Selasa, 19 Juni 2018 | 12:31:18

Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba Hingga ke Tanjung Unta

sumber : metrotvnews.com

Sebarkan:
Metrotvnews.com
MEDAN-Tim gabungan terus berupaya mencari lebih dari 50 penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut). Pencarian menyisir hingga perairan Tanjung Unta, sekitar tiga mil laut (sekitar lima kilometer) dari lokasi kapal tenggelam.

"Pencarian korban hingga sejauh tiga mil dari lokasi kapal tenggelam. Ini masih di Perairan Tanjung Unta atau di sisi timur Danau Toba," kata Kepala Seksi Lalu Lintas Danau Sungai dan Penyeberangan (LLSDP) Perintis Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah 2 Sumut, Rijaya, Selasa, 19 Juni 2018.

Dia mengatakan pencarian hingga kini belum ada perkembangan. Bahkan sekitar 130 baju pelampung yang ditebar tim tadi malam, masih mengapung di danau.

"Tadi malam karena pencarian terkendala cuaca, kami tebar sekitar 130 baju pelampung, jika ada penumpang kapal yang mengapung. Tapi hingga kini belum ada perkembangan," jelasnya.

Pencarian korban, katanya, saat ini langsung diikuti oleh Bupati Samosir dan Kapolres Samosir serta melibatkan Tim SAR, Polairud. Tim menerjunkan satu kapal cepat dan dua NCR (kapal SAR), dua spedboat AIRUD dan dibantu lima kapal masyarakat.

"Jadi semua ikut terlibat. Kita harap hari ini cuaca mendukung," paparnya.

Pencarian akan dilakukan hingga sejauh lima mil (sekitar delapan kilometer). Data terakhir, korban ditemukan ada 18 orang yangselamat dan 1 orang meninggal dunia.

"Pencarian akan dilakukan hingga sejauh 5 mil," pungkasnya.

Sebelumnya KM Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba, saat berlayar dari Pelabuhan Simanindo (Samosir) tujuan Tigaras (Simalungun), Senin, 18 Juni 2018, sekitar pukul 17.30 WIB. Kapal kayu yang mengangkut sekitar 80 orang ini tenggelam sekitar 1 mil laut dari Pelabuhan Tigaras.

Kapal tenggelam akibat kelebihan muatan. Pasalnya, kapal ini berkapasitas normal 60 penumpang. Tak hanya itu, kapal juga membawa 55 unit sepeda motor. Padahal kapal ini seharusnya tidak boleh mengangkut kendaraan. Kondisi diperparah dengan ombak tinggi, angin kencang dan hujan deras pada saat kejadian.

"Sesuai sertifikatnya, kapasitas kapal hanya 60 orang, tapi ternyata dibawa 80 orang. Dan kapal itu tidak boleh membawa kendaraan roda dua. Jadi over kapasitas," jelas Kasi Lalu Lintas Danau Sungai dan Penyeberangan (LLSDP) Wilayah 2 Sumut, Rijaya. (***)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 21 September 2018 | 11:47:24

Tindakan Keras Pemerintah China, Gereja Independen Terbesar Ditutup

PENUTUPAN salah satu gereja independen terbesar di Beijing baru-baru ini dan tindakan keras terhadap jemaat di tempat lain di China, adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk menempatkan agama di baw
Jumat, 21 September 2018 | 11:46:12

KPK Intip Rekening Setya Novanto: Isinya Rp 900 Juta

Jakarta - KPK sudah mengecek isi rekening koruptor e-KTP Setya Novanto. Pengecekan dilakukan dalam rangka pembayaran uang pengganti."Tapi belum dipindahbukukan, baru pengecekan awal," ujar Kabiro Humas KPK Fe
Jumat, 21 September 2018 | 11:43:30

Tabung Gas Meledak di Tanjung Priok, 2 Orang Terluka

Jakarta - Regulator tabung gas 3 kg bocor mengakibatkan terjadinya ledakan di salah satu rumah di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Peristiwa itu mengakibatkan dua orang mengalami luka bakar."Iya, ada korban
Jumat, 21 September 2018 | 11:36:59

Berusaha kabur, 1 dari 2 perampok toko emas di Palembang ditembak

PALEMBANG - Tim Tekab Polresta Palembang menangkap satu dari dua perampok toko emas beberapa pekan lalu. Lantaran berusaha kabur, pelaku bernama Usman (40) ditembak polisi di kaki kanannya. Penangkapan b
 
Berita Lainnya
Jumat, 21 September 2018 | 11:43:30

Tabung Gas Meledak di Tanjung Priok, 2 Orang Terluka

Jakarta - Regulator tabung gas 3 kg bocor mengakibatkan terjadinya ledakan di salah satu rumah di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Peristiwa itu mengakibatkan dua orang mengalami luka bakar."Iya, ada korban
 
Jumat, 21 September 2018 | 11:36:59

Berusaha kabur, 1 dari 2 perampok toko emas di Palembang ditembak

PALEMBANG - Tim Tekab Polresta Palembang menangkap satu dari dua perampok toko emas beberapa pekan lalu. Lantaran berusaha kabur, pelaku bernama Usman (40) ditembak polisi di kaki kanannya. Penangkapan b
 
Jumat, 21 September 2018 | 10:45:17

Pergoki maling, WNA asal Jerman jadi korban perkosaan

DEPOK - Rumah warga negara asing (WNA) di Depok disantroni maling. Rumah yang berada di kawasan Cimanggis itu diketahui milik WNA asal Jerman. Maling menyatroni rumah itu pada Selasa (18/9) dini hari sekita
 
Jumat, 21 September 2018 | 10:42:21

Dua Tahun Kencani Janda Cantik, Kuli Angkut Nyaru Intel Dibekuk

Pasuruan - Dengan keahlian berakting dan berpenampilan layaknya anggota intelijen polisi, Slamet Suwarno (27), warga Dusun Krajan, Desa Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan berhasil memikat seo
 
Jumat, 21 September 2018 | 10:28:33

Pura-pura meninggal, siswi SMK di Klaten selamat usai dibegal teman naik gunung

KLATEN - Lusiana Intan Wijayaningsih (17) remaja asal Desa Duwet, Kecamatan Ngawen, Klaten, Jawa Tengah, nyaris tewas setelah dirampok dan dianiaya oleh Bagas Aulid Saputra (22) warga Dukuh Rekuning, Desa B
 
Jumat, 21 September 2018 | 10:12:29

Ini Alasan Pelaku Habisi Mahfud, Pelajar yang Tewas di Pasuruan

Pasuruan - Polisi menangkap pelaku pembunuhan Mahfud Budi Setiawan (17), pelajar SMKN 1 Grati Kabupaten Pasuruan. Pelaku adalah Dimas Gilang Aditya (21), tetangga korban sendiri di Desa Kelampok, Kecamata
 
Jumat, 21 September 2018 | 09:46:55

Dua Perangkat Kampung Kuala Gasib Ini Kutuk Pelaku Pencabut Papan Ucapan Selamat Jalan Di KM 41

SIAK - Papan plang ucapan selamat jalan anda meninggalkan wilayah Kampung  Adat Kuala Gasib yang terbuat dari besi yang dipasang diperbatasan antara Kampung Adat Kuala Gasib dengan Kampung Pangkalan
 
Kamis, 20 September 2018 | 16:36:51

Pemkot Perbaiki JPO Karatan di Pekanbaru yang Telan Korban Jiwa

Pekanbaru - Jembatan Penyebaran Orang (JPO) di Pekanbaru kondisinya Karatan dan rusak sudah menelan korban jiwa. Pihak Pemkot Pekanbaru mengklaim tengah ada perbaikan saat ini."Soal JPO itu kita s
 
Kamis, 20 September 2018 | 15:56:53

Di Bawah Ancaman Pisau, Anak Ini Diperkosa Bapaknya Selama Setahun

Blitar - Bejat, itu kata yang tepat bagi lelaki di Blitar ini. Di bawah ancaman sebilah pisau, dengan tega lelaki ini memperkosa anak semata wayangnya. Bahkan pelaku mengancam akan membunuh korban menggun
 
Kamis, 20 September 2018 | 15:16:04

Hamil 8 Bulan, Ibu Ini Curi Motor hingga Tabung Gas

Semarang -Seorang ibu yang sedang mengandung 8 bulan di Kota Semarang dibekuk polisi. Ibu bernama Wida Ayu (29) itu mencuri mulai dari helm sampai motor.Kapolsek Genuk, Kompol Zaenul Arifin mengatakan set
 
Kamis, 20 September 2018 | 14:38:47

Sopir kehilangan kendali, bus Transjakarta terguling

JAKARTA - Sebuah bus Transjakarta terbalik di depan Kantor Pajak Jakarta Selatan, Jalan TB Simatupang, Kamis (20/9). Bus jurusan Blok M - Manggarai terguling sekitar pukul 13.15 WIB. Penumpang menduga sopi
 
Kamis, 20 September 2018 | 14:32:30

Rumah Dilalap Api, Pasutri Manula di Banyuwangi Ini Terbakar

Banyuwangi - Sungguh malang nasib pasangan kakek nenek di Banyuwangi ini. Rumah kontrakannya yang berada di Pasar Kelurahan Karangrejo, Banyuwangi terbakar. Akibat kebakaran tersebut, Abdillah (70)
 
Kamis, 20 September 2018 | 14:08:52

Kebakaran di Kateman, 3 Unit Rumah Jadi Abu

KATEMAN - Musibah kebakaran kembali terhadap di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), kali ini tepatnya menimpa rumah warga yang berada di Jalan Kesehatan, Gang Satria I, Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman
 
Kamis, 20 September 2018 | 11:50:19

Tak Sesuai IMB, Lantai 4 Rumah Mewah di Jelambar Dirobohkan

Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat menertibkan pembangunan rumah yang menyalahi izin mendirikan bangunan (IMB) di Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Rumah yang seharusnya 3 lant
 
Kamis, 20 September 2018 | 11:46:54

Puluhan orang terpaksa mengungsi pascakebakaran landa hunian di Samarinda

SAMARINDA - Puluhan warga yang tinggal di Jalan Sutera Kembang, RT 10, Samarinda Seberang, Samarinda, Kalimantan Timur, kehilangan tempat tinggal, pascakebakaran yang terjadi Rabu (19/9) malam. Tidak ada ko
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top