Terverifikasi Dewan Pers
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:03:50
HUKUM

Siap Bacakan Pleidoi, Ratna Sarumpaet Berharap Bebas

Sebarkan:
Detik.com
Foto: Ratna Sarumpaet siap bacakan pleidoi
JAKARTA - Terdakwa kasus hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet akan menjalani sidang lanjutan pembacaan pleidoi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ratna yakin nota pembelaannya bisa memengaruhi putusan hakim.

"Iya hari ini pleidoi, pembelaan," kata Ratna kepada detikcom di depan Rutan Polda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (18/6/2019).

Pantauan detikcom, Ratna yang mengenakan baju putih dan menenteng rompi merah keluar dari rutan pada pukul 08.30 WIB. Dirinya kali ini hanya didampingi oleh 3 petugas Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dan langsung dibawa menumpangi mobil tahanan warna hijau milik Kejari Jakarta Selatan.

Kemudian Ratna mengaku sudah mempersiapkan nota pembelaannya sendiri. Dirinya optimistis nota pembelaan itu akan memengaruhi keputusan hakim nantinya.

"Sudah, saya bikin pleidoi pribadi tetapi mereka bikin juga. Insyaallah (yakin) ya, kan nggak bisa baca pikiran orang," ungkap Ratna.

Selain itu, dirinya juga berharap pleidoi yang akan dibacakannya bisa membebaskan dirinya dari hukuman.

"Iya tentu bebaslah, masa harapannya ditahan," ucap Ratna.

Sebelumnya sidang perkara kasus hoax penganiayaan dengan terdakwa Ratna Sarumpaet sudah mencapai tahap pembacaan pleidoi atau nota pembelaan. Tim kuasa hukum Ratna menyebut pihaknya sudah menyiapkan dua pleidoi yang berisi 108 halaman dan akan disampaikan oleh Ratna sendiri dan kuasa hukumnya.

"Besok kami sudah siap menyatakan pleidoi. Rencana juga nanti, di samping pledoi dari kami tim pengacara, Ibu Ratna juga akan menyampaikan pleidoi. (Pleidoi itu tebalnya) 108 halaman," kata pengacara Ratna Sarumpaet, Desmihardi, kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (17/6).


Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:59:04

Operator Asing Jualan SIM Card di Indonesia, Pemerintah Kecolongan?

JAKARTA - Pasca diberlakukannya post border, banyak barang impor, baik itu legal maupun ilegal diperdagangkan bebas di Indonesia. Salah satunya, SIM card dari operator seluler Arab Saudi, Zain, yang turut
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:55:07

Babinsa Koramil 02/Tanah Putih Beri Pelatihan PBB Kepada Pelajar SMA

ROHIL- Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-74 pada tanggal 17 Agustus mendatang, Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Babinsa Kodim 0321/Rohil dan B
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:52:59

Awas, Konsumsi Gula Berlebihan Bikin Kulit Kusam!

Biasanya konsumsi gula berlebihan dikaitkan menjadi salah satu penyebab obesitas. Tidak salah memang, gula menyebabkan lingkar pinggang semakin melebar. Selain itu, konsumsi gula ternyata juga berpengaru
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:49:43

Polisi Masih Cari Barang Bukti Sabu yang Diduga Dibuang Nunung ke Toilet

JAKARTA - Saat penangkapan berlangsung, Nunung tengah berada di toilet untuk buang air besar. Kabarnya ia membuang barang bukti sabu di saluran air di rumahnya.Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwo
 
Berita Lainnya
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:20:18

Sukseskan TMMD ke 105, Koramil 10/Kds Lakukan Panen Jagung di Koptan Kasang Mungkal

BONAI DARUSSALAM - Koramil 10/ Kds Kodim 0313/ KPR, dukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105 dengan melakukan panen raya jagung di Kelompok Tani (Koptan) Suka Maju, Desa Kasang Mungkal, Kecamat
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 10:05:01

TMMD Ke 105 Kodim 0313/KPR, Babinsa Koramil 11 Tambusai Patroli Karlahut

ROKAN HULU Masih dalam rangkaian TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105 Kodim 0313/KPR, Babinsa Koramil 11 Tambusai melaksanakan Patroli karlahut.Kegitan tersebut guna mengantisipasi terjadinya kebakaran
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:54:32

FPI Respons Wiranto: Habib Rizieq Tak Ada Masalah Hukum di Saudi

JAKARTA - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyebut Habib Rizieq Syihab bermasalah pulang ke RI karena melebihi batas waktu tinggal alias overstay di Arab Saudi. F
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:27:08

Pengacara Minta Wiranto Tak Mencampuri Proses Hukum Kivlan Zen

JAKARTA - Kuasa hukum Kivlan Zen Pitra Romadoni meminta Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto tidak mencampuri proses hukum kliennya. Menurut Pitra, Wiranto lebi
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 16:28:56

Kunjungi RI Pekan Depan, Putra Mahkota UEA akan Bertemu Jokowi

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan sejumlah menteri untuk membahas rencana kedatangan Putra Mahkota Uni Emirat Arab (UEA) Syekh Mohamed bin Zayed Al Nahyan. Syekh Mohamed aka
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 16:21:16

Bambu Getah Getih Dikritik, Anies: Kalau Pilih Besi Impor dari Tiongkok

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjawab kritikan mengenai pembiayaan Bambu Getah Getih. Anies menjelaskan anggaran instalasi tersebut mengalir ke rakyat kecil seperti petani bambu."An
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 16:16:03

Maruarar Sirait: TNI dan Polri Dukung Kesuksesan Piala Presiden 2019.

JAKARTA -  Kesuksesan Piala Presiden 2019 tak lepas dari dukungan penuh TNI dan Polri. Dengan dukungan penuh TNI dan Polri itulah penyelenggaran Piala Presiden berjalan dengan aman dan tertib."Terima
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 15:53:32

Utut Adianto akan Usulkan Puan Maharani Jadi Calon Ketua DPR

JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Utut Adianto mengaku akan mengusulkan Puan Maharani menjadi calon Ketua DPR. Usulan tersebut akan disampaikan jika Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta saran."Kala
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 15:50:21

Moeldoko Soal Kasus Novel Baswedan: Presiden Jangan Dibebani Hal Teknis Dong

JAKARTA - Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan mengambil alih pengungkapan kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK, Novel Baswedan. Moeldoko menil
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 15:33:27

Jokowi Beri Waktu 3 Bulan, Polri Tetap Optimistis Kasus Novel Terungkap

JAKARTA - Presiden Joko Widodo memberi waktu 3 bulan untuk menuntaskan kasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Polri optimistis hal itu masih bisa terwujud."Kita tetap optimis, se
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 15:25:51

Wiranto Tegaskan Eks HTI Dilarang Sebar Paham Khilafah!

JAKARTA - Menko Polhukam Wiranto menegaskan pemerintah menyatakan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas) terlarang karena menyebarkan paham anti-Pancasila dan an
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 15:07:07

Belum Beri Perpanjangan Izin, Pemerintah Evaluasi Rekam Jejak FPI

JAKARTA - Izin organisasi kemasyarakatan (ormas) Front Pembela Islam (FPI) belum diberikan pemerintah karena ada syarat yang belum dipenuhi. Saat ini, pemerintah juga sedang mengevaluasi aktivitas FPI."Kemudi
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 14:41:45

Dewan Pembina Gerindra Sepakat Serahkan Keputusan Koalisi ke Prabowo

JAKARTA - Rapat Dewan Pembina Partai Gerindra yang dipimpin langsung sang ketua, Prabowo Subianto, turut menyinggung arah politik partai untuk 5 tahun ke depan. Dewan Pembina Gerindra menyerahkan sepenuhn
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 14:25:57

Pengacara Tomy Winata Serang Hakim, Menkum HAM: Tak Patut

JAKARTA - Menkum HAM Yasonna Laoly menyayangkan insiden pemukulan pengacara pengusaha Tomy Winata, Desrizal, terhadap hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Yasonna menyebut tindakan itu
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 14:19:54

Melawan Hukum di Kasus Kebakaran Hutan, Ini yang Wajib Dilakukan Jokowi

JAKARTA - Presiden Joko Widodo divonis melakukan perbuatan melawan hukum di kasus kebakaran hutan. Hal itu seiring putusan Mahkamah Agung (MA) menguatkan dua putusan pengadilan di bawahnya.Berik
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top