batu yang beragama Islam," ungkap Afrijal Sabtu, 24/2 saat ditemui media ini di rumahnya.

Diakuinya, kedatangan dua orang pria yang mengaku sebagai Yehuwa itu, kedatangan mereka tidak untuk mengajak masuk ke aliran mereka, namun ngotot untuk meninggalkan buku yang berisi kutipan ajaran Yehuwa yang berpedoman pada Alkitab Injil.

Dikatakan Afrizal, kedua orang tersebut mengaku bernama Daniel Purba dan yang satunya bermarga Sinaga yang berasal dari Siantar, Sumatera Utara. Keduanya tiba bertamu ke kediamannya dengan maksud bertukar pikiran tentang perbedaan bahasa, tentang kesehatan dan berbagai persoalan kehidupan. 

"Awalnya saya tidak curiga, memang mereka saat berdiskusi dengan saya tentang persoalan itu saja, tidak ada soal agama," kata Afrizal. 

Namun, ketika mereka hendak pergi kata Afrizal, mereka meninggalkan sebuah buku dengan judul "Sadarlah" dengan sub judul "Mengatasi Perbedaan Bahasa". Yang mana, buku tersebut berisikan tentang mengatasi perbedaan bahasa, cara membahas masalah dan cara hidup sehat serta ditambah dalil-dalil Alkitab Inzil. " Padahal sudah saya jelaskan bahwa saya beragama Islam. Mereka pergi, tapi tetap meninggalkan sebuah buku," ungkapnya.

Selain itu, lanjut Afrizal, kedua warganya yang beragama muslim, Mariaman Purba dan Hardiansyah Sitorus juga dikunjungi kedua orang tersebut yang mengaku datang dari Pematang Siantar, Sumatera Utara (Sumut). "Sama juga, untuk bertukar pikiran juga. Namun, buku yang diberikan tentang "Menara Pengawal Memberitakan Kerajaan Yehuwa - Apakah Alkitab Masih Berguna?", beda dengan yang diberikan ke saya," akui ketua RT tersebut. 

Untuk itu, Afrizal berharap agar warga masyarakat, khususnya yang beragama Islam untuk waspada terhadap hal tersebut dan tidak melayani, bila perlu segera lapor kepada ketua RT setempat. Sebab, menurutnya, buku-buku yang diberikan oleh oknum tersebut sangat bertentangan dengan akidah umat islam.

"Kita kan sudah punya agama, ya janganlah dikasih pemahaman dari kitab yang bukan kepercayaan kita," tandasnya lagi. 

Dari kedua buku tersebut, tertulis sebuah alamat situs dari organisasi aliran kepercayaan tersebut, yakni www.jw.org. Di mana, isinya merupakan sebuah ajaran Alkitab Inzil yang mengatasnamakan Saksi-saksi Yehuwa. Dari penelusuran di internet, bahwa aliran tersebut berbeda dari aliran agama Nasrani lainnya dan bahkan tidak merayakan hari Natal.

Seperti dikutip dari berbagai sumber, bahwa dahulu, pengajaran Saksi-saksi Yehuwa di Indonesia secara resmi dilarang melalui Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor 129 Tahun 1976. Lewat SK itu, Jaksa Agung telah melarang kegiatan Saksi Yehuwa atau Siswa Alkitab di seluruh wilayah Indonesia. Sebab, Saksi Yehuwa memuat hal-hal yang bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku, seperti menolak salut bendera dan menolak ikut berpolitik. 

Namun, pada Februari 1994 ada upaya untuk mencabut SK ini dengan berlandaskan Pasal 29 UUD 1945, Tap MPR Nomor XVII/1998 tentang HAM, dan Instruksi Presiden No. 26 Tahun 1998. Dan pada 1 Juni 2001 SK ini kemudian dicabut. Walaupun begitu, sebenarnya sejak tanggal 19 Juli 1996, Saksi-saksi Yehuwa telah membuka kantor cabang Indonesia berupa gedung yang dipergunakan sebagai tempat pertemuan dan pusat kegiatan.

Sementara itu, Dan mengajak seseorang untuk memeluk keyakinan baru kepada orang yang sudah memiliki agama merupakan perbuatan yang melanggar aturan.

Hal tersebut mengacu pada Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 1979 tentang Tata cara Pelaksanaan Penyiaran Agama dan Bantuan Luar Negeri kepada Lembaga Keagamaan di Indonesia, seperti dikutip Republika Online, Selasa (11/11).

Pada Bab III tentang Tata Cara Pelaksanaan Penyiaran Agama, Pasal 3 berbunyi: "Pelaksanaan penyiaran agama dilakukan dengan semangat kerukunan, tenggang rasa, saling menghargai dan saling menghormati antara sesama umat beragama serta dengan dilandaskan pada penghormatan terhadap hak dan kemerdekaan seseorang untuk memeluk/menganut dengan melakukan ibadat menurut agamanya."

Sementara itu, Pasal 4 berisi: "Pelaksanaan penyiaran agama tidak dibenarkan untuk ditujukan terhadap orang atau kelompok orang yang telah memeluk/menganut agama lain dengan cara: 

a. Menggunakan bujukan dengan atau tanpa pemberian barang, uang, pakaian, makanan dan atau minuman, pengobatan, obat-obatan dan bentuk-bentuk pemberian apapun lainnya agar orang atau kelompok orang yang telah memeluk/menganut agama yang lain berpindah dan memeluk/menganut agama yang disiarkan tersebut.

b. Menyebarkan pamflet, majalah, bulletin, buku-buku, dan bentuk-bentuk barang penerbitan cetakan lainnya kepada orang atau kelompok orang yang telah memeluk/menganut agama yang lain. 

c. Melakukan kunjungan dari rumah ke rumah umat yang telah memeluk/menganut agama yang lain."

Keputusan itu mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. "Ditetapkan di: Jakarta. Pada tanggal: 2 Januari 1979. Menteri Dalam Negeri H. Amir Mahmud dan Menteri Agama H. Alamsjah Ratu Perwira,". (ded)

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 19 Juni 2018 | 17:56:40

Rata-rata Korban KM Sinar Bangun Komunitas Vespa, 49 Orang Belum Ditemukan

MEDAN - Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan menegaskan bahwa hingga saat ini, pengaduan korban kehilangan telah mencapai 49 orang dan bisa saja nama-nama korban pengaduan bertambah, seiring semak
Selasa, 19 Juni 2018 | 12:31:18

Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba Hingga ke Tanjung Unta

MEDAN-Tim gabungan terus berupaya mencari lebih dari 50 penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut). Pencarian menyisir hingga perairan Tanjung Unta, sekitar tiga mil laut (se
Senin, 18 Juni 2018 | 22:13:48

Sekda Inhil Hadiri Halal Bihalal Bersama Masyarakat GAS

GAUNGANAKSERKA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir  (Inhil), H Said Syarifuddin menghadiri Halal Bihalal bersama masyarakat Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) yang digelar di Lapangan Terat
Senin, 18 Juni 2018 | 21:39:13

Puluhan Penumpang KM Sinar Bangun Belum Ditemukan

JAKARTA - Puluhan penumpang Kapal Motor (KM) Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba, Sumatera Utara pada Senin (18/6) belum ditemukan.Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purw
 
Berita Lainnya
Selasa, 19 Juni 2018 | 17:56:40

Rata-rata Korban KM Sinar Bangun Komunitas Vespa, 49 Orang Belum Ditemukan

MEDAN - Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan menegaskan bahwa hingga saat ini, pengaduan korban kehilangan telah mencapai 49 orang dan bisa saja nama-nama korban pengaduan bertambah, seiring semak
 
Selasa, 19 Juni 2018 | 12:31:18

Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba Hingga ke Tanjung Unta

MEDAN-Tim gabungan terus berupaya mencari lebih dari 50 penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut). Pencarian menyisir hingga perairan Tanjung Unta, sekitar tiga mil laut (se
 
Senin, 18 Juni 2018 | 21:39:13

Puluhan Penumpang KM Sinar Bangun Belum Ditemukan

JAKARTA - Puluhan penumpang Kapal Motor (KM) Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba, Sumatera Utara pada Senin (18/6) belum ditemukan.Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purw
 
Senin, 18 Juni 2018 | 21:33:21

Sudah 16 Korban Selamat KM Sinar Bangun Dievakuasi, 1 Korban Tewas

MEDAN-Tim Basarnas didukung pelbagai pihak masih terus melakukan pencarian korban kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Pulau Tao, Simanindo, Samosir, Senin (18/6/2018) sekitar pukul 17.30 WIB.inform
 
Senin, 18 Juni 2018 | 21:30:12

Tali Kemudi Putus, KM Sinar Bangun Terbalik di Danau Toba, Puluhan Penumpang Melompat ke Danau

MEDAN -Kapal kayu berpenumpang berlayar dari Pelabuhan Simanindo (Samosir) tujuan Tigaras (Simalungun)  terbalik di Danau Toba.Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten S
 
Sabtu, 16 Juni 2018 | 11:17:02

Tentang Ular Sanca yang Telan Wanita Bulat-bulat

Jakarta - Seekor ular sanca menelan bulat-bulat seorang warga Desa Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, bernama Wa Tiba (54). Peristiwa ini pun bikin kaget dan menimbulkan banyak pertanyaan terkait ular te
 
Kamis, 14 Juni 2018 | 15:34:16

Kasus Judi di Tandun, 4 Karyawan BUMN dan 1 Warga Biasa ini Hanya Divonis 3 Bulan

ROKANHULU - Lima orang pelaku judi yang ditangkap oleh Tim Opsnal Polsek Tandun pada Sabtu 10 Maret 2018 lalu di Dusun II Afdeling III Perumahan PTPN V Sei Tapung Desa Sei Kuning Kecamatan Tandun Rohul kini sud
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 21:25:49

Dosa PKS PT.PCR Tambah Satu Lagi, Ini dia

MANDAU - Berdasarkan keterangan dari pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis, tepatnya Kepala Bidang Penataan Lingkungan Hidupnya, Wahyudin, beberapa waktu lalu, bahwa batas tanggal jatuh tempo p
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 19:29:41

Satu Keluarga, Pemudik Asal Bengkalis Ini Tewas Dihantam Avanza di Rohil

ROKANHILIR-Akhirnya pemudik asal jalan Ladang Tengah Desa Muara Basung Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis ini tewas setelah dihantam mobil jenis Avanza di ruas jalan Lintas Riau Sumut Kepenghuluan Teluk Ber
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 14:20:42

Polisi Bentuk Tim Gabungan Cegah Aksi Teror Batu di Jembatan

Jakarta - Polres Jakarta Timur membuat tim gabungan yang bertujuan untuk mencegah aksi teror batu yang akhir-akhir ini terjadi. Tim gabungan dari polsek-polsek tersebut akan berpatroli di beberapa jembata
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 13:24:05

Kakorlantas Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan di Tol Pejagan

Pemalang - Sebuah minibus mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Tol Pejagan-Pemalang Km 308+600. Mobil tersebut menabrak pembatas jalan (median).Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (13/6/2018), tampak
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 13:18:51

Menhub Bantu Anak 2 Petugas yang Tewas Tertabrak di Tol Cipali

Semarang - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, berduka atas meninggalnya 2 petugas tol Cipali yang tertabrak mobil saat bertugas. Bantuan pun diberikan kepada anak-anak korban.Hal itu diungkapkan Menh
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 10:42:44

Sempat tarik menarik dengan korban, jambret ponsel ini diamuk warga

Sulaiman (24), warga Jalan Gerilya, Samarinda, babak belur dihajar warga lantaran menjambret ibu rumah tangga, Emi Ruslina (40), saat membonceng anaknya dini hari tadi. Seorang rekan Sulaiman, diburu poli
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 10:27:14

Diduga bunuh diri, mayat dengan leher tergorok ditemukan di toilet SPBU Depok

Sesosok mayat pria bersimbah darah, dengan luka menganga bekas sayatan senjata tajam di lehernya ditemukan di dalam toilet Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau pom bensin di Jalan Kartini di sam
 
Rabu, 13 Juni 2018 | 10:00:05

Sempat Ditutup, Kendaraan dari Tol Cikampek Bisa Melintas Kembali ke Cipali via KM 72

JAKARTA Lalu lintas kendaraan dari Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang hendak menuju Tol Cipali sempat dilakukan pengalihan arus ke Exit Tol Cikopo. Hal ini imbas dari membeludaknya pengunjung Rest Area KM
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top