Terverifikasi Dewan Pers
 
Senin, 15 April 2019 | 15:42:41
Nusantara

Inilah Kronologis Penangkapan Kayu Eboni Ilegal Asal Sulawesi oleh Bakamla dan KLHK

Sebarkan:
Kasubbag Humas Bakamla
JAKARTA - Beberapa waktu lalu sinergitas petugas operasi Bakamla RI dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berhasil mengamankan dua kontener kayu eboni ilegal di Surabaya, kini  kronologis selengkapnya dibeberkan  dalam acara press conference, di 
Depo PT. Winusa Dharma Jaya JI. Kalianak Barat No. 108 i Surabaya, Jawa Timur.

Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla A.  Taufiq R. dalam sambutannya  di hadapan puluhan awak media antara lain mengatakan, Masyarakat sebagai mitra Bakamla dapat memberikan andil yang sangat besar dalam menjaga keamanan laut (dari tindak pelanggaran) dan keselamatan laut (laka laut). 

Hal ini terbukti dari hasil operasi Bakamla beberapa waktu lalu terhadap KM Meratus Minahasa  yang tertangkap tangan melakukan kegiatan illegal, yakni pengiriman kayu eboni illegal antar pulau. 

Keberhasilan tangkapan ini didapatkan berdasarkan laporan masyarakat, sehingga Bakamla RI dengan kewenangannya sesuai UU Nomor 32 tentang Kelautan dapat menindaklanjuti informasi masyarakat terhadap berbagai indikasi kegiatan illegal di laut.

Berdasarkan data yang dihimpun Humas Bakamla RI, penangkapan terhadap KM Meratus Minahasa bermula dari adanya informasi masyarakat bahwa telah terjadi banyak penebangan illegal kayu eboni tanpa izin di kawasan hutan Negara di wilayah Sulawesi Tengah. Kayu eboni tersebut biasanya dikirim ke Surabaya menggunakan kapal kargo domestic, dan selanjutnya diekspor ke luar negeri. Masyarakat merasa janggal dan resah, bagaimana kayu eboni yang asal usulnya tidak jelas bisa dikirim ke luar negeri.  Informasi dari masyarakat harga satu kubik eboni di luar negeri  bisa mencapai 120 Juta Rupiah.

Berlangsungnya kegiatan yang meresahkan tersebut mendorong satu kelompok masyarakat untuk berinisiatif melaporkan ke Bakamla RI, yang kemudian ditindaklanjuti Tim dari Direktorat Operasi Laut (Ditopsla) dan Unit Penindakan Hukum (UPH). Hal itupun diteruskan kepada KN. Belut Laut-4806 Bakamla, yang dalam pelaksanaan tugas patroli operasi laut menjumpai  KM Meratus Minahasa, pada saat itu sedang melintas  di wilayah Laut Jawa pada koordinat 06052'143S" - 112049'841"E.

Berdasarkan kewenangan sesuai UU 32/2014 pasal 63 (b), maka Bakamla memberhentikan dan  memeriksa KM Meratus Minahasa.  Menurut keterangan Nakhoda  berinisial JS, kapal berlayar dari Pantoloan, Sulawesi Tengah menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur. Dari pemeriksaan petugas Bakamla RI menemukan 2 (dua) kontainer diduga berisi kayu eboni tanpa dilengkapi dokumen yang sah. Kemudian temuan tersebut didata dan dicatat, lalu KM Meratus Minahasa melanjutkan pelayaran sesuai rute menuju Dermaga Domestik Nilam, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Namun, tidak berhenti sampai disitu, temuan itupun ditindaklanjuti oleh Bakamla dengan menggandeng institusi terkait. Bakamla berkoordinasi dengan Kantor Balai Gakkum Kementerian LHK di Jakarta dan Surabaya.

 Selanjutnya, pada Minggu (10/3), dilakukan pemeriksaan oleh petugas Balai Gakkum KLHK atas keberadaan 2 kontainer, dan didapati kedua kontainer yang diduga memuat kayu eboni telah diturunkan dari KM Meratus Minahasa dan ditempatkan oleh pihak agen Meratus di terminal domestik Nilam Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.  Pemeriksaan lanjutanpun dilakukan pada Selasa (12/3) oleh Tim Gabungan Balai Gakkum KLHK bersama dengan Petugas Bakamla RI, dan pada Kamis (14/3), penyidik KLHK melakukan penyegelan terhadap 2 (dua) kontainer yang diduga berisi kayu eboni tanpa dilengkapi dokumen yang sah dengan disaksikan petugas Bakamla RI serta perwakilan Agen Meratus, Cosco Shiping Line dan Forwading. 

Lebih lanjut pada Rabu (20/3), tim penyidik KLHK berjumlah 4 orang disaksikan petugas Bakamla RI membuka kedua kontainer dan PPNS Line di Tanjung Perak, Surabaya.  Penyidik memeriksa isi kontainer secara fisik dan dapat dipastikan isi kontainer adalah kayu eboni yang berbentuk balok gergajian dalam berbagai ukuran yg dikemas dalam valetaa/kotak kayu. Selama proses pembukaan kontainer dan pengecekan fisik barang oleh Penyidik KLHK, juga disaksikan oleh pihak terkait antara lain perwakilan dari maskapai pelayaran logistik laut Meratus Line, dan perwakilan dari PT Cosco Shipping Lines Indonesia. Hingga Kamis dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, proses pemeriksaan barang bukti baru selesai dan Tim Penyidik KLHK kembali melakukan penyegelan dan pemasangan PPNS line terhadap kontainer tersebut.

Dengan adanya pengungkapan oleh Bakamla RI bersama KLHK ini di harapkan dapat menyelamatkan potensi kekayaan sumber daya alam negara di ruang laut yang bernilai miliaran rupiah. Bakamla memiliki aset kapal di laut sedangkan KLHK memiliki kewenangan penyidikan. Sinergitas dan kerjasama berlandaskan kepercayaan ini menjadi komitmen bersama dalam penegakan hukum di laut.

Sementara itu Direktur Penegakan Hukum Pidana KLHK Yazid, S.H., M.A., menjawab pertanyaan wartawan, pihaknya bertekat  untuk terus berkolaborasi dengan Bakamla RI.

Laksdya Taufiq pun segera menambahkan pernyataannya bahwa semua upaya yang dilakukannya itu hanya berdasar pada rasa tulus ikhlas bekerja demi negara dan bangsa.

Turut hadir pada acara tersebut, Direktur Penegakan Hukum Pidana KLHK Yazid, S.H., M.A., Direktur Operasi Laut Bakamla RI Laksma Bakamla Nursyawal Embun, Kepala Unit Penindakan Hukum  Bakamla RI Laksma Bakamla Hariadi, Danpomal Lantamal V SBY Kolonel PM Joko Tri Suhartono, Upt Peredaran Hasil Hutan Dinas kehutanan Jatim Deden, perwakilan dari Polda Jatim, Kejaksaan Tinggi Jatim, Kehakiman Jatim, 
 perwakilan dari PT. Meratus dan PT. Cosco, serta sejumlah undangan lainnya. ***
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 24 Juli 2019 | 09:36:18

PD ke Rian Ernest soal Parpol Cari Duit dari APBD DKI: Masih Aja Ngomong Rumor!

JAKARTA - Ketua Fraksi Demokrat-PAN DPRD DKI Jakarta, Taufiqurrahman merespons pernyataan politikus PSI Rian Ernest soal rumor parpol tingkat nasional menjadikan APBD DKI sebagai 'lahan' mencari dui
Rabu, 24 Juli 2019 | 09:30:53

PAN Nilai Inti Pertemuan Prabowo-Megawati Bukan soal Bagi-bagi Jatah

JAKARTA - Ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri disebut akan bertemu dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto. PAN berharap tokoh yang sempat bersebrangan di Pemilu 2019 bertemu kembali."Semoga bis
Rabu, 24 Juli 2019 | 09:26:28

PPP soal Pertemuan Megawati-Prabowo: Sah Saja Jika Bicara Ketua MPR

JAKARTA - PPP merespon baik pertemuan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo Subianto. Waketum PPP M Arwani Thomafi menyebut pertemuan itu bisa meneduhkan situasi politik."Rencana terseb
Rabu, 24 Juli 2019 | 09:16:35

Polisi Masih Periksa Jefri Nichol Terkait Narkoba

JAKARTA - Pemeriksaan Jefri Nichol terkait narkoba masih berlangsung hingga pagi ini. Namun polisi belum bisa menyampaikan perkembangan pemeriksaan Jefri."Saat ini masih pemeriksaan. Saya masih tung
 
Berita Lainnya
Rabu, 24 Juli 2019 | 09:09:50

Bakamla Sehatkan Masyarakat Desa Maritim Melalui Program GERMAS Bersama Kemenkes

BANTEN -  Bakamla RI melanjutkan program Desa Maritim yang telah dimulai sejak 2018 dengan mengadakan kegiatan fasilitasi kerja sama pengembangan Desa Maritim Bakamla untuk Desa Panimbang Jaya, di Ka
 
Rabu, 24 Juli 2019 | 09:01:15

Wakil Komandan Satsiber TNI Tinjau Pelaksanaan Latihan Keamanan Cyber

JAKARTA - Wakil Komandan Satuan Siber Tentara Nasional Indonesia (Satsiber TNI), Kolonel Chb Tofik Tofana S.T. meninjau pelaksanaan latihan keamanan cyber dan sistem teknologi dalam bentuk Information Sy
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 15:47:59

Prajurit TNI dan Tentara Hawaii Terima Pembekalan ISTX

JAKARTA - Sebanyak 34 prajurit dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Hawaian National Guard (HING) atau Garda Nasional Tentara Hawaii yang merupakan komponen Angkatan Darat Amerika Serikat menerima pembe
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 15:44:00

Panglima TNI Pimpin Sertijab Kapuskes TNI

JAKARTA - Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memimpin acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI dari Mayjen TNI dr. Ben Yura Rimba, MARS. kepada Mayjen TNI dr
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 14:51:20

Sejak Viral, Kue yang Dijual Anak Sambil Gendong Adik Laris Manis

SURABAYA - Seorang remaja penjual kue di Surabaya viral di media sosial. Setelah dikenal banyak orang, kini dagangannya lebih cepat habis sehingga ia bisa pulang lebih awal.Sejumlah kendaraan tiba
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 14:18:52

Dewan Pakar: Golkar Tak Cuma Cari Ketum, tapi Capres 2024

JAKARTA - Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono berbicara soal siapa yang layak menjadi Ketua Umum Golkar periode mendatang. Agung menegaskan Golkar tak hanya mencari sosok ketua umum, t
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 13:25:48

Balita Tanpa Anus Korban Gempa M 7,2 Bacan Dibawa Berobat ke Jakarta

JAKARTA - Desa Papaceda menjadi lokasi terdampak gempa M 7,2 yang berpusat di Pulau Bacan, Minggu (14/7) lalu. Di desa itu, ada seorang anak balita yang lahir tanpa anus. Nama balita itu adalah M Arief.
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 10:39:09

Heboh!!!, Karyawan PT.PSA Temukan Seokor Buaya Sedang Bertelur

ROKAN HULU - Heboh!!!!, Karyawan PT. Panca Surya Agrindo (PSA) Ciliandra Perkasa Group, Desa Kepayang, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau menemukan satu ekor Buaya sedang bertel
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 10:21:03

Tim Mabes TNI AD Akan Tinjau Program Fisik TMMD ke-105 di Desa Ladang Paris

JAMBI -  Tim Pengawas dan Evaluasi dari Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Mabes TNI AD) akan meninjau langsung program fisik TMMD ke-105 Kodim 0415/Batanghari di Desa Ladang Peris, Ke
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 09:53:58

Kepala Bakamla : Hilangkan Ego Sektoral Mari Kita Bicara Untuk Negara

JAKARTA -  "Kita mempunyai ancaman yang sama, masalah yang sama di laut dan kita sadar tidak mampu menghadapi sendirian, kita perlu kerja sama. Hilangkan ego sektoral kita, mari kita berbicara untuk ne
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 09:48:57

Mabes TNI Bentuk Tim Bantuan Hukum untuk Kivlan Zen

JAKARTA - Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) akan membentuk Tim Bantuan Hukum yang akan bekerjasama dengan Tim Penasehat Hukum Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen.  Hal tersebut disampaikan
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 09:37:31

TNI Kerja Sama Dengan PT. Bank Tabungan Negara

JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan kerja sama dalam bidang Penyediaan Jasa dan layanan perbankan bagi anggota TNI dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero).  Kerja sama tersebut dita
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 09:33:31

57 Pati TNI Naik Pangkat

JAKARTA - Sebanyak 57 prajurit Perwira Tinggi (Pati) TNI menerima kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula. Kenaikan pangkat ini berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/1720/VI
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 09:29:28

TNI dan Hawaian National Guard Gelar Latihan Keamanan Cyber

JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) bekerjasama dengan Hawaian National Guard (HING) menggelar latihan keamanan cyber dan sistem teknologi.  Latihan yang dilaksanakan dalam bentuk Information
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 09:26:00

UNSW Australia Kunjungi Mabes Bakamla RI IDNCG

JAKARTA - Kepala Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) Laksdya Bakamla A. Taufiq R. menerima kunjungan delegasi  University of New South Wales (UNSW) Australia, di Markas Besar Bakamla RI/IDNCG, Gedung
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top