Terverifikasi Dewan Pers
 
Rabu, 15 Mei 2019 | 09:01:49
Nusantara

Mengintip Pondok Tempat Dirawatnya Para Caleg Stres karena Kalah

Sebarkan:
Detik.com
Pondok Rehabilitasi Jiwa dan Narkoba Mustajab, Purbalingga.
PURBALINGGA - Hiruk pikuk kampanye boleh sudah berlalu. Tapi di balik itu semua, ada cerita lain tentang para caleg yang gagal memperoleh suara hingga akhirnya mengalami depresi.

Di Pondok Rehabilitasi Jiwa dan Narkoba Mustajab di Desa Bungkanel, Kecamatan Karanganyar, Purbalingga, Jawa Tengah ini dari 255 pasien yang mengalami gangguan jiwa, dan 17 di antaranya merupakan mantan caleg gagal yang depresi .

"Di sini ada caleg-caleg stres, bahasanya. Tapi kalau saya katakan bukan stres itu, tapi kaget karena tidak jadi, apalagi usianya rata-rata muda, kebanyakan belum siap mental untuk hadapi kenyataan di lapangan. Semuanya dari luar Jawa, yang sudah datang ada 17 orang dan sekarang tinggal 8 yang masih di sini," kata Pengasuh Pondok Rehabilitasi Jiwa dan Narkoba Supono Mustajab, Selasa (14/5/2019).

Di pondok yang juga menjadi tempat Sumanto tinggal dan berobat ini, pasien caleg gagal yang menjalani pengobatan kebanyakan datang dari luar Jawa, seperti dari Gorontalo, Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera. Mereka yang datang rata-rata tertekan dan kaget akibat tidak lolos dalam pileg. Padahal mereka telah mengeluarkan uang yang sangat banyak untuk berusaha mendulang suara.

"Kondisi awal datang ya meronta, mengingat uang yang sudah dikeluarkan, paling tinggi ada yang sudah keluar Rp 1 miliar. Bagaimana mengembalikannya, uangnya habis oleh tim sukses yang tidak bertanggungjawab, keluar uangnya banyak tapi dapatnya sedikit (suara)," jelasnya.

Untuk penanganan pasien yang mengalami gangguan jiwa tersebut, di pondok rehabilitasi milik Supono ini juga terdapat Rumah Sakit Khusus Jiwa dan Narkoba lengkap dengan dokter jaga dari spesialis umum dan jiwa. Karena setiap saat ada saja pasien yang mengalami gangguan jiwa datang untuk berobat atau mondok ditempat tersebut

"Kebetulan di sini kan ada dokter spesialis jiwa. Penanganan di sini ada tiga, yaitu secara ilmiah menggunakan medis atau dokter, lalu secara alamiah yang makannya di Desa (diumpamakan tinggal dan makan di Desa dengan suasana yang tenang). Kemudian yang ketiga secara ilahiah artinya diruqiah, ikut jamaah, baca Alquran, mengikuti tausiah, salat bersama jadi agamis, dan guru agama saya undang untuk memberikan tausiah dan untuk mengajarkan mereka mengaji," ujarnya.

Dia menjelaskan, dari rata-rata caleg gagal yang menjalani pengobatan di pondoknya tersebut paling lama tinggal hanya satu minggu. Pasalnya kebanyakan dari caleg tersebut hanya kaget saat mengetahui dirinya tidak jadi anggota legislatif.

"Cuma kaget saja. Mereka inginnya kan jadi, ternyata tidak jadi. Karena siapnya jadi, tidak siap tidak jadi, jadi tidak siap mental," ujarnya.

Supono mengimbuhkan pada caleg yang menjalani perawatan di pondok tersebut tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis.

"8 caleg yang masih di sini kondisinya sekarang sudah bagus, mungkin hari Minggu sudah ada yang pulang. Mereka tahu (pondoknya) mungkin lewat media, karena setiap 5 tahun pasti ada caleg stres, dan gratis tidak bayar, tidak ditarik bayaran sama sekali semua caleg. Kasihan mereka sudah kehilangan uang, kalau pasien lain ya bayar seadanya tidak mematok harga, tapi seluruh caleg tidak bayar," ucapnya.

Meski tiap lima tahun para caleg gagal berdatangan ke pondoknya, di tahun 2019 ini jumlahnya menurun dibanding tahun 2014 lalu. Pada tahun 2014 lalu sekitar 30 caleg mengalami gangguan jiwa dan berobat di pondoknya.


Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:43:59

Babinsa Koramil 02/TP Bersama Warga Melaksanakan Karya Bhakti Semenisasi Jalan

TANAH PUTIH- Babinsa Koramil/02 Tanah Putih (TP), Kabupaten Rohil Riau, melaksanakan Gotong Royong Karya Bhakti semenisasi Jalan Teguh, RT 001/RW 001 Kelurahan Cempedak Rahuk, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten R
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:36:33

BPN Sebut Massa Demo Ricuh Bukan Pendukung Prabowo-Sandiaga

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebut massa aksi demo ricuh 22 Mei bukanlah dari pendukungnya. BPN menilai massa merupakan masyarakat umum."Saya kira itu masyara
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:33:17

Pasca Demo Mahasiswa, Aktifitas di Kantor DPRD Provinsi Riau Berjalan Normal

PEKANBARU- Pasca aksi demonstrasi ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang terdiri beberapa perguruan tinggi di Pekanbaru, selasa sore (21/5). Hari ini, aktifitas di kantor DP
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:26:13

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia Contoh Demokrasi

Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Joko Widodo dan rakyat Indonesia atas suksesnya pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) tahun 2019. Dal
 
Berita Lainnya
Rabu, 22 Mei 2019 | 14:32:09

Tangkap Provokator, Kapolri: Total Uang Ada Rp 6 Juta, Mereka Ngaku Dibayar

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan petugas menemukan amplop berisi uang dari massa yang diamankan dari kericuhan yang terjadi di depan Bawaslu dan di Petamburan. Tito mengatakan massa
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 14:16:43

Ka Zona Kamla Timur Hadiri Seminar Perbatasan Negara Sebagai Manifestasi Kedaulatan Negara

AMBON - Kepala Zona Kamla Timur Laksma Bakamla Vetty V. Salakay, S.H., M.Si., menghadiri Seminar dengan topik "Perbatasan Negara Sebagai Manifestasi Kedaulatan Negara" di Aula Fakultas Hukum Universitas P
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 14:09:59

Heli Water Bombing Padamkan Ban yang Dibakar Massa di Tanah Abang

JAKARTA - Dua unit helikopter water bombing dikerahkan untuk memadamkan api yang menyala dari ban yang dibakar massa di Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta. Terlihat air dijatuhkan di atas api yang menyal
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 13:39:28

Kepala Bakamla Terima Kunjungan Kehormatan Kasal Australia

JAKARTA - Dalam rangka kunjungan muhibah Gugus Tugas Indo-Pacific Endeavour 2019 Angkatan Bersenjata Australia ke Indonesia, Kepala Angkatan Laut (Kasal) Australia VADM Michael Noonan AO, RAN, beserta rom
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 11:59:42

Stasiun Bekasi Mulai Dipenuhi Massa yang Hendak Ikut Aksi 22 Mei

BEKASI - Stasiun Bekasi siang ini dipenuhi massa yang hendak ikut aksi di Jakarta. Peserta datang berkelompok.Pantauan detikcom pukul 10.45 WIB, tampak sejumlah peserta mulai memasuki area Stasiun Bekasi, Jalan
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 10:48:34

TNI Merapat ke Jl Jatibaru Tanah Abang, Massa Berhenti Rusuh

JAKARTA - Situasi di Jalan Jatibaru Tanah Abang, Jakarta Pusat, mulai mereda. Keadaan mulai kondusif setelah aparat TNI merapat ke lokasi yang sempat rusuh itu.Massa pendemo dan polisi sebelumnya terlibat bentr
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 10:24:55

Polisi Dibantu Ulama FPI Halau Massa Rusuh di Flyover Slipi

JAKARTA - Sekelompok massa merusuh di flyover Slipi, Jakarta Barat pagi ini. Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi menyampaikan massa tersebut bukan dari santri atau Front Pembela Islam (
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 09:44:33

Lewati Kerumunan Massa Aksi 22 Mei, TNI Diteriaki Bersama Rakyat

JAKARTA - Truk TNI melintasi kerumunan massa aksi 22 Mei yang terkonsentrasi di depan gedung Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat. Melihat truk TNI melintas, massa langsung berteriak.Pantauan detik
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 09:34:27

Pagi-pagi, Massa di Bawaslu Sempat Lempar Batu ke Arah Polisi

JAKARTA - Ratusan massa Aksi 22 Mei melempar batu ke arah aparat keamanan. Karena hal tersebut, aparat langsung menjauhkan pagar berduri di depan kantor Bawaslu RI, Jalam MH Thamrin, Jakarta Pus
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 08:35:33

10 Penumpang Bus Diamankan di Mojokerto, Diduga akan Gabung Aksi 22 Mei

MOJOKERTO - Polisi dan TNI di Mojokerto menggelar penyekatan terhadap peserta aksi gerakan kedaulatan rakyat di Jakarta. Hasilnya, petugas gabungan mengamankan 10 penumpang bus yang diduga akan
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 16:25:39

Jokowi Menang Pilpres, Massa di Bawaslu Tetap Serukan Diskualifikasi

JAKARTA - Massa yang mengatasnamakan diri Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) sore ini masih berdemonstrasi di depan Gedung Bawaslu. Meski KPU telah mengumumkan pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 16:04:11

Pengakuan Massa Aksi 22 Mei, Bekal Tipis Hingga Tinggalkan Anak Istri

MADIUN - Polisi mengamankan 87 orang yang akan berangkat ke Jakarta untuk ikut aksi 22 Mei. Mereka berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur.Mereka berangkat menumpang dua bus pariwisata yang did
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 14:42:05

Pesan Sri Sultan HB X ke Prabowo: Kedepankan Sikap Kesatria

YOGYAKARTA - Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, mengajak semua pihak yang terlibat di Pemilu 2019 melakukan rekonsiliasi pascapengumuman hasil rekapitulasi KPU RI. Dia juga member
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 14:27:04

Jokowi Menang Pilpres, JK: Etisnya yang Kalah Hubungi yang Menang

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengimbau capres Prabowo Subianto mengucapkan selamat atas kemenangan Joko Widodo (Jokowi). JK menyebut hal itu juga dilakukannya saat kalah pilpres dengan Susilo
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 13:55:04

Anggota Koramil 06/Cerenti Berikan Wawasan Kebangsaan Kepada Siswa-Siswi SDN 007 Kampung Baru

KUANSING- Anggota Koramil 06/Cerenti Kodiim 0302/Inhu memberikan materi wawasan kebangsaan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 007, Desa Kampung Baru, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Selasa
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top