iklan Situs
 
Jumat, 22 Desember 2017 | 18:50:12
Pendidikan

Anggaran Naik Rp300 Miliar, Pemerintah Akan Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sebarkan:

JAKARTA Sambut 2018, Sekretaris Jendral Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Didik Suhardi Ph.D., memprioritaskan anggaran yang naik sampai Rp300 miliar untuk meningkatkan mutu pendidikan terkait nawacita, yaitu Program Indonesia Pintar (PIP), sekolah vokasi, dan penguatan pendidikan karakter.

Dari jumlah anggaran tersebut, sebesar Rp17,9 juta akan disalurkan kepada anak-anak terdaftar PIP. Fokus sasaran diarahkan kepada anak-anak yang tinggal di wilayah 3T (terpencil, terluar, tertinggal), juga anak-anak yang tidak terkena pendidikan.

"Rp17,9 juta akan diberikan kepada anak-anak PIP. Jika ada yang tidak ketampung, sosialisasinya akan kita tingkatkan," ujarnya di Jakarta, baru-baru ini.

Diketahui, masih banyak anak-anak khusunya yatim piatu, anak jalanan, dan orang lewat usia sekolah yang belum terkena bantuan PIP. Padahal, tujuan PIP adalah untuk menghilangkan kesenjangan antara yang mampu dan tidak mampu agar mereka memiliki peluang yang sama dalam mengecap bangku sekolah.

Sementara untuk sekolah vokasi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy telah berusaha mendekatkan SMK dengan dunia usaha dan industri. Sudah ada 142 bidang keterampilan yang terstandarisasi SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia).

Adapun guru-guru, Mendikbud berupaya memberi keterampilan tambahan kepada guru adaptif agar mampu menjadi guru produktif.

"Kita perlu tahu, (SMK) kebanyakan guru normatif dan adaptif. Adaptif itu ilmu-ilmu murni seperti Matematika, Kimia, Biologi, dan sebagainya. Guru Agama dan PKn adalah guru normatif. Supaya guru adaptif bisa mengakar bidang keahlian SMK, maka guru ini kita latih kembali, terutama untuk masuk ke dunia industri supaya yang bersangkutan bisa menguasai keterampilan baru sesuai SMK di mana dia bekerja," jelasnya.

Nantinya, tambah Muhadjir, guru-guru SMK harus tersertifikasi oleh PPPPTK (Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan). Tidak hanya guru-gurunya, lulusan SMK juga bisa tersertifikasi oleh SMK yang terekognisi agar mereka mempunyai bekal terjun ke dunia kerja.

Terkait pendidikan karakter, Muhadjir meminta masyarakat untuk tidak menyalahartikan sekolah 8 jam sehari sebagai pergantian kurikulum. Sebab menurutnya, konsep ini merupakan bagian dari redesain sekolah yang terdapat dalam nawacita.

"Mulai tahun depan, rapor akademik dan perkembangan kepribadian bersumber dari seluruh aktivitas siswa di sekolah, ekstrakulikuler, dan keluarga. Kita ingin memperhatikan murid secara pribadi. Jadi, guru harus tahu kegiatan anak. 8 jam yang sering disalahpahami itu maksudnya 8 jam beban kerja guru. Setelah mengajar (di kelas), dia harus mencatat, memantau, dan membimbing anak. Itu terdapat di UU Sisdiknas," tegasnya.

(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 16 Januari 2018 | 19:51:41

10 Tips gila untuk turunkan berat badan, berani coba?

Tahun baru, tekad baru, dan semangat baru. Salah satu semangat yang menggebu adalah menurunkan berat badan yang melonjak di tahun 2017. Nah, selain menjalankan pola makan sehat dan olahraga secara disipl
Selasa, 16 Januari 2018 | 19:49:18

Waspada, 6 Masalah Kencing Ini Bisa Jadi Tanda Batu Ginjal

Jakarta Penyakit batu ginjal bisa dialami oleh siapa saja. Meskipun paling banyak melanda pria, wanita juga mesti waspada. Penyakit ini muncul karena adanya endapan mineral yang mengeras dan terbentuk di
Selasa, 16 Januari 2018 | 19:45:40

Madrid Terpuruk, Ramos Kebut Pemulihan

Kapten Real Madrid, Sergio Ramos dikabarkan tengah mengebut proses pemulihan cederanya. Ramos menargetkan bisa pulih saat Madrid menghadapi Leganes pada tengah pekan ini.Bek berusia 31 tahun ini memang be
Selasa, 16 Januari 2018 | 19:43:03

Pemain Islandia sebut pemain Persib Bandung ini layak main di Eropa

Pemain Islandia, Arnor Traustason, menyatakan bahwa pemain Persib Bandung Febri Hariyadi pantas untuk bermain di sepakbola Eropa. Menurutnya, Febri memiliki kecepatan yang bagus.Ketika Indonesia menghadapi I
 
Berita Lainnya
Selasa, 16 Januari 2018 | 19:26:13

Nilai Ujian Nasional Tak Jadi Acuan Dalam SNMPTN dan SBMPTN

JAKARTA - Ketua Panitia SNMPTN-SBMPTN 2018 Ravik Karsidi menegaskan bahwa nilai Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tak dipakai untuk syarat kelulusan masuk PTN baik melalui S
 
Selasa, 16 Januari 2018 | 19:21:38

Jadi Peserta Termuda, Mahasiswa Indonesia Raih Penghargaan di Tingkat Dunia

JAKARTA Mahasiswa Jurusan Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor (IPB) Mahtuf Ikhsan berhasil membawa harum nama Tanah Air atas penghargaannya dalam Ƌth International Confere
 
Sabtu, 13 Januari 2018 | 12:11:32

UI Raih Nilai Tertinggi dalam Konferensi Internasional AUN-QA

JAKARTA - Universitas Indonesia (UI) pada Senin 8 Januari memperoleh sertifikat untuk keberhasilan dalam memenuhi The AUN-QA Quality Assessment at Institutional Level dari ASEAN University Network-Quality
 
Sabtu, 13 Januari 2018 | 12:06:27

Siswa Tidak Mampu Tetap Bisa Daftar SNMPTN & SBMPTN

JAKARTA - Meraih pendidikan hingga ke perguruan tinggi tentu menjadi impian banyak orang. Namun tak jarang impian tersebut harus pupus lantaran tidak adanya biaya untuk menempuh pendidikan di bangku kulia
 
Sabtu, 13 Januari 2018 | 12:01:18

Besok, Siswa Siswi SMA/SMK Bisa Daftar SNMPTN

JAKARTA - Pendaftaran Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) resmi dibuka dan beroperasi pada Sabtu 13 Januari 2018. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Pusat SNMPTN dan SBMPTN 2018, Ravik Karsidi d
 
Rabu, 3 Januari 2018 | 12:53:58

Tips Menghindari Plagiasi di Kalangan Akademik

JAKARTA Era digital menawarkan kemudahan yang sering membuat penggunanya terlena. Maka tidak heran, bila pertumbuhannya beriringan dengan munculnya masalah-masalah baru ke permukaan yang jarang dilihat
 
Rabu, 3 Januari 2018 | 12:51:29

Mahasiswa Indonesia Boyong 3 Medali Emas dan 4 Penghargaan Tambahan di Taiwan

JAKARTA - Prestasi mahasiswa Indonesia di kancah internasional seperti tidak ada habisnya. Baru-baru ini, sebanyak tiga medali emas dan empat penghargaan lainnya berhasil diraih sekaligus oleh tim Univers
 
Rabu, 3 Januari 2018 | 12:43:30

Ombudsman Desak Polisi Tuntaskan Kasus Siswa Siluman di Medan

MEDAN - Lembaga Pengawas Pelayanan Publik, Ombudsman RI, mempertanyakan tindaklanjut pengusutan yang dilakukan Polda Sumut terkait kasus penerimaan siswa ilegal di SMAN 2 dan SMAN 13 Medan. Sejak perteng
 
Senin, 25 Desember 2017 | 11:55:12

Tips Mencari Kerja di Awal Tahun

Banyak perusahaan yang memulai pencarian karyawan barunya pada awal tahun, dimana hal tersebut dapat menjadi angin segar untuk para pencari kerja agar bisa menemukan pekerjaan impian mereka. Pada artikel be
 
Minggu, 24 Desember 2017 | 16:37:20

Mahasiswa IPB Ciptakan Tepung Tempe dari Kecambah Kedelai yang Murah dan Sehat

JAKARTA - Tidak hanya murah, tempe juga memiliki kandungan protein yang tinggi dan sifat fungsional yang baik. Keunggulan ini menjadikan tempe sebagai makanan yang populer di berbagai lapisan masyarakat I
 
Sabtu, 23 Desember 2017 | 18:39:49

Siapkan Calon Guru Profesional FKIP UPP Gelar Kuliah Umum

ROKANHULU - Seluruh Program Studi yang ada di Fakultas Ilmu Keguruan Pendidikan ( FKIP) Universitas Pasir Pengaraian ( UPP) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sepakat menyelenggarakan Kuliah Umum dengan narasumber Yo
 
Sabtu, 23 Desember 2017 | 18:10:38

5 Tips Cari Kerja untuk Lulusan Baru

Lulus dari universitas merupakan suatu capaian tersendiri. Pasalnya, tidak mudah melalui berbagai semester beserta tugas-tugas yang dibebankan. Bila kamu telah melalui itu semua, selamat! Usai lulus-lulu
 
Jumat, 22 Desember 2017 | 18:52:09

Wakili Indonesia, Wakil Rektor Unair Tampilkan Hasil Riset di Thailand

JAKARTA - Wakil Rektor IV Unair Junaidi Khotib, S.Si., M.Kes., Ph.D., terpilih menjadi wakil Indonesia yang berhak menyajikan hasil riset di konferensi Association of Southeast Asian Institutions of Highe
 
Jumat, 22 Desember 2017 | 18:50:12

Anggaran Naik Rp300 Miliar, Pemerintah Akan Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan

JAKARTA Sambut 2018, Sekretaris Jendral Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Didik Suhardi Ph.D., memprioritaskan anggaran yang naik sampai Rp300 miliar untuk meningkatkan mutu pendidikan terkait nawac
 
Jumat, 22 Desember 2017 | 08:47:57

Ketua YPRH Hadiri Deklarasi UPP Rohul

ROKANHULU - Universitas Pasir Pengaraian (UPP) deklarasi komitemen mutu ditandai penandatanganan Civitas akademika oleh Ketua Yayasan Pembangunan Rokan Hulu (YPRH) Ir. H. Hafith Syukri, MM  Ketua  ber
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top