Iklan Sosial
 
Senin, 13 Agustus 2018 | 11:38:55
Nusantara

Kisah Pilu Junaidi, Bocah yang Bertahan Hidup dalam Tragedi Pesawat Jatuh di Papua

Sebarkan:
Ist
Jumaidi, Korban Selamat Pesawat Jatuh di Papua

JAYAPURA Satu korban selamat dalam musibah kecelakaan Pesawat Demonim Air PK HVQ, di Gunung Menuk, Oksibil, Pegunungan Bintang Papua, Muhammad Jumaidi (12) akhirnya berhasil dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Papua, Jayapura, Minggu 12 Agustus 2018. Setelah tiba di RS Bhayangkara Polda Papua, bocah laki-laki itu langsung mendapatkan perawatan intensif.

Kisah selamatnya bocah 12 tahun tersebut pun mendapat perhatian publik, karena dianggap kuat dan bertahan semalam dalam kondisi pesawat yang hancur dan bergelimpangan mayat di sekelilingnya.

Bocah korban selamat tersebut pun bercerita panjang lebar kepada salah seorang perawat yang mendampinginya saat terbang ke Jayapura, kemarin. Bocah itu bercerita bagaimana dirinya bersama seluruh penumpang mengalami kejadian yang mengerikan tersebut.

"Begitu terdengar alarm sebagai tanda jatuhnya pesawat ia (Muhammad Jumaidi) dipeluk ayahnya dan bersama-sama melompat keluar," ungkap Andreas Tukan, seorang perawat kepada sejumlah wartawan, di RS Bhayangkara Polda Papua, Minggu (12/8/21018).

Sayangnya dalam peristiwa nahas tersebut, ayah Jumaidi tak dapat diselamatkan. Walau Jumaidi juga sempat tak sadarkan diri.

Andreas kembali melanjutkan cerita Jumaidi yang dalam kondisi patah lengan kanan dan cedera ringan lainnya sempat berjalan memasuki bangkai pesawat untuk mencari air minum.

"Dia bilang ke saya saat itu karena haus ia sempat masuk ke dalam bangkai pesawat dan tidur di dalam, mungkin bersama sebagian jenazah penumpang lainnya yang tak selamat," ujar Andreas.

Menurut Andreas dari kondisi pesawat yang dilihatnya dari Tim SAR kondisi pesawat nampak tak begitu hancur. Bagian depan pesawat saja yang terlihat hancur, sementara bagian tengah dan belakang masih utuh meski ada beberapa kerusakan.

Lanjut Andre dengan melihat kondisi korban selamat ini apalagi korban masih anak-anak, dirinya sangat takjub di mana korban nampak tetap tegar dan nampak stabil, padahal baru saja korban mengalami kejadian yang sangat mengerikan.

"Pesawat jatuh, korban 'menginap' di dalam hutan belantara Papua dengan segala resiko yang ada dan ditemani sejumlah mayat yang bergelimpangan," ungkap Andre.

Selain kondisi yang dialami, kepada perawat tersebut, korban sempat bercerita tentang kondisi adanya 2 penumpang lainnya yang awalnya masih sempat hidup, namun akhirnya meninggal dunia pada saat subuh tiba.

"Ia Pak Mantri ada penumpang lain yang hidup tapi meninggal pagi tadi," kata Andre menirukan perkataan bocah hebat ini.

Saat ini, Jumaidi (12) telah mendapatkan perawatan khusus dari pihak RS Bhayangkara Polda Papua, Jayapura. Kondisi korban menurut dokter setempat dalam kondisi stabil walaupun ada bagian tangan kanan korban yang patah.

"Korban atas nama Jumaidi 12 tahun yah, laki-laki, korban pesawat yang jatuh di Oksibil. Pasien masuk ke rumah sakit dengan hemodinamik stabil. Itu artinya tak ada pendarahan yang mengancam jiwanya," jelas dr Hery Budiono.

Budiono menambahkan, ada cedera ringan di bagian kepala Jumaidi karena sempat kehilangan kesadaran setelah kejadian itu dan ada patah tulang tertutup di tangan kanan, atau lengan sebelah kanan.

"Pasien walau tak ada pendarahan serius, namun dari pemeriksaan awal kami temukan pasien mengalami cedera kepala ringan, di mana saat kejadian dia (korban) sempat kehilangan kesadaran, jadi itu kita kategorikan itu cedera kepala ringan, kemudian ada patah tulang di lengan kanan. Kami masih melakukan diagnostis dan foto tulang belakangnya karena pasien juga merasa nyeri di daerah tulang belakang, dan ini untuk memastikan lagi ada pendarahan atau tidak," urai Budiono.

Meski belum dapat menyimpulkan kesehatan Jumaidi secara keseluruhan, namun secara umum korban dalam kondisi stabil. "Kami harus foto dulu untuk memastikan tidak ada patah tulang panggul, dan kami masih merawat lukanya pada bagian paha sebelah kanan kami USG semuanya dulu, nanti kami infokan, itinya kondisi korban seluruhnya stabil," pungkas Budiono

Sebelumnya, Tim SAR gabungan berhasil tiba di lokasi jatuhnya pesawat pada pukul 09.20 WIT, pada Minggu 12 Agustus 2018. Kemudian, pukul 10.15 WIT, anggota Basarnas di TKP melaporkan bahwa M Jumaidi penumpang pesawat tersebut dinyatakan selamat dan telah dievakuasi oleh masyarakat ke posko Aju Kampung Okatem Distrik Serambakon, selanjutnya dievakuasi ke Posko SAR Kota Oksibil.

Jumaidi kemudian dievakuasi dari Oksibil ke Sentani, Jayapura dengan menggunakan pesawat Dimonim Air PK HVC. Sementara 8 Jenazah hingga sore dikabarkan masih berada di RSUD Oksibil. Sedangkan, 2 jenazah yakni pilot dan kopilot akan diterbangkan ke Sentani dengan menggunakan Pesawat Dimonim pada Senin (13/8/2018).


(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 16 Agustus 2018 | 20:04:14

PD.BPR Gemilang Indragiri Hilir Mendapatkan penghargaan "BPR AWARDS 2018"dari Info Bank

YOGYAKARTA - Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Daerah (BPR) Gemilang mendapatkan penghargaan dengan predikat "sangat bagus" atas kinerja keuangan selama tahun 2017. Penghargaan yang diberikan bertempat
Kamis, 16 Agustus 2018 | 19:54:25

Camat Keritang Kukuhkan 25 Anggota Paskibra 2018

KERITANG - Camat Keritang Hady Rahman, S. Sos, M. Si didampingi oleh Kapolsek Keritang AKP. Lasarus Sinaga dan Danposramil Keritang Serda Busri mengukuhkan 25 orang pelajar SMA/sederajat menjadi anggota Pasukan
Kamis, 16 Agustus 2018 | 19:43:43

Tidak Terima Pemberitaan Di Salah Satu Media, Kamarudin Pilih Jalur Hukum

SIAK- Terkait salah satu Media di Riau yang diduga memberitakan hoax tentang Penghulu Kampung Sabak Permai, yang bermain anggaran. Tampaknya akan berbuntut panjang. Pasalnya,  Kamarudin Penghulu Sabak Perm
Kamis, 16 Agustus 2018 | 19:13:33

Bakar Lahan, Dua Pemuda Satu Kakek Tua Dibekuk Polres Rohil

ROKANHILIR-Jajaran Polres Rohil Kamis 16 Agustus 2018 sekitar pukul 10.00 Wib menggelar pers rilis dua perkara kasus kebakaran lahan dan hutan (karlahut) di wilayah hukum Kabupaten Rokan Hilir yang terjadi sela
 
Berita Lainnya
Kamis, 16 Agustus 2018 | 15:24:57

Pasis Dikreg Seskoal Angkatan Ke-56 Timba Ilmu Ke Bakamla RI

JAKARTA - Sejumlah 135 orang Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke-56 TP 2018 melakukan kunjungan ke Bakamla RI dalam rangka Kuliah Kerja Keamanan Laut, di terima Deputi Inhuker Bakamla RI Irjen Pol Dr. Drs. A
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 15:15:44

Lewati Destinasi Eksotis, Ironman 70.3 Bintan Bakal Seru

BINTAN - Penggemar olahraga triatlon seperti harus mulai bersiap. Sebab, Ironman 70.3 bakal kembali lagi. Event ini akan dihelat 19 Agustus di Bintan, Kepulauan Riau (Kepri). Sesuai namanya, ajang ini bak
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:11:16

Gempa 5,5 SR Guncang Nias

MEDAN - Gempa berkekuatan 5,5 skala Rigter (SR) mengguncang Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Kamis (16/8/2018) pukul 10.10 WIB. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. BMKG mencatat bahwa pusat ter
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 11:30:42

Keren! Saat Merah Putih Memayungi Seluruh Jalanan Kampung Tokyo

Kabupaten Pekalongan - Berbagai cara unik dilakukan warga untuk memeriahkan HUT RI ke-73. Salah satunya warga di Kampung Tokyo di Pekajangan Gang 23, Kedunguni, Kabupaten Pekalongan. Sepanjang jalan
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 11:14:24

KAPAL BANTUAN KEMANUSIAAN BAKAMLA RI TIBA DI LOMBOK

LEMBAR - Kapal patroli Bakamla RI KN Singa Laut 4802 yang bertugas membawa bantuan kemanusiaan Peduli Gempa Lombok Bakamla RI, tiba di Dermaga Lokal, Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, disambut Kasi Ops Kaml
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 11:08:33

Penmil PTRI untuk PBB Hadiri Pertemuan Misi UNIFIL

New York - Penasehat Militer Perwakilan Tetap Republik Indonesia (Penmil PTRI) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat Brigjen TNI Fulad, S.Sos, M.Si. (Alumni Akademi Militer 1990) m
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 08:45:02

11 Hari Pasca Gempa, TNI Telah Kirim 2.607 Prajurit ke Lombok

JAKARTA - 11 hari pasca gempa tektonik berkekuatan 7.0 SR yang mengguncang wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu 5 Agustus 2018 lalu, Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah mengirimkan 2.607 praju
 
Kamis, 16 Agustus 2018 | 08:38:38

PIA Gabungan III Koharmatau Kirim Bantuan Gampa Lombok

JAKARTA - TNI AU dalam hal ini PIA Ardhya Garini Gabungan III Koharmatau dan Cabang Jajaran mengirimkan bantuan untuk korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), beberapa waktu lalu.  Ibu
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 16:29:20

Jelang HUT Kemerdekaan RI Ke-73, PIA Ardhya Garini Ranting 03-8/G.III Adakan Perlombaan Unik

JAKARTA - PIA Ranting 03-8/G.III Satuan Pemeliharaan (Sathar) 23 Halim Perdanakusuma mengadakan beberapa perlombaan di gabung dengan giat arisan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Republik Indo
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 15:59:33

TNI dan US Army Gelar Pengobatan Massal Gratis

JAKARTA - Dalam rangka memeriahkan HUT TNI ke-73 tahun 2018, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam hal ini Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI melaksanakan kerja sama dengan Angkatan Darat Amerika Se
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 15:38:24

Diduga Lakukan Pungli, 11 Kepala Sekolah Diamankan Polisi

LANGKAT - Satuan Reserse Kriminal Unit Tindak Pidana Korupsi Kepolisian Resor Langkat, Sumatera Utara, melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap 11 kepala sekolah yang ada di Kecamatan Kutambaru.
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 13:35:53

MUI: Ajaran Kerajaan Ubur-Ubur Menyimpang dan Menyesatkan

SERANG Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang memastikan ajaran yang dianut Kerajaan Ubur-ubur menyimpang dan menyesatkan. Sebab, mereka memercayai bahwa Tuhan memiliki kuburan dan Nabi Muhammad seor
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 13:32:17

Komandan PDB : TNI Gabungan Kerahkan Alat Berat Bersihkan Gempa Lombok

JAKARTA - Sesuai dengan instruksi Presiden RI Joko Widodo, Satgas Penanganan Darurat Bencana (PDB) agar segera melakukan pembersihan puing-puing reruntuhan. Untuk itu Satgas PDB memaksimalkan semua alat berat
 
Rabu, 15 Agustus 2018 | 13:27:15

Tim Medis TNI-Polri Siap Dukung Asian Games 2018

JAKARTA - Kesiapsiagaan personel Tim Medis Kesehatan yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Kesehatan TNI-Polri telah dipersiapkan juga dilengkapi dengan armada Ambulan darat maupun Ambulan udara berbagai
 
Selasa, 14 Agustus 2018 | 16:55:48

Bakamla RI Angkut Bantun untuk Korban gempa Lombok

LEMBAR- Kapal Patroli Bakamla RI KN. Singa Laut 4802 melaksanakan embarkasi Bantuan Kemanusian Peduli Bencana Gempa Lombok - NTB di Dermaga Layang, Lantamal VI Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (14/08/20
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top