Terverifikasi Dewan Pers
 
Selasa, 23 April 2019 | 14:56:26
Nusantara

TKN Tolak Pemboikotan: Siapa yang Bisa Seminggu Tak Makan Nasi Padang?

Sebarkan:
Foto: Ilustrasi Nasi Padang. (Dok Istimewa).
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin menyesalkan adanya seruan boikot Nasi Padang di media sosial. Kubu pasangan nomor urut 01 itu menegaskan tak ada hubungannya dengan seruan tersebut.

"Tidak ada sama sekali instruksi itu dari TKN. Bahkan tidak pernah terlintas di pikiran kami tentang ide itu," ujar Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Raja Juli Antoni kepada wartawan, Selasa (23/4/2019).

Perbincangan mengenai 'boikot nasi Padang' ini dipicu dari beredarnya screenshot status Facebook seseorang yang menyatakan malas makan di rumah makan Padang. Kemudian ada orang lain yang memberikan komentar di postingan itu yang intinya mengaitkan dengan tidak adanya balas jasa pada 'Pakdhe'. Screenshot itu kemudian viral dengan bumbu-bumbu kekalahan Jokowi di Sumbar.

Antoni pun menegaskan, tak ada niat sama sekali dari kubu Jokowi untuk mendeskreditkan kuliner nusantara. Apalagi Nasi Padang sudah menjadi makanan sehari-hari di seluruh daerah di Indonesia.

"Apalagi nasi padang, siapa yang bisa seminggu tidak makan nasi padang hehehe," ucap Antoni.

Berdasarkan hasil hitung cepat Indo Barometer, Jokowi-Ma'ruf hanya mendapat suara 9,55% di Sumbar. Meski begitu, Antoni menegaskan, Jokowi tidak akan melupakan masyarakat di Sumbar dalam masa kepemimpinannya.


"Pak Jokowi presiden Rakyat. 2014 kalah di Sumbar tapi berkali-kali dia datang ke Sumbar. Proyek-proyek pembangunan nasional tetap jalan di sana," tuturnya.

Meski Jokowi kalah di Sumbar, masyarakat Minang diminta untuk tidak khawatir akan dianaktirikan. Toni mengingatkan, Jokowi memegang prinsip pemerataan pembangunan yang adil bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Jadi orang Minang jangan khawatir. Pasti Pak Jokowi akan teruskan pembangunan di Sumbat meski mayoritas tidak milih Pak Jokowi. Dan yang pasti, Pak Jokowi tidak akan bisa dipisahkan dari masakan padang," sebut Sekjen PSI itu.

Jokowi-Ma'ruf Amin menang versi hitung cepat untuk Pilpres 2019. Seluruh masyarakat diharapkan tidak lagi terpecah-pecah.

"Pemilu sudah usai. Saatnya kita bersatu sebagai sebuah bangsa," kata Antoni.


Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:43:59

Babinsa Koramil 02/TP Bersama Warga Melaksanakan Karya Bhakti Semenisasi Jalan

TANAH PUTIH- Babinsa Koramil/02 Tanah Putih (TP), Kabupaten Rohil Riau, melaksanakan Gotong Royong Karya Bhakti semenisasi Jalan Teguh, RT 001/RW 001 Kelurahan Cempedak Rahuk, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten R
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:36:33

BPN Sebut Massa Demo Ricuh Bukan Pendukung Prabowo-Sandiaga

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebut massa aksi demo ricuh 22 Mei bukanlah dari pendukungnya. BPN menilai massa merupakan masyarakat umum."Saya kira itu masyara
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:33:17

Pasca Demo Mahasiswa, Aktifitas di Kantor DPRD Provinsi Riau Berjalan Normal

PEKANBARU- Pasca aksi demonstrasi ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang terdiri beberapa perguruan tinggi di Pekanbaru, selasa sore (21/5). Hari ini, aktifitas di kantor DP
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:26:13

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia Contoh Demokrasi

Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Joko Widodo dan rakyat Indonesia atas suksesnya pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) tahun 2019. Dal
 
Berita Lainnya
Rabu, 22 Mei 2019 | 14:32:09

Tangkap Provokator, Kapolri: Total Uang Ada Rp 6 Juta, Mereka Ngaku Dibayar

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan petugas menemukan amplop berisi uang dari massa yang diamankan dari kericuhan yang terjadi di depan Bawaslu dan di Petamburan. Tito mengatakan massa
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 14:16:43

Ka Zona Kamla Timur Hadiri Seminar Perbatasan Negara Sebagai Manifestasi Kedaulatan Negara

AMBON - Kepala Zona Kamla Timur Laksma Bakamla Vetty V. Salakay, S.H., M.Si., menghadiri Seminar dengan topik "Perbatasan Negara Sebagai Manifestasi Kedaulatan Negara" di Aula Fakultas Hukum Universitas P
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 14:09:59

Heli Water Bombing Padamkan Ban yang Dibakar Massa di Tanah Abang

JAKARTA - Dua unit helikopter water bombing dikerahkan untuk memadamkan api yang menyala dari ban yang dibakar massa di Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta. Terlihat air dijatuhkan di atas api yang menyal
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 13:39:28

Kepala Bakamla Terima Kunjungan Kehormatan Kasal Australia

JAKARTA - Dalam rangka kunjungan muhibah Gugus Tugas Indo-Pacific Endeavour 2019 Angkatan Bersenjata Australia ke Indonesia, Kepala Angkatan Laut (Kasal) Australia VADM Michael Noonan AO, RAN, beserta rom
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 11:59:42

Stasiun Bekasi Mulai Dipenuhi Massa yang Hendak Ikut Aksi 22 Mei

BEKASI - Stasiun Bekasi siang ini dipenuhi massa yang hendak ikut aksi di Jakarta. Peserta datang berkelompok.Pantauan detikcom pukul 10.45 WIB, tampak sejumlah peserta mulai memasuki area Stasiun Bekasi, Jalan
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 10:48:34

TNI Merapat ke Jl Jatibaru Tanah Abang, Massa Berhenti Rusuh

JAKARTA - Situasi di Jalan Jatibaru Tanah Abang, Jakarta Pusat, mulai mereda. Keadaan mulai kondusif setelah aparat TNI merapat ke lokasi yang sempat rusuh itu.Massa pendemo dan polisi sebelumnya terlibat bentr
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 10:24:55

Polisi Dibantu Ulama FPI Halau Massa Rusuh di Flyover Slipi

JAKARTA - Sekelompok massa merusuh di flyover Slipi, Jakarta Barat pagi ini. Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi menyampaikan massa tersebut bukan dari santri atau Front Pembela Islam (
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 09:44:33

Lewati Kerumunan Massa Aksi 22 Mei, TNI Diteriaki Bersama Rakyat

JAKARTA - Truk TNI melintasi kerumunan massa aksi 22 Mei yang terkonsentrasi di depan gedung Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat. Melihat truk TNI melintas, massa langsung berteriak.Pantauan detik
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 09:34:27

Pagi-pagi, Massa di Bawaslu Sempat Lempar Batu ke Arah Polisi

JAKARTA - Ratusan massa Aksi 22 Mei melempar batu ke arah aparat keamanan. Karena hal tersebut, aparat langsung menjauhkan pagar berduri di depan kantor Bawaslu RI, Jalam MH Thamrin, Jakarta Pus
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 08:35:33

10 Penumpang Bus Diamankan di Mojokerto, Diduga akan Gabung Aksi 22 Mei

MOJOKERTO - Polisi dan TNI di Mojokerto menggelar penyekatan terhadap peserta aksi gerakan kedaulatan rakyat di Jakarta. Hasilnya, petugas gabungan mengamankan 10 penumpang bus yang diduga akan
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 16:25:39

Jokowi Menang Pilpres, Massa di Bawaslu Tetap Serukan Diskualifikasi

JAKARTA - Massa yang mengatasnamakan diri Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) sore ini masih berdemonstrasi di depan Gedung Bawaslu. Meski KPU telah mengumumkan pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 16:04:11

Pengakuan Massa Aksi 22 Mei, Bekal Tipis Hingga Tinggalkan Anak Istri

MADIUN - Polisi mengamankan 87 orang yang akan berangkat ke Jakarta untuk ikut aksi 22 Mei. Mereka berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur.Mereka berangkat menumpang dua bus pariwisata yang did
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 14:42:05

Pesan Sri Sultan HB X ke Prabowo: Kedepankan Sikap Kesatria

YOGYAKARTA - Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, mengajak semua pihak yang terlibat di Pemilu 2019 melakukan rekonsiliasi pascapengumuman hasil rekapitulasi KPU RI. Dia juga member
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 14:27:04

Jokowi Menang Pilpres, JK: Etisnya yang Kalah Hubungi yang Menang

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengimbau capres Prabowo Subianto mengucapkan selamat atas kemenangan Joko Widodo (Jokowi). JK menyebut hal itu juga dilakukannya saat kalah pilpres dengan Susilo
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 13:55:04

Anggota Koramil 06/Cerenti Berikan Wawasan Kebangsaan Kepada Siswa-Siswi SDN 007 Kampung Baru

KUANSING- Anggota Koramil 06/Cerenti Kodiim 0302/Inhu memberikan materi wawasan kebangsaan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 007, Desa Kampung Baru, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Selasa
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top