ikla politik
 
Kamis, 30 November 2017 | 11:16:19
OPINI

Mengenal Lebih Dekat H. Suyatno

Oleh : Hermanto Uban

Sebarkan:
Hermanto S.Sos
(Edisi Derap Langkah )
Tidaklah mudah bagi siapa pun memimpin daerah yang terhitung baru dimekarkan.
Selain kepiawaian bertindak sebagai koordinator Kepemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, dibutuhkan pula kepekaan, kesabaran dan keikhlasan dan membalik keadaan ke arah lebih baik.

Seluruh prasyarat itulah yang dipenuhi Bupati Rokan Hilir, Bapak H. Suyatno dalam memulai masa-masa tugas beliau yang terkadang sedemikian terlihat melelahkan,  nqmun kepekaannya dalam memahami apa yang menjadi keinginan masyarakat sedemikian kentara. 

Demikian juga tentang kesabaran dan keikhlasan –serta keinginan  yang begitu terasa dalam memberikan yang terbaik. Kerap ia sampaikan bahwa keinginan untuk mengubah kondisi didambakan, seperti infrastruktur yang lebih presentatif membuka kemungkinan baru atas perubahan yang diinginkan. Infrastruktur  yang akan berkorelasi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan tentu saja akan mempermudah warga dalam mengakses sektor-sektor penunjang kualitas kehidupan. 

Kesabaran dan keikhlasan untuk senantiasa berbuat yang terbaik itu pula yang sepertinya menjadi penyemangat dalam upaya memajukan daerah. Seperti kita ketahui, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir beserta jajaran telah mematrikan ragam tujuan prioritas. 

H. Suyatno menyampaikan dalam beragam kesempatan tentang formulasi kebijakan program pembangunan strategis, terutama program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyakat banyak seperti perekonomian, pendidikan, kesehatan, penguatan sumber daya aparatur membuka peluang investasi yang berorientasi pada terciptanya lapangan kerja sampai keselarasan lingkungan dan kepariwisataan. 

Seperti disampaikan, Rokan Hilir yang telah berusia 18 tahun pada 4 Oktober 2017, adalah Daerah yang juga terus melakukan evaluasi terukur atas program pembangunan dan perbaikan manajemen penyelenggaraan pemerintahan. Menekan angka masyarakat miskin dan memperkecil kesenjangan antar wilayah. 

Berbagai kendala dicarikan solusi, seperti berkurangnya APBD akibat terimbas krisis ekonomi. Sebaliknya, kabar gembira yang menjadi kado buat Bapak Bupati dan publik Rokan Hilir tentu saja soal peningkatan pendapatan asli daerah, naiknya pendapatan perkapita masyarakat sampai grafik pertumbuhan ekonomi yang bergerak ke titik prospektif. 

Ketika tulisan ini hadir di tengah pembaca yang budiman, maka ia tak hanya diharap menjadi aksara yang akan mendokumentasikan kegiatan pemerintah, namun juga menjadi semacam pembangkit motivasi menuju perubahan yang lebih masif dalam bingkai membangun kebersamaan untuk bersama-sama membangun negeri. ****

(*Simak Tulisan pada Edisi berikutnya).
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 11 Desember 2017 | 22:03:49

Cabuli 7 Bocah, Pria Setengah Abad ini Dibekuk di Sumut

BATHINSOLAPAN - MJS (50) warga jalan Duri IV RT 01 RW 04 Desa Sebangar Kecamatan Bathin Solapan akhirnya berhasil diamankan oleh Tim Opsnal Polsek Mandau di wilayah Sumatera Utara. Kapolres Bengkalis AKBP Abas
Senin, 11 Desember 2017 | 21:12:03

LPG 3 Kg Langka, Ketua DPRD Inhil Angkat Bicara

TEMBILAHAN - Sudah beberapa pekan terakhir ini masyarakat di Indragiri Hilir (Inhil), Riau diresahkan dengan sulitnya mendapatkan gas 3 Kg, jika pun ada, harganya jauh dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sud
Senin, 11 Desember 2017 | 21:01:26

Ekpos Bupati, Pusat Apresiasi Keberhasilan Progam DMIJ

TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan, menggelar ekpos terhadap pencapaian program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) di Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDT) di Jakarta
Senin, 11 Desember 2017 | 20:56:17

Peringati Hari Juang Kartika, Kodim 0314/Inhil Lakukan Kegiatan Bhakti Sosial

TEMBILAHAN - Dalam rangka memperingati hari Juang Kartika tahun 2017, Komando Distrik Militer (Kodim) 0314/Inhil menggelar kegiatan Bhakti Sosial Sunat Massal, Donor Darah dan Pengobatan Gratis bekerja sama den
 
Berita Lainnya
Minggu, 10 Desember 2017 | 09:12:55

Koruprtor Merajalela Dari Masa ke Masa

Seperti yang sering kita saksikan setiap saat berita-berita yang memaparkan tentang kedzaliman para pejabat negeri ini yaitu "Tindak Pidana Korupsi"  yang mereka lakukan sudah sangat melanggar norma-norma
 
Rabu, 6 Desember 2017 | 10:21:50

Netralitas TNI Kunci Kekuatan Mental Upaya Adu Domba

Oleh : Letkol Inf Drs. SolihTak lama lagi, Indonesia akan memasuki tahun politik pada 2018 mendatang. situasi nasional diprediksi kembali memanas. Kelihatannya, agenda politik daerah maupun nasional akan berlan
 
Selasa, 5 Desember 2017 | 21:05:54

Netralitas TNI Kunci Kekuatan Mental Upaya Adu Domba

Tak lama lagi, Indonesia akan memasuki tahun politik pada 2018 mendatang. Situasi nasional diprediksi kembali memanas. Kelihatannya, agenda politik daerah maupun nasional akan berlangsung secara beriringan
 
Kamis, 30 November 2017 | 11:16:19

Mengenal Lebih Dekat H. Suyatno

(Edisi Derap Langkah )Tidaklah mudah bagi siapa pun memimpin daerah yang terhitung baru dimekarkan.Selain kepiawaian bertindak sebagai koordinator Kepemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, dibutuhkan pula
 
Minggu, 12 November 2017 | 10:38:49

Kepahlawanan dan Bela Negara

DALAM memperingati Hari Pahlawan 10 November pada tahun ini, sudah saatnya kembali merenungkan ba­gai­mana peranan strategis mahasiswa se­ba­gai kelompok pemuda terdidik untuk mere­fleksika
 
Minggu, 12 November 2017 | 09:50:42

Pahlawan Daerah, Solusi Ketatnya Seleksi Pahlawan Nasional

SETIAP memperingati Hari Pahlawan, Pre­siden Repubik Indonesia meng­umum­kan penganugerahan gelar pahla­wan ke­pada tokoh-tokoh yang dipandang layak me­nerimanya. Peng­anugerahan ini dila­k
 
Minggu, 12 November 2017 | 09:39:49

Ayo, Jadilah Pahlawan Lingkungan!

MENYUSUL wafatnya salah se­orang tokoh besar negeri ini beberapa wak­tu silam, sementara kalangan lang­sung mengusulkan kepada pemerintah agar sang tokoh yang telah wafat ter­sebut diberi gelar pahlawan n
 
Minggu, 29 Oktober 2017 | 10:49:19

Masih Pentingkah Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia?

Di Indonesia, bulan Oktober dikenal se­­­bagai bulan bahasa. Bahasa yang di­mak­­­sud tentu saja adalah bahasa per­sa­tuan negara kita, bahasa Indonesia. Satu per­­tanyaan yang langsung melintas di ke­­pa
 
Minggu, 29 Oktober 2017 | 10:32:28

Pemuda dan Masa Depan Indonesia

Salah satu kekuatan terbesar bangsa ini dalam mem­pertahankan kemerdekaan adalah pemuda. Tepat sudah 85 tahun yang lalu pemuda Indonesia pada masa itu berkumpul dengan satu spirit untuk menunaikan kewajib
 
Minggu, 29 Oktober 2017 | 10:09:32

Pemuda dan Alternatif

Sebelum dimulai, mari merayakan hari Sum­pah Pemuda ini dengan baik. Ya, se­lalu saja menarik membincangkan pe­muda. Karena itu, di komunitas kami, TWF (Toba Writers Forum), kami lebih mengutamakan para p
 
Minggu, 29 Oktober 2017 | 09:52:13

Surat Kabar Indonesia di Zaman Penjajahan

Masyarakat Indonesia sejak 273 tahun silam sudah mengenal surat kabar (s.k). Demikian tulisan John Tebbel, seorang peraih anugerah Pulitzer 1972. John Tebbel adalah pakar jurnalistik yang menulis buku "Ka
 
Jumat, 20 Oktober 2017 | 13:33:08

3 Tahun Kepemimpinan Jokowi - JK, Menagih Nawacita di Bidang Pendidikan

Sebelum melenggang menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI, Joko Widodo dan Muhammad Jusuf Kalla (Jokowi-JK) mengungkapkan visi misinya jika terpilih menjadi pemimpin negara. Selama berlangsungnya masa kampanye,
 
Kamis, 19 Oktober 2017 | 07:55:05

Dilema Hukuman Rehabilitasi Narkoba

Seorang terpidana kasus narkoba, mengajukan uji materi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pemohon merasa dirugikan dengan berlakunya Pasal 112, Pasal 114, serta Pasal 127 UU Narkotika, yang me
 
Rabu, 18 Oktober 2017 | 21:25:36

Fokuslah Pada Isu-Isu Besar, Jangan Terkecoh Dengan Isu Kecil

Strategi perang Cina kuno dalam buku memancing Harimau turun gunung, 36 Strategi Perang Cina Kuno GAO YUAN yakni 'Mengecoh Langit Menyeberangi Lautan' adalah kata yg tepat untuk menggambarkan situasi d
 
Minggu, 15 Oktober 2017 | 10:53:58

Jubah Hakim Makin Kusam

KPK menangkap Ketua Penga­dilan Ting­gi Sulawesi Utara Sudiwardono di Ja­karta, Sabtu (7/10). SDW di­duga me­ne­rima suap senilai US$64 ribu dari ang­gota DPR RI dari Fraksi Golkar AAM. Setelah menjalani
 
 
 
Terpopuler

2

10 Des 2017 09:12 | 261 views
OPINI
Koruprtor Merajalela Dari Masa ke Masa

3

06 Des 2017 10:21 | 161 views
Opini
Netralitas TNI Kunci Kekuatan Mental Upaya Adu Domba
 
 
 
 
 
Top