iklan Situs
 
Kamis, 12 Januari 2017 | 06:08:37
Nasional

Habib Rizieq Akan Polisikan Menkeu & Gubernur BI Terkait

sumber:okezone.com

Sebarkan:
(Foto: Okezone)
Habib Rizieq Shihab

JAKARTA - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab berencana melaporkan Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, Perum Peruri, serta desainer uang rupiah ke polisi. Mereka dianggap Rizieq bertanggung jawab karena menyertakan logo palu arit dalam uang rupiah.

"Kenapa? Karena Gubernur BI dan Menkeu tanda tangan di uang itu. Artinya mereka bertanggung jawab. Di samping itu, Peruri sebagai pencetak uang ini akan kita laporkan. Termasuk desainernya yang kita minta polisi mendalami itu semua," kata Rizieq di Ruang Pimpinan DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu 11 Januari 2017.

Rizieq menyampaikan aspirasi terkait ketidakadilan polisi sebagai penegak hukum kepada pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait dengan viral uang Rp100 ribu edisi lama. Dalam uang tersebut, menurutnya terdapat logo BI yang mirip simbol palu arit yang identik dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Di depan Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah, Rizieq sempat memperlihatkan logo tersebut.

"Uang kertas sama itu ada dua versi, versi pertama tidak ada warna kuning, kedua ada kuningnya di gambar Garuda. Nah, jadi di yang warna kuning ini hologram gambar BI, murni. Ini lambang Bank Indonesia, tidak ada masalah," katanya.

"Tapi di bagian yang kuning ini ada persoalan serius, hologram lambang BI sebagian huruf disamarkan, sebagian huruf ditonjolkan. Nah, bagian yang menonjol itu mirip daripada logo palu arit PKI. Jadi, sekali lagi di uang kertas yang lama," imbuhnya.

Menurut Rizieq, uang tersebut sudah mendapatkan protes dari masyarakat. Bahkan, ada beberapa kelompok masyarakat di daerah yang mendatangi BI cabang di daerah.

Awalnya Rizieq merasa senang saat BI akan menarik uang lama diganti dengan uang baru. Namun, ia tambah kecewa saat semua nominal uang edisi baru terdapat gambar mirip logo palu arit.

"Akhirnya apa? Di semua uang baru ini, logo palu arit PKI, ini muncul semua. Jadi, kita bisa lihat semuanya muncul," kesal Rizieq.

Kekecewaan Rizieq bertambah saat Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan menanggapi berbeda dan menilai Rizieq melakukan penghasutan dan melakukan fitnah kepada negara.

(okezone.com)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 26 Juni 2017 | 22:36:12

Diduga Karena Darah Tinggi, Warga Tembilahan Ini Di Temukan Tewas Saat Memancing

BATANGTUAKA - Masyarakat di Parit 6 Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Indragiri hilir (Inhil) digegerkan dengan ditemukannya sosok mayat laki-laki, Senin, (26/06/17) sekira pukul 17.00 wib.Ber
Senin, 26 Juni 2017 | 21:20:35

Lebaran Kedua, Bupati Harris Hadiri Acara Adat Gunung Sahilan dan Open House Wagubri

PANGKALANKERINCI- Momentun lebaran di hari kedua tepatnya, Senin (26/6/17) dimanfaatkan Bakal Calon Gubernur Riau (Bacagubri) HM Harris bersilahturahmi. Dua agenda penting dilakukan orang nomor satu di Kabupate
Senin, 26 Juni 2017 | 21:10:26

Hari Kedua Open House, Bupati Amril Mukminin dapat Pujian dari Turis Asal Jerman

PINGGIR - Dengan pakaian olahraga yang basah dengan air keringatnya, Heiner, turis asal Negara Jerman tampak dengan bahagianya mengabadikan pertemuannya dengan orang nomor satu di Negeri Junjungan Kabupaten Ben
Senin, 26 Juni 2017 | 21:00:44

Berseteru, Kikavser 6/RBT  Saling Memafkan dengan Masyarakat Desa Buluh Cina

KAMPAR- Terkait persetuan antara warga Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu dengan anggota Kompi Kavaleri Serbu 6/RBT menggelar mediasi. Senin (25/6/2017).Sebelumnya, kronologis persetuan anggota Kikavser 6/RBT
 
Berita Lainnya
Sabtu, 24 Juni 2017 | 14:37:51

Sore Ini, Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1438 H

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Direktorat Jenderal Bimas Islam akan kembali menggelar sidang isbat (penetapan). Namun, sidang tersebut untuk menetapkan awal bulan Syawal 1438H pada pukul
 
Jumat, 23 Juni 2017 | 16:18:45

Banyak Pejabat Ditangkap KPK, Bukti Pengawasan Inspektorat Tak Jalan di Daerah

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta para pejabat memahami area-area rawan korupsi sehingga tidak terjerumus dalam praktik menyimpang dalam pemerintahan. "Memahamilah area rawa
 
Jumat, 23 Juni 2017 | 16:14:55

Lima Isu Krusial RUU Pemilu, Pimpinan DPR Harapkan Pemerintah Intensifkan Pembicaraan

JAKARTA - Lima isu krusial dalam pembahasan RUU Pemilu masih belum ada keputusannya hingga saat ini. Isu ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) merupakan isu yang paling alot untuk disepa
 
Jumat, 23 Juni 2017 | 15:26:30

Pengamat: Jaksa Agung Berafiliasi Partai Politik Layak Dicopot

JAKARTA - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman meminta Jaksa Agung HM Prasetyo yang memiliki latar belakang partai politik dicopot dari jabatan. Hal itu ditegaskan Boyamin
 
Kamis, 22 Juni 2017 | 15:20:00

Panglima TNI : Perjuangan Kemerdekaan Dijiwai Nilai-Nilai Religius Pemuka Agama

JAKARTA-Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa perjuangan kemerdekaan Indonesia  dijiwai dengan nilai-nilai agama atau religius karena pada dasarnya para pejuang berlatar belakang agama
 
Kamis, 22 Juni 2017 | 11:32:26

Jelang Lebaran, BNN Tangkap Seorang Pilot karena Positif Narkoba

JAKARTA – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Nusa Tenggara Barat (NTB), melakukan tes urine terhadap sejumlah perusahaan penerbangan di Lombok, NTB. Hasilnya, seorang pilot berinisial RS terindikasi
 
Kamis, 22 Juni 2017 | 11:29:55

Sebut Ketum Perindo Hary Tanoe Tersangka, Jaksa Agung Berpotensi Kena Pidana

JAKARTA – Pernyataan Jaksa Agung HM Prasetyo yang menyebut Hary Tanoesoedibjo sudah jadi tersangka kasus SMS ke Jaksa Yulianto menuai kontroversi. Sikap Prasetyo dinilai berpotensi melanggar hukum karena
 
Kamis, 22 Juni 2017 | 10:43:39

KPK Beberkan 2 Faktor Penyebab Maraknya OTT Terhadap Pejabat Daerah

JAKARTA ‎- Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melancarkan empat kali Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam kurun waktu dua pekan. Sembilan pejabat daerah nakal berhasil dicokok dalam operasi
 
Rabu, 21 Juni 2017 | 10:57:21

OTT Gubernur Bengkulu dan Istri, KPK Sita Uang Satu Kardus

JAKARTA - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melancarkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di daerah Bengkulu, Sumatera,‎ pada hari ini, Selasa (20/6/2017). Dalam operasi senyap ini, Ti
 
Rabu, 21 Juni 2017 | 10:55:20

Istri Gubernur Bengkulu Terkena OTT KPK Bersama Kontraktor

BENGKULU – Satuan Tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melancarkan operasi tangkap tangan (OTT) di Bengkulu. Istri Gubernur Bengkulu, Lily Martiani Maddari, dikabarkan terjaring OTT di rumah p
 
Rabu, 21 Juni 2017 | 10:52:07

Ketum Partai Perindo Dizalimi, Pakar Hukum Nilai Ada Unsur Kriminalisasi yang Dilakukan Jaksa Agung

JAKARTA - Pakar hukum pidana dari Universitas Padjadjaran, Profesoer Romli Atmasasmita menyebut kasus pesan singkat Chairman & CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo kepada Jaksa Yulianto terdapat pelarangan k
 
Selasa, 20 Juni 2017 | 11:43:52

Kapolri Minta Novel Baswedan Buktikan Keterlibatan Petinggi Polri

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyayangkan pernyataan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, yang‎ menyebut adanya keterlibatan petinggi Polri dalam kasus te
 
Selasa, 20 Juni 2017 | 10:37:19

KPK Jadwalkan Pemeriksaan 2 Politikus Golkar untuk Kasus E-KTP

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua politikus Golkar terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP, tahun 2011-2012. Dua Politikus Golkar tersebut yakn
 
Selasa, 20 Juni 2017 | 08:24:39

Panglima TNI : TNI Siap Digerakkan dan Tidak Mengenal Kata Gagal

JAKARTA-Organisasi militer berbeda dengan organisasi lainnya karena yang diutamakan adalah kesatuan komando, mulai Presiden sebagai Panglima Tertinggi, Panglima TNI, Kepala Staf dan Kotamaops mempunyai garis ko
 
Senin, 19 Juni 2017 | 11:41:08

Panglima TNI : Prajurit TNI Harus Dekat Dengan Rakyat

JAKARTA-Prajurit TNI harus selalu dekat dengan rakyat karena sejarah perjuangan kemerdekaan NKRI menunjukan bahwa yang merebut kemerdekaan RI bukan TNI karena TNI lahir setelah kemerdekaan, tetapi yang merebut
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top