Produk
 
Senin, 16 April 2018 | 20:56:10

Panglima TNI : Kopassus Harus Mampu Berinovasi Sikapi Perkembangan Jaman

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi

Sebarkan:
Kabidpenum Puspen TNI,
JAKARTA -Prajurit Kopassus hendaknya mampu mengantisipasi berbagai perkembangan yang terkait dengan bidang tugasnya dan jangan mudah berpuas diri serta larut dalam kebanggaan semata, karena setiap tugas yang dipercayakan kepada Kopassus ibaratnya pertaruhan besar bukan hanya bagi TNI melainkan juga bagi bangsa Indonesia.
 
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dalam sambutannya pada acara Syukuran HUT ke-66 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dengan tema "Mewujudkan Prajurit Kopassus Yang Disiplin, Profesional dan Dicintai Rakyat Dengan Dilandasi Akhlak, Moralitas dan Integritas", bertempat di Gedung Balai Komando, Cijantung, Jakarta Timur, Senin (16/4/2018).
 
"Untuk itu, Kopassus harus mampu dan terus berinovasi serta beradaptasi menyikapi berbagai perkembangan jaman. Prajurit Kopassus harus menjadi pelopor dan berada di ujung terdepan dalam hal inovasi-inovasi terkait operasi khusus di tubuh TNI," kata Panglima TNI.
 
Panglima TNI mengungkapkan bahwa 66 tahun yang lalu, Kopassus lahir dari sebuah tekad dan pemikiran seorang Slamet Riyadi pemuda berusia 23 tahun dengan analisa kritisnya telah mampu memikirkan arti penting dimilikinya suatu satuan kecil berkemampuan khusus.  

"Saat ini, mungkin kita tidak terlalu menganggap hal tersebut sebagai sesuatu yang luar biasa. Namun demikian, jika dikaitkan dengan konteks yang terjadi saat itu, maka pemikiran Slamet Riyadi pada hakekatnya merupakan lompatan inovatif di jamannya," ujarnya.
 
Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa Prajurit Kopassus harus mampu memadukan kekuatan mental dan fisik prajurit Komando dengan penerapan teknologi mutakhir. Menurutnya, kekuatan mental dan fisik adalah kapital dasar yang standarnya harus senantiasa dipelihara, namun dengan tetap memiliki daya inovasi dan adaptasi.  

"Dengan memelihara kemampuan mental dan fisik serta menerapkan teknologi maju secara tepat, maka kita telah memberikan peluang terbaik bagi anggota Pasukan Khusus untuk berhasil dalam melaksanakan berbagai misi," katanya.
 
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI mengatakan bahwa selama 66 tahun perjalanan pengabdian, satuan Kopassus telah menorehkan catatan tinta emas dalam mengemban setiap misi yang dipercayakan oleh negara, diantaranya Penumpasan DI/TII, PRRI/Permesta, Operasi Dwikora, Operasi Trikora, Penumpasan G 30 S/PKI, Operasi Woyla, Operasi Mapenduma, Operasi Somalia, Operasi Tinombala, sampai pada Operasi Pembebasan Sandera di Banti Papua akhir tahun 2017 yang lalu.  

"Keberhasilan pada berbagai palagan tersebut mencerminkan kualitas perorangan maupun satuan Kopassus yang dilandasi nilai-nilai ksatria, militansi, loyalitas, dan tentunya profesionalisme," ucapnya.
 
Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, selama ini prajurit-prajurit Kopassus memiliki tiga hal yang menjadi prinsip dalam bertindak yaitu Berani, Benar dan Berhasil. Berani karena memiliki jiwa Ksatria dan Militansi yang tinggi, Benar karena Loyalitas yang tegak lurus dalam rantai komando dan Berhasil karena selama 66 tahun Kopassus selalu menerapkan profesionalisme sebagai suatu nilai yang tidak ditawar-tawar lagi, baik dalam setiap kegiatan operasi maupun latihan.
 
"Saya berpesan agar prajurit-prajurit Kopassus tidak menjadi prajurit yang tinggi hati dan jauh dari rakyat dengan segala kecakapan dan semua prestasi yang telah diraih. Ingatlah, bahwa seluruh keberhasilan dan prestasi Kopassus tidak mungkin diraih tanpa dukungan dan doa dari seluruh rakyat Indonesia," kata Panglima TNI.
 
"Dirgahayu Kopassus, Tribuana Chandraca Satya Dharma" (ded/rls)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 22 April 2018 | 15:19:19

Firdaus : Rp1,5 M per Desa itu Realistis

PEKANBARU - Calon Gubernur Riau DR Firdaus ST,MT mengungkapkan, alokasi anggaran Rp1,5 miliar per-desa di Riau merupakan angka yang realistis dan proporsional. Dana itu bersumber dari APBN sebesar Rp1 miliar da
Minggu, 22 April 2018 | 14:12:21

Perda PPLH Harus Melibatkan Partisipasi Semua Pihak

BENGKALIS-Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan dan Pengendalian Lingkungan Hidup (PPLH) diharapkan dapat menjadi pedoman dalam penataan masalah lingkungan hidup di kabupaten Bengkalis. Penataan Lingkungan Hidu
Minggu, 22 April 2018 | 14:06:17

Dewan Minta TPP ASN Tak Dipangkas Lagi

BENGKALIS-Wakil Ketua Komisi III DPRD Bengkalis yang membidangi keuangan daerah Firman mengharapkan kepada tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) bersama seluruh organisasi pemerintah daerah (OPD) supaya dalam p
Minggu, 22 April 2018 | 13:57:52

Besok Pagi, KONI Pekanbaru Dikukuhkan

PEKANBARU - Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekanbaru masa bakti 2018-2022 dibawah kepemimpinan Anis Murzil dikukuhkan hari ini, Senin (23/4/18) pukul 09.00 WIB di Hotel Pangeran Jal
 
Berita Lainnya
Sabtu, 21 April 2018 | 09:28:11

4 Fakta Terkait Helikopter Jatuh di Morowali, Nomor Dua Bikin Kaget

MOROWALI - Helikopter milik PT Indonesia Morowali Industry Park (IMIP) jatuh di Pos 2 IMIP, Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Jumat 20 April 2018. Helikopter Jatuh itu
 
Sabtu, 21 April 2018 | 09:19:40

Soal USBN di Palembang Memuat Kata Seks Bebas

PALEMBANG - Dunia pendidikan kembali digemparkan dengan adanya kesalahan soal yang kali ini berbau pornografi. Fatalnya lagi soal tersebut terdapa dalam lembar USBN untuk tingkat SMP di Palembang.
 
Sabtu, 21 April 2018 | 09:04:00

Harimau Bonita Masih Mampu Lari 1 Km Setelah Ditembak Bius

PEKANBARU - Tim gabungan berhasil menangkap harimau pemangsa manusia bernama Bonita. Harimau Sumatera ini sempat melarikan diri usai tertembak di perkebunan sawit PT Tabung Haji Indo Plantation (PT THIP)
 
Jumat, 20 April 2018 | 16:06:25

RSHS Rawat Bayi Kembar Siam Berkaki Tiga

Bandung - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung merawat bayi kembar siam dempet di bagian bawah dada. Kedua bayi malang tersebut cukup memprihatinkan. Bayi kembar asal Kabupaten Subang, Jawa Barat, i
 
Jumat, 20 April 2018 | 15:53:49

Kronologi Jatuhnya Helikopter di Morowali yang Menewaskan 1 Karyawan

JAKARTA Helikopter milik PT Indonesia Morowali Industry Park (IMIP) jatuh di Pos 2 IMIP, Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, menewaskan seorang karyawan. Kronologinya
 
Jumat, 20 April 2018 | 09:32:30

Jalur Wisata Medan-Berastagi Terancam Amblas

MEDAN - Jalan Djamin Ginting, yang menjadi jalur utama penghubung Kota Medan dan Kota Wisata Berastagi di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, terancam amblas. Situasi itu diakibatkan drainase melintang (cross
 
Kamis, 19 April 2018 | 11:16:03

Jembatan Mangkrak, Warga Panggul Gabah Puluhan Kg Seberangi Sungai

Maros - Harapan Daeng Beta (68) bersama puluhan warga dan siswa mendapatkan jembatan, kembali tumbuh. Pemerintah yang hanya saling lempar tanggung jawab, akhirnya dibantu donatur yang menaruh iba. Donasi
 
Kamis, 19 April 2018 | 09:46:20

Asops Panglima TNI Periksa Kesiapan Sargas Yonkomposit TNI Konga XXXV-D Unamid

BOGOR-Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Lodwyk Pusung diwakili Wakil Asops Panglima TNI Marsma TNI Khairil Lubis melaksanakan pemeriksaan kesiapan personel dan perlengkapan Satgas Batalyon K
 
Kamis, 19 April 2018 | 09:30:25

Panglima TNI Terima Kunjungan Kehormatan Dubes LBBP Amerika Serikat

JAKARTA-Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P menerima Kunjungan Kehormatan Duta Besar (Dubes) Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Amerika Serikat untuk Republik Indonesia Yang Mulia Mr. Joseph
 
Rabu, 18 April 2018 | 16:55:02

Kronologi Robohnya Proyek Tol Manado-Bitung yang Tewaskan 2 Pekerja

MANADO - Konstruksi bangunan jembatan penghubung jalan raya utama by pass Manado-Bitung di Desa Tumaluntung Jaga XV, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara ambruk saat sementara melakukan pengecoran.
 
Rabu, 18 April 2018 | 14:50:44

Gempa Guncang Banjarnegara, Gedung Sekolah dan Musala Rusak

Banjarnegara - Gedung sekolah di SMPN 2 Kalibening Banjarnegara rusak akibat gempa yang terjadi siang ini. Gempa dengan kekuatan 4,2 skala richter ini terjadi di 19 kilometer tenggara Kabupaten Peka
 
Rabu, 18 April 2018 | 14:34:35

Dimabuk Cinta, Gadis Desa Rela Ditiduri Kekasihnya

MERANGIN - Lantaran mabuk cinta, seorang gadis berinsial AK (16) rela kehilangan kegadisannya, setelah direnggut kekasihnya berinisial RS (21) yang diketahui seorang buruh kebun. Aksi pencabulan yang dia
 
Rabu, 18 April 2018 | 10:12:13

Terlibat Perdagangan 16.992 Butir Ekstasi, "Ratu Narkoba" Siantar Dihukum Bui Seumur Hidup

MEDAN - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan, menjatuhkan hukuman penjara selama seumur hidup kepada Lenny (40), terdakwa dalam kasus perdagangan sebanyak 3 ribu butir narkoba jenis pil ekstasi, yang dit
 
Selasa, 17 April 2018 | 14:20:57

Cabuli 9 Bocah, Paedofil di Kuansing Riau Ditangkap

PEKANBARU Kepolisian Resor Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau meringkus seorang pria paruh baya berinisial M, yang merupakan pelaku paedofil. "Sejauh ini korban ada sembilan anak yang berusia tuj
 
Selasa, 17 April 2018 | 14:10:21

3 Napi Lapas Tembilahan Simpan 16 Paket Sabu di Bantal

PEKANBARU - Tiga narapidana (napi) Lapas Klas II A Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau kedapatan menyimpan narkoba jenis sabu. Warga binaan ini diamankan saat petugas melakukan razia di la
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top