iklan Situs
 
Senin, 17 Juli 2017 | 16:51:31
Nasional

RDP dengan Komisi III, Kapolri Dicecar soal Rencana Pensiun Dini

Sumber : Okezone.com

Sebarkan:
Okezone.com
Kapolri Jenderal Tito Karnavian
JAKARTA - Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPR RI dengan Polri digelar hari ini. Berbagai masalah menjadi sorotan Komisi III DPR RI, salah satunya adalah isu pensiun dini yang sempat terlontar dari mulut Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Beredar bahwa Muhammad Tito Karnavian berencana pensiun dini. Ini membuat kami juga sangat terkaget-kaget, kami mohon penjelasannya pak terkait dengan isu. Ini apa beneran apa hoax isu ini," tanya Anggota Komisi III DPR, Adies Kadir kepada Tito saat rapat di ruang rapat Komisi III, Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (17/7/2017).

Mendapatkan pertanyaan soal itu, Tito menjelaskan kemungkinan ada salah tangkap dari pernyataannya itu. Menurut Tito, jelang hari Bhayangkara beberapa media massa mengajukan wawancara kepadanya. Namun, Tito mengaku hanya menerima dua media saja, yakni Harian Kompas dan TV One, dan hanya mau diwawancara pemimpin redaksinya.

"Saya ingin di-interview pemred-nya, karena kalau dorrstop cara tangkapnya beda tidak sama. Sehingga wawancara ada dua, satu Budiman Tanuredjo (Kompas) dan Karni Ilyas (TV One) hari berikutnya," tuturnya.

Berbagai pertanyaan diajukan Budiman saat itu, sampai pada akhirnya mengajukan pertanyaan soal jabatannya sebagai Kapolri apakah akan bertahan hingga 2022.

"Saat itu saya langsung jawab secara jujur, saya sampaikan bahwa hati kecil tidak ingin sampai 2022, tidak sehat untuk organisasi, organisasi membutuhkan penyegaran-penyegaran pimpinan baru, saya terlalu lama, kreativitas saya bisa menurun," papar Tito.

"Saya memberi kesempatan yang lain untuk jadi kapolri. Saya sampaikan menjadi Kapolri pekerjaan terstres. Karena Polri terbesar di dunia setelah China," imbuhnya.

Tito menambahkan, dirinya juga ditanya soal apakah ia akan masuk ke dunia politik begitu ia pensiun.

"Lalu ditanya apakah akan masuk ke politik? Polisi saja sudah stres apalagi politik, banyak musuhnya," ucap Tito.

Anggota Komisi III DPR Fraksi Gerindra Wenny Warouw mengingatkan Tito jangan menganggap pertanyaan soal pensiun dini itu sederhana. Dia curiga, dari pernyataan itu Tito ingin menyampaikan sebuah pesan misalnya untuk terjun ke dunia politik.

"Bapak jangan menganggap pertanyaan tadi sesederhana itu. Mungkin bapak menyampaikan pesan kepada seseorang?" kata Wenny.

Tito pun menegaskan bahwa ia tidak ingin terjun ke dunia politik. "Saya tidak tertarik ke politik. Itu jawaban saya sekarang, insya Allah akan tetap seperti itu," tegas Tito. (Okezone.com)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 27 Juli 2017 | 11:34:10

Ulama Yerusalem Desak Israel Cabut CCTV di Masjid Al Aqsa

YERUSALEM Ulama di Yerusalem, Ikrema Sabri, mendesak agar kamera pengaman dan pagar pembatas yang dipasang otoritas Israel di Masjid Al Aqsa disingkirkan. Ia menegaskan, Muslim tidak akan kembali ke Masjid Al
Kamis, 27 Juli 2017 | 11:30:51

Komnas HAM : Israel Telah Lakukan Pelanggaran Berat & Perusakan Situs Warisan Dunia

JAKARTA Komisioner Komisi Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Natalius Pigai menilai aksi brutal tentara Israel di kawasan Masjid Al Aqsa dianggap telah melakukan pelanggaran HAM berat dan pelanggaran perusakan s
Kamis, 27 Juli 2017 | 11:29:03

Demokrat Tak Menampik Koalisi Prabowo-AHY Bisa Terjadi di Pilpres 2019

JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto, mengatakan pada Pilpres 2019 tak tertutup kemungkinan pihaknya berkoalisi dengan Partai Gerindra untuk mengusung calon presiden dan wakil pres
Kamis, 27 Juli 2017 | 11:03:01

Perkuat Lini Depan, Juventus Resmi Layangkan Tawaran untuk Winger Lazio

TURIN Juventus sepertinya benar-benar serius untuk bisa mendapatkan tanda tangan winger kiri Lazio, Keita Balde. Bahkan klub yang bermarkas di J-Stadium tersebut sudah melayangkan tawaran untuk pemain berpasp
 
Berita Lainnya
Kamis, 27 Juli 2017 | 11:30:51

Komnas HAM : Israel Telah Lakukan Pelanggaran Berat & Perusakan Situs Warisan Dunia

JAKARTA Komisioner Komisi Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Natalius Pigai menilai aksi brutal tentara Israel di kawasan Masjid Al Aqsa dianggap telah melakukan pelanggaran HAM berat dan pelanggaran perusakan s
 
Kamis, 27 Juli 2017 | 11:29:03

Demokrat Tak Menampik Koalisi Prabowo-AHY Bisa Terjadi di Pilpres 2019

JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto, mengatakan pada Pilpres 2019 tak tertutup kemungkinan pihaknya berkoalisi dengan Partai Gerindra untuk mengusung calon presiden dan wakil pres
 
Rabu, 26 Juli 2017 | 12:03:08

Selain Jokowi dan Prabowo, PAN Lirik Panglima TNI Jadi Capres 2019

JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) tidak mau gegabah menentukan calon presiden yang akan diusungnya pada Pilpres 2019 mendatang. Partai berlambang matahari terbit itu masih terus mempertimbangkan sejumlah n
 
Rabu, 26 Juli 2017 | 11:59:19

Usut Korupsi Kapal Perang, KPK Periksa Eks Direktur Perencanaan PT PAL dan 2 Tersangka

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha PT PAL Indonesia, Eko Prasetyanto. Eko diperiksa sebagai saksi kasus du
 
Rabu, 26 Juli 2017 | 11:08:28

Agar PAD Meningkat, Lurah Ini Sarankan Dipenda Bentuk UPTD di Kecamatan

PELALAWAN - Ditengah badai rasionalisasi yang terus menggerogoti keuangan daerah, mesti ada solusi jitu yang diterapkan oleh pemerindah Kabupaten Pelalawan. Agar keuangan daerah meningkat dari sumber Pend
 
Selasa, 25 Juli 2017 | 22:41:47

Dua Anak Petani Ini Terima Penghargaan Adhi Makayasa

JAKARTA-Dari 729 Perwira Remaja TNI-Polriyang dilantik oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, empat Perwira Remaja TNI-Polri mendapat penganugerahan Adhi Makayasa. Dua diantaranya adalah anak dari seorang petani.
 
Selasa, 25 Juli 2017 | 22:30:40

Presiden RI Lantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri

JAKARTA-Presiden RI Ir. H. Joko Widodo melantik 729 Perwira Remaja TNI-Polri pada tanggal 25 Juli 2017, terdiri dari 225 Perwira Remaja TNI AD, 94 orang Perwira Remaja TNI AL, dan 118 orang Perwira Remaja TNI A
 
Selasa, 25 Juli 2017 | 22:21:43

Ketua MPR : Jangan Menang-Menangan Selesaikan Masalah

JAKARTA-Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan mengatakan musyawarah mufakat bisa menjadi solusi solusi menyelesaikan masalah.  Sebagai bangsa yang beradab, jangan lagi menyelesaikan perbedaan dengan cara menang-men
 
Selasa, 25 Juli 2017 | 14:54:49

Seram! Buwas Minta agar Buaya dan Hantu Jaga Lapas

JAKARTA - Peredaran narkoba di lembaga pemasyarakatan (lapas) seperti permasalahan yang tak kunjung dapat diselesaikan. Malahan bandar narkoba merasa lapas itu layaknya surga dalam menjalankan bisnisnya mengeda
 
Selasa, 25 Juli 2017 | 14:32:13

BKSAP Kecam Pemasangan Detektor di Masjid Al Aqsa

JAKARTA-Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) Nurhayati Ali Assegaf meminta pemerintah mengusulkan ke PBB untuk mengirimkan tentara penjaga perdamaian (Peace keeping force) ke perbatasan Palestina Isra
 
Selasa, 25 Juli 2017 | 11:02:11

Konflik di Masjidil Aqsa, PBNU Dorong Dialog Internasional Lintas Agama

JAKARTA - Wakil Sekertaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Hery Haryanto Azumi menyerukan diselenggarakannya Dialog Internasional Lintas Agama, yang diikuti oleh kelompok moderat lint
 
Senin, 24 Juli 2017 | 11:33:11

Yusril Pastikan Gugat UU Pemilu Setelah Ditandatangani Presiden Jokowi

JAKARTA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah mengesahkan Undang-Undang Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan menjadi landasan hukum pada Pemilu Serentak 2019. Keputusan tersebut ternyata menuai berbagai penolakan
 
Senin, 24 Juli 2017 | 11:15:31

3 Eks Pejabat PT PAL Indonesia Diperiksa sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami peran serta rangkaian alur dugaan tindak pidana gratifikasi terkait sejumlah proyek perkapalan yang dilakukan oleh tiga mantan pejabat PT P
 
Senin, 24 Juli 2017 | 10:19:50

TMP dan Rakyat Majalengka Dukung Penuh Jokowi-JK Tegakkan Pancasila

Jakarta-Taruna Merah Putih (TMP) mendukung pemerintaahan Jokowi-JK dalam upaya  menegakkan Pancasila dan menjaga stabilitas politik yang merupakan syarat untuk stabilitas ekonomi. Sebab tak ada stabilitas
 
Minggu, 23 Juli 2017 | 12:04:02

Megawati Soekarno Putri : TNI Mengabdi Pada Tujuan Nasional Indonesia

JAKARTA-TNI tidak hanya garda terdepan di dalam membela kedaulatan wilayah Indonesia tetapi juga benteng negara yang mengabdi pada tujuan nasional Indonesia dengan jelas dinyatakan dalam Konstitusi kita, untuk
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top