iklan Situs
 
Kamis, 14 September 2017 | 14:45:19
Nasional

KPAI Minta Polisi Dalami Motif Percobaan Penculikan Siswi SDN Tanjung Duren

Sebarkan:
okezone.com

JAKARTA - Seorang siswa Sekolah Dasar Negeri 01 Tanjung Duren berinisial PI nyaris menjadi korban penculikan saat pulang sekolah di Jalan Tanjung Duren Dalam V, RT 11/03, Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Terkait hal itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai, peristiwa tersebut setidaknya akan membawa dampak psikologis kepada sekolah dan lingkungan sekitar. "Penting untuk mengurangi hal tersebut, serta mempercepat pengungkapan peristiwa, satuan sekolah, masyarakat sekitar segera melaporkan apa pun yang dianggap mencurigakan," kata Komisioner KPAI Jasra Putra kepada Okezone, Kamis (14/9/2017).

KPAI menganjurkan kepada seluruh pihak bila melihat, mendengar, atau merasakan hal-hal yang sekiranya berhubungan dengan upaya penculikan untuk segera melapor. Menurut Jasra, dukungan cepat menjadi penting agar aparat kepolisian dapat mengungkap, serta cepat mencari jejak penculik yang diduga masih membawa dua anak yang disekap dalam mobil.

Jasra mengatakan, sekolah perlu melakukan pemetaan lingkungan, terutama terhadap siswa siswinya yang masih mempunyai kegiatan sepulang sekolah. Pasalnya, kejadian di SDN Tanjung Duren itu bermula ketika anak-anak hendak les setelah sekolah.

"Orangtua diingatkan untuk memerhatikan dan berkomunikasi dengan anaknya. Melalui sekolah, lingkungan anak dan tempat les. Agar tidak lengah dan membangun kewaspadaan," tutur dia.

Jasra melanjutkan, kekosongan perhatian kepada anak akan menjadi tanggung jawab siapa, terutama pada jam-jam rawan sepulang sekolah. Orangtua diminta lebih memerhatikan anak-anaknya.

"Bahwa dalam perlindungan anak memang butuh gerakan sekampung," ujar Jasra.

‎Ia mengungkapkan, kejadian penculikan merupakan peristiwa yang diduga terencana dan profesional. Artinya, berita-berita yang selama ini kerap bermunculan soal eksploitasi anak benar-benar bisa terjadi.

"Perlu pendalaman motif tersebut dari pihak kepolisian agar menghilangkan ketakutan para orang tua dan sekolah," tutur Jasra.

Selain itu, KPAI juga meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Dinas Pendidikan DKI untuk melengkapi fasilitas sekolah dengan kamera CCTV. Sebab, telah lama kekerasan di sekolah dan lingkungan sekitar terjadi, serta membutuhkan alat bantu agar dapat mengungkap peristiwa dengan baik.

"Kejadian ini mengingatkan pemerintah untuk terus giat membangun ruang fasilitas terbuka ramah anak. Apalagi Provinsi DKI sudah mendapat penghargaan Kota Layak Anak, akhirnya harus ditingkatkan. Bukan justru menghilangkan kebijakan dan anggaran RPTRA," kata Jasra.

"Begitu juga anggaran dari Dana Desa harusnya dapat dialokasikan untuk penyelenggaraan perlindungan anak, atas komitmen menempatkan anak di setiap segala dampak kebijakan," ucapnya.

Komitmen Pemprov DKI untuk menciptakan Jakarta Kota Laya Anak harus segera diwujudkan. Sebelumnya, beredar sebuah video di media sosial tentang pengakuan seorang siswi SD berinisial PI yang hampir diculik oleh sekelompok orang. Siswi yang diketahui bersekolah di SDN Tanjung Duren itu sempat dibekap mulutnya. "Terus aku gigit dan aku lari," kata PI dalam video.

Selain itu, PI mengaku sempat melihat di dalam mobil pelaku ada dua anak kecil yang menggunakan seragam sekolah dan mulutnya ditutup lakban. Bocah malang itu menangis. Hingga kini, Polsek Tanjung Duren tengah melakukan pemeriksaan di lingkungan sekolah atas dugaan percobaan penculikan tersebut. 

(okezone.com)

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 17 November 2017 | 11:43:03

Diduga Berkaitan dengan Kudeta Tahun Lalu, Turki Tangkap 136 Orang

ISTANBUL Otoritas berwenang di Turki menahan 136 orang karena diduga memiliki hubungan dengan komplotan kudeta tahun lalu. Orang-orang yang ditahan itu merupakan mantan polisi, guru, dan tentara.Sebagaimana d
Jumat, 17 November 2017 | 11:39:30

Semangat Jalin Kerjasama dengan Indonesia, Belgia Fokus di Bidang Ini

JAKARTA Dalam rangka merayakan Belgiums Kings Day, Kedutaan Besar Belgia untuk Indonesia mengadakan perayaan di kediaman Duta Besar (Dubes) Belgia, Patrick Herman, tadi malam. Menteri Riset Teknologi dan Perg
Jumat, 17 November 2017 | 11:18:12

Kemenkumham Serius Tangani Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual

JAKARTA - Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merupakan problematika yang yang menimbulkan ancaman serius terhadap kesehatan dan keselamatan konsumen serta merugikan ekonomi nasional. Hal itu dikatakan S
Jumat, 17 November 2017 | 11:15:44

Empat Aksi Penyerangan KKB terhadap Aparat Keamanan di Papua

JAKARTA - Dua personel Brimob Polri, Brigadir Firman dan Bripka Yongky Rumte ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua saat berpatroli zona Tembagapura di Mile 69. Satu diantaranya yakni, Brigad
 
Berita Lainnya
Jumat, 17 November 2017 | 11:18:12

Kemenkumham Serius Tangani Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual

JAKARTA - Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merupakan problematika yang yang menimbulkan ancaman serius terhadap kesehatan dan keselamatan konsumen serta merugikan ekonomi nasional. Hal itu dikatakan S
 
Jumat, 17 November 2017 | 11:15:44

Empat Aksi Penyerangan KKB terhadap Aparat Keamanan di Papua

JAKARTA - Dua personel Brimob Polri, Brigadir Firman dan Bripka Yongky Rumte ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua saat berpatroli zona Tembagapura di Mile 69. Satu diantaranya yakni, Brigad
 
Jumat, 17 November 2017 | 09:10:00

Pengamat Sebut Ketegasan Jokowi dalam Penegakan Hukum Jadi Pendongkrak Elektabilitasnya

JAKARTA - Pengamat politik dari Lingkar Madani Ray Rangkuti mengatakan ketegasan Presiden Joko Widodo terhadap upaya penegakan hukum korupsi akan meningkatkan elektabilitasnya dalam Pilpres 2019."Presiden harus
 
Kamis, 16 November 2017 | 23:00:57

Pengacara: Setya Novanto Kecelakaan dalam Perjalanan Menuju KPK

JAKARTA - Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, menyebut kliennya itu akan mendatangi KPK pada malam ini. Namun, menurut Fredrich, Novanto mengalami kecelakaan di perjalanan."Saya ditelepon oleh ajudan, dim
 
Kamis, 16 November 2017 | 08:50:51

Setya Novanto Hilang, Pengacara: Saya Yakin 100 Persen di Jakarta

Jakarta - Tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP, Ketua DPR Setya Novanto, diburu KPK, namun seolah menghilang karena tak bisa ditemukan. Pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, yakin kliennya masih berada di Jakarta
 
Kamis, 16 November 2017 | 08:46:47

Novanto Diburu KPK, Ical: Golkar Akan Tetap Kuat

Jakarta - Malam tadi, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto disambangi penyidik KPK di rumahnya. Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie kemudian bicara soal masa depan Golkar."Insya Allah Golkar aka
 
Kamis, 16 November 2017 | 08:31:55

Pengacara: Setya Novanto Bukan Pengecut, Cuma Tak Ikhlas Diperkosa

Jakarta - Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, menegaskan kliennya bukan pengecut. Dia juga yakin Novanto masih berada di Jakarta."Beliau bukan pengecut, cuma beliau tidak ikhlas diperkosa," kata Fredrich
 
Kamis, 16 November 2017 | 08:26:08

Diburu KPK, Setya Novanto Ingin Bertemu Jokowi

Jakarta - Tersangka kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto, kini sedang diburu KPK. Kini Ketua DPR itu ingin bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi).Hal ini dinyatakan pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, di rumah Nov
 
Rabu, 15 November 2017 | 11:37:55

Berpotensi Picu Berbagai Masalah, Ketum PPP Kritisi Putusan MK Soal Penghayat Kepercayaan

JAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Djan Faridz menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan gugatan terhadap Undang-undang (UU) tentang administrasi kependudukan yang mengakom
 
Rabu, 15 November 2017 | 11:35:08

TOP NEWS: Penyanderaan 1.300 Warga Papua Belum Usai, Tindakan Tegas Jadi Harga Mati!

SEBANYAK 1.300 warga Kampung Kimbely dan Kampung Banti di Kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, masih disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB). Berbagai langkah tegas pun dikemukakan untuk membeba
 
Rabu, 15 November 2017 | 09:53:26

Pembentukan Dewan Pengawas KPK Mengemuka

Jakarta-Anggota Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) DPR RI, Masinton Pasaribu mengatakan salah satu rekomendasi Pansus Angket KPK mengusulkan dibentuknya Dewan Pengawas KPK sehingga ada
 
Rabu, 15 November 2017 | 08:49:21

Divonis 1,5 Tahun Penjara, Ini Perjalanan Panjang Kasus Buni Yani

BANDUNG - "Terdakwa terbukti bersalah dan divonis hukuman satu tahun enam bulan penjara," ucap Ketua Majelis Hakim, M Sapto saat membacakan vonis terhadap Buni Yani dalam sidang perkara penyebaran ujaran kebenc
 
Selasa, 14 November 2017 | 12:03:17

Usut Suap Dirjen Hubla, KPK Periksa Direktur PT Warga Kusuma Jaya

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur PT Warga Kusuma Jaya (PT WKJ), Herlin Wijaya, pada hari ini.Herlin bakal digali keterangannya dalam kapasitas
 
Selasa, 14 November 2017 | 11:43:16

Indeks Kebebasan Pers di Negara Muslim, Indonesia di Bawah Afganistan

JAKARTA - Kasus pengeroyokan yang diduga dilakukan aparat polisi terhadap terhadap jurnalis Okezone Saldi Hermanto di Timika, Papua, menambah daftar catatan buruk kebebasan berekspresi di media sosial. Banyakny
 
Selasa, 14 November 2017 | 10:55:50

Simpatisan ISIS Ditangkap saat Hendak ke Filipina, Kapolda: Perbatasan Sulut Masih Kondusif

MANADAO - Situasi perbatasan di wilayah Sulawesia Utara (Sulut) tetap kondusif menyusul penangkapan seorang pria berinisial DM, warga Lebak, Provinsi Banten. Pria itu ditangkap saat hendak naik kapal cepat Expr
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top