Jumat, 6 Januari 2017 | 20:38:02
PERISTIWA

Penikam Istri di Inhil ini Akhirnya Dibekuk

Laporan : Aditya Prahara

Sebarkan:
Humas Polres Inhil
Tersangka saat diamankan polisi
TEMBILAHAN - Tim opsnal Polsek Tembilahan Hulu berhasil mengamankan Y (28) yang merupakan tersangka kasus tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di jalan lintas enok, Desa Sungai Lokan, Kecamatan Tembilahan Hulu, Inhil, Jumat (06/01/17).

Tersangka diamankan setelah dilaporkan telah menganiaya istrinya sendiri yang bernama SW (23) warga jalan Inpres Desa Pulau Palas Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Inhil yang terjadi pada Kamis 5/1/2017 sekira pukul 12.30 WIB dirumah orang tua korban jalan  Inpres Parit 8 Desa Pulau Palas Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Inhil

Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK, melalui Kapolsek Tembilahan Hulu AKP A Raymond Tarigan G S.Sos, menceritakan, pada hari Jumat tanggal 6 Januari  2017 sekira pukul 10.00 WIB, Kapolsek Tembilahan Hulu AKP A Raymon Tarigan G S.Sos mendapatkan informasi bahwa tersangka pelaku KDRT atas istrinya sendiri sedang berada di jalan Lintas Enok Desa Sungai Lokan Kecamatan Enok  Kabupaten Inhil.

Selanjutnya Kapolsek memerintahkan Tim Opsnal Polsek Tembilahan Hulu dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Andi Aceh, beserta  3 orang Anggota  Polsek Tembilahan Hulu, untuk melakukan penyelidikan terhadap kebenaran informasi tersebut.

Setelah sampai di Desa Sungai Lokan sesuai dengan informasi dimaksud, Tim melihat tersangka keluar dari Masjid

Tersangka langsung diamankan dan dari hasil interogasi sementara, pelaku mengakui perbuatanya telah memukul wajah korban dan telah menikam korban atau istrinya sendiri dengan mengunakan pisau jenis sangkur sebanyak satu kali pada bagian perut dan pelaku setelah itu membuang pisau di belakang rumah orang tua korban dan melarikan diri ke Desa Sungai Lokan tempat dimana pelaku dapat diamankan oleh Tim Opsnal Polsek Tembilahan Hulu

Saat ini, pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polsek Tembilahan Hulu untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Dikatakannya kembali, akibat perbuatan pelaku tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian perut serta luka pada bagian wajah dan telah dilakukan tindakan medis berupa operasi terhadap korban. Saat ini korban masih dalam perawatan di Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan

"Terhadap pelaku akan disangkakan pasal 44 UU No. 23 tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman maksimal 10 Tahun dan denda maksimal Rp. 30.000.000.- (Tiga Puluh Juta Rupiah),"pungkasnya. (dit) 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 26 April 2018 | 16:25:46

Kakek di Dumai ini Tewas Ditabrak Mobil Jazz

DUMAI - Seorang kakek bernama Abu Bakar (72) tewas di tempat setelah ditabrak Mobil Honda Jazz berkecepatan tinggi di Jalan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Barat, pada Rabu (25/4/2018) malam kemarin.Korba
Kamis, 26 April 2018 | 15:57:03

3 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu Divonis Hukuman Mati

Jakarta - Tiga orang WN Taiwan yang menyelundupkan 1 ton sabu lewat pantai Anyer, Banten, dihukum mati. Penyelundupan dilakukan menggunakan kapal Wanderlust."Mengadili, menyatakan terdakwa Liao Guan Yu, C
Kamis, 26 April 2018 | 15:20:49

Pria Sidoarjo yang Hina Nabi Muhammad Kadernya, Demokrat Minta Maaf

Jakarta - Pemilik akun Facebook Rendra Hadi Kurniawan dilaporkan GP Ansor Sidoarjo lantaran menghina Nabi Muhammad SAW. Pria itu ternyata kader Partai Demokrat (PD). "Tadi kami sudah koordinasi dengan p
Kamis, 26 April 2018 | 08:55:11

Ayah P3rkosa Anak Kandung Lima Hari Berturut-turut

SENTANI - Kelakuan bejat oleh ayah terhadap anak kandungnya sendiri terjadi di Distrik Nimboran Kabupaten Jayapura. Sang ayah dengan tega memperkosa anak kandungnya sendiri berulang kali. Kasus yang dike
 
Berita Lainnya
Kamis, 26 April 2018 | 16:25:46

Kakek di Dumai ini Tewas Ditabrak Mobil Jazz

DUMAI - Seorang kakek bernama Abu Bakar (72) tewas di tempat setelah ditabrak Mobil Honda Jazz berkecepatan tinggi di Jalan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Barat, pada Rabu (25/4/2018) malam kemarin.Korba
 
Kamis, 26 April 2018 | 15:57:03

3 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu Divonis Hukuman Mati

Jakarta - Tiga orang WN Taiwan yang menyelundupkan 1 ton sabu lewat pantai Anyer, Banten, dihukum mati. Penyelundupan dilakukan menggunakan kapal Wanderlust."Mengadili, menyatakan terdakwa Liao Guan Yu, C
 
Kamis, 26 April 2018 | 15:20:49

Pria Sidoarjo yang Hina Nabi Muhammad Kadernya, Demokrat Minta Maaf

Jakarta - Pemilik akun Facebook Rendra Hadi Kurniawan dilaporkan GP Ansor Sidoarjo lantaran menghina Nabi Muhammad SAW. Pria itu ternyata kader Partai Demokrat (PD). "Tadi kami sudah koordinasi dengan p
 
Kamis, 26 April 2018 | 08:55:11

Ayah P3rkosa Anak Kandung Lima Hari Berturut-turut

SENTANI - Kelakuan bejat oleh ayah terhadap anak kandungnya sendiri terjadi di Distrik Nimboran Kabupaten Jayapura. Sang ayah dengan tega memperkosa anak kandungnya sendiri berulang kali. Kasus yang dike
 
Rabu, 25 April 2018 | 17:44:35

Kawasan Hutan Lindung Dipatok, Anggota Dewan Nazzarudin Arnazh Geram dan Marah

PANGKALANKERINCI-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Pelalawan Nazzarudin Arnazh geram dan marah mendapat kabar Pulau Mendol yang diberada di Kecamatan Kuala Kampar sudah dipatok-patok menjadi k
 
Rabu, 25 April 2018 | 14:45:23

Polisi Selidiki Penyebab Meledaknya Sumur Minyak Tradisional di Aceh

Jakarta - Polri masih menyelidiki penyebab meledaknya sumur minyak tradisional di Desa Pasir Putih, Kecamatan Rantau Peurlak, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (25/4/2018) dini hari. Terhitung 10 orang tewas dan 4
 
Rabu, 25 April 2018 | 13:45:43

Bongkahan Batu Selamatkan Dani saat Ledakan Gas Elpiji

Bandung - Dani (28) tiba-tiba beranjak dari tidurnya. Ledakan keras gas elpiji tiga kilogram yang merusak rumah kontrakan hampir saja mencelakainya.Dani mengontrak kamar berukuran 3 x 4 meter persegi di G
 
Selasa, 24 April 2018 | 17:13:01

DPRD Rohul Sesalkan Demo Tolak Pembangunan Waduk, Nono Patria : Asipirasi Itu Sudah Sampai di Pusat

ROKANHULU - Sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), menyesalkan aksi unjuk rasa yang dilakukan ribuan Warga 4 desa di Kecamatan Rokan IV Koto, yang menolak pembangunan Waduk Rokan Kiri, senin sore k
 
Selasa, 24 April 2018 | 13:50:37

Diduga Dibakar Suami, Istri dan 2 Anaknya serta Pembantu Tewas Terpanggang

ROKANHILIR-Peristiwa terbakarnya sebuah toko Grosir di Simpang Kuntilanak, Dusun Mekar Jaya RT 08 RW 04 Kepenghuluan Sungai Besar Kecamatan Pekaitan Kabupaten Rokan Hilir menewaskan 4 orang.Berdasarkan in
 
Selasa, 24 April 2018 | 11:21:59

Lagi Cari Wangsit, Warga Blitar Ditemukan Tewas di Makam Keramat

Blitar - Warga Jalan Cibodas RT 03 RW 09 Kecamatan Kepanjen Kidul Blitar Kota ditemukan tewas di areal makam keramat. Korban bernama Hendri Yuasa (44) diketahui telah meninggal di Kompleks Pesarean Tundon
 
Selasa, 24 April 2018 | 11:10:26

2 Pembobol Brangkas Ditembak Mati Saat Disergap Polisi

Tangerang Selatan - 2 Pembobol brangkas di Tangerang Selatan ditembak mati oleh polisi. Pelaku yang belum diketahui identitasnya itu sempat menabrak polisi saat hendak ditangkap."Pada saat didekati pelaku
 
Selasa, 24 April 2018 | 10:13:23

Viralkan Video Mesumnya di Medsos, Pasangan Gay di Depok Divonis 3 Tahun Penjara

DEPOK - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok, Jawa Barat, menjatuhkan putusan terhadap terdakwa sepasang gay atas nama Rudi Saputra alias Daniel selama tiga tahun penjara dan Muchsin alias Azis alia
 
Selasa, 24 April 2018 | 09:36:11

Diduga Dua Buah Bom Jenis Granat Ditemukan di Penyaringan Batu PT BIP Ujang Batu

ROKANHULU - Diduga dua buah Bom jenis Granat Nanas dalam kondisi berkarat, ditemukan warga di tempat yang sama hari tanggal yang berbeda bertempat di mesin penyarikan batu PT. Batu Inti Perkasa (BIP)
 
Senin, 23 April 2018 | 11:55:59

Polisi: Sopir yang Tabrak Mati Bocah 4 Tahun Kurang Hati-hati

Jakarta - Bocah Cantika (4) tewas tertabrak mobil Toyota Fortuner saat menyeberang di Jalan Palad, Pulogadung, Jakarta Timur. Polisi menyebut penyebab kecelakaan terjadi karena sopir Toyota Fortuner kurang
 
Senin, 23 April 2018 | 11:17:08

Gilanya Narkoba, Siswa SMP di Riau Pesta Sabu!

Pekanbaru - Lima pelajar terdiri dari SMP dan SMA di Pekanbaru terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. Ini karena ulah mereka yang ketangkap lagi nyabu di sebuah rumah kosong."Mereka semuanya pelajar,
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top