Terverifikasi Dewan Pers
 
Rabu, 29 Agustus 2018 | 21:37:37
oponi

Kenapa Jokowi Berpelukan dengan Prabowo

Oleh : Hendra DS

Sebarkan:
Istimewa
Peristiwa yang membuat warga Indonesia terharu saat ini ketika melihat kedua calon presiden  Indonesia, Jokowi dan Prabowo  berpelukan. Keduanya berpelukan setelah Hanifan Yunadi Kusumah yang merupakan Atlit Pencak Silat Asian Games 2018 ini menyumbangkan Emas ke 29 untuk Indonesia.

Mungkin negara ini lupa, mengapa hal itu bisa terjadi. Hanifan Yunadi Kusumah itu adalah atlit Pencak Silat. Pencak Silat yang dalam sejarahnya adalah budaya asli Indonesia dan baru kali ini dipertandingkan di Asian Games.

Peristiwa berpelukan itu terasa adem, karena ulah seorang Pesilat. Semua bisa terjadi karena terjalinnya silaturahmi yang merumakan asal kata SILAT(URRAHMI).

Tapi jangan juga lupa, Bertumpuknya medali Emas Indonesia di Asian Games itu terbanyak dari Cabang Pencak Silat. Hanifan Yunadi Kusumah adalah penyumbang medali ke 13 khusus dari Cabang Pencak Silat.

Tapi coba lihat di berbagai media massa dan media sosial, berapa bayak yang mengagungkan Emas yang diperoleh dari Cabang Pencak Silat ini?.

Coba lihat ketika cabang olahraga yang berasal dari luar Indonesia, bangganya mengagungkan Emas yang diperoleh. Ketika Pencak Silat milik Indonesia yang memborong medali emas, hanya segelintir yang mengagungkannya.

Sekarang, Silat membuktikan keasliannya. Dua calon pemimpin negara ini berpelukan dengan riang gembira karena apa, karena Silat(urrahmi).

Lalu kenapa keduanya hadir dalam acara itu. Ya Presiden Jokowi bangga akan prestasi dari Cabang Pencak Silat, sehingga Presiden menghadiri langsung laga final itu.

Kemudian kenapa Prabowo juga ada, itu karena dia adalah Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

Untuk diketahui, Hanifan Yudani Kusumah turun di nomor tanding kelas C (55-60) kg putra mempersembahkan emas ke-29 bagi Indonesia di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Rabu (29/8/2018) sore WIB.

Pada laga final tersebut, Hanifan berjumpa dengan Thai Linh Nguyen asal Vietnam. Dengan demikian Pencak Silat sudah menyumbangkan 13 medali emas. Dan perebutan medali emas dari Cabang Pencak Silat juga belum berakhir, sebab masih ada satu harapan terakhir untuk meraih emas melalui Wewey Wita yang akan tampil di final kelas B (50-55) kg putri.

Dan jika Wewey Wita juga berhasil menyumbangkan Emas maka hampir setengah medali emas Indonesia yang diperoleh dari seluruh cabang olahraga pada Asian Games 2018 adalah dari Pencak Silat.

#SalamSilaturrahmi

Penulis adalah Pesilat dari Perguruan Silat Walet Puti
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 24 April 2019 | 16:54:17

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Botox di Area Bawah Mata

JAKARTA - Bukan tidak mungkin jika perempuan mengalami kegalauan untuk melakukan prosedur botox atau tidak. Adanya efek samping menjadi pertimbangan perempuan untuk melakukan botox. Botox sendiri umum dilakuka
Rabu, 24 April 2019 | 16:52:25

Ketua KPU: Pemilu Serentak 2019 Melelahkan, Perlu Dievaluasi

JAKARTA - Ketua KPU Arief Budiman menyarankan agar pemerintah mengevaluasi Pemilu Serentak 2019. KPU meminta ada pembicaraan khusus soal pemilu ini.Awalnya, Arief menuturkan jumlah petugas KPPS ya
Rabu, 24 April 2019 | 16:47:56

Soroti Politik Uang, Gerindra Tantang Caleg Karawang Disumpah Pocong

KARAWANG - Caleg Gerindra Nace Permana menyoroti dugaan politik uang dalam Pileg 2019 di Karawang. Kader Gerindra tersebut menantang para caleg Karawang disumpah pocong."Saya yakin serangan fajar bukanlah
Rabu, 24 April 2019 | 16:41:58

Mulai 2019, Calon Jamaah Haji Kabupaten Siak Akan Berangkat Dari Pekanbaru

SIAK - Ditahun 2019 ini, Calon Jamaah Haji asal Provinsi Riau, khusus Kabupaten Siak, akan langsung diberangkatkan melalui Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II Kota Pekanbaru. Hal ini ditand
 
Berita Lainnya
Minggu, 21 April 2019 | 10:27:47

Kedewasaan dalam Berdemokrasi

PEMILIHAN umum (Pemilu) akhir­nya telah selesai dilakukan de­ngan menghasilkan pasangan Presi­den dan Wakil Presiden, juga anggota DPR, DPD, dan DPRD pada periode 2019-2024. Setidak-tidaknya, hasil per­­hi
 
Minggu, 21 April 2019 | 10:03:49

Tuhan Tidak Melihat Agamamu

KITA sepakat dalam suatu pema­ha­man yang utuh bahwa surga adalah hak prerogatif nya Tuhan dan manusia se­tinggi apapun ibadahnya takkan mam­pu memberi satu kepastian bah­wa si anu masuk surga dan si ana m
 
Minggu, 14 April 2019 | 07:36:36

Menjaga Pilpres

Hari pencoblosan Pemilu Pemilihan Pre­siden (Pilpres) tinggal beberapa hari lagi. Tepatnya pada hari Rabu Tanggal 17 April 2019 nanti. Ka­dang hati tak sabar lagi menunggu hari pen­coblosan ini.
 
Minggu, 7 April 2019 | 07:45:04

Neuro Ledership Menuntun Lahirnya Neuro Creativity

Persaingan yang terjadi saat ini bukan hanya di dunia usaha saja, melainkan semua orang sampai negara sedang berada pada posisi bersaing. Mungkin sebagian ada yang kurang sependapat karena istilah persaingan
 
Jumat, 5 April 2019 | 19:14:27

Jangan Pilih (Calon) Penebar Uang

Seiring bertambahnya jumlah Partai Politik, dapil dan kursi, persaingan peserta pemilu semakin ketat. Dibandingkan tahun 2014 jumlah Partai Politik nasional pada pemilu tahun ini bertambah menjadi 16 diluar 4 P
 
Minggu, 31 Maret 2019 | 09:58:00

Hegemoni Pendidikan dan Pendidikan yang Membebaskan

Menurut rumusan Antonio Gra­maci, hegemoni diarti­kan sebagai sebu­ah upaya pihak elit penguasa yang mendo­minasi untuk meng­giring cara berpikir, bersikap, dan menilai masyarakat agar sesuai dengan k
 
Jumat, 29 Maret 2019 | 15:20:46

Mengatasi Tantangan Operasional UNTSO, UNDOF, dan Misi UNIFIL

Penasehat Militer RI Untuk PBB, Brigjen TNI Fulad, S.Sos., M.Si. menghadiri pertemuan Military Staff Committee Dewan Keamanan PBB yang membahas masalah UNTSO, UNDOF, dan UNIFIL – Lebanon beberapa saat lalu, yan
 
Minggu, 20 Januari 2019 | 10:00:32

Di Balik 80 Juta Bisa Apa

Kalimat 80 juta bisa dapat apa seketiga me­nyebar bak se­rangan fajar. Semua din­ding-dinding akun media sosial apa­pun itu dibanjiri oleh kalimat tersebut. Kalimat ta­nya yang se­mua orang akhirnya tahu m
 
Minggu, 20 Januari 2019 | 09:20:13

Bias Gender dalam Kasus Prostitusi Online

Setelah sempat menyeruak pada tahun 2015, kasus pros­titusi on­line yang melibatkan para artis kembali naik ke permukaan. Kali ini melibatkan artis kenamaan Vanessa Angel. ditang­kap Kepolisian daerah Jawa
 
Minggu, 13 Januari 2019 | 07:50:06

Pelecehan di Dunia Akademik

Beberapa waktu yang lalu kita mende­ngar seorang maha­siswi S3 mem­polisi­kan rektor sebuah PTS kare­na di­lempar disertasi. Ikhwalnya, sebagai­mana diberitakan banyak media, m­a­hasiswi S3 tersebut menjelaskan
 
Minggu, 13 Januari 2019 | 07:29:18

Prostitusi, Hukum dan Moralitas

Di tengah kasak-kusuk Pemilu 2019, sua­sana awal tahun menda­dak heboh dengan keberhasilan Polda Jawa Timur memergoki sekaligus me­nangkap VA, AS dan R terkait kasus pros­titusi di Surabaya. Kendati prostitusi
 
Minggu, 6 Januari 2019 | 07:57:54

Bencana Alam di Awal 2019

TAHUN 2019 telah diawali dengan ben­cana tanah longsor di Desa Sirnaresmi, Ke­­camatan Cisolok, Kabu­pa­ten Suka­bu­mi, Jawa Barat.  Bencana tersebut te­lah  merenggut puluhan jiwa manusia d
 
Rabu, 5 Desember 2018 | 14:20:45

Korupsi Masa Orba, Ini Pernyataan Ahmad Basarah

Pertama, saya ingin letakkan dulu konteks dan teks pernyataan media saya tentang mantan Presiden Soeharto. Saya ditanya oleh teman-teman media tentang pernyataan Capres Pak Prabowo di forum internasional yang m
 
Kamis, 27 September 2018 | 13:10:16

Eksistensi TNI Dalam Pendidikan Karakter Bangsa

Persoalan budaya dan karakter bangsa kini menjadi sorotan tajam masyarakat. Sorotan itu mengenai semua aspek kehidupan, tertuang dalam berbagai tulisan di media cetak, wawancara, dan dialog di media elektronik.
 
Kamis, 20 September 2018 | 11:11:18

Babinsa di Lombok Saat Gempa, Antara Keluarga dan Tugas

Musibah gempa bumi yang mengguncang Pulau Lombok, Sumbawa dan Sumbawa Barat beberapa waktu lalu telah menyisakan kenangan dan cerita yang mengharukan bagi seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat, khususnya bagi
 
 
 
Terpopuler

1

21 Apr 2019 10:27 | 513 views
Opini

Kedewasaan dalam Berdemokrasi

2

21 Apr 2019 10:03 | 334 views
Opini

Tuhan Tidak Melihat Agamamu

 
 
 
 
 
Top