iklan Situs
 
Rabu, 13 September 2017 | 08:34:36
Nasional

Menimbang Penerapan Tilang Elektronik di Indonesia

Sebarkan:

JAKARTA - Wacana terkait penerapan tilang elektronik (e-tilang) kembali mengemuka. Surabaya menjadi kota yang paling serius menerapkan metode ini.

Dimulai awal pekan lalu, Pemerintah Kota Surabaya melakukan ujicoba terkait sistem tilang berbasis teknologi closed circuit television (CCTV) ini. Hasilnya, ratusan pengendara tertangkap basah dalam berbagai pelanggaran lalu lintas.

Di Jalan Nginden misalnya. Setidaknya sebanyak 200 lebih pelanggaran terangkap kamera. Tercatat, pada lima hari pertama sosialisasi, setidaknya terjadi 427-447 pelanggaran.

Di Ibu Kota, Polda Metro Jaya pernah melakukan uji coba serupa pada Januari 2017. Saat itu, 8.040 pelanggar tertangkap basah dalam berbagai macam pelanggaran lalu lintas.

Dalam uji coba tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memasang setidaknya 65.000 CCTV di berbagai sudut kota. Namun, polisi menilai penerapan e-tilang belum dapat direalisasikan lantaran terkendala berbagai hal seperti sumber daya manusia dan kelengkapan registrasi dan administrasi kepemilikan kendaraan.

Kasubdit Bin Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto mengatakan, saat ini banyak kepemilikan kendaraan di Jakarta yang bermasalah, misalnya, banyaknya unit kendaraan yang tidak sesuai dengan surat kepemilikannya, soal alamat pemilik kendaraan yang tak akurat hingga soal jual beli mobil.

"Banyak kendaraan yang bukan miliknya sendiri sehingga menyulitkan untuk pendataan, seperti soal alamat pelanggar. Kendala lainnya adalah banyak kendaraan pembelian bekas yang tidak segera dibalik nama," tutur Budiyanto sebagaimana diberitakan Koran Sindo, Selasa (12/9/2017).

"Jadi kalau mau denda tilangnya dilakukan saat pembayaran pajak," sambungnya.

(okezone.com)

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 17 November 2017 | 11:43:03

Diduga Berkaitan dengan Kudeta Tahun Lalu, Turki Tangkap 136 Orang

ISTANBUL Otoritas berwenang di Turki menahan 136 orang karena diduga memiliki hubungan dengan komplotan kudeta tahun lalu. Orang-orang yang ditahan itu merupakan mantan polisi, guru, dan tentara.Sebagaimana d
Jumat, 17 November 2017 | 11:39:30

Semangat Jalin Kerjasama dengan Indonesia, Belgia Fokus di Bidang Ini

JAKARTA Dalam rangka merayakan Belgiums Kings Day, Kedutaan Besar Belgia untuk Indonesia mengadakan perayaan di kediaman Duta Besar (Dubes) Belgia, Patrick Herman, tadi malam. Menteri Riset Teknologi dan Perg
Jumat, 17 November 2017 | 11:18:12

Kemenkumham Serius Tangani Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual

JAKARTA - Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merupakan problematika yang yang menimbulkan ancaman serius terhadap kesehatan dan keselamatan konsumen serta merugikan ekonomi nasional. Hal itu dikatakan S
Jumat, 17 November 2017 | 11:15:44

Empat Aksi Penyerangan KKB terhadap Aparat Keamanan di Papua

JAKARTA - Dua personel Brimob Polri, Brigadir Firman dan Bripka Yongky Rumte ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua saat berpatroli zona Tembagapura di Mile 69. Satu diantaranya yakni, Brigad
 
Berita Lainnya
Jumat, 17 November 2017 | 11:18:12

Kemenkumham Serius Tangani Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual

JAKARTA - Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merupakan problematika yang yang menimbulkan ancaman serius terhadap kesehatan dan keselamatan konsumen serta merugikan ekonomi nasional. Hal itu dikatakan S
 
Jumat, 17 November 2017 | 11:15:44

Empat Aksi Penyerangan KKB terhadap Aparat Keamanan di Papua

JAKARTA - Dua personel Brimob Polri, Brigadir Firman dan Bripka Yongky Rumte ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua saat berpatroli zona Tembagapura di Mile 69. Satu diantaranya yakni, Brigad
 
Jumat, 17 November 2017 | 09:10:00

Pengamat Sebut Ketegasan Jokowi dalam Penegakan Hukum Jadi Pendongkrak Elektabilitasnya

JAKARTA - Pengamat politik dari Lingkar Madani Ray Rangkuti mengatakan ketegasan Presiden Joko Widodo terhadap upaya penegakan hukum korupsi akan meningkatkan elektabilitasnya dalam Pilpres 2019."Presiden harus
 
Kamis, 16 November 2017 | 23:00:57

Pengacara: Setya Novanto Kecelakaan dalam Perjalanan Menuju KPK

JAKARTA - Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, menyebut kliennya itu akan mendatangi KPK pada malam ini. Namun, menurut Fredrich, Novanto mengalami kecelakaan di perjalanan."Saya ditelepon oleh ajudan, dim
 
Kamis, 16 November 2017 | 08:50:51

Setya Novanto Hilang, Pengacara: Saya Yakin 100 Persen di Jakarta

Jakarta - Tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP, Ketua DPR Setya Novanto, diburu KPK, namun seolah menghilang karena tak bisa ditemukan. Pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, yakin kliennya masih berada di Jakarta
 
Kamis, 16 November 2017 | 08:46:47

Novanto Diburu KPK, Ical: Golkar Akan Tetap Kuat

Jakarta - Malam tadi, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto disambangi penyidik KPK di rumahnya. Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie kemudian bicara soal masa depan Golkar."Insya Allah Golkar aka
 
Kamis, 16 November 2017 | 08:31:55

Pengacara: Setya Novanto Bukan Pengecut, Cuma Tak Ikhlas Diperkosa

Jakarta - Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, menegaskan kliennya bukan pengecut. Dia juga yakin Novanto masih berada di Jakarta."Beliau bukan pengecut, cuma beliau tidak ikhlas diperkosa," kata Fredrich
 
Kamis, 16 November 2017 | 08:26:08

Diburu KPK, Setya Novanto Ingin Bertemu Jokowi

Jakarta - Tersangka kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto, kini sedang diburu KPK. Kini Ketua DPR itu ingin bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi).Hal ini dinyatakan pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, di rumah Nov
 
Rabu, 15 November 2017 | 11:37:55

Berpotensi Picu Berbagai Masalah, Ketum PPP Kritisi Putusan MK Soal Penghayat Kepercayaan

JAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Djan Faridz menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan gugatan terhadap Undang-undang (UU) tentang administrasi kependudukan yang mengakom
 
Rabu, 15 November 2017 | 11:35:08

TOP NEWS: Penyanderaan 1.300 Warga Papua Belum Usai, Tindakan Tegas Jadi Harga Mati!

SEBANYAK 1.300 warga Kampung Kimbely dan Kampung Banti di Kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, masih disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB). Berbagai langkah tegas pun dikemukakan untuk membeba
 
Rabu, 15 November 2017 | 09:53:26

Pembentukan Dewan Pengawas KPK Mengemuka

Jakarta-Anggota Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) DPR RI, Masinton Pasaribu mengatakan salah satu rekomendasi Pansus Angket KPK mengusulkan dibentuknya Dewan Pengawas KPK sehingga ada
 
Rabu, 15 November 2017 | 08:49:21

Divonis 1,5 Tahun Penjara, Ini Perjalanan Panjang Kasus Buni Yani

BANDUNG - "Terdakwa terbukti bersalah dan divonis hukuman satu tahun enam bulan penjara," ucap Ketua Majelis Hakim, M Sapto saat membacakan vonis terhadap Buni Yani dalam sidang perkara penyebaran ujaran kebenc
 
Selasa, 14 November 2017 | 12:03:17

Usut Suap Dirjen Hubla, KPK Periksa Direktur PT Warga Kusuma Jaya

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur PT Warga Kusuma Jaya (PT WKJ), Herlin Wijaya, pada hari ini.Herlin bakal digali keterangannya dalam kapasitas
 
Selasa, 14 November 2017 | 11:43:16

Indeks Kebebasan Pers di Negara Muslim, Indonesia di Bawah Afganistan

JAKARTA - Kasus pengeroyokan yang diduga dilakukan aparat polisi terhadap terhadap jurnalis Okezone Saldi Hermanto di Timika, Papua, menambah daftar catatan buruk kebebasan berekspresi di media sosial. Banyakny
 
Selasa, 14 November 2017 | 10:55:50

Simpatisan ISIS Ditangkap saat Hendak ke Filipina, Kapolda: Perbatasan Sulut Masih Kondusif

MANADAO - Situasi perbatasan di wilayah Sulawesia Utara (Sulut) tetap kondusif menyusul penangkapan seorang pria berinisial DM, warga Lebak, Provinsi Banten. Pria itu ditangkap saat hendak naik kapal cepat Expr
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top