iklan Situs
 
Rabu, 15 November 2017 | 09:36:57
Nusantara

Panglima TNI : Tidak Boleh Ada Separatis Bersenjata

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi

Sebarkan:
Puspen TNI
JAKARTA-Di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tidak boleh ada Separatis Bersenjata yang dibiarkan. Apabila ada Gerakan Separatis Bersenjata di dalam NKRI, itu urusan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan pasti TNI akan bertindak apabila dengan cara persuasif tidak bisa.
 
Hal tersebut ditegaskan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo kepada wartawan usai acara Penyerahan Tanah yang berasal dari kegiatan Penertiban dan Pendayagunaan Tanah Terlantar, di Aula Prona, lantai 7 Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),  jalan Sisingamangaraja No. 2 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (14/11/2017).
 
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa berdasarkan video yang telah beredar, dengan adanya korban penyiksaan warga sampai meninggal yang terjadi di Papua, itu dilakukan oleh Gerakan Separatis Bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM). "TNI dan Kepolisian berusaha semaksimal mungkin melakukan tindakan persuasif, dan menyiapkan langkah-langkah untuk tindakan emergency," ujarnya.
 
"TNI dan Kepolisian sudah menghimbau Gerakan Separatis Bersenjata di Papua, untuk menyerahkan diri, tapi sampai sekarang belum ada yang menyerahkan diri, dan kita akan tetap berusaha terus sampai berhasil," tutur Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
 
Sementara itu dalam sambutannya pada acara Penyerahan Tanah yang berasal dari kegiatan Penertiban dan Pendayagunaan Tanah Terlantar, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan terima kasih dan penghargaan karena TNI telah menerima Sertifikat Tanah terlantar dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
 
Pada kesempatan tersebut Panglima TNI menjelaskan bahwa tanah tersebut akan dijadikan  daerah-daerah latihan TNI dan harus disyukuri bersama, walaupun yang diberikan tanah terlantar, tetapi ini sangat bermanfaat. "Permasalahan TNI adalah tempat-tempat latihan, dimana tanah semakin hari semakin menyempit dikarenakan pertumbuhan penduduk di bumi yang semakin besar jumlahnya," ungkapnya.
 
"TNI selalu menggunakan tempat latihan di daerah-daerah yang kosong. Tidak ada tanah masyarakat yang dijadikan tempat latihan. Setelah dibuat markas tempat latihan, daerah tersebut menjadi berkembang menjadi pusat perekonomian baru," tutur Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
 
Lebih lanjut Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa bekas Markas-Markas Belanda yang saat ini menjadi Markas-Markas TNI adalah tempat-tempat jalur logistik. "Dalam waktu dekat, kami akan laporkan kepada Menteri ATR / BPN Dr. Sofyan Djalil dan Presiden RI Ir. Joko Widodo tentang gelar Markas TNI yang disesuaikan dengan program pemerintah, untuk memajukan sentra-sentra ekonomi baru di seluruh Indonesia," katanya.
 
Dalam acara tersebut, TNI menerima Sertifikat Hak Pakai Hasil Pendayagunaan Tanah Terlantar Untuk Latihan Perang seluas 40 Ha diserahkan kepada TNI AD, untuk keperluan pembangunan Batalyon Armed 76 MM/Tarik Kodam III/Slw, untuk latihan perang di Desa Seuseupan, Desa Cikembang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.  (ded)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 18 Januari 2018 | 22:58:45

Meringis Saat Pipis, Ternyata Bocah Ini Baru Dicabuli Mbah Jenggot

ROKANHULU - Sud alias alias Mbah Jenggot (69) seorang petani warga Desa Rambah Muda DU SKPD, Rokan Hulu (Rohul) ini harus mendekam di sel tahanan Polres Rokan Hulu. Pasalnya Mbah Jenggot diduga telah mencabuli
Kamis, 18 Januari 2018 | 22:21:07

JPU Tak Dapat Buktikan Dakwaannya, Terdakwa Narkotika ini Bebas

ROKANHILIR-Keyakinan jaksa dan hakim tak selamanya sama. Begitu pula yang terjadi dalam sidang  kali ini, Jaksa tidak dapat menyakinkan hakim, sehingga terdakwa kasus narkotika ini bebas dari jeratan hukum
Kamis, 18 Januari 2018 | 21:49:53

Lidah Korban Gantung Diri ini Tak Menjulur : Ini Kata Iptu Boy

ROKANHILIR-Kamis 18/1/18 petang tadi, warga jalan Makarti RT/RW 003/001 Dusun Suka Maju Kepenghuluan Karya Mukti Kecamatan Rimba Melintang heboh, dengan sosok pria tua tergantung di gudang belakang rumahnya. I
Kamis, 18 Januari 2018 | 20:18:04

Museum Bahari Terbakar, ISLA Unhas Minta Anies Baswedan Turun Tangan

JAKARTA-Museum Bahari yang terletak di kawasan Kota Tua Jakarta terbakar, Selasa (16/01/2018). Kebakaran di gedung bersejarah ini diduga karena adanya konsleting listrik di bagian atap. Insiden ini pun mengunda
 
Berita Lainnya
Kamis, 18 Januari 2018 | 16:23:10

Babinsa Kelurahan Seberang Tembilahan Selatan Ikuti Rapat Pra Musrenbang

TEMBILAHAN - Babinsa Kelurahan Seberang Tembilahan Selatan, Koramil 01/Tembilahan Serda M. Yasin, mengikuti musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tahun anggaran 2019 di kantor Lurah Seberang Tembilahan Se
 
Kamis, 18 Januari 2018 | 16:06:49

Dandim 0314/Inhil Ikuti Upacara 17 Hari Bulan di Halaman Kantor Bupati Inhil

TEMBILAHAN - Bertempat di halaman kantor Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Komando Distrik Militer (Kodim) 0314/Inhil bersama Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Inhil melaksanakan U
 
Rabu, 17 Januari 2018 | 13:12:51

Jadi Irup Upacara 17 Hari Bulan, ini Pesan Danramil 07/Reteh

RETEH - Danramil 07/Reteh Kapten Arm Syahrul Effendi.P bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) pada upacara bendera 17 Hari bulan yang dilaksanakan di lapangan kantor camat Reteh, Rabu (17/01/18).Dalam amana
 
Rabu, 17 Januari 2018 | 10:44:14

Disaksikan Istri Pertama, Suami Siksa Istri Muda hingga Tewas

Garut - Kasus kekerasan dalam rumah tangga kembali memakan korban. Adi Hartono (38) menganiaya dan membunuh Nani Yuliati (37), istri mudanya, hingga tewas. Jasad korban dikubur di belakang rumah Adi. Perbuatan
 
Rabu, 17 Januari 2018 | 10:38:52

Terbongkar Modus Layanan Seks Sesama Jenis Rp 100 Juta

Tanjungpinang - Polisi meringkus lima anggota komplotan pemeras. Mereka menawarkan layanan seks sesama jenis lalu memeras korbannya. Para pemeras itu berinisial JP, OH, BT, AR dan IH. Mereka mengaku dar
 
Rabu, 17 Januari 2018 | 10:34:01

Gempa Guncang Nias dan Aceh Pagi Ini

MEDAN – Gempa bumi tektonik terjadi di perairan kepulauan Nias, Sumatera Utara dan Aceh, Rabu (17/1/2018) pagi. Namun, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Kabid Data dan Informasi BMKG Medan, Syahnan,
 
Sabtu, 13 Januari 2018 | 21:45:00

Ny. Nanny Hadi Tjahjanto Hadiri Pagelaran Warisan Busana 35 Tahun Inez Mardiana

BANDUNG-Ny. Nanny Hadi Tjahjanto selaku Ketua Umum Dharma Pertiwi dan Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Pragati Wira Anggini menghadiri acara Peragaan dan Pelestarian Busana Kebaya Bordir Nasional Indone
 
Sabtu, 13 Januari 2018 | 13:54:33

Mantan Dirut RSUD Djoelham Binjai Buron Kasus Karupsi Rp14 Miliar

JAKARTA - Seorang tersangka korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) di RSUD Djoelham Binjai, Sumatera Utara, senilai Rp14 miliar pada 2012 masih buron. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumu
 
Sabtu, 13 Januari 2018 | 13:52:05

Tangis Andi Lala Si Pembunuh Satu Keluarga saat Divonis Mati

MEDAN – Andi Matalata alias Andi Lala hanya bisa menangis saat Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan menjatuhinya dengan pidana maksimal, pidana mati. Vonis mati terhadap Andi Lala dibacakan oleh Ketua Maj
 
Jumat, 12 Januari 2018 | 17:37:36

Peristiwa Natal Membawa Perdamaian dan Keselamatan Umat Manusia

JAKARTA-Peristiwa Natal adalah peristiwa kelahiran Yesus Kristus yang datang ke dunia untuk membawa perdamaian dan keselamatan kepada umat manusia.  Demikian dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahja
 
Jumat, 12 Januari 2018 | 15:32:07

Tingkatkan Semangat Pengawasan Laut, Kepala Bakamla RI Tatap Muka Personel Daerah

JAKARTA- Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. mendorong semangat para personel daerah untuk mewujudkan cita-cita membangun pengawasan laut. Pada kesempatan tatap muka tersebut, satu persatu par
 
Jumat, 12 Januari 2018 | 15:28:40

Panglima TNI Resmikan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima

JAKARTA-Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. meresmikan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima yang ditandai dengan penandatangan prasasti dan penekanan tombol, bertempat di Komplek Markas Besar TNI, Cil
 
Rabu, 10 Januari 2018 | 18:40:26

Panglima TNI Terima Brevet Kehormatan Hiu Kencana

BALI-Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menerima Brevet Kehormatan Hiu Kencana yang disematkan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A. melalui upacar
 
Rabu, 10 Januari 2018 | 18:12:23

Kehadiran KRI Mewakili Supremasi Kedaulatan Negara Atas Wilayah Perairan

BALI- Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) merupakan simbol wujud kedaulatan NKRI yang bersifat mobile di laut, terutama dalam fungsi penegakan kedaulatan seperti penegakan hukum constabulary dan tujuan Diplom
 
Rabu, 10 Januari 2018 | 17:31:34

Ketum Dharma Pertiwi : Istri Prajurit TNI Harus Pahami Tugas Suami

BALI- Istri seorang Prajurit TNI harus mampu memahami tugas dan peran suaminya sebagai prajurit dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) demi persatuan dan kesatuan bangsa.  
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top