sosial
 
Selasa, 5 Desember 2017 | 11:03:47
Kampus

Tingkatkan Produksi Lahan Pertanian, Mahasiswa Kembangkan Traktor Terpadu

Sebarkan:
Dok IPB

JAKARTA - Jagung merupakan salah satu komoditas strategis yang mendapat perhatian khusus oleh Komunitas Ekonomi ASEAN (AEC). Cetak biru pangan AEC bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan serta kedaulatan jagung, beras, kedelai dan singkong di kawasan ASEAN. Indonesia merupakan penghasil jagung terbesar di kawasan ini.

Akan tetapi, konsumsi jagung Indonesia terus melampaui produksi jagung dalam negeri sehingga menyebabkan defisit. Tidak dapat dipungkiri, jagung memiliki berbagai macam kegunaan yang menjadikannya bernilai penting.


Sekelompok mahasiswa peneliti dari Fakultas Teknologi Pertanian (FATETA) Institut Pertanian Bogor (IPB) mencoba melakukan pengembangan terhadap mesin tanam dan pemupukan jagung terpadu dengan pengolahan alur tanah.

Melalui mekanisasi dalam budidaya jagung, Agustami Sitorus, Wawan Hermawan dan Radite Praeko Agus Setiawan sebagai anggota tim, berusaha memenuhi target peningkatan produksi jagung sebanyak 0,2%.

Salah satu anggota peneliti, Wawan, mengatakan proses budidaya jagung sudah sampai ke beberapa tahap mulai dari persiapan lahan, budidaya, pengolahan, dan pemanenan.

Biasanya, diperlukan 10 pekerja untuk proses pengolahan lahan dan budidaya jagung per hektar, serta 20 hari kerja untuk proses pengolahan per hektar. Tetapi, dengan traktor roda dua terpadu yang mereka kembangkan, waktu yang dibutuhkan untuk pengolahan tanah, pemupukan, dan penanaman hanya sekira 7,7 jam per hektar lahan.

"Proses integrasi penting untuk meningkatkan kinerja traktor Beberapa bagian pekerjaan yang dapat dikombinasikan meliputi proses pengolahan tanah, pemupukan dan penanaman. Prototipe mesin yang terintegrasi telah berhasil dirancang dan telah meningkatkan kinerja melalui beberapa modifikasi," papar Wawan, seperti dilansir dari laman IPB, Jumat (1/12/2017).

Prototipe itu, tambah Wawan, dirancang untuk mengolah lahan menggunakan pisau putar dengan lebar kerja 75 cm untuk memecah tanah dan menabur benih tanpa perlu diaduk-balik.

Hasil penelitian pada uji stasioner menunjukkan bahwa rasio dari nilai pupuk adalah 20,71 g/m dengan unit tanam 1-3 lubang. Jarak rata-rata tanam benih adalah 21,5 cm. Pupuk Hopper (wadah kontainer) dapat menampung pupuk NPK 16,53 kg dan seed hopper dapat menampung 1 kg jagung. Kapasitas lapangan kerja yang efektif adalah 0,1447 ha/jam dan 0,350 ha/jam, dengan efisiensi masing-masing sebesar 76,24% dan 83,78%.

(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 21 Februari 2018 | 18:31:20

Ziarah ke Makam Datuk Laksamana Raja Dilaut, Firdaus-Rusli Kirimkan Doa

BUKITBATU - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, DR H Firdaus - Rusli Effendi melakukan ziarah ke Makam Datuk Laksamana Raja Dilaut yang berada di Bukit Batu Kabupaten Bengkalis, Rabu (21/2/18) sian
Rabu, 21 Februari 2018 | 15:22:12

Tim Kemenangan Cagub-Cawagub Firdaus-Rusli Rapat Konsolidasi Koalisi

ROKANHULU - Berdasarkan jadwal tim koalisi pemenangan, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau nomor urut 3, Firdaus-Rusli akan gelar kampanye di tiga kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).Itu t
Selasa, 20 Februari 2018 | 21:02:11

Pendaftaran Pemilihan Duta Bahasa Riau 2018 Sudah Dibuka

PEKANBARU-Balai Bahasa Riau kembali mengadakan Pemilihan Duta Bahasa Riau 2018. Pendaftarannya dilaksanakan pada tanggal 19 Februari-2 Maret di Balai Bahasa Riau Jalan Binawidya, kompleks Universitas Riau, Pa
Selasa, 20 Februari 2018 | 13:26:49

Silaturahmi Firdaus Rusli di Meranti Pedagang Pasar Sandang Pangan Berikan Dukungan

MERANTI - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, DR H Firdaus, ST, MT - H Rusli Effendi, MSi melakukan kunjungan ke Pasar Sandang Pangan Selatpanjang sekaligus bersilaturahmi dengan para pedagang,
 
Berita Lainnya
Rabu, 21 Februari 2018 | 13:34:47

Kepala SMKN 4 Kota Tangerang Dipecat karena Pungli Siswanya Rp250 Ribu

TANGERANG - Kepala SMKN 4 Kota Tangerang, dipecat karena ketahuna melakukan tinda pungutan liar (pungli) kepada siswanya sebesar Rp250.000. Penghentian tidak hormat itu dilakukan oleh Gubernur Banten, Wahi
 
Rabu, 21 Februari 2018 | 08:49:58

Mahasiswa Surabaya Buat Biskuit Kalsium dari Kolang Kaling

SURABAYA - Lima mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) membuat biskuit kaya kalsium dari kolang kaling yang dinamakan Biskuit Kolang Kaling (Bikoling). Salah satu mahasiswa yang membuat b
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 21:02:11

Pendaftaran Pemilihan Duta Bahasa Riau 2018 Sudah Dibuka

PEKANBARU-Balai Bahasa Riau kembali mengadakan Pemilihan Duta Bahasa Riau 2018. Pendaftarannya dilaksanakan pada tanggal 19 Februari-2 Maret di Balai Bahasa Riau Jalan Binawidya, kompleks Universitas Riau, Pa
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 15:27:40

Tak Hanya Membaca, Literasi Juga Berkontribusi untuk Kesejahteraan Ekonomi

JAKARTA - Kementerian PPN/Bappenas bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) akan menyelenggarakan Seminar Nasional Literasi dan Pembangunan Sosial Ekonomi pada Selasa 27 Februari 2018. Semi
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 10:33:33

Mahasiswa IPB Olah Limbah Jadi Sumber Protein Pakan Domba

JAKARTA - Ryza Agung Gustian, Mahasiswa Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan penelitian terhadap limbah Habbatussauda untuk pakan domba. Biji Habbatussauda yang memiliki kandungan
 
Senin, 19 Februari 2018 | 22:58:37

SMKN 1 Rambah Gelar Bazar Kewirausahaan Tingkatkan Kemandirian Anak

ROKANHULU - Dalam rangka menghadapi ujian praktek pelajaran kewirausahaan kelas 3 dan sebagai ramah tamah kepala sekolah baru, SMKN 1 Rambah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau Idris Lika, S.Si, M.M.Pd, Siswa/i s
 
Senin, 19 Februari 2018 | 13:24:36

Peduli Lingkungan, Mahasiswi Asal Bandung Ini Dijuluki "Si Ratu Sampah"

BANDUNG - Amilia Agustin (21), seorang mahasiswi asal Bandung yang diberi julukan "Ratu Sampah Sekolah" karena kepeduliannya terhadap masalah sampah sejak di bangku SMA, kini mengembangkan aktivitasnya te
 
Senin, 19 Februari 2018 | 12:09:27

Seluruh Dunia Mencari 5 Pekerjaan Ini, Apa Saja?

Saat ini sudah banyak peluang dan pekerjaan yang menjanjikan yang bisa dilakukan bukan hanya di Indonesia namun juga di negara lain. Ini tentu menjadi kesempatan yang baik untuk kamu yang ingin berkarier di
 
Senin, 19 Februari 2018 | 08:49:38

Sempat Gamang dengan Biaya Kuliah, Kesy Berhasil Lulusan Kedokteran dengan IPK 3,8

JAKARTA - Kesy Sasta Handani akhirnya resmi menyandang gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked) Universitas Jember. Kesy adalah penerima beasiswa Bidik Misi yang berhasil menyelesaikan kuliahya hanya dalam waktu
 
Jumat, 9 Februari 2018 | 19:23:57

Terkait Murid SD Belajar Dilantai, Anggota DPRD Rinto Pertanyakan CSR PT MAL dan PT Kosta Palmira

PANGKALANKERINCI- Anggota DPRD Pelalawan Daerah Pemilihan (Dapil) II kecamatan Ukui dan Kerumutan, Rinto, S.Sos angkat bicara.Hal tersebut menyusul adanya, murid Sekolah Dasar (SD) di desa Tanjung Air Hitam kec
 
Kamis, 8 Februari 2018 | 18:36:02

Yayasan Pembangunan Rokan Hulu Optimis UPP Dinegerikan

ROKANHULU - Yayasan Pembangunan Rokan Hulu (YPRH) optimis untuk dijadikan Kampus Negeri Universitas Pasir Pengaraian (UPP) tahun 2018 ini bisa terealisasi, pasalnya terobosan-terobosan yang dilakukan pihak YPRH
 
Kamis, 8 Februari 2018 | 18:32:34

Belajar Tanpa Meja dan Kursi Potrer Kelam Pendidikan Pelalawan

PANGKALANKERINCI- Semangat Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan mengangkat dunia pendidikan melalui program "Pelalawan Cerdas" sepertinya, masih jauh panggang dari api.Hal tersebut menyusul, ditemukan sebuah S
 
Sabtu, 3 Februari 2018 | 11:20:08

Kampus Asing Beroperasi di Tanah Air, Ini Dampak Positif & Negatifnya

JAKARTA - Rektor Universitas Andalas, Tafdil Husni mengatakan adanya universitas asing di Indonesia memiliki efek positif dan negatif. Menurutnya, universitas asing di Tanah Air memiliki efek positif jik
 
Sabtu, 3 Februari 2018 | 11:16:04

Mendikbud Larang Calon Kepala Daerah Kampanye Sekolah Gratis

MALANG - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Effendi melakukan kunjungan kerja ke Malang guna meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (solar cell) dan Laboratorium Pembelajaran Energi
 
Sabtu, 3 Februari 2018 | 11:08:44

Dana BOS "Disunat" untuk Pelaksanaan Ujian Nasional, Sekolah Tak Keberatan

YOGJAKARTA - Kepala SMAN 1 Pakem Kristya Mintarja menyambut baik kebijakan pemerintah dalam menggunakan sebagian dana BOS untuk pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Kebijakan itu menurutnya dapat mengurangi b
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top