Iklan Sosial
 
Rabu, 10 Januari 2018 | 18:12:23
Nusantara

Kehadiran KRI Mewakili Supremasi Kedaulatan Negara Atas Wilayah Perairan

Sebarkan:
Puspen TNI
BALI- Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) merupakan simbol wujud kedaulatan NKRI yang bersifat mobile di laut, terutama dalam fungsi penegakan kedaulatan seperti penegakan hukum constabulary dan tujuan Diplomasi Negara. Kehadiran KRI di laut akan mewakili supremasi kedaulatan negara atas wilayah perairan Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., pada upacara Pengukuhan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) I Gusti Ngurah Rai 332, di Dermaga Timur Benoa, Denpasar, Bali, Rabu (10/1/2018).

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, peresmian KRI I Gusti Ngurah Rai 332 melengkapi kekuatan KRI yang telah ada sebelumnya, hal ini merupakan bagian integral dari pembangunan pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menuju kekuatan pokok minimum sekaligus menandai proses kebangkitan kembali kekuatan dan kejayaan TNI Angkatan Laut.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa KRI I Gusti Ngurah Rai 332 merupakan kapal kedua proyek Kapal Ship Integrated Geometrical Modularity Approach (SIGMA) atau jenis Kapal Perusak Kawal Rudal (PKR). " KRI ini merupakan produk kedua dari rencana 4 (empat) buah kapal hasil kerja sama alih teknologi antara PT. PAL Indonesia dengan Perusahaan Kapal Belanda, Damen Schelde Naval Ship Building (DSNS)," jelasnya.

Dengan kehadiran KRI I Gusti Ngurah Rai 332, menambah dan memperkuat kesiapsiagaan komponen pertahanan negara khususnya TNI Angkatan Laut untuk memastikan tetap tegaknya kedaulatan NKRI termasuk kedaulatan di perairan Indonesia.  "Kehadiran KRI I Gusti Ngurah Rai 332 di jajaran TNI AL akan memberikan warna baru dalam pengembangan taktik serta pembangunan kekuatan bagi TNI dan TNI Angkatan Laut pada khususnya, sehingga akan terwujud TNI AL yang berkelas dunia," kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan bahwa pemberian nama kapal perang dengan nama pahlawan nasional merupakan pembangkit semangat Patriotisme dan Nasionalisme bagi seluruh jajaran TNI, khususnya para prajurit pengawaknya di jajaran TNI Angkatan Laut.  "I Gusti Ngurah Rai adalah pahlawan nasional, salah satu putra terbaik di Pulau Bali yang sangat besar jasanya dalam memperjuangkan pembebasan Pulau Bali dari cengkraman penjajah Belanda. Berkat jasa dan perjuangan beliau, Pulau Bali dapat kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi menjadi bagian integral NKRI," ungkapnya.

Disisi lain, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa ditinjau dari geo-politik dan geo-strategi wilayah laut nasional bukan hanya menyempurnakan nilai strategis dan posisi Indonesia, melainkan juga posisi kawasan Asia Tenggara di mata dunia internasional. Menurutnya, struktur geografi tersebut menjadikan wilayah Indonesia demikian terbuka dan dapat dimasuki dari berbagai penjuru.

"Perspektif  TNI khususnya TNI Angkatan Laut, bahwa tantangan tugas kedepan tidak semakin ringan terlebih lagi bila dihubungkan dengan geo-strategi dan geo-ekonomi kawasan Pasifik yang semakin dinamis. Dengan diresmikannya KRI I Gusti Ngurah Rai harus menjadi momentum yang sangat strategis sehingga layak dibanggakan dan disyukuri,"  ujar Panglima TNI.

Mengakhiri amanatnya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menekankan sebagai berikut ; tingkatkan terus profesionalitas sebagai pengawak Alutsista yang handal, sehingga mampu mengawaki dan mengoperasikan Alutsista yang dipercayakan sesuai dengan prosedur dan fungsi azasinya untuk memenangkan pertempuran; laksanakan tugas operasi dengan penuh tanggung jawab, pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Trisila TNI Angkatan Laut; serta pelihara dan tingkatkan kewaspadaan serta keselamatan dan keamanan baik personel maupun material, untuk mewujudkan program zero accident.

KRI I Gusti Ngurah Rai 332 di Komandani oleh Kolonel Laut (P) Endra Hartono, S.H. dan  merupakan kapal yang mampu membawa 120 kru dengan kecepatan 28 knots.  Kapal Perusak Kawal Rudal ini memiliki kemampuan untuk perang empat matra sekaligus, perang permukaan sesama kapal perang, perang bawah air melawan kapal selam, perang  udara dengan pesawat tempur dan perang elektronika, sekaligus memiliki kemampuan membajak sistem persenjataan dan kendali dari kapal perang musuh.

Menjawab pertanyaan awak media, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa Kapal Perusak Kawal Rudal yang dikukuhkan namanya menjadi KRI I Gusti Ngurah Rai 332 adalah kapal yang kedua dari empat pemesanan, sehingga masih diperlukan 2 (dua) kapal lagi berdasarkan Renstra kedua tahun 2014-2019.

"Kalau kita bicara ideal masih kurang banyak, tetapi kita bicarakan berdasarkan Minimum Esensial Force (MEF), sehingga apa yang kita harapkan nantinya dalam renstra kedua yang harus dipenuhi adalah 4 (empat) KRI akan segera kita realisasikan secara bertahap," kata Panglima TNI (rls/jon)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 17 Desember 2018 | 16:42:57

Serbuan Teritorial Awali Misi Perdamaian Pasukan Garuda XXIII-M di Lebanon

JAKARTA - Dalam mengawali tugasnya sebagai pasukan penjaga perdamaian di wilayah Lebanon Selatan, Pasukan Garuda Satuan Tugas Batalyon Mekanis (Satgas Yonmek) TNI Konga XXIII-M/Unifil (United Nations Interi
Senin, 17 Desember 2018 | 16:33:22

Sarjana Pertanian Ungkap Kondisi Terkini Ketersediaan Pangan RI

JAKARTA - Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) menggelar kuliah umum dengan tema Pembangunan Pertanian yang Visioner dan Integratif di Aula CCR Institut Pertanian Bogor (IPB). Hal ini pun membaha
Senin, 17 Desember 2018 | 16:30:31

Polisi Kejar Dalang Perusakan Baliho SBY-Demokrat di Pekanbaru

Jakarta - Polisi telah menetapkan tiga orang pelaku perusakan baliho Susilo Bambang Yudhyono dan Demokrat (SBY) di pekanbaru. Siapa pemesan perusakan baliho itu masih diburu."Ya ada seseorang itu
Senin, 17 Desember 2018 | 16:28:20

Travel Warning Australia ke Indonesia Pasca Pengakuan Yerusalem Dinilai Berlebihan

JAKARTA - Partai Perindo menilai keputusan Pemerintah Australia untuk mengeluarkan peringatan perjalanan atau travel warning bagi warga negaranya yang akan berkunjung ke Indonesia pasca mengakui Yerusalem B
 
Berita Lainnya
Senin, 17 Desember 2018 | 16:42:57

Serbuan Teritorial Awali Misi Perdamaian Pasukan Garuda XXIII-M di Lebanon

JAKARTA - Dalam mengawali tugasnya sebagai pasukan penjaga perdamaian di wilayah Lebanon Selatan, Pasukan Garuda Satuan Tugas Batalyon Mekanis (Satgas Yonmek) TNI Konga XXIII-M/Unifil (United Nations Interi
 
Senin, 17 Desember 2018 | 16:20:55

KM Awu Nyaris Kandas Dekat Pelabuhan Bima

Mataram - Kapal Motor (KM) Awu Jakarta, yang mengangkut ratusan orang sempat miring kanan setelah keluar dari Pelabuhan Bima, Nusa Tenggara Barat. Kapal nyaris kandas saat baru berlayar 1 mil da
 
Senin, 17 Desember 2018 | 09:10:31

Panglima TNI Kunjungan Kerja ke Jambi

JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. beserta Kapolri Jenderal Pol Prof. H.M Tito Karnavian. Ph.D. didampingi Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos., Kapuspen TNI Ma
 
Senin, 17 Desember 2018 | 09:04:17

Panglima TNI : Babinsa Memiliki Tugas di Bidang Teritorial dan Bersentuhan Langsung Dengan Masyarakat

JAKARTA - Tugas TNI di bidang teritorial dilaksanakan dalam rangka pemberdayaan wilayah pertahanan sebagai bagian dari pembinaan sistem pertahanan rakyat semesta. Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal
 
Sabtu, 15 Desember 2018 | 16:26:42

Ketua Umum Dharma Pertiwi Kunjungi KBRI di Amerika Serikat

JAKARTA - Ketua Umum Dharma Pertiwi, Ibu Nanny Hadi Tjahjanto beberapa waktu lalu mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Massachusetts Avenue, New York, Washington DC, Amerika Serikat.Kunjungan
 
Sabtu, 15 Desember 2018 | 16:04:57

Deteksi Kosmetik Legal Atau Ilegal, Ada Aplikasinya Kok di Android

Surabaya - Maraknya peredaran kosmetik ilegal mendapat perhatian khusus dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya. Ada aplikasi dari BBPOM yang bisa digunakan untuk mendeteksi
 
Sabtu, 15 Desember 2018 | 14:25:20

Panglima TNI Kunjungan Kerja ke Pekanbaru

JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. beserta Kapolri Jenderal Pol Prof. H.M Tito Karnavian. Ph.D. didampingi Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos., Kapuspen TNI Mayjen
 
Sabtu, 15 Desember 2018 | 13:43:47

Gali Pondasi, Kuli Bangunan di Blitar Temukan Mortir

Blitar - Sebuah benda yang diduga mortir peninggalan Belanda ditemukan seorang kuli bangunan di Kota Blitar. Kuli bernama Heri Santoso (38) menemukanya saat menggali pondasi sebuah rumah tepi su
 
Jumat, 14 Desember 2018 | 16:36:04

Rayakan OTT Bupati Cianjur, Massa: Hidup KPK!

Cianjur - Massa terus bergerak usai melaksanakan salat Jumat. Selepas berkumpul di Alun-alun Cianjur, warga menerobos masuk ke area Gedung Negara Pendopo Cianjur. Massa merayakan operasi tangkap
 
Jumat, 14 Desember 2018 | 16:33:05

Dansatgas TNI Konga XXXIX-A Tutup Pelatihan CTC di Republik Demokratik Kongo

JAKARTA - Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Kontingen Garuda (Konga)  XXXIX-A/RDB (Rapid Depolyment Battalion) MONUSCO (Mission de L'Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Repu
 
Jumat, 14 Desember 2018 | 13:48:17

Bakamla RI Luncurkan 3 Kapal Patroli Karya Anak Bangsa

BATAM -  Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia meluncurkan tiga kapal patroli karya anak bangsa, di Galangan   PT. Citra Shipyard, Tanjung Uncang, Batam, Kamis (13/12/2018). 
 
Jumat, 14 Desember 2018 | 13:39:30

Dukung Penelitian, Bakamla RI Kunjungan Kerja Ke Japan Coast Guard

TOKYO - Tim Bakamla RI dipimpin Direktur Penelitian dan Pengembangan Laksma Bakamla Brata Mandala melaksanakan kunjungan ke Japan Coast Guard, Tokyo, Jepang, kamis (13/12/2018).Pada hari pertama tim Bakam
 
Jumat, 14 Desember 2018 | 13:36:45

GOTI Commanders Forum 2018, Delegasi Bakamla Hadir Sebagai Observer

Bangkok - " Penting bagi Kawasan Asia Tenggara memiliki forum kerja sama Coast Guard dalam rangka memerangi tindak pidana dan kejahatan di laut". Pernyataan itu disampaikan oleh Deputi Informasi, Hukum da
 
Jumat, 14 Desember 2018 | 09:08:55

Ketua Umum Dharma Pertiwi Kunjungi Child Care Center di Amerika Serikat

JAKARTA - Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto beberapa waktu lalu melaksanakan kunjungan studi banding ke Child Care Center di Ft Myers, Virginia, Amerika Serikat.Dalam kunjungannya Ketua Umum Dh
 
Kamis, 13 Desember 2018 | 16:50:29

Panglima TNI Laksanakan Ramah Tamah Dengan Pangab Amerika Serikat di Washington DC

JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. beserta Ibu Nanny Hadi Tjahjanto melaksanakan ramah tamah dengan Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat General Joseph F. Dunford, Jr. beserta Mr
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top