Terverifikasi Dewan Pers
 
Kamis, 11 Oktober 2018 | 13:36:16
Nusantara

Kisah Relawan Palu: Saya Tidak Punya Alat, Hanya Suara

Sebarkan:
Detik.com
Talib, relawan yang membantu evakuasi di Hotel Roa-Roa, Palu. Meskipun keterbatasan alat, dia terus memberi semangat bagi para korban.
Jakarta -Berbekal palu kecil dan korek api untuk menerangi jalan dan gerakannya di malam hari, Talib berjalan di antara reruntuhan. Sesekali dia berteriak. Kemudian terdiam sejenak. Mendengarkan.

Jika hening, dia akan lanjut berjalan. Namun, saat ada suara, betapapun lirih, semangatnya bangkit. Wajahnya akan berseri, dan dia akan kembali berteriak lantang.

"Sabar pak, sabar, bantuan sudah di depan. Bertahan pak, bertahan," serunya berulang-ulang.

Talib adalah salah satu relawan yang bekerja tak kenal lelah membantu evakuasi korban, usai gempa dan tsunami melanda Sulawesi Tengah, akhir September lalu.

"Saat gempa guncang Palu, saya posisi di dekat laut, di pinggir pantai. Saya sempat pulang ke rumah dan pastikan istri dan anak saya selamat, setelah itu saya berangkat untuk bantu evakuasi," paparnya.

"Malam itu, saya bertemu dua relawan lain, jadi kami bekerja bertiga."

Mengikuti suara Korban yang ia temukan selamat di pinggir pantai ia segera antar ke rumah sakit. Kemudian langsung saja Talib memfokuskan diri pada upaya evakuasi di Hotel Roa-Roa, Palu. Bangunan delapan lantai tersebut ambruk saat diguncang gempa berkekuatan 7,4 skala Richter yang disusul gelombang tsunami.

Jumlah tamu yang menginap di hotel tersebut setidaknya 160 orang yang sebagian besar adalah atlet paralayang, peserta Kejuaraan Paralayang Terbuka Indonesia. Mereka berasal dari berbagai daerah, ada pula yang datang dari luar negeri.

Dari sekian banyak, hanya segelintir yang berhasil menyelamatkan diri. Sisanya, sekitar 50 hingga 60 orang terjebak dalam timbunan reruntuhan. Dari waktu ke waktu mereka ditemukan, sebagian dalam keadaan hidup, sebagian sudah tak tertolong.

Sekali waktu, katanya, "Saya mendengar suara 'tolong, tolong', tapi tidak bisa pastikan di mana karena tertimpa bangunan," kata Talib.

"Kita tanya 'kamar berapa pak'? Tapi sebenarnya kita juga tidak tahu di mana kamarnya," lanjutnya.

Waktu itu, hari sudah gelap. Listrik padam karena jaringan PLN terputus. Tidak ada penerangan.

"Kami hanya mengikuti suara. Kondisi gelap. Penerangan hanya korek (gas) yang ada senternya. Hanya itu yang ada," cerita Talib.

Malam itu, Talib tidak bisa berbuat banyak.

"Saya hanya berbekal senter dengan besi sepotong," ujarnya. "Saya coba gali-gali untuk memperjelas suara."

Meskipun berbekal tangan kosong, Talib menawarkan suaranya sebagai alat penyelamat.

"Saya katakan pada mereka, bantuan sudah di depan. Saya beri motivasi agar mereka bertahan," kata Talib, mengisahkan kembali upayanya menolong para korban kepada wartawan BBC News Indonesia, Oki Budhi.

Dia tidak mau menyerah. Dia terus memberikan motivasi agar korban terus bertahan.

"Jika mereka masih bertahan di dalam, itu jadi semangat saya," imbuh Talib.

Semangat yang jadi penyelamat Keteguhan dan kegigihan Talib mencari korban selamat di antara puing-puing berbuah manis. Tim relawan berhasil mengevakuasi beberapa korban dengan selamat, salah satunya Fitri Leonika, yang ditemukan terjepit di lantai dua hotel tempatnya menginap. Dia ditemukan di hari ketiga usai gempa.

Fitri merupakan korban ketujuh yang berhasil dievakuasi dengan selamat. Talib pun terus berusaha memompa semangat para korban yang masih belum bisa dievakuasi karena keterbatasan alat.

"Saya hanya punya tangan dua, tidak punya alat (berat). Hanya punya palu dan pemutus kabel kecil. Tapi saya punya semangat untuk membuat mereka terus bertahan, hingga pertolongan datang," sebut Talib.

"Bertahan, di depan sudah ada alat kerja. Keluarga ibu menunggu di rumah. Cuma itu yang terus saya sampaikan," kisah Talib.

Terus berbicara dan memotivasi adalah cara Talib menolong para korban.

"Tiap bangunan yang saya bisa masuki, saya datangi, saya teriakkan semangat agar mereka terus bertahan," papar pekerja serabutan tersebut.

Talib menceritakan, awalnya dia mendengar sembilan titik suara yang mengindikasikan korban selamat. Namun semakin lama, suara tersebut semakin lemah.

"Ada Pak Franky, Pak Agus Eko, Ibu Petra dan Ibu Fifi yang saya dengar suaranya. Setiap hari saya kunjungi lokasi mereka, walau suaranya sudah tidak lagi terdengar."

"Hari kedua tinggal tiga titik suara yang saya dengar," sebutnya. "Hari ketiga tinggal dua, salah satunya ibu Fitri."

Sebelum bantuan alat berat datang, Talib menggunakan kayu untuk menyusupkan makanan kepada para korban, melalui sela-sela puing.

"Karena kondisi bangunan dan saya tidak punya alat, kami dorong makanan pakai kayu. Alhamdulillah mereka bisa selamat," ujar koordinator komunitas seni kaum muda tersebut.

Di sisi lain, dia sadar, upayanya menerobos bangunan yang rubuh sebenarnya berbahaya. Namun dia tetap bertekad mencari korban selamat.

"Saya tahu risikonya. Jika tertimpa (bangunan), saya bisa mati," ujarnya. "Jika sudah waktunya, ya sudah," tambahnya.

Pencarian dihentikan Hari ketiga usai gempa bantuan alat berat mulai berdatangan. Satu unit ekskavator dan satu unit traktor mulai bekerja membongkar reruntuhan di hotel.

Proses pencarian pun semakin intensif. Empat alat berat terus bekerja menyingkirkan puing-puing demi memudahkan evakuasi. Namun, setelah 10 hari, pada Minggu (07/10) Basarnas resmi menghentikan proses evakuasi di Hotel Roa-Roa. Hal ini dilakukan karena sudah tidak ada lagi tanda-tanda korban di bawah runtuhan bangunan.

Tercatat 34 korban berhasil dievakuasi dari reruntuhan hotel tersebut. Dari 34 korban, 27 ditemukan meninggal sementara tujuh lainnya selamat. Dan Talib adalah salah satu faktor penting yang membuat tujuh orang itu selamat.



(detik.com)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 26 Juni 2019 | 02:00:41

Grebek Kampung Narkoba di Bagansiapiapi, Bandar Sabu di Amankan

BAGANSIAPIAPI-Personil Satuan Narkoba (Satnarkoba ) Polres Rokan Hilir berhasil menggrebek kampung narkoba di  Kelurahan Bagan Hulu Bagansiapiapi  Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir Selasa (25/06)
Rabu, 26 Juni 2019 | 01:15:17

Panipahan Membara, 20 Rumah Ludes Terbakar

ROKAN HILIR-Panipahan Membara, diperkirakan sekitar 20 rumah warga ludes terbakar dilalap sijago merah  Rabu (26/06) sekitar pukul 00 45. Wib. Sedikitnya 20 rumah warga  hagus terbakar tinggal puing-p
Selasa, 25 Juni 2019 | 21:32:25

Disparporabud Inhil Lakukan Pelatihan Manajemen Homestay

TEMBILAHAN - Dinas Pariwisata, Kepemudaan Olahraga dan Kebudayaan (Disparporabud) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan pelatihan SDM Bidang Pariwisata tentang Manajemen Homestay Dana Alokasi Khus
Selasa, 25 Juni 2019 | 21:18:52

Beredar Kabar Ada Calon Bupati Dan Wakil Bupati Bengkalis Jalur Independen

BENGKALIS - Kabupaten Bengkalis sebentar lagi akan melaksanakan pesta demokrasi pemilihan bupati dan wakil bupati periode 2020-2025. Sejumlah nama- nama mulai bermunculan, karena hal itu  merupakan hak set
 
Berita Lainnya
Selasa, 25 Juni 2019 | 20:54:22

Komandan PMPP TNI Terima Kunjungan Kehormatan Wakil Sekjen PBB urusan Pasukan Perdamaian

BOGOR- Komandan Pusat Misi Pasukan Perdamaian TNI (PMPP TNI) Brigjen TNI Victor H. Simatupang, M.Bus menerima kunjungan kehormatan United Nation Under Secretary General Peacekeeping Operation (UN USG PKO)- Waki
 
Selasa, 25 Juni 2019 | 20:33:01

Seamlei Tew Bakamla Paparkan Tren Penyelundupan hingga Teknologi Surveillance

BALI- Enam negara yang menjadi peserta dalam kegiatan South East Asia Maritime Law Enforcement Initiative (SEAMLEI) Technical Expert Workshop (TEW), mendapatkan ilmu baru. Mulai dari tren penyelundupan, sampai
 
Selasa, 25 Juni 2019 | 20:19:56

Kasal Beri Sambutan Pengantar Pada Pembukaan Konferensi Internasional ICRC 2019

JAKARTA- Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memberikan sambutan pengantar pada acara pembukaan Konferensi Internasiona
 
Selasa, 25 Juni 2019 | 18:45:29

TNI-USPACOM Laksanakan Konferensi FPC Latma Gema Bakti di Jakarta

JAKARTA- Delegasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan United States Indo-Pacific Command (USINDOPACOM) mengadakan pertemuan Final Planning Conference Gema Bhakti 2019 (FPC GB 19) pada tanggal 24 s.d. 27 Juni 2
 
Selasa, 25 Juni 2019 | 14:34:00

Cuaca Buruk, Seluruh Pelayaran Banda Aceh-Sabang Dihentikan

Banda Aceh - Pelayaran dari Banda Aceh menuju Sabang dan sebaliknya dihentikan sementara akibat ombak tinggi dan angin kencang. Kapal kembali berlayar besok pagi."Seluruh pelayaran hari ini kita hentikan ka
 
Selasa, 25 Juni 2019 | 11:26:16

SPKKL Sambas Bakamla dan Posmat AL Pemangkat Patroli Bersama

SAMBAS - Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Sambas Bakamla bersama Pos Pengamat TNI AL Pemangkat melakukan patroli rutin bersama di Perairan Muara Tanjung Batu, Pemangkat, Sambas, Se
 
Selasa, 25 Juni 2019 | 11:13:30

Dirkerma Bakamla Beberkan Fungsi Coast Guard yang Diemban Bakamla

BALI -  "Sesuai dengan penekanan Presiden RI dan UU No. 32 Tahun 2014, mengharapakan kehadiran Bakamla untuk mengemban fungsi coast guard, yang terdiri dari keamanan maritim, keselamatan maritim, dan
 
Selasa, 25 Juni 2019 | 11:05:21

Babinsa Koramil 02/Tanah Putih Hadiri Rapat Persiapan MTQ dan HUT RI Ke 74

ROKANHILIR  - Babinsa Kelurahan Bagan Cempedak Serma Tarmin menghadiri undangan rapat mewakili Danramil Koramil 02/ Tanah Putih, dalam rapat tersebut membahas tentang koordinasi persiapan panitia lok
 
Selasa, 25 Juni 2019 | 10:58:09

72 Pati TNI Promosi dan Mutasi Jabatan

JAKARTA -  Mutasi jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier Perwira Tinggi, guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis. Oleh karen
 
Selasa, 25 Juni 2019 | 10:01:31

Ketum Dharma Pertiwi: 347 Kepala Sekolah dan Guru Ikuti Pelatihan Pemanfaatan TIK

JAKARTA - Sebanyak 347 Kepala Sekolah dan Guru di sekolah-sekolah SD hingga SMA yang dikelola yayasan-yayasan pendidikan di bawah naungan Dharma Pertiwi mengikuti Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan K
 
Senin, 24 Juni 2019 | 16:57:25

Tindak Lanjuti Kerja Sama, KCG Datangi Mabes Bakamla

JAKARTA -  Sekali lagi Markas Besar Bakamla mendapat kehormatan karena menerima kunjungan yang ke sekian kalinya dari delegasi Korea Coast Guard (KCG). Assistant Director for International Cooperation Bure
 
Senin, 24 Juni 2019 | 15:07:58

Babinsa Koramil 02/Tanah Putih Hadiri Rapat Persiapan MTQ dan HUT RI Ke 74

ROHIL - Babinsa Kelurahan Bagan Cempedak Serma Tarmin menghadiri undangan rapat mewakili Danramil Koramil 02/ Tanah Putih, dalam rapat tersebut membahas tentang koordinasi persiapan panitia lokal dan Keca
 
Senin, 24 Juni 2019 | 13:46:31

Danramil 02 Rambah Terus Pantau Kegiatan Prajurit 132 Bima Sakti

ROKAN HULU - Danramil 02 Rambah Kapten Inf Junaedi Sabtu pagi (22/06/2019) bersama prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam pratugas satuan tugas (SATGAS) Perbatasan RI-RDTL Yonif 132/BS m
 
Senin, 24 Juni 2019 | 10:20:22

Gempa M 7,7 Guncang Maluku Barat Daya

JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku. Gempa tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami."Tidak berpotensi tsunami," tulis Badan Meteorologi
 
Senin, 24 Juni 2019 | 10:09:46

Diimbau Prabowo Tak Aksi di MK, PA 212: Gerakan Kami Bela Agama

JAKARTA - BPN Prabowo-Sandi mengingatkan kembali imbauan sang capres 02 yang meminta masyarakat tidak aksi di sekitar gedung MK. PA 212 menyebut aksi yang dilakukan gerakan bela agama."Ketika kami
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top