Produk
 
Rabu, 3 Januari 2018 | 12:43:30
Pendidikan

Ombudsman Desak Polisi Tuntaskan Kasus Siswa Siluman di Medan

Sebarkan:

MEDAN - Lembaga Pengawas Pelayanan Publik, Ombudsman RI, mempertanyakan tindaklanjut pengusutan yang dilakukan Polda Sumut terkait kasus penerimaan siswa ilegal di SMAN 2 dan SMAN 13 Medan.

Sejak pertengahan Desember 2017, Polda Sumut sudah memeriksa beberapa orang dari pihak sekolah, komite dan orang tua siswa terkait kasus yang sempat populer dengan nama kasus siswa siluman itu. Namun sampai saat ini belum diketahui bagaimana tindaklanjutnya, termasuk dalam penetapan tersangka.

"Kasus ini kan sudah menjadi perhatian publik luas. Karena itu, masyarakat sangat menunggu hasil pemeriksaan itu. Apakah sudah ada tersangka ditetapkan? Atau mungkin polisi tidak menemukan pelanggaran hukum dalam kasus itu? Ini harus dijelaskan ke publik," kata Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar, Selasa (2/1/2018).

Abyadi menegaskan, pengusutan yang dilakukan Polda Sumut harus punya ending. Harus ada kepastian hukumnya. Jangan mengambang. Jangan menimbulkan kesan di masyarakat bahwa kasus ini diulur-ulur. Sebab ini menyangkut nasib pendidikan anak-anak.

"Saya melihat, penyelesaian siswa ilegal di SMAN 2 dan SMAN 13 itu, sangat tergantung proses hukum yang dilakukan Polda Sumut saat ini. Peran pihak kepolisian sangat menentukan dalam proses penyelesaian siswa ilegal di SMAN 2 dan 13 tersebut," tegas Abyadi Siregar.

Menurut Abyadi, polisi harus segera memproses hukum semua pihak yang terlibat dalam kecurangan masuknya secara ilegal ratusan siswa ke dua SMAN favorit di Medan itu. "Silakan cepat dibongkar. Karena semakin lama diproses, maka kasus ini akan semakin pelik dan rumit," tegas Abyadi.

Menurutnya, yang paling pertama harus dikejar adalah siapa dalang yang memasukkan para siswa itu secara ilegal ke SMAN 2 dan 13. Apakah oknum dari pihak sekolah, bagaimana peran orang tua siswa, hingga bila kemungkinan ada keterlibatan peran oknum-oknum di Dinas Pendidikan.

"Silakan dibongkar. Karena saya dengar, polisi juga sudah mendapatkan bukti-bukti ada transaksi uang dalam memasukkan siswa secara ilegal ini," kata Abyadi Siregar.

Selain itu, menurutnya, polisi juga harus memproses hukum pihak-pihak yang diduga memprovokasi para orang tua siswa sehingga para orang tua siswa tidak mau memindahkan anaknya ke sekolah swasta. Padahal, nasib pendidikan para siswa itu saat ini sudah sangat terancam.

"Seperti keterangan dari Dinas Pendidikan dan pihak sekolah di SMAN 2 dan SMAN 13, sampai saat ini para siswa tidak terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik), tidak memiliki Nomor Induk Siswa (NIS). Bahkan, pihak sekolah tidak memiliki data-data resmi tentang siswa yang ilegal. Karena itu, para siswa tidak diberikan raport dalam penerimaan rapot pekan lalu. Ini kan sangat mengancam nasib pendidikan anak-anak. Herannya, orang tua siswa tetap mempertahankan anak-anaknya bertahan di SMAN 2 dan SMAN 13, meski tidak jelas nasib pendidikan anaknya," tegasnya.

Karena itu, Abyadi mendesak Polda Sumut serius menangani kasus siswa ilegal tersebut. "Saya sangat berharap Pak Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw memberi atensi khusus terhadap kasus ini. Jangan kita biarkan anak-anak itu jadi korban. Polisi sangat berperan dalam memindahkan para siswa itu ke swasta sebagaimana keputusan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut," tegas Abyadi.

Seperti diketahui, Polda Sumut sejak pertengahan Desember 2017 sudah memeriksa sejumlah orang dalam rangka proses hukum siswa ilegal di SMAN 2 dan SMAN 13. Menurut informasi, sampai saat ini, sudah 10 orang yang diperiksa dalam kasus siswa ilegal di SMAN 2 Medan. Dari 10 orang itu, 3 orang di antaranya dari pihak sekolah. Sisanya dari Komite Sekolah dan sejumlah orang tua siswa. Sedang di SMAN 13, polisi sudah memeriksa setidaknya 9 orang. Jumlah itu terdiri dari pihak sekolah, komite dan sejumlah orang tua siswa.

Abyadi juga meminta, untuk membantu memudahkan proses pemindahan siswa tersebut ke sekolah swasta, pihak sekolah sebaiknya juga membuat daftar nama-nama siswa yang masuk secara ilegal tersebut. Sekaligus juga dijelaskan nama orang tuanya. Karena Abyadi mengaku mendapat informasi bahwa, di antara para siswa itu ada anak pejabat. "Saya kira, kalau itu benar, harus dibongkar dan diumumkan ke publik," tegas Abyadi.

(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 25 April 2018 | 19:21:32

Perpisahan Masal dan Pentas Seni TK Se-Kecamatan Tualang

PEKANBARU-TK (Taman Kanak-Kanak) Se-Kecamatan Tualang adakan perpisahan masal dan pentas seni yang didakan di GOR Tualang, Perawang. Rabu (25/4/2018)Acara ini diikuti oleh 40 TK Se-Kecamatan Tualang yang menamp
Rabu, 25 April 2018 | 17:01:18

Berbagai Kalangan Akui Keberhasilan DR Firdaus ST MT dan Ketokohan Rusli Effendi

MANDAU-Keberhasilan DR Firdaus ST MT dan ketokohan Rusli Effendi sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau terus mendapatkan pengakuan dari banyak kalangan.Makanya tak heran kalau dalam setiap kampan
Rabu, 25 April 2018 | 16:57:47

Cawagubri Rusli Effendi Bernostalgia di Pematang Pudu, Ini Harapan Warganya

MANDAU - Rusli Effendi yang datang Selasa 22/4 tanpa Firdaus bercerita kalau ia pada tahun 1980 silam pernah berkunjung ke daerah Pematang Pudi Permai ini, Dulu ia sering bertemu para tokoh masyarakat dan
Rabu, 25 April 2018 | 16:44:41

Begini Cara Pasangan Firdaus-Rusli Atasi Pengangguran di Duri

MANDAU - Meski berstatus sebagai kota Industri karena banyak perusahaan dan dan sejumlah industri berada di sana, namun hal tersebut berbanding terbalik dengan kondisi masyarakatnya yang ternyata masih ba
 
Berita Lainnya
Rabu, 25 April 2018 | 19:21:32

Perpisahan Masal dan Pentas Seni TK Se-Kecamatan Tualang

PEKANBARU-TK (Taman Kanak-Kanak) Se-Kecamatan Tualang adakan perpisahan masal dan pentas seni yang didakan di GOR Tualang, Perawang. Rabu (25/4/2018)Acara ini diikuti oleh 40 TK Se-Kecamatan Tualang yang menamp
 
Rabu, 25 April 2018 | 09:32:23

Ternyata, Jadi Mahasiswa Membuat-mu Lebih Dewasa!

JAKARTA - Mungkin kamu sering mendengar bahwa semakin dewasa umur akan semakin dewasa juga pemikiranmu. Nah, salah satu proses pendewasaan diri setelah lulus SMA, bisa kamu dapatkan saat kuliah. Kenapa?
 
Selasa, 24 April 2018 | 13:42:33

Terkendala Jaringan Internet, UNBK SMP di Madina Molor

MEDAN - Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, sempat molor akibat terkendala jaringan internet yang putus sebelum pelaksanaan UNBK dimulai.
 
Selasa, 24 April 2018 | 11:56:26

Hari ke Dua UN SMP di Pinggir Aman dan Kondusif

PINGGIR-Di hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk di wilayah Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis, Selasa 24 April 2018, terpantau terlaksana aman d
 
Selasa, 24 April 2018 | 10:00:43

Marak Kekerasan, Calon Guru Harus Dibekali Manajemen Kelola Kelas

JAKARTA Video pemukulan guru di SMK Kesatrian Purwokerto terhadap muridnya viral di media sosial dan pemberitaan baru-baru ini. Hal ini menunjukan bahwa dalam mendisiplinkan muridnya kerap kali guru mas
 
Senin, 23 April 2018 | 14:25:41

Bupati Amril Tinjau UN Tingkat SMP di kecamatan Pinggir dan Mandau

DURI Jika pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajatbeberapa waktu lalu Bupati Bengkalis Amril Mukminin melakukan peninjauan di beberapa sekolah di Kecamatan Bengkalis. Sedangkan UN tingkat
 
Senin, 23 April 2018 | 13:21:56

KPAI: Usut Tuntas Kekerasan Pelajar SMK di Purwokerto

JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendorong Disdikbud Provisi Jawa Tengah untuk mengusut tuntas kasus kekerasan yang dilakukan oknum guru terhadap murid sebuah SMK di Purwokerto. "Dis
 
Senin, 23 April 2018 | 13:02:38

Bupati Amril Mukminin Tinjau UN Tingkat SMP, Ini Harapannya

MANDAU - Senin pagi 23 April 2018, Bupati Bengkalis Amril Mukminin beserta rombongan tampak melakukan peninjauan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Tahun 2018 di sejumlah satuan pendidikan setingkat Sekolah
 
Senin, 23 April 2018 | 09:15:48

Mahasiswa IPB Temukan Manfaat Limbah Cangkang untuk Obat Patah Tulang

JAKARTA - Pernahkan kamu makan kerang atau tutut? Pasti kamu hanya akan mencukil dagingnya dan membuang cangkannya begitu saja. Nah, ternyata limbah yang melimpah di alam ini bisa bermanfaat untuk kesehat
 
Sabtu, 21 April 2018 | 17:47:02

HUT ISMPI Sumut, Mahasiswa Utusan UPP Rohul Mendapat Pujian

SUMATERAUTARA - Sempena Hari Ulang Tahun Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia (ISMPI) ke 25, Universitas Pasir Pengaraian (UPP) Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau, utus empat orang mahasiswanya untuk meng
 
Sabtu, 21 April 2018 | 16:33:59

Menteri Ristekdikti RI Jajal Kemampuan Aplikasi Mahasiwa Telkom University di Indonesia Science Day 2018

JAKARTA - Memperingati hari jadi yang ke-43 Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menggelar event dengan tema Indonesia Science Days di Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PPIPTEK) pada 20-22 April 2018.
 
Jumat, 20 April 2018 | 16:01:36

Guru Tampar Murid, Menteri Yohana: Guru Boleh Disiplinkan Siswa, Tapi Harus Logis!

PERISTIWA cukup mencengangkan kembali datang dari ranah pendidikan. Seorang guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Purwokerta terekam kamera menampar muridnya. Rekaman video yang akhirnya tersebar ke je
 
Jumat, 20 April 2018 | 10:10:06

Mahasiswa ITS Cegah Banjir dengan Ilmu Arsitektur dan Psikologi

JAKARTA - Indonesia terletak di posisi geografis strategis, tentunya ini membawa dampak negatif bagi Indonesia seperti frekuensi terjadinya bencana alam yang sering terjadi.Hal ini melatarbelakangi ide tig
 
Jumat, 20 April 2018 | 09:51:54

Dosen Asing Diperkirakan Enggan Mengajar di Indonesia

TANJUNGPINANG - Dosen asing yang berkualitas kemungkinan keberatan mengajar di Indonesia dalam jangka waktu 2 tahun, kata Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, Prof Syafsir Akhlus
 
Jumat, 20 April 2018 | 07:25:44

Ikut NPEO Ke - 6 di Politeknik Pos Bandung, Kontingen Polbeng Bengkalis Raih Prestasi Membanggakan

BENGKALIS - Kontingen Polbeng yang ikut berkompetisi dalam ajang National Polytechnic Olympic (NPEO) ke 6 di Politeknik Pos Bandung berhasil menoreh prestasi membanggakan. Dalam pergelaran olimpiade Bahasa
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top